Tantangan Alvin Bahar Jelang Seri Keenam ITCR 1600 MAX

Tantangan Alvin Bahar Jelang Seri Keenam ITCR 1600 MAX

Pebalap tim Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar siap berlaga di seri keenam Indonesian Touring Car Race (ITCR) 1600 Max yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Minggu (10/11) nanti. Di kelas bergengsi ini, Alvin sementara berada di posisi teratas klasemen setelah memenangi dua seri sebelumnya secara berturut-turut.

Pada seri sebelumnya, Alvin yang mengendarai Honda All New Jazz berhasil finish terdepan dengan catatan waktu 22 menit 23 detik. Hasil ini diperoleh setelah pada awal lomba Alvin start di Pole Position dan tidak terkejar oleh lawan-lawannya sepanjang 12 putaran perlombaan. Setelah seri keenam nanti, akan tersisa satu seri terakhir untuk musim 2019 yang akan digelar pada Desember.

Di hari yang sama PT. Honda Prospect Motor (HPM) juga akan kembali menggelar seri keenam Honda Jazz Speed Challenge (HJSC). Zharfan Rahmadi sebagai pebalap dari tim Banteng Motor Sport mendominasi kelas master HJSC, setelah meraih juara podium tiga kali berturut-turut dengan total 87 poin. Sementara itu, Firmansyah Saksono dari tim Smart S Racing mengikuti di belakangnya dengan 76 poin, dan Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage Racing di posisi ketiga dengan 63 poin.

Di kelas Rising, pembalap Radityo Mahendra Utomo dari tim Buminata berhasil unggul dengan total 95 poin, sementara M Arief Hidayat dari tim NRB Motor Sport berada di posisi kedua dengan 56 poin, bersaing sengit dengan Hendra Bonank (Privateer) dengan 55 poin. Di kelas Promotion, M Nabil Hutasuhut dari tim MBG Racing juga mengukuhkan posisinya dengan 108 poin, jauh meninggalkan para pesaingnya yakni M Luthfi Aziz dari tim Honda Bandung Center dengan 66 poin dan M Arief Budiman dari tim Yansspeed Motorsport dengan 63 poin.

Selain HJSC, Honda juga menggelar balap untuk pemula melalui Honda Brio Speed Challenge (HBSC) yang juga telah memasuki seri keenam. Di kelas Promotion, Amato Rudolph (Privateer) berhasil meraih 115 poin, sedangkan Reyno Romein dari tim Bank BJB Delta Garage Racing berada di posisi kedua dengan 90 poin dan Rio R Bramantio dari tim Bank BJB B16 Apspeed di posisi ketiga dengan 70 poin.

Kemudian di kelas Rookie, Catra Chrisandi Felder dari tim Banteng Motorsport memimpin dengan total 89 poin sementara Naufal Afif Busro dari tim NRB Motor Sport berada di posisi kedua dengan 68 poin dan Yuda Maulana Saputra (Privateer) di posisi ketiga dengan 51 poin.

Yusak Billy sebagai Business Innovation and Marketing & Sales Director mengatakan, “dari seri ke seri, kemampuan para pembalap semakin meningkat dan kini tersisa dua seri lagi untuk mendapatkan gelar juara umum. Kami akan menantikan performa terbaik dari setiap pembalap di seri enam nanti, yang didukung dengan performa tinggi dari Honda Jazz dan Honda Brio”. [nus/TA.com]

Inilah Desain-desain Terbaik Honda Brio Virtual Modification

Inilah Desain-desain Terbaik Honda Brio Virtual Modification

Ada lebih dari 600 peserta yang berhasil masuk dalam ajang Honda Brio Virtual Modification 2019 dari seluruh Indonesia. Namun, dipastikan hanya 10 desain terbaik yang akan maju ke babak final Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #2, Senin ini (30/9). Sesuai dengan tema pada kontes modifikasi virtual ini, desain finalis yang terpilih terdiri dari 5 desain dengan aliran Racing dan 5 desain bertema Elegant.

Lima desain terbaik dari tema Elegant adalah karya dari Prastyo Amana Firdaus (Majalengka), Nico Prasetya (Bandung), Didik Pemadi (Tangerang), Danang Wicaksono Ardhi (Yogyakarta), Adrianus Harsono (Jakarta). Sedangkan finalis pada kategori Racing adalah karya Yoga Budi Widiantoro (Yogyakarta), Risky Fauzi Satria (Banjarnegara), Ludwie Arivianto (Bandung), Deden Desmahikmawan (Depok) dan Dani Anggoro (Bekasi).

Pemenang Desain Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #2 2019, tema Racing.

Selain berhak mendapatkan hadiah senilai Rp. 10 juta, kesepuluh desain finalis tersebut juga akan memperebutkan gelar juara pertama, kedua dan ketiga yang akan diumumkan pada tanggal 24 November 2019 mendatang. Para finalis juga berkesempatan memperebutkan gelar “Favorite Winner by Social Media” yang akan dilakukan dengan cara voting di akun Instagram @hondaisme.

Salah satu pemenang pemenang Desain Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #2 2019, tema Elegant.

Di luar kesepuluh finalis tersebut, semua desain yang telah masuk juga masih berkesempatan untuk memperebutkan kategori “Best Decal” yang akan dipilih oleh dewan juri. Total hadiah yang akan diperebutkan mencapai Rp. 60 juta.

Yusak Billy sebagai Business Innovation and Sales & Marketing Director mengatakan, “ajang Honda Brio V-Mod yang memasuki tahun kedua ini mengalami peningkatan baik dari segi kuantitas peserta, maupun kualitas dari desain yang semakin rapi dan sesuai tema. Kami melihat hal ini sebagai gambaran bahwa tren modifikasi virtual semakin diminati masyarakat, serta didukung popularitas Honda Brio sebagai model yang banyak dimodifikasi khususnya oleh anak-anak muda.”

Pemenang Desain Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) #2 2019, tema Elegant.

Honda Brio V-Mod #2 adalah sebuah lomba modifikasi virtual dengan menggunakan Honda All New Brio, telah dimulai sejak tanggal 20 Juli 2019 dan terbuka untuk umum. Semua desain dari para finalis Honda Brio V-Mod #2 dapat dilihat di akun Instagram @hondaisme. Masyarakat juga dapat memberikan suara untuk desain favoritnya di akun Instagram @hondaisme mulai dari tanggal 8 Oktober hingga 7 November 2019. [nus/TA.com]

Program Recall Honda Terkait Airbag Takata

Beberapa bulan lalu, tepatnya Mei 2019, PT. Honda Prospect Motor (HPM) melakukan recall untuk unit Honda Accord terkait komponen airbag inflator. Nah, kini HPM melakukan hal yang sama terkat penggantian airbag inflator Takata pada beberapa model mobilnya di Indonesia. Kampanye ini adalah untuk airbag inflator yang digunakan sebagai suku cadang pengganti pada masa awal perbaikan airbag inflator Takata, sebelum September 2017.

Dalam program recall ini, Honda mengumumkan penggantian airbag inflator pada 7.330 unit mobil, dimana terdapat potensi airbag mengembang secara berlebih yang mengakibatkan airbag pecah sehingga dapat membahayakan pengemudi dan penumpang. Adapun model yang teridentifikasi di dalam program ini meliputi Honda Accord keluaran 2003 sebanyak 211 unit, Honda City 2004-2008 sebanyak 1.652 unit, Honda Civic 2001-2005 ada 668 unit, Honda CR-V lansiran 2002-2006 sebanyak 2.926 unit, Honda Jazz 2004-2008 ada 1.362 unit, dan terakhir ada Honda Stream produk 2002-2006 sebanyak 511 unit.

Bagi Anda pemilik unit-unit mobil Honda dengan model dan keluaran tahun tersebut, pihak HPM menghimbau konsumen yang mobilnya teridentifikasi, agar segera datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian dengan komponen terbaru.

HPM akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian airbag inflator dengan membuka link berikut: www.honda-indonesia.com. Proses penggantian komponen airbag inflator akan dilakukan sekitar 1 hingga 2 jam, tanpa dikenakan biaya apapun. [nus/TA.com]

Honda Recall Pemilik Unit Honda CR-V di Indonesia

Pabrikan mobil Honda di Indonesia, PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan program penarikan kembali alias Recall bagi pemilik Honda CR-V. Adapun recall ini berkaitan dengan komponen Shift Knob untuk model Honda CR-V di Indonesia.

Kampenye tersebut berisi panggilan bagi pemilik Honda CR-V untuk penggantian komponen Shift Knob Button yang terdapat pada 12.911 unit Honda CR-V untuk model keluaran tahun 2017 sampai 2018. Ini merupakan tindakan pencegahan yang dilakukan Honda terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan pada komponen Shift Knob Button yang menyebabkan tuas transmisi tidak bisa berpindah dari posisi P ke posisi lainnya.

Honda menghimbau kepada konsumen yang mobilnya teridentifikasi dapat menghubungi atau datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk mendaftarkan kendaraannya agar dapat segera dilakukan penggantian dengan komponen terbaru. Pelanggan juga bisa menghubungi Honda Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa) dari Senin-Jumat, selama jam kerja. Proses penggantian komponen Shift Knob Button akan dilakukan sekitar 1 jam, tanpa dikenakan biaya.

HPM akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian Shift Knob Button dengan membuka link ini. [nus/TA.com]

Alvin Bahar Juarai Seri Enam ITCC 1600 Max

Pebalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar berhasil juarai seri enam Indonesia Touring Car Championship (ITCC) kelas 1600 Max, Sabtu (4/11) kemarin di Sirkuit Internasional Sentul. Alvin membesut Honda All New Jazz, dan tembus dengan total waktu 24 menit 30,5 detik.

Memulai kompetisi dari posisi kedua, Alvin langsung mengambil alih posisi terdepan semenjak awal lomba dan tidak terkejar lagi oleh lawan-lawannya di kelas balap paling bergengsi ini. Di belakang Alvin, pebalap Haridarma Manopo dari Toyota Team Indonesia (TTI) finish di posisi kedua dan Avila Bahar (Privateer) di posisi ketiga.

Kompetisi ITCC 1600 Max.

Sementara itu, rekan satu tim Alvin yaitu Rio SB yang berlaga di kelas ITCC 1500 berhasil finish di posisi kedua. Juara pertama di kelas ini ditempati oleh Fitra Eri dari tim Honda Bandung Center.

Jonfis Fandy selaku Marketing & After Sales Service Director mengatakan, “tim Honda Racing Indonesia dengan Honda All New Jazz pada seri ini menunjukkan performa yang luar biasa. Kami percaya bahwa kombinasi antara pengalaman balap dari Alvin dan ketangguhan Honda All New Jazz akan terus membawa hasil positif hingga di akhir musim.”

Kompetisi Honda Jazz Speed Challenge (HJSC).

Pada hari yang sama, PT. Honda Prospect Motor (HPM) juga menggelar ajang balap Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) dan Honda Brio Speed Challenge (HBSC) yang juga memasuki seri keenam. Persaingan antara Fitra Eri dan Rio SB juga berlanjut di ajang ini, dimana Fitra Eri kembali finish di posisi pertama disusul oleh Rio di posisi kedua pada kelas Master. Sementara itu, Zharfan Rahmadi dari tim Banteng Jagonya Ayam Motorsport menduduki posisi ketiga.

Fitra Eri posisi pertama Honda Jazz Speed Challenge (HJSC).

Di kelas Rising Star, Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage Racing unggul setelah meraih juara pertama sedangkan M. Arief Hidayat (Privateer) berada di posisi kedua diikuti Hafiz M. Boutros (Privateer) di posisi ketiga.

Untuk kelas Promotion, Adrian Jopie (Privateer) kembali menunjukkan kemampuannya dengan menyabet posisi pertama, sementara Annis Badro’uf (Privateer) mengikuti di posisi kedua dan Fadli Ananda yang tergabung dalam tim Bank BJB Delta Garage Racing di posisi ketiga.

Kompetisi HBSC.

Sedangkan untuk kompetisi Honda Brio Speed Challenge, Huga Laverda Labib (Promotion) memimpin di kelas Promotion diikuti Irvan Fauzie (Privateer) di posisi kedua dan Rio R Bramantio dari tim Bank BJB B16 Apspeed berada di posisi ketiga.

Kemudian di kelas Rookie, M. Aqsha Amato Rudolph (Privateer) kembali meraih juara pertama untuk kedua kalinya, sedangkan Mirza Putra Utama (Privateer) mengekor dibelakangnya dengan meraih posisi kedua dan Reyno Romein dari tim Bank BJB Delta Garage Racing di posisi ketiga. [nus/TA.com]