Kali kedua, PT. Honda Prospect Motor (HPM) menggelar Honda Brio Virtual Modification (V-Mod). Kompetisi modifikasi online ini telah dibuka sejak 20 Juli 2019 lalu. Honda juga mengundang komunitas desainer dan modifikator dalam acara sesi tanya jawab yang digelar pada awal Agustus 2019 lalu.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan juri dan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) Indonesia selaku pelaksana acara dan diikuti oleh lebih dari 60 peserta yang terdiri dari komunitas mobil Honda, perkumpulan desainer otomotif, serta para pelaku modifikasi. Selain mendapatkan penjelasan lengkap mengenai aturan dalam kompetisi ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai tren modifikasi digital yang sedang berkembang saat ini.

Honda Brio Modification 2019 kali ini mengusung tema Racing vs Elegant. Kompetisi desian virtual mobil Honda Brio ini terbuka untuk umum. Cara mengikuti kompetisi ini pun mudah, peserta dapat mengirimkan desain modifikasi dalam format digital paling lambat tanggal 20 September mendatang.

Seluruh karya para peserta akan dipilih oleh tim juri yang terdiri dari 3 orang berpengalaman dalam modifikasi dan karya digital. Dari seluruh karya yang masuk, akan dipilih 10 karya (masing-masing 5 tema Racing dan 5 tema Elegant). Selain juara 1, 2 dan 3, terbuka juga kesempatan pemenang dengan kategori Best Decal dan Favorite Winner by Social Media.

Honda menawarkan hadiah menarik untuk para juara kompetisi Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) 2019 ini, diantaranya uang tunai Rp. 15 juta untuk juara pertama, juara kedua Rp. 10 juta, sedangkan juara ketiga Rp. 8 juta. Bagi pemenang kategori Best Decal tersedia hadiah sebesar Rp. 5 juta, dan Rp. 2 juta bagi Anda yang menyabet juara kategori Favorite Winner by Social Media.

Tomi Gunawan saat menjelaskan mengenai Honda Brio V-Mod #2.

Tomi Gunawan terlibat dalam ajang ini, ia mewakili NMAA, mengatakan, “pada ajang “Honda Brio V-Mod #2” kali ini, kami ingin menjaring lebih banyak peserta dengan menawarkan hadiah yang lebih besar serta melakukan sosialisasi di berbagai kota. Selain di Jakarta, kami juga telah melakukan sosialisasi di Jogjakarta, Surabaya dan Solo dengan mengundang berbagai modifikator Tanah Air untuk ikut berpartisipasi.”

Jonfis Fandy sebagai Marketing & After Sales Service Director PT. HPM, mengatakan, “tren modifikasi virtual kini semakin diminati para modifikator dan desainer karena sifatnya yang lebih bebas untuk menuangkan ide-ide modifikasi mereka. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat membuka kesempatan lebih luas bagi para peserta untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap maupun berdiskusi mengenai tren modifikasi terbaru dengan para ahlinya.” [nus/TA.com]

Share This

Share this post with your friends!