Tomi Airbrush Bengkel Dibalik Kesuksesan Sultan Taksi

Tomi Airbrush Bengkel Dibalik Kesuksesan Sultan Taksi

Ajang adu kreativitas dalam memodifikasi kendaraan baru saja dihadirkan pada Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Yup, Live Modz 2020 menjadi salah satu saksi suksesnya Youtuber Otomotif Indonesia, Fitra Eri di tahun ini. Ajang tersebut memperlombakan kreativitas atau ide dalam memodifikasi mobil Toyota Limo eks taksi.

“Pada saat datang ke bengkel, Toyota Limo eks taksi tersebut dalam kondisi yang tidak layak, bekas terendam banjir. Tapi kami tidak mau mengecewakan tim Fitra Eri dalam kompetisi Live Modz 2020 yang digelar apa ajang IMX 2020 kemarin. Kami berupaya maksimal untuk mencapai kesuksesan di ajang ini,” ujar Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush.

Tomi menjelaskan bahwa Fitra Eri sendiri mendasari ide Sultan Taksi dari keseringannya menaiki pesawat First Class. Kemewahan ruang kabin pesawat tersebut dihadirkan di dalam konsep modifikasi Sultan Taksi ini.

Bagian eksterior jadi target pertama yang dibongkar, kolaborasi ide dari Fitra dan Tomi dalam mewujudkan konsep modifikasi Sultan Taksi mengerucut pada penggantian bodikit add-on dan bumper seluruhnya. Tak cuma bodi, lampu-lampu bagian depan dan belakang turut mendapatkan sentuhan custom. Untuk sektor kaki-kaki nampak terpampang velg Lenso Vizion dengan diamater 17 inci. Kesan yang dihadirkan dari pandangan pertama ketika melihat Toyota Limo “Sultan Taksi” tersebut jelas mengarah pada tampilan elegan.

Airbrush jadi poin selanjutnya yang dikerjakan oleh Tomi Airbrush. Mulai dair konsep warna dasar, grafis detail hingga airbrush-nya sengaja di desain terlebih dahulu sebelum proses eksekusi.

Tak kalah penting, interior masuk dalam target pencapaian poin maksimal dalam penilaian. Di sini, tak bisa menampung muatan penumpang seperti pada umumnya taksi. Hanya bisa dua penumpang dengan pola sekat interionya berbentuk L. Konsep ini didasari dengan situasi saat ini alias pandemi Covid-19, jadi ada unsur penerapan social distancing dalam kabin Sultan Taksi tersebut.

Sultan Taksi ini digarap dengan modal senilai Rp. 75 juta. Dan tidak ada perubahan pada bagian mesin.

Mau tahu jelas detailnya, tonton video yang dibuat oleh Tomi Gunawan. [nus/TA.com]

Modifikasi Airbrush Techno di Frame Sepeda

Modifikasi Airbrush Techno di Frame Sepeda

Banyak para penghobi sepeda yang ingin tampil berbeda. Caranya pun bermacam-macam, ada yang fokus pada aksesoris untuk sepeda itu sendiri, ada yang tertarik dengan atribut atau kelengkapan bersepeda. Nah, ada juga yang sengaja mengubah warna frame sepedanya dengan repaint atau bahkan cat airbrush.

Contohnya yang satu ini, seorang pelanggan bengkel Tomi Airbrush yang enggan disebutkan namanya, memodifikasi frame sepeda kesayangannya dengan cat airbrush.

“Komposisi modifikasi ubahan warna frame sepeda ini cukup maksimal. Permintaan dari sang pemilik tidak hanya ubah cat, tapi juga dilengkapi dengan modifikasi airbrush pada frame-nya,” demikian beber Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Proses desain sengaja dibuat oleh tim dari bengkel Tomi Airbrush. Desain tersebut dikerjakan sesuai dengan keinginan sang pemilik. Proses awal pengerjaan modifikasi rangka ini dilakukan dengan pengecatan warna menjadi merah candy dan silver. Setelah itu dilanjutkan dengan pengecatan airbrush techno bermotif gir-gir yang dipadukan dengan gradasi hitam.

Diakui Tomi, perlu ketelitian dan tingkat detail yang tinggi dalam penggarapan modifikasi frame sepeda ini. Maka itulah, ia dan crew-nya menghabiskan waktu hingga sepuluh hari sampai tahap finishing. Perlu konsultasi dengan Tomi Gunawan? Silahkan hubungi nomor ini 0815 86 700 80. [nus/TA.com]

Modifikasi Frame Sepeda Airbrush Berkonsep Titanium

Modifikasi Frame Sepeda Airbrush Berkonsep Titanium

Beberapa waktu lalu telah kita bahas mengenai modifikasi airbrush frame sepeda dengan konsep Red Bull. Nah, yang satu ini masih dalam jajaran modifikasi frame dengan pengecatan airbrush. Untuk yang satu ini modifikasi frame-nya berkonsep titanium.

Untuk menghasilkan warna seperti ini tidaklah sulit bagi Tomi Gunawan dan crew-nya. Konsep titanium dapat dihasilkan dengan model silver brush. Silver brush tersebut kemudian dipadukan dengan konsep 3D. Ada grafis kotak-kotak yang dibuat menghiasi beberapa bagian rangka sepeda tersebut.

Tomi Gunawan menceritakan bahwa proses awal pembuatan desain ini sama dengan modifikasi rangka sepeda airbrush Red Bull. “Sama dengan proses awal modifikasi airbrush sepeda Red Bull, keduanya melewati proses desain awal untuk menentukan proses pengecatan airbrush-nya agar sejalan dengan hasil akhir yang ingin dicapai oleh sang pemiliknya,” cerita Tomi.

Proses pengerjaan tak butuh waktu lama, dari awal diskusi konsep jika dihitung sesuai hari, maka diperlukan waktu sekira dua minggu. Nah, Anda ingin konsep modifikasi yang berbeda dengan ini? Bisa saja share keinginan Anda dan diskusikan melalui nomor 0815 86 700 800, gratis untuk konsultasi. [nus/TA.com]

Modifikasi Airbrush Sepeda Red Bull

Modifikasi Airbrush Sepeda Red Bull

Seiring dengan berlakunya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, rupanya tak menyurutkan antusias para penggemar sepeda di DKI Jakarta untuk berkreasi. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya layanan online konsultasi di bengkel Tomi Airbrush melalui nomor 0815 86 700 800, yang ternyata bermanfaat sekali.

Logo-logo sponsor melekat di frame dari depan hingga belakang sesuai desain aslinya.

Berawal dari konsultasi mengenai rencana modifikasi airbrush untuk sepeda kesayangannya, salah seorang pelanggan bengkel Tomi Airbrush mencoba berdiskusi mengenai desain airbrush untuk sepeda miliknya. Disepakati konsep desain diambil dari mobil rally Red Bull.

Logo ikonik Red Bull.

Langkah ini mengharuskan Tomi Gunawan, selaku builder Tomi Airbrush membuat desain yang dapat diaplikasikan pada frame sepeda tersebut. Konsep desain tersebut didasari warna biru sesuai dengan desain asli Red Bull. Airbrush ini juga meliputi logo banteng berdasar warna kuning pada frame bagian depan.

Tomi juga melengkapi grafis-grafis airbrush rangka sepeda tersebut dengan logo-logo sponsor sesuai desain Red Bull sebenarnya. Hingga striping line berwarna merah yang melekat dari frame depan hingga ke belakang. Untuk mengerjakan modifikasi airbrush rangka sepeda ini hingga tampilan sempurna, Tomi dan crew bengkelnya memerlukan waktu hingga tiga minggu. [nus/TA.com]

Repaint Frame Sepeda Cervelo di Bengkel Tomi Airbrush

Repaint Frame Sepeda Cervelo di Bengkel Tomi Airbrush

Bagi Anda penggila sepeda, tentu tahu merek sepeda Cervelo. Yup, sedikit kilas balik, Cervelo merupakan sepeda yang pertama kali ditemukan oleh Gerard Vroomen dan diproduksi di Kanada. Pabrikan sepeda Cervelo dikenal sebagai produsen sepeda balap.

Cervelo merupakan salah satu jajaran merek sepeda berkelas, banderolnya pun bervariasi, dari informasi yang dirangkum beberapa sumber, mulai dari yang termurah seperti Cervelo R2 masuk dalam jajaran entry level dengan banderol Rp. 33,6 juta bahkan ada yang hingga ratusan juta, macam tipe PX Series yang harganya bisa mencapai Rp. 172,3 jutaan.

Sudah tentu dengan harga yang cukup fantastis, Anda tak sembarangan untuk mempercayakan bengkel dalam hal modifikasi. Tapi kini, Anda tak perlu khawatir, di bengkel spesialis airbrush, modifikasi beragam kendaraan dan kini juga dipercaya untuk unit sepeda, yakni Tomi Airbrush, sudah mampu menjawab rasa khawatir Anda. Seperti yang terlihat di salah satu sudut ruangan bengkel tersebut, nampak sebuah frame alias rangka sepeda Cervelo yang telah melewati proses pengecatan ulang dengan dan modifikasi airbrush dengan hasil yang tak diragukan lagi.

Menurut keterangan Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush, pelanggannya tersebut menghendaki tampilan baru bagi sepedanya. “Diskusi konsep paduan warna jadi langkah awal untuk pengerjaan repaint alias cat ulang dan selanjutnya modifikasi rangka sepeda Cervelo ini,” ungkap Tomi.

Lebih jauh Tomi mengatakan, sang pemilik menghendaki paduan warna merah dan hitam dan dilengkapi dengan beberapa airbrush simpel untuk menambah “ciamik” tampang rangka barunya.

Tomi menggunakan tiga kali lapisan pernis untuk hasil akhir yang maksimal, dengan waktu yang dibutuhkan sekira dua minggu. Penasaran? Anda bisa konsultasi terlebih dahulu dengan Tomi sebelum memulai memodifikasi sepeda Anda di nomor 0815 86 700 80. [nus/TA.com]