Kiprah dan prestasi David Tjiptobiantoro di balap ketahanan kelas Internasional memang layak diacungi jempol. Berkat keuletannya, David Tjiptobiantoro berhasil mengantongi sejumlah prestasi membanggakan dan layak diperhitungkan di dunia otomotif Tanah Air. Ferrari Challenge Asia Pasific menjadi langkah mulus awal karir David dunia balap ketahanan, tahun 2012 silam, dengan tim Ferrari Jakarta, yang didukung penuh dari Dealership Ferrari Jakarta.

Ferrari 488 GT3, mobil besutan David Tjiptobiantoro.

Sejumlaha catatan prestasi berhasil diraih David di ajang balap yang mengasah kemampuan, ketahanan fisik serta mental ini. Satu tahun setelah memulai debutnya, David berhasil mencatat Juara II kelas Copa Shell (Kelas B) Asia Pacific. Kemudian di 2014, ia kembali meraih prestasi baik dengan mengantongi trophy Juara Umum Kelas Copa Shell (Kelas B) Asia Pacific. Dan tiga tahun lalu, tepatnya 2015, David Juara III Kelas Trofeo Pirelli (Kelas A) Asia Pacific.

Crowd di area paddock tim Ferrari Jakarta, David Tjiptobiantoro.

Tahun ini David kembali berlaga membawa bendera Indonesia dalam ajang balap 24 hours Blanc Paint GT Series di SPA Belgium, akhir pekan kemarin (26-29/7). Berkat kepiawaiannya menggeber Ferrari 488 GT3 model Grand Turismo, David menembus posisi lima besar, di Kelas Am. Ajang 24 hours Blanc Paint GT Series itu sendiri mempertandingkan tiga kelas yakni Pro, Pro Am, dan Am.

Atas prestasi yang membanggakan dan konsistensinya terhadap balap kelas dunia tersebut, Rekor Otomotif Indonesia (ROI) mengapresiasikan penghargaan tertingginya kepada David. Ia berhak menyandang rekor baru ROI dengan kategori “Pembalap Pertama Indonesia di Ajang Balap 24 Jam”.

Ferrari 488 GT3.

David mengaku bangga atas apresiasi yang diberikan ROI kepada dirinya. Ia berharap ROI bisa terus memperhatikan untuk memacu dan mendorong pembalap-pembalap Indonesia lainnya yang telah memperjuangkan nama Indonesia di ajang balap Internasional lainnya, melalui penghargaan-penghargaan bergengsi yang diberikannya.

“Dengan adanya apresiasi yang diberikan oleh Rekor Otomotif Indonesia ini, semoga momentum-momentum yang terjadi di dunia balap dapat lebih tereksplor lagi. Dan memacu para pembalap Internasional lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya kepada Tim ROI.

Prestasi yang berhasil diperoleh David, membuat ia yakin dan terus semangat untuk memacu prestasi di ajang balap Internasional lainnya. “Saya memiliki rencana jangka panjang di dunia balap, untuk terus mengikuti kompetisi balap Sprint maupun Endurance di Kelas Internasional,” ungkapnya dengan penuh semangat. [nus/TA.com]

Share This

Share this post with your friends!