Komunitas pengguna Yamaha V-ixion, Yamaha V-ixion Club Indonesia (YVCI) merayakan hari jadinya yang ke-11. Seiring dengan perjalanan lahirnya Yamaha V-ixion di Indonesia, komunitas yang sudah memiliki 347 chapter di Indonesia ini merayakan pesta ulang tahunnya bersamaan dengan penyelenggaraan Yamaha Sunday Race Seri-3, di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Minggu (8/7) kemarin.

“Alhamdullilah YVCI memasuki usia ke-11. Sampai dengan saat ini kami masih tetap eksis dan bahkan akan terus berkembang. Kami berkomitmen untuk bisa berkontribusi terhadap lingkungan sekitar kami. Baik sosial maupun lingkungan hidup,” jelas Marlon Ancha, panggilan akrab Hamsa Rimangga, Presiden YVCI.

Yamaha New V-Ixion Advance Striking Black

Aktivitas YVCI sendiri bukan sekadar jalan-jalan. Berbagai aktivitas sosial sering dilakukan oleh YVCI seluruh Indonesia. Seperti menjadi mitra Kepolisian mempelopori keselamatan berkendara, menggalakkan aksi peduli lingkungan (Go Green), kunjungan ke panti sosial, serta membantu mensosialisasikan program-program dari BNN, Dinas Sosial, PMI dan lembaga Pemerintahan lainnya.

Sama halnya dengan yang dilakukan YVCI chapter Jayapura. Rusli yang kerap disapa Ucil, anggota chapter Jayapura menjelaskan bahwa anggota di Jayapura sering melakukan aktivitas sosial keagamaan. Pada saat Natal mereka melakukan bakti sosial ke panti asuhan Nasrani dan saat Idul Fitri ke panti asuhan yang dikelola lembaga Islam. Aksi ini dilakukan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Papua.

Hendry Pierre, YVCI Jambi yang Siap Melakukan Perjalanan Touring Jambi-Sabang.

Untuk merasakan ketangguhan motor Yamaha V-ixion, YVCI kerap kali melakukan touring keliling Nusantara. Seperti yang dilakukan Henry Pierre, anggota YVCI c hapter Jambi yang berusia 51 tahun. Dia pernah melakukan perjalanan dengan Yamaha V-ixion dari Jambi menuju Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Perjalanan ke Flores menggunakan Yamaha V-ixion sangat nyaman. Selanjutnya saya akan melakukan perjalanan ke titik 0 Km di Sabang. Belum lengkap rasanya kalau orang Sumatera belum ke Sabang tapi malah sudah ke Flores. Ha..ha..ha,” ungkap Henry Pierre sambil berkelakar. [nus/TA.com]

Share This

Share this post with your friends!