Tomi Gunawan, owner bengkel modifikasi Tomi Airbrush menyambuat baik ajang pameran sektor komponen aftermarket otomotif, modifikasi dan tuning pertama di Indonesia yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, sejak Kamis (23/2) hingga Sabtu (25/2). Pasalnya, sebagai builder yang telah berkecimpung di dunia otomotif khususnya modifikasi, ia merasa optimis ajang AutoPro Indonesia 2017 membawa angin segar bagi perkembangan dunia otomotif ke depan.

Dalam ajang AutoPro Indonesia 2017, Tomi juga ikut berpartisipasi dengan memajang karya modifikasi terbaiknya yakni Datsun GO Persatuan Indonesia (PI). Mobil berbasis Datsun GO Panca tersebut pernah menyabet gelar bergengsi yang diselenggarakan oleh pabrikan Datsun Indonesia dalam ajang Datsun Xplore Your Style, akhir 2016 lalu.

Tak tanggung-tanggung mobil yang diusung oleh bengkel modifikasi dengan payung company PT. Internasional Auto Solusi ini kabarnya masuk dalam jajaran NMAA Top 30 Modified Cars. Dalam acara AutoPro Indonesia 2017, Tomi juga mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan mobil Datsun GO PI hasil karyanya dihadapan para pengunjung dan Jurnalis otomotif yang meliput kegiatan tersebut.

Tomi Gunawan menjelaskan konsep modifikasi dan spesifikasi Datsun GO PI dihadapan Jurnalis.

Lebih jauh Tomi menilai ajang AutoPro Indonesia 2017 merupakan kegiatan sangat positif dan menjadi sarana untuk berkembangnya dunia otomotif aftermarket ke arah yang maju. “Pembukaan AutoPro Indonesia 2017, tergolong sangat baik. Hal ini dapat saya lihat dari antusias pengunjung dan para praktisi otomotif. Tentu sebagai pelaku otomotif, saya berharap ke depan, dunia otomotif aftermarket Indonesia akan lebih dikenal dan semakin berkembang”, ungkap Tomi.

Logo AutoPro Indonesia 2017.

Tomi juga berharap dengan adanya event semacam ini mampu membuka wawasan masyarakat umum mengenai keberadaan produk-produk aftermarket dan tentunya dapat berimbas positif kepada dunia modifikasi di Tanah Air.

“Saya yakin ini akan terus dinanti tak hanya dari para pelaku atau produsen produk aftermarket saja, tapi juga masyarakat penggila otomotif dan juga masyarakat luas,” tutup Tomi mengakhiri pembicaraan. [nus/TA.com]

Share This

Share this post with your friends!