Peduli Sesama Warnai Tema Ulang Tahun Kedua Kijang Retro Indonesia

Peduli Sesama Warnai Tema Ulang Tahun Kedua Kijang Retro Indonesia

Klub otomotif pecinta dan pengguna mobil Toyota Kijang lintas varian dan generasi, Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI merayakan hari jadinya yang kedua, Minggu (19/1) di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur. Tema yang dipilih pada kesempatan perayaan hari jadinya yang kedua ini KRI mengangkat tema ‘Together to Hapiness’.

Secara perwujudan nyata tema tersebut merupakan penjabaran sebuah kegiatan positif yang selalu diupayakan untuk diemban oleh para anggota dari klub yang berdiri tepatnya 14 Januari 2018 ini, agar memiliki kepedulian dan rasa empati terhadap sesama. Pengembangan sikap tersebut tidak hanya untuk para pecinta Toyota Kijang saja, melainkan juga klub atau komunitas lainnya, dan juga mencakup kepedulian terhadap masyarakat umum.

Rangkaian kegiatan positif mewarnai perayaan hari jadi kedua KRI. Berlangsung dua hari, kegiatan pertama diawali dengan melakukan kunjungan ke Panti Sosial Wisma Tuna Ganda, di kawasan Palsigunung. Dalam kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para anggota saja, namun juga keluarga dan anak-anak. Dalam kesempatan ini, para anggota juga menyampaikan sejumlah bantuan berupa pakaian, makanan, hingga kebutuhan gizi anak-anak, yang berasal dari berbagai kalangan donator.

“Kegiatan ini merupakan cara yang dapat kami lakukan untuk memupuk rasa kepedulian dan empati terhadap sesama tidak hanya bagi para anggota KRI, namun keluarga dari para anggota termasuk anak-anak kami libatkan,” ujar Iswadi selaku Ketua Pelaksana 2nd Anniversary Kijang Retro Indonesia.

Kunjungan ke Panti Sosial Wisma Tuna Ganda, di kawasan Palsigunung.

Lebih lanjut Iswadi menambahkan kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/1) lalu ini lebih menyasar pada menumbuhkan sikap peduli dan empati terhadap sesama bagi anak-anak keluarga anggota. Sehingga ke depan, diharapkan para penerus keluarga KRI ini dapat memiliki sikap-sikap positif tersebut dan berguna bagi masyarakat.

Senada dengan Iswadi, Ketua Umum KRI, Heriyawan menambahkan, “kami sadar bahwa klub ini bukan hanya mengakomodir hobi dari pada anggotanya. Namun diharapkan bisa merangkul keluarga hingga anak-anaknya. Sehingga kami terpanggil untuk menanamkan pemikiran dan sikap positif pada kaluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat untuk memiliki pondasi awal menumbuhkan rasa kepedulian dan empati terhadap sesama.”

Puncak perayaan hari jadi kedua KRI dilangsungkan pada Minggu (19/1), di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur. Di mulai sejak pukul 10:00 WIB, kegiatan seremonial diawali dengan doa dan simbolis pemotongan tumpeng sebagai bentuk ungkapan syukur KRI dapat menginjak usia kedua di tahun ini.

Pemberian bingkisan untuk pimpinan Panti Asuhan Muhammad Syahro.

Masih dalam rangka pengembangan sikap peduli sesama, acara berlanjut pada pemberian santunan bagi anak-anak Yatim, pimpinan Ustadz Muhammad Syahro, dari Panti Asuhan di kawasan Kalisari, Jakarta Timur. Sebanyak 20 anak Yatim, jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Umum (SMU) turut merasakan kebahagiaan bersama. Adapun santunan yang diberikan berupa uang sekolah, paket peralatan sekolah, hingga makanan ringan dan susu.

Pemberian santunan anak Yatim.

Selepas acara seremonial, hiburan menjadi momen yang ditunggu-tunggu dari sebanyak 25 Klub otomotif yang terdiri dari Klub pecinta dan pengguna Kijang hingga klub otomotif lainnya melebur jadi satu menikmati suguhan acara seperti live music, DJ Performance dan Games. Berbagai hadiah door prize menarik seperti parts Toyota Kijang, alat-alat elektronik dan rumah tangga, produk otomotif hingga door prize utama satu unit sepeda motor Honda Astrea Legenda menjadi daya tarik yang disuguhkan panitia penyelenggara.

Sesi Games.

“Undangan yang datang tak hanya berasal dari klub Kijang saja namun juga dari klub otomotif lainnya, ini menjadi tanda bahwa KRI ingin menjalin silaturahmi dengan siapa saja tak pandang bendera klub. Semoga bisa terus kompak,” ujar Didi Kurnia Adi, selaku Pembina KRI.

Suasana di akhir acara.

Acara ini dapat terselenggara berkat dukungan diantaranya ada National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), Tomi Airbrush, The Garage Dukuh, Picmaya, Pengkolan Diecast (Pendi), KODAKU (Komunitas Diecasters Keuangan) dan Roy Painting & Body Repaint. [nus/TA.com]

Kijang Retro Indonesia Peduli Bencana

Kijang Retro Indonesia Peduli Bencana

Perisitiwa bencana yang menerpa sebagian masyarakat Indonesia di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi pada 1 Januari lalu mengetuk hati para angota Klub otomotif pecinta dan pengguna mobil Toyota Kijang lintas varian dan generasi, Kijang Retro Indonesia [RETRO]-KRI.

Secara spontan, beberapa anggota KRI langsung merapatkan barisan dan menghimpun dana. Tujuan pertama adalah kawasan terdampak banjir di Pinang Ranti, Halim, Jakarta Timur. Kawasan ini menjadi tujuan utama karena dekat dengan lokasi Sekretariat di Jalan Dukuh V, Jakarta Timur, sehingga memudahkan mobilitas anggota KRI lainnya yang ingin bergabung dalam aksi sosial tersebut.

Selepas bertemu dengan aparat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat rombongan kembali ke Sekretariat dan mengadakan musyawarah. Dalam rapat singkat tersebut diputuskan KRI membuka Posko Bencana untuk disalurkan ke beberapa daerah terdampak banjir dan longsor.

Dalam aksi sosial ini KRI menerima bantuan dari beberapa klub otomotif lainnya, diantaranya ada, Kijang Indonesia Society (KIS) Jakarta Pusat, dan beberapa bantuan dari relasi KRI. Dalam kesempatan tersebut, KRI juga membantu mendistribusikan bantuan untuk anggota dari club Retro Owner Enthusiast (ROE).

Bantuan yang diberikan pun beragam, dengan dana yang terkumpul awal senilai Rp. 2.500.000,- bantuan disalurkan dalam bentuk mie instant, air mineral, minuman sereal, susu, pampers, biskuit, snack dan pakaian layak pakai.

Wilayah berikutnya yang mendapat perhatian dari para anggota KRI yakni Ulujami, Kebayoran Lama, tepatnya menyasar warga yang tinggal di sekitar kali Pesanggrahan, kawasan Cililitan dan Kalibata, hingga Kebon Pala, Jakarta Timur.

Tak sampai di situ, niat tulus untuk bersilahturahmi dan berbagi sekedarnya dengan saudara-saudara yang terkena musibah banjir dan longsor di Gunung Kembang, Kampung Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Bogor, juga dilakukan oleh sebagian anggota KRI pada Selasa (07/01) ini. Bantuan yang diberikan berupa makanan ringan, mie instan, air mineral dan pakaian layak pakai.

“Di tengah situasi bencana dan longsor yang melanda saudara-saudara kita menyadarkan kami akan pentingnya rasa empati dan persaudaraan. Sehingga didorong dari rasa itulah kami tergerak untuk saling bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita semua yang terdampak banjir dan longsor di Bogor,” ujar Heriyawan, Ketua Kijang Retro Indonesia [RETRO]-KRI.

Lebih lanjut Heri, sang Ketua, menyatakan, kegiatan sosial ini juga tak lepas dari dukungan para istri-istri anggota KRI yang tergabung dalam ‘emak-emak Retro’. Mereka juga berperan untuk membungkus dan memiliah bantuan-bantuan yang masuk ke Posko Bencana KRI.

Kegiatan Posko Bencana KRI ini juga semakin mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan antar anggota, antar keluarga anggota, juga dengan sesama klub otomotif lainnya.

“Rasa terima kasih juga kami sampaikan kepada para donator dan seluruh pihak yang telah mempercayai Posko Bencana KRI untuk menyalurkan bantuannya ke warga yang terdampak musibah banjir dan longsor,” tutup Didi Kurnia Adi, selaku Pembina KRI. [nus/TA.com]

Ragam Aksi Sosial Warnai Perayaan Hari Jadi Perdana Kijang Retro Indonesia

Klub otomotif pecinta dan pengguna mobil Toyota Kijang lintas varian dan generasi, Kijang Retro Indonesia [RETRO]-KRI merayakan hari jadinya yang pertama, Minggu (20/1) di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur. Mengetengahkan tema “Kumpul Sedulur Kijang”, KRI berupaya mengentalkan tali silahturahmi dan persaudaraan sesama pecinta dan pengguna Toyota Kijang, serta secara khusus sesama anggota KRI, agar semakin akrab dan saling mengenal.

Beragam acara menghiasi perayaan hari jadi pertama KRI yang berlangsung sejak pukul 10.00 pagi kemarin. Dalam perjalanan satu tahun ini KRI benar-benar ingin mendapat tempat di hati para pecinta Toyota Kijang bahkan masyarakat luas secara umum. Hal ini dibuktikan dengan berlangsungnnya momen penting berupa Deklarasi Anti Narkoba yang diikrarkan bersama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Garda Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) yang memang peduli terhadap penyakit masyarakat yang mengancam generasi muda.

Deklarasi Anti Narkoba.

Deklarasi Anti Narkoba dipimpin oleh salah seorang perwakilan GMDM, Nyoman Gede Parluita Kusuma, diikuti oleh seluruh anggota KRI, dan para undangan yang sejalan dengan hal tersebut. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan plakat Deklarasi Anti Narkoba oleh Nyoman Kusuma dan diikuti Ketua KRI, Suryo Tejo Kusuma, Pembina KRI Didi Kurnia Adi, Ketua Panitia Pelaksana acara, Heriyawan serta beberapa orang founder KRI.

Jajaran mobil Toyota Kijang di perayaan satu tahun Kijang Retro Indonesia.

Menurut Ketua KRI, Suryo Tejo Kusuma berpendapat, “KRI juga memiliki visi dan misi bukan hanya untuk patuh terhadap aturan lalu-lintas dan kampanye keselamatan berkendara. Tapi juga berusaha untuk menjadi klub otomotif yang mendapat tempat di hati masyarakat. Maka itu, salah satu sesi acara kami berupaya mengajak anggota dan undangan untuk menyatakan perang terhadap narkoba, namun kami tidak memaksakan undangan, hanya yang sependapat saja,” jelas pria lajang yang akrab disapa Mas Joe ini.

Lebih lanjut Ketua Panitia Pelaksana Perayaan HUT Kijang Retro Indonesia, Heriyawan, berujar, “selain rasa syukur terhadap Tuhan YME, acara ini juga kami gelar demi menjalin silahturahmi yang lebih kental sesama anggota Kijang Retro Indonesia dan para klub otomotif Toyota Kijang lainnya, juga klub otomotif lain di luar mobil Toyota Kijang,” ujarnya.

Pemberian santunan dan bingkisan sekolah kepada anak Yatim.

Perwujudan rasa syukur para anggota KRI dinyatakan lewat acara pemberian santunan kepada 20 anak Yatim pimpinan Bapak Ustadz M. Syahro dari kawasan Kalisari, Jakarta Timur, yang diundang hadir ke acara. Dalam kesempatan itu, para istri-istri anggota KRI yang juga tergabung dalam wadah ‘Emak-emak Retro’ membagikan bingkisan berupa barang-barang keperluan sekolah.

Foto bersama anggota Kijang Retro Indonesia dan undangan.

Perayaan hari jadi klub yang berdiri 14 Januari 2018 ini tidak hanya dihadiri oleh klub-klub Toyota Kijang seperti Indonesia Kijang Club (IKC) Depok, Kijang Indonesia Society (KIS), Toyota Kijang Super Family (TKSF), Kijang Kapsul Communty Indonesia (KKCI), tapi juga ada Khecot Auto Club (KAC). “Ini menyatakan bahwa KRI ingin menjalin silahturahmi dengan semua klub otomotif. Semoga nantinya bisa lebih banyak lagi yang hadir,” tegas Heri.

Hiburan musik.

Panitia juga menggelar sejumlah acara menarik lainnya. Ada games yang melibatkan seluruh anggota dan hadirin, lomba joget terheboh, hiburan musik, hingga kuis yang seluruh hadiahnya disediakan oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). Disamping itu ada juga lomba mewarnai untuk anak-anak yang hadir dengan dua kategori Balita & Batita, serta usia 6–10 tahun dengan ragam hadiah menarik serta pembagian mobil mainan miniatur kepada anak-anak yang hadir.

Lomba mewarnai anak.

Acara ini dapat terselenggara berkat dukungan beberapa sponsor diantaranya ada Garage Dukuh Café, PJ Rent Car, Pengkolan Diecast (Pendi), KODAKU (Komunitas Diecasters Keuangan). [nus/TA.com]

Aksi Peduli Sesama Kijang Retro Indonesia [RETRO] di Bulan Ramadhan

Komunitas pecinta dan pengguna mobil Toyota Kijang, Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI belum genap satu tahun berdiri. Banyak ‘pekerjaan rumah’ yang harus dibenahi agar dapat diterima masyarakat luas, khususnya para penggemar otomotif di Indonesia.

Kijang Retro Indonesia.

Sejak berdiri, 14 Januari 2018 lalu, ragam kegiatan yang bersifat internal, demi mempererat solidaritas menjadi menu wajib yang kerap dilaksanakan dalam beberapa bulan terakhir. Diantaranya mulai dari pertemuan rutin para pengurus, Kopdar Wajib hingga Kopdar Santai (Kopsan), dan Family Gathering, di Giri Tirta Kahuripan, Purwakarta, April lalu.

Memasuki bulan Ramadhan 1439 H, merupakan momentum terbaik untuk menjalin silahturahmi dan memupuk rasa kepedulian terhadap sesama atau masyarakat. Dengan tekad tersebut, pada Minggu (27/5), lalu bertempat di salah satu kediaman anggota, Dede, di kawasan Kalisari, Jakarta Timur, Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI bekerjasama dengan para pecinta dan pengguna roda dua, Honda CB Kalisari Club menggelar acara buka puasa bersama (bukber) dengan masyarakat sekitar dan anak Yatim serta Dhuafa.

Pemberian santunan kepada anak yatim oleh Ketua Kijang Retro Indonesia, Joe.

“Kegiatan ini merupakan suatu hal yang positif. Disamping mempererat solidaritas antar member RETRO, acara ini juga menjadi ajang untuk bersilahturahmi dengan masyarakat secara umum. Pasalnya, kami juga bekerjasama dengan komunitas Honda CB Kalisari untuk mewujudkan acara ini,” tegas Joe, Ketua Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI.

Dalam acara yang digelar sejak pukul 15.00 WIB tersebut, hadir sekira 20 anak Yatim dan Dhuafa yang memang sengaja diundang untuk menikmati acara tersebut. Susunan acara diawali dengan beberapa sambutan dari para tokoh masyarakat sekitar Kalisari, Joe, Ketua Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI, serta beberapa tokoh agama.

Sambutan Ketua Kijang Retro Indonesia, Joe.

Santunan yang diberikan bagi anak Yatim dan Dhuafa berupa uang tunai yang dapat digunakan untuk kebutuhan biaya pendidikan, kemudian ada juga mainan anak-anak, dan beberapa paket makanan.

Didi, selaku Pembina Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI mengatakan, “mengusung tema Indahnya Berbagi dengan Sesama, di Bulan yang Penuh Rahmat, sejalan dengan tujuan kita lainnya. Dalam berbagai lini kehidupan kita wajib berbagi dengan sesama. Tidak hanya dalam perilaku berlalu-lintas sehari-hari yang wajib berbagi atau saling menghormati antar pengguna jalan lainnya. Terlebih ini merupakan bulan baik, sehingga harapannya mampu menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama di antara para anggota RETRO.”

Logo Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI.

Puncak acara yakni buka puasa bersama yang didahului dengan siraman rohani. Suasana berlangsung haru dan penuh keakraban. “Kami berharap ke depannya, hubungan silahturahmi dengan masyarakat umum semakin meningkat dan tentu semakin solid antar anggota RETRO. Sehingga Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI dapat diterima masyarakat serta menjadi pelopor terbaik untuk saling berbagi di manapun berada, terutama saat di jalan”, harap Joe. [nus/TA.com]

Isi Kegiatan Positif Ramadhan 2018, TACI Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

Komunitas Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) mengisi bulan Ramadhan 1439H dengan kegiatan positif. Mengambil tema “Berkhidmat Menebar untuk Ramadhan Hebat”, para anggota TACI berbagi dengan senyum dan kebahagiaan dengan anak yatim piatu. Acara tersebut berlangsung pada Jumat (1/1) lalu di Blu Plaza, Bekasi Timur.

Acara ini bertujuan sebagai ajang silahturahmi dan buka puasa bersama antar member TACI, sekaligus penyerahan santunan kepada 60 anak yatim piatu dari dua yayasan panti asuhan yaitu yayasan Darul Aitam Halimatus Sa’diyah dan yayasan As-Syifa Yasin. Dibuka dengan penampilan group Marawis, yang membuat suasana semakin terasa khidmat.

Simbolis penyerahan santunan.

Kurang lebih di hadiri oleh 500 member TACI yang terdiri dari beberapa chapter wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan dan Bali ikut serta di acara tersebut. Moment ini dibarengi dengan seremoni pengukuhan Pengurus Pusat TACI periode 2018-2020.

Foto bersama member TACI dengan anak-anak Yatim Piatu.

Ubaidilah selaku ketua umum TACI mengatakan tujuan pengukuhan pengurus pusat di bulan Ramadhan ini agar lebih khidmat dan diiringi oleh doa dari anak-anak yatim piatu membuat pengurus pusat dapat lebih amanah dalam menjalankan tugasnya untuk kemajuan TACI Nusantara.

Terima kasih untuk para sponsor yang sudah mensuport acara ini dan terima kasih untuk TACI Chapter Bekasi Patriot yang sudah menjadi tuan rumah dan bekerja keras untuk kesuksesan acara ini, dan juga untuk rekan-rekan chapter nusantara yang sudah hadir pada acara tersebut. Pada tahun-tahun kedepan direncanakan acara seperti ini akan kembali dilaksanakan dan berkeliling di wilayah chapter-chapter TACI lainnya. [nus/TA.com]