NMAA dan Kemenperin Gelar Kompetisi Kendaraan Roda Tiga Listrik Gelis

NMAA dan Kemenperin Gelar Kompetisi Kendaraan Roda Tiga Listrik Gelis

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia gandeng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) selenggarakan kompetisi modifikasi kendaraan spesial berpenggerak listrik. Kegiatan ini akan diikuti oleh tiga modifikator terbaik Tanah Air. Ini merupakan wujud nyata dari Kemenperin dalam rangka mendukung tumbuhnya industri modifikasi Indonesia agar bertaji di negeri sendiri. Hal tersebut juga sejalan dengan visi NMAA dalam usahanya untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air.

“Gelis Tuner Competition” adalah salah satu kegiatan yang didorong Kemenperin bersama PT. Solar Panel Indonesia (SPI) – produsen kendaraan roda tiga listrik bermerek Gelis dan NMAA, yang dilaksanakan untuk memicu produktivitas Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan tetap mengikuti perkembangan zaman menggunakan kendaraan penunjang usaha yang ramah lingkungan, fungsional, dan terjangkau.

“Gelis Tuner Competition” sendiri merupakan kompetisi adu gagasan dalam soal modifikasi kendaraan roda tiga listrik Gelis. Dalam kegiatan ini dipilih 3 modifikator terbaik yang masing-masing memiliki keahlian di bidangnya. Mereka ditantang untuk membuat konsep modifikasi kendaraan roda tiga listrik Gelis dengan mengedepankan unsur entrepreneurship atau fungsi yang sejalan dengan jenis usahanya, tanpa mengesampingkan tampilan kendaraan yang menarik.

Ketiga modifikator (tuner) tersebut adalah; Marco Chendra – workshop cat merek Raptor dan builder kendaraan offroad, Yomin Sugianto – workshop spesialis lampu dan estetika eksterior Yoong Motor, dan Aldhy Rais – workshop spesialis velg dan lifestyle HSR.

“GELIS atau kependekan dari Gerobak Listrik kami ciptakan sebagai kendaraan niaga yang berbasis pada energi listrik yang terbarukan. Kendaraan ini ramah lingkungan, mudah digunakan, serta tidak membutuhkan perhatian khusus dalam hal perawatan. Begitu juga Mengenai layanan purnajual Gelis yang selalu tersedia, sebagai tanggung jawab Gelis untuk memberikan kepuasan kepada para pelanggan . Penciptaan GELIS didorong dari keinginan dan harapan kami untuk bisa membantu para pedagang UMKM meningkatkan taraf ekonominya dengan mobilitas yang lebih luas jangkauannya, karena mereka tidak perlu lagi mendorong gerobak dengan tenaga sendiri. Kami sangat berterima kasih kepada Kemenperin dan NMAA yang telah mendukung keberadaan dan pengembangan Gelis sebagai produk nasional,” jelas Ary Tjahyono selaku Chief Marketing Officer PT. SPI.

Ketiga modifikator telah menerima kendaraan roda tiga listrik Gelis berjenis DC motor 800W beberapa waktu lalu termasuk uang tunai Rp. 15 juta yang menjadi nilai modifikasi yang akan dikerjakan. Nantinya, ketiga karya modifikasi kendaraan roda tiga listrik Gelis tersebut akan diluncurkan pada Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 – Hybrid Event, 10 Oktober mendatang, mereka akan memperebutkan kategori bergengsi yaitu Piala Menteri Perindustrian RI.

“Tentu saja kita akan disuguhkan satu lagi tontonan menarik dengan hadirnya ketiga Gelis modifikasi tersebut pada IMX 2020 yang diselenggarakan secara online. Kami di NMAA sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Kemenperin dan PT. SPI melalui ‘Gelis Tuner Competition’ ini. Mengingat lewat kompetisi tersebut secara tersirat memunculkan karakter industri modifikasi Tanah Air yang selalu berkolaborasi, sebagaimana yang kami selalu gaungkan di setiap penyelenggaraan IMX,” ulas Andre Mulyadi, NMAA Founder sekaligus IMX Project Director.

Saat kemunculannya di IMX 2020 nanti, kendaraan roda tiga listrik Gelis karya masing-masing modifikator akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari beberapa unsur. Masing-masing Kemenperin, perwakilan SPI, Kemenhub, serta NMAA. Kendaraan tersebut nantinya dinilai berdasarkan unsur-unsur yang mendukung kewirausahaan, keselamatan dan keamanan untuk di jalan raya, juga tentu saja penampilan. [nus/TA.com]

Keterbatasan Ruang Gerak Tak Hambat Kreativitas Gelaran IMX 2020

Keterbatasan Ruang Gerak Tak Hambat Kreativitas Gelaran IMX 2020

Di tengah masa peralihan kebiasaan kehidupan yang baru imbas dari pandemi Covid-19 tak serta merta menghambat kreativitas gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Masa saat ini mengharuskan IMX 2020, yang diadakan pada 10 Oktober mendatang menjadi ajang terobosan baru gelaran event otomotif berskala Nasional ini.

“Di tengah situasi saat ini kami mencoba menerapkan adaptasi untuk menyelenggarakan IMX 2020. Tidak lain agar nadi perekonomian khususnya di industri modifikasi dan barang aftermarket tetap berjalan. Poinnya adalah untuk tetap bisa melakukan bisnis sambil mengikuti semua protokol kesehatan, aspek keselamatan yang jadi poin paling utama, serta tentunya kesejahteraan bagi semua yang terlibat,” sebut Andre Mulyadi selaku IMX Project Director.

Tahun ini, IMX 2020 diharuskan digelar secara daring dengan mengusung konsep hybrid atau cmpuran antara event offline dan online. Dan untuk kali ini IMX 2020 dapat disaksikan dari seluruh penjuru dunia, cukup dengan satu klik. Meski hadir dengan konsep daring, tak mengurangi sajian IMX 2020 secara utuh. Dalam gelaran daring nanti, IMX 2020 juga memberikan panggung yang sama bagi pengunjung online.

Rencannya IMX 2020 daring nanti juga akan ada kemunculan produk-produk aftermarket terbaru, jasa modifikasi, mobil-mobil modifikasi terbaik di Indonesia, dan puncaknya tetap mempertahankan hadiah untuk pengunjung dalam Giveaway dan Supergiveaway dalam bentuk satu unit mobil yang dimodifikasi dalam kolaborasi antar Industri. Tahun ini IMX Supergiveaway akan memakai unit dari Suzuki Indonesia untuk dimodifikasi, di mana pada tahun ini Suzuki Indonesia merupakan salah satu co-sponsor IMX 2020.

Meski berubah menjadi hybrid namun IMX 2020 tetap mengusung tema “INDONESIAN PRIDE” untuk menyambut optimisme kebangkitan industri modifikasi Tanah Air meski di tengah pandemi. Apalagi dengan pasar otomotif dan sumber daya manusia yang besar, Indonesia seharusnya bisa menjadi salah satu pemain besar dalam industri car tuning dunia.

Sementara perubahan menjadi online event dibarengi dengan konsep #UnsealTheAge yang akan merujuk mejadi tiga poin yakni New Normal Breakthrough. Menjadi event otomotif pertama di Indonesia yang menyajikan terobosan spektakuler penyelenggaraan kegiatan pameran dengan tetap mengedepankan anjuran dan arahan Pemerintah perihal pelaksanaan protokol kesehatan, keamanan, serta keselamatan seluruh pihak yang terlibat di dalam kegiatan. Seluruh show akan dilaksanakan secara offline oleh tim IMX, sementara pengunjung dapat menyaksikannya secara langsung online, melalui platform digital tiketing.

Dokumentasi IMX.

Spectacular Event Show. Automotive platform hybrid pertama yang menghadirkan event dalam performance show yang dapat ditonton jutaan orang di seluruh Indonesia melalui daring. IMX berkolaborasi dengan para pelaku event dan seniman digital Tanah Air terbaik untuk menggarap lighting show serta digital mapping yang akan menjadi sajian visual apik yang layak ditunggu dan ditonton.

Support The Industry. IMX 2020 #UnsealTheAge merupakan strategi untuk tetap dapat mendukung industri otomotif baik dari sisi marketing maupun sales dengan menggelar event berkelas. Sehingga harapannya dapat menjadi salah satu kegiatan penopang industri otomotif Indonesia untuk beradaptasi dengan kondisi saat ini.

“Nantinya IMX 2020 dengan konsep hybrid ini sepenuhnya akan memaksimalkan sisi acara agar pengunjung dapat menyaksikan event online ini sebagaimana event offline. IMX akan menyajikan konten dan visual acara menarik yang akan dilangsungkan hanya dalam durasi 4 jam. Tata panggung, tata cahaya, digital imaging, sampai multimedia show dikerjakan oleh anak bangsa terbaik sehingga ini bukan event yang biasa-biasa saja. Selain itu untuk pengunjung bisa membeli tiket online yang harganya relatif sangat murah, namun sesuai ciri khas IMX kami memberikan kesempatan untuk penonton dapat memenangkan satu unit mobil Suzuki yang telah dimodifikasi dengan sangat spesial,” jelas Andre.

Dokumentasi IMX.

IMX 2020 rencananya akan mulai menjual tiket online dalam dua gelombang untuk para pengunjung/penonton. Di mana gelombang pertama (Pre-Sale) akan dimulai pada 30 Juli 2020 mendatang. Selain itu, IMX 2020 hybrid akan tetap didukung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dan akan melibatkan pula beberapa influencer otomotif dan tentunya berbagai media, salah satunya datang dari grup Infia.co yang memiliki lebih dari 21 juta followers sosial media. Nantinya mereka akan menjalankan beberapa program yang akan memeriahkan expo dan berkolaborasi menghadirkan sesuatu yang baru untuk disaksikan para pengunjung/penonton.

“Apresiasi kepada IMX atas kreativitas dan terobosannya dalam menyelenggarakan event melalui platform hybrid di mana gelaran event dilakukan secara offline namun pengunjung dapat menikmati secara online. Kemenperin turut bangga atas kreativitas tersebut dan senantiasa mendukung IMX serta NMAA melalui berbagai program seperti penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) modifikasi sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi SDM modifikator dan SKKNI in action untuk meningkatkan daya saing industri modifikasi,” kata Putu Juli Ardika Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian.

Dokumentasi IMX.

Sementara itu, “Suzuki sangat antusias berkolaborasi dengan IMX, karena IMX merupakan barometer para modifikator dan pencinta otomotif dan modifikasi Tanah Air. Apalagi tahun ini IMX diselenggarakan dengan konsep yang unik dan berbeda dengan sebelumnya, yaitu menggabungkan konsep online dan offline. Hal ini adalah terobosan baru di dunia otomotif. Kami optimistis kehadiran IMX akan menjadi salah satu faktor pendorong geliat otomotif dan modifikasi nasional,” tambah Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS).

“Dengan membangun platform hybrid ideal untuk penyelenggaraan IMX 2020 nanti, kami yakin bisa memberi kepastian kepada semua pihak yang terlibat soal potensi yang akan muncul, salah satunya adalah potensi audience yang membesar. Jika pada event offline sebelumnya hanya didominasi mereka yang tinggal di Jabodetabek dan Pulau Jawa, nantinya IMX hybrid bisa ditonton audience dari seluruh Indonesia bahkan dunia! Tak hanya itu, kami percaya dengan memberikan expo modifikasi bernuansa baru untuk para pengunjung nanti, ini akan membantu pemulihan industri modifikasi dan aftermarket,” tutup Andre Mulyadi. [nus/TA.com]

Di Tengah Dampak Covid-19 Industri Modifikasi dan Aftermarket Tetap Bertahan

Di Tengah Dampak Covid-19 Industri Modifikasi dan Aftermarket Tetap Bertahan

Situasi baru di tengah pandemi Covid-19 menghadapkan kita semua terhadap perubahan gaya hidup baru. Dan situasi ini pun juga berdampak pada dunia usaha, tak terkecuali bisnis otomotif, khususnya industri modifikasi dan produk-produk aftermarket.

Peran National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Indonesia Modification Expo (IMX) untuk #jagaotomotifindonesia dibuktikan dalam situasi saat ini. NMAA melalui event berskala Nasionalnya, terus mendorong industri otomotif dan aftermarket terus bergeliat dengan mendukung upaya-upaya promosi dan penjualan kreatif di tengah pandemi. Termasuk persiapan dalam mengadakan event expo dan lifestyle terbesar, Tokopedia IMX 2020 pada 10-11 Oktober mendatang.

“Di tengah situasi saat ini kami mencoba mendorong pelaku-pelaku usaha dalam industri modifikasi dan aftermarket agar tetap berjalan, dan kami yakin modifikator dapat bertahan dengan berbagai strategi kreatif mereka, karena kreativitas merupakan bagian tak terpisahkan dari para modifikator,” sebut Andre Mulyadi selaku NMAA Founder sekaligus IMX Project Director.

Peran NMAA dan IMX dalam hal ini adalah mempertemukan pasar yang potensial untuk produk aftermarket atau jasa modifikasi yang dibutuhkan dengan menggandeng salah satu marketplace terbesar di Indonesia, Tokopedia.

Toko velg legendaris Permaisuri Ban adalah yang sudah sejak lama berjualan melalui Tokopedia dan mendapat predikat Official Store. Di mana pada kondisi saat ini, Permaisuri Ban semakin menggencarkan cara berjualan mereka melalui Tokopedia karena dinilai sangat efektif untuk menjangkau calon konsumen di luar kota maupun untuk yang saat ini lebih memilih belanja dari rumah.

“Kondisi saat ini membuat Permaisuri memiliki protokol kesehatan khusus di toko. Selain itu tentunya kami menggenjot penjualan melalui marketplace. Konsumen tingal duduk manis di rumah karena semua sales di Permaisuri Ban sudah paham benar kebutuhan konsumen akan seperti apa, dan bisa menjadi konsultan yang tepat untuk memilih velg dan ban apa yang sesuai kemauan konsumen,” bilang Wibowo Santosa pemilik Permaisuri Ban.

Sementara itu produk aftermarket perawatan kendaraan Turtle Wax yang digawangi PT. Laris Chandra memajukan konsep “do it yourself” untuk hampir semua produk yang dijualnya. Konsumen bisa langsung memakai produk perawatan kendaraan profesional yang bisa langsung digunakan ke mobilnya di rumah dengan sangat mudah, sehingga sangat berguna di masa-masa pandemi seperti sekarang ini.

“Turtle Wax merupakan merek ternama dari Amerika Serikat yang konsisten memberikan perhatian khusus pada perawatan mobil sejak 1953. Saat ini telah menjual produknya ke lebih dari 90 negara di dunia, termasuk di Indonesia. Dengan lebih dari 30 varian produk perawatan mobil yang diluncurkan di Indonesia, membuat Turtle Wax bisa menjadi pilihan produk perawatan eksterior dan interior mobil untuk konsumen yang saat ini masih membatasi kegiatan di luar rumah,” jelas Stanley Tjhie, selaku Business Director PT. Laris Chandra.

Dari dua contoh di atas, membuktikan bahwa industri dan aftermarket Tanah Air bisa bertahan di masa-masa sulit seperti sekarang ini. Secara historis industri modifikasi dan aftermarket Indonesia telah banyak menghadapi berbagai kesulitan yang mempengaruhi kegiatan bisnis. Akan tetapi sebagai sebuah industri yang unik, dengan banyak pelaku bisnis dan user yang sebagian besar adalah pehobi otomotif, pada akhirnya bersama-sama menemukan cara untuk pulih dari kondisi-kondisi tersebut.

“Kami yakin bahwa dengan banyaknya pelaku usaha modifikasi dan aftermarket yang mendorong cara-cara penjualan secara digital dengan dukungan SDM dan produk yang sesuai akan membuat industri ini akan pulih dengan cepat. Kami di NMAA dan IMX juga akan terus mendukung pelaku modifikasi dan aftermarket agar industri ini kembali bergairah meski di tengah keterbatasan,” tutup Andre Mulyadi. [nus/TA.com]

Halalbihalal Virtual Komunitas dan Klub Mobil Nasional

Halalbihalal Virtual Komunitas dan Klub Mobil Nasional

Forum Community Indonesia sukses menggaet sekira 100 komunitas dan klub mobil dalam gelaran “Halal Bi Halal Komunitas Nasional”. Acara tersebut berlangsung secara digital pada, Sabtu (6/6) kemarin. Ini diambil dalam rangka menyiasati momentum Lebaran 2020 yang jatuh di masa pandemi Covid-19, di mana setiap orang harus mematuhi protokol kesehatan untuk tetap #dirumahaja.

Kegiatan ini digagas oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dan juga pengurus Indonesia Community yang saat ini sudah menaungi ratusan komunitas dan klub mobil secara Nasional. Selain menjadi ajang silaturahmi digital komunitas dan klub mobil paling besar yang dihadiri ratusan orang, acara “Halal bi Halal Komunitas Nasional” sekaligus menjadi salah satu ajang Road to Event Tokopedia Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 yang akan dihelat 10-11 Oktober mendatang.

Screenshoot para peserta Halalbihalal daring.

“Silaturahmi offline antar komunitas dan klub mobil yang biasanya kami lakukan, saat ini harus dijalankan secara daring karena situasi yang belum pulih sepenuhnya. Cara ini kami ambil karena pandemi yang sedang berlangsung tidak akan membatasi kita semua untuk bersua dalam keindahan Halalbihalal sehingga kekompakan tetap terjaga,” kata Garry Immanuel selaku founder Indonesia Community.

Meski diadakan secara daring, namun tak mengurangi keseruan silaturahmi. Tak hanya sekadar tatap muka, kegiatan ini juga diisi dengan banyak informasi soal tips and trik berkendara, modifikasi, sampai kesehatan yang dibawakan beberapa orang speakers yang kompeten di bidangnya. Diantaranya Andre Mulyadi selaku penggagas NMAA dan Project Director IMX, Aldhy Rais yang menjabat Community Manager HSR Wheels, Yunus Suprihanto dari Marketing Pioneer Indonesia, Marco Chendra distributor cat Raptor di Indonesia, Devi owner produk chemical Automaster, serta dr. Dinto Purwandanu dari Omni Hospital.

“Kami melibatkan beberapa merek aftermarket dalam kegiatan silaturahmi komunitas terbesar di Indonesia ini dan memberikan fasilitas digital ini kepada para komunitas di Indonesia, karena memang adanya kebutuhan komunitas dan klub untuk saling bersua dan mengisi waktu luang dengan produktif. Tidak hanya membagikan tips and trik seputar modifikasi, kami juga memberikan edukasi protokol kesehatan di masa new normal ini,” sambut Andre Mulyadi.

Selain banyak informasi yang berguna, ajang Halalbihalal online ini juga membagikan banyak doorprize yang didukung oleh merek-merek aftermarket yang ambil bagian di dalamnya dan juga dari merek snack Soyjoy. Sehingga diharapkan selain silaturahmi antar anggota komunitas terjaga dan mendapat ilmu-ilmu baru, peserta yang beruntung juga berhak mendapat hadiah yang bisa digunakan untuk mobil kesayangannya. [nus/TA.com]

NMAA dan Kemenperin Sosialisasikan RSKKNI Via Webinar

NMAA dan Kemenperin Sosialisasikan RSKKNI Via Webinar

Di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, National Modificator & Aftermarket Association bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia berinisiatif menggelar webinar yang bertujuan untuk sosialisasi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) yang telah disusun beberapa waktu sebelumnya. Penyusunan RSKKNI tersebut melibatkan beberapa modifikator dalam negeri serta pelaku dunia otomotif Tanah Air yang diinisiasi penuh oleh Kemenperin RI.

Seminar online otomotif ini merupakan salah satu road to event Tokopedia Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Ada beberapa orang panelis yang terlibat di dalamnya. Diantaranya ada Putu Juli Ardika selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Selain itu, David Kartono selaku AVP of Business Tokopedia yang merupakan sponsor utama Tokopedia IMX 2020. Yomin Sugianto, founder Yoong Motor Group Indonesia, Wibowo Santosa dari Permaisuri Ban, Aris Harvenda selaku NMAA Steering Committee dan juga Jurnalis otomotif, serta Andre Mulyadi sebagai NMAA Founder dan IMX Project Director.

Para peserta Seminar online otomotif bersama NMAA, KEMENPERIN RI dan TOKOPEDIA.

“Kegiatan webinar ini merupakan yang pertama kalinya kami lakukan dengan demi harapan dapat menjaga ekosistem dunia otomotif, khususnya industri aftermarket agar tetap bergeliat di tengah situasi yang membatasi kita sekarang. Terima kasih kepada para panelis yang sudah berkenan memberikan materi dan informasi yang bermanfaat kepada ratusan peserta yang ambil bagian di dalamnya,” ujar Andre Mulyadi.

Kemenperin tengah mendorong industri modifikasi Indonesia agar bertaji di negeri sendiri. Hal tersebut juga sejalan dengan visi NMAA dalam usahanya untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air.

“Industri modifikasi itu komunitasnya terus berkembang. Salah satu indikasinya (Indonesia Modification Expo 2019) di Balai Kartini tahun kemarin pengunjungnya sangat ramai. Apalagi saat ini generasi milenial sedang tumbuh dan dibarengi dengan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk secara nasional, maka akan mendorong kegiatan penyaluran hobi seperti modifikasi dengan sangat positif,” ucap Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin RI.

Karena itu Kemenperin RI menginisiasi sertifikasi untuk modifikator-modifikator Indonesia. “Kita akan secara simultan memberikan pelatihan dengan RSKKNI bidang modifikasi yang sedang disusun. Sehingga nantinya modifikator akan dapat tambahan ilmu yang akhirnya menjadi bisa mengembangkan komponen aftermarket lokal. Pada akhirnya konsumen pun puas karena tenaga kerja modifikator kita memiliki standarisasi kerja yang sama,” tambah Putu.

Suasana IMX 2019.

Guna mendukung visi tersebut NMAA juga menggandeng Tokopedia, sebagai platform belanja daring yang lebih luas untuk mayarakat. Harapannya para pelaku industri modifikasi dan aftermarket ini dapat semakin maju dan berkembang bersama Tokopedia.

IMX 2019.

Dasarnya, “Tokopedia melihat antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan otomotif meningkat berdasarkan peningkatan nilai transaksi penjualan kategori otomotif di Tokopedia dari 2019 ke 2019 yang mencapai 22 kali lipat. Sehingga melalui dukungan ini dapat mendorong pelaku modifikasi dan aftermarket berkontribusi terhadap perekonomian di era digital,” kata David. [nus/TA.com]