Kompetisi desain modifikasi virtual The All-New Chevrolet Spark yang digelar oleh Chverrolet Indonesia dan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bukan hanya diikuti oleh para pemuda-pemudi Indonesia kreatif. Namun dibalik itu, ada juga pihak penyelenggara event, tim NMAA dan juga juri-juri berkompeten dengan sejumlah pengalaman di bidangnya masing-masing.

Kompetisi desain modifikasi virtual The All-New Chevrolet Spark bertajuk bertajuk “Spark It Happen: From Sketch To Drive” yang berlangsung mulai 17 Agustus sampai 30 September 2017 ini diseleksi oleh para juri hebat, hingga “menelurkan” 10 finalis. Dari 10 finais tersebut, dua karya desain pemenang pertama Dandung Prasojo, dan Novita Saroh, pemenang kedua diwujudkan pada The All-New Chevrolet Spark. Penasaran dengan para juri-juri hebat dibalik kompetisi desain modifikasi virtual Chevrolet Spark ini? Simak profil singkatnya di bawah ini.

Juri-juri tersebut terdiri dari tiga orang yakni, Tomi Gunawan, builder dan pemilik bengkel modifikasi dan airbrush “Tomi Airbrush”. Pria kelahiran 17 November, 39 tahun silam ini memilik segudang pengalaman di dunia modifikasi, desain dan airbrush. Perjalanannya selama 22 tahun berkarir, tak heran kalau ia kerap kali menjuarai ajang kontes modifikasi mobil dan motor tak hanya di Indonesia, tapi juga di beberapa negara.

Tomi Gunawan.

Berkat keuletannya, bengkel yang ia rintis sejak 1995 lalu juga menjadi rujukan modifikasi dan airbrush oleh beberapa Agen Pemegang Merk (APM) ternama di Indonesia. Prestasi lain yang ditorehkan oleh Tomi, ia juga pernah terlibat menjadi tim teknis eksterior pada ajang Ferrari Challenge di sejumlah negara. Ditambah dengan pengalaman sebagai juri desain dan modifikasi di Tanah Air, maka kompetensi dan kredibilitas Tomi Gunawan tak diragukan lagi dan layak masuk jajaran dewan juri dalam kompetisi desain bergengsi ini.

Tim juri berikutnya ada nama Syaiful Hamzah. Berangkat dari hobinya memodifikasi mobil, banyak prestasi yang ia sabet pada ajang kontes modifikasi mobil di Tanah Air. Syaiful pun menjajal tantangan dunia modifikasi lainnya dengan menjadi modifikator, hingga akhirnya ia dikenal sebagai modifikator dan trendsetter spesialis mobil mahal. Syaiful juga malang-melintang sebagai juri kontes modifikasi mobil.

Syaiful Hamzah.

Pendukung karir Syaiful lainnya di bidang otomotif, Syaiful juga menjabat sebagai Ketua Umum Asalvo Community. Syaiful juga memiliki pengalaman lain yang menunjang pengalamannya sebagai Wakil Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Barat. Selain itu, ia juga menjabat Ketua Harian PENGPROV PERBAIKIN Kalimantan Barat.

Juri lainnya yang turut mendukung gelaran kompetisi desain Chevrolet Spark ini adalah Edy. Pria berusia 33 tahun ini, memiliki pengalaman di dunia modifikasi dan interior mobil selama 17 tahun. Ia juga pemilik workshop Vertue Concept di Jakarta. Banyak karya yang dihasilkan dari Vertue Concept menjadi acuan dan inspirasi tren modifikasi kabin dan interior mobil di Tanah Air.

Edy.

Edy juga mempunyai pengalaman sebagai juri kontes modifikasi. Dan prestasi spektakuler lainnya, Edy pernah berkesempatan memamerkan karya modifikasi interiornya untuk tampil di ajang SEMA Show, Amerika Serikat. Penunjang karirnya sebagai modifikator interior turut didukung pula dengan pengalamannya mengerjakan interior yacth dan pesawat terbang. [nus/TA.com]

Share This

Share this post with your friends!