Libur Panjang, Luangkan Waktu untuk Reparasi atau Modifikasi Sepeda

Libur Panjang, Luangkan Waktu untuk Reparasi atau Modifikasi Sepeda

Waktu libur panjang atau long weekend seperti sekarang ini pasti sangat ditunggu-tunggu. Sudah banyak rencana yang akan dilaksanakan dalam rangka menghabiskan waktu long weekend ini. Selain berlibur bersama keluarga, bagi Anda penggemar sepeda, bersepeda bersama teman atau “geng” sudah pasti menjadi salah satu agenda yang ada dalam daftar rencana kegiatan untuk mengisi liburan panjang minggu ini. Tapi ingat ya guys, harus tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Tapi bagi Anda penggemar sepeda yang terpaksa harus bersedih karena sepedanya sedang mengalami kerusakan. Hmm, rasanya sangat pas bila Anda saat ini menghubungi nomor 0815 86 700 80 dengan Tomi Gunawan untuk sekedar berkonsultasi mengenai reparasi atau perbaikan sepeda. Pasalnya, bengkel Tomi Airbrush kini juga piawai menangani perbaikan atau reparasi sepeda bahkan hingga modifikasi.

Gak percaya? Berikut ini adalah beberapa contoh kasus reparasi sepeda yang sering dikerjakan di bengkel Tomi Airbrush.

Perbaikan rangka sepeda.

Ada kasus sepeda yang patah frame atau rangkanya. Dengan kemahiran dan tangan dingin Tomi Gunawan, builder Tomi Airbrush, rangka tersebut dapat kembali seperti semula.

Bukan hanya rangka sepeda biasa. Bengkel Tomi Airbrush juga sering menangani reparasi rangka sepeda atau velg yang terbuat dari bahan carbon. “Bukan hanya perbaikan rangka atau velg biasa, kami juga sering menerima keluhan rangka atau velg carbon yang retak atau patah. Ada treatment khusus untuk perbaikan rangka atau velg carbon, hingga hasilnya bisa seperti sediakala. Namun memang perlu waktu , sedikit lebih lama daripada menangani reparasi rangka atau velg biasa,” ungkap Tomi Gunawan.

Perbaikan rangka carbon.

Mau modifikasi sepeda juga ada. Sepeda dengan merek-merek terkenal sering “nongkorong” di bengkel ini, dan saat keluar hasilnya jauh berbeda dari aslinya bahkan terkesan sepeda edisi spesial, karena warna dan catnya tidak dapat dijumpai ketika Anda membeli sepeda baru dari toko atau tak dikeluarkan dari pabrikan.

Modifikasi warna atau airbrush.

Penasaran, cek hasil karya reparasi sepeda dan modifikasi sepeda di sini. [nus/TA.com]

Mobil yang Tetap Laris Saat Pandemi Covid-19

Mobil yang Tetap Laris Saat Pandemi Covid-19

Tidak dapat dipungkiri, situasi pandemi Covid-19 banyak memukul sektor bisnis, tak terkecuali industri otomotif. Dampak yang paling terlihat adalah menurunnya penjualan kendaraan. Tetapi di tengah situasi tersebut, ada salah satu pabrikan mobil yang tetap membukukan pertumbuhan positif, yakni PT. Suzuki Indomobil Motor (SIM).

Melalui ekspor Completely Built Up (CBU), selama Januari hingga Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil CBU Suzuki lebih tinggi 22% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini membuat ekspor Suzuki secara keseluruhan tumbuh di saat neraca ekspor industri otomotif turun.

“Sebetulnya kami optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU Januari-Mei bisa lebih tinggi dari 22%. Tapi mengingat saat ini kita dihadapkan pada pandemi Covid-19 dan penurunan produktivitas dari berbagai sektor, angka itu adalah sebuah pencapaian positif. Suzuki All New Ertiga dan Suzuki New Carry masih menjadi lini produk yang memberikan kontribusi tertinggi, disusul Suzuki XL7 yang mendorong ekspor Suzuki tumbuh secara positif,” terang Aris Yuliyantoro, Assistant Dept. Head Production Planning Control PT. SIM.

Selama periode Januari sampai Mei 2020, primadona ekspor CBU masih didominasi Suzuki All New Ertiga yang menjadi kontributor terbesar, yaitu sebanyak 7.880 unit. Peningkatan ekspor juga didukung oleh kontribusi Suzuki New Carry sebanyak 3.339 unit. Tak hanya itu, Suzuki XL7 yang diluncurkan sebagai lini produk baru pada Februari lalu turut mendorong ekspor Suzuki dengan kontribusi sebanyak 2.169 unit. Tahun 2020 ini Suzuki akan mengekspor kendaraan ke lebih dari 50 negara di dunia.

International Monetary Fund (IMF) memperkirakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu bertahan dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif di tahun 2020 meski terpapar pandemi Covid-19. Hal ini didukung oleh data dari Kementrian Perindustrian yang menyatakan bahwa ekspor kendaraan roda empat CBU di Indonesia selama kuartal 1 2020 mencapai 87.879 unit.

“Peningkatan ekspor ini membangun optimisme Suzuki untuk kembali beroperasi setelah menghentikan sementara kegiatan pabrik. Saat ini pasar internasional dalam masa pemulihan, dan untuk memenuhi permintaan ekspor, secara bertahap kami kembali berproduksi dengan menerapkan Suzuki Hygiene Commitment dan protokol kesehatan dari Pemerintah. Kami harap industri otomotif dan lainnya cepat pulih dan bangkit bersama agar bisa memberikan kontribusi positif untuk Indonesia,” tutup Aris. [nus/TA.com]

Aksi Peduli Sosial Komunitas GOMAX Riders di Masa Pandemi

Aksi Peduli Sosial Komunitas GOMAX Riders di Masa Pandemi

Dampak pandemi Covid-19 masih banyak dirasakan masyarakat Indonesia, seperti juga dialami oleh para penarik ojek online. Meskipun terdampak, sebuah komunitas penarik ojek online GOMAX Riders, yang notabene keseluruhannya menggunakan Yamaha NMax turut berbagi rasa, dengan aksi sosial yang mereka gelar. Selama masa pandemi Covid-19, sejak Maret hingga Mei ini sudah ada 11 kali kegiatan sosial yang dilakukan.

Sebagai prinsipal dari kendaraan yang diandalkan para GOMAX Riders, PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengapresiasi kegiatan tersebut. “Hal ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Yamaha kepada para pejuang ojek online yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Yamaha agar tetap semangat menghadapi masa pandemi ini.” Imbuh Frengky Rusli, selaku Chief DDS Jakarta PT. YIMM.

Kegiatan sosial yang dikhususkan untuk sesama pejuang ojek online dan kaum dhuafa ini bertujuan untuk mempererat solidaritas. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk bermacam-macam seperti, sembako, masker, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, nasi kotak, dan lainnya.

“Alhamdulillah kami sudah berjalan kegiatan sosial sebanyak 11 kali sejak Maret. Dalam kegiatan selama ini, kami selalu di support oleh para donator perorangan dan perusahaan yaitu Yamaha Motor, Top 1 Oil, Helm JPX, TDR, Ketoprak Bang Rudi dan Rumah Kutub Sosial, ” tutur Anang selaku Ketua Umum Gomax Riders.

Menurut GOMAX Riders, kegiatan sosial seperti ini sangat positif dan berharap dapat dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian yang dapat membangkitkan semangat bagi sesama walaupun nantinya kondisi pandemi ini sudah berakhir. [nus/TA.com]

Hyundai Soroti Kebersamaan dan Solidaritas Hadapi Pandemi Covid-19

Hyundai Soroti Kebersamaan dan Solidaritas Hadapi Pandemi Covid-19

Sebuah gerakan tengah digalakkan Hyundai Motors Indonesia (HMID), dengan merilis video mengangkat tema dengan tanda pagar (#GerakkanHarapan). Ini sebagai tanggapan bagi kemajuan untuk kemanusiaan (Progress for Humanity) yang semakin kuat di masa penuh tantangan akibat pandemi Covid-19 ini. Video ini menyoroti kebersamaan dan solidaritas dengan menunjukkan bagaimana pandemi pada awalnya membawa rasa takut, khawatir, dan ketidakpastian, hingga di sepanjang masa-masa sulit, setiap orang di berbagai lapisan masyarakat akhirnya menemukan keberanian untuk berjuang dan turut berperan dalam membantu sesama.

Sisi lain yang ingin disampaikan Hyundai melalui kampanye ini untuk mengajak semua orang agar mendukung para pejuang di garda terdepan dengan cara terus menerapkan #JagaJarak demi lebih menekan penyebaran virus corona. Video #GerakkanHarapan tersebut dirilis secara resmi di laman Youtube dan kanal media sosial resmi lainnya milik Hyundai Motors Indonesia.

SungJong Ha, President Director of PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID), mengatakan, “Hyundai selalu berusaha meningkatkan kualitas hidup semua orang. Keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan karyawan, pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat sekitar di mana kami melakukan bisnis, adalah yang paling penting bagi kami, termasuk di masa pandemi saat ini. Kami juga memahami bagaimana kondisi ini telah berdampak pada kehidupan setiap individu di masyarakat, oleh karena itu, sebagai perusahaan otomotif global yang memiliki tujuan membangun Masa Depan Mobilitas / Future of Mobility, kami merasa terdorong untuk berkontribusi dan bergabung dalam memerangi pandemi di dunia, termasuk di Indonesia, yang kemudian menginspirasi kami untuk memberikan serangkaian dukungan yang relevan dengan cara terbaik yang bisa kami lakukan.”

“Momen bersejarah ini adalah saat yang paling tepat bagi kita semua untuk bersatu. Kami telah menyaksikan setiap individu di masyarakat ikut berpartisipasi demi menekan penyebaran virus, baik memberikan dukungan materi atau setidaknya berbentuk dukungan moral dengan terus mempraktikkan #JagaJarak di lingkungan sosialnya. Di sisi lain, kemanusiaan telah menjadi sebuah pemikiran yang global dan selaras dengan visi kami, dan disertai keinginan kami untuk memelihara semangat tersebut, menjadikan Hyundai akan tetap teguh menjaga komitmennya, yang juga terwujud dalam kampanye #GerakkanHarapan ini, ”tambah SungJong Ha. [nus/TA.com]

Auto Club Banten dan ACT Salurkan Bantuan Terkait Pandemi Covid-19

Auto Club Banten dan ACT Salurkan Bantuan Terkait Pandemi Covid-19

Satu lagi komunitas roda empat yang menunjukkan rasa empatinya terhadap sesama di tengah situasi pandemi Covid-19. Ya, mereka adalah Auto Club Banten (ACB). Bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Banten, keduanya belum lama ini (8/5) menggelar kegiatan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Mengusung tema “ACB Berbagi Menggapai Ramadan yang Hakiki”, ACB mendonasikan puluhan paket sembako kepada masyarakat di Banten. Humas ACB, Ubaidillah menuturkan, “kerjasama ini merupakan bentuk solidaritas paguyuban otomotif di Banten serta kepedulian ACB terhadap musibah yang menimpa Indonesia khusunya di Banten.”

“Kami ingin membuktikan kepada masyarakat, bahwa komunitas mobil itu mempunyai nilai sosial yang tinggi, tidak seburuk yang dipikirkan, kami kumpulkan dana melalui penjualan kaos ACB,” kata Ubai.

ACB dan ACT menuju wilayah Cilegon, Serang, dan Merak. Sedangkan targetnya menyasar para pekerja lepas yang memang terpaksa harus melakukan aktifitas di rumah, para pekerja harian, seperti tukang ojek, penarik becak, dan lainnya.

Dengan semangat ACB bersatu melawan Corona, pihaknya juga mengajak pada para komunitas roda empat lain untuk sama-sama bergerak melawan wabah ini. Sementara itu, Senior Staff Program ACT Serang, Sukma Jaya Laksana mengatakan, pihaknya mengapresiasi semangat ACB khususnya dalam bidang sosial kemanusiaan ini. “ACB sudah sangat baik di lapangan, lewat kolaborasi ini kami sangat terbantu dengan adanya akses lokasi yang tepat untuk penyaluran bantuan,” kata Sukma.

Pihaknya berharap, dengan adanya kolaborasi ini, ke depan ACB dan ACT semoga dapat menjadi partner yang solid terlebih dalam agenda-agenda sosial. “Semoga komunitas ACB juga mau berzakat lewat ACT ini, dan ini merupakan bentuk konsistensi dan kebaikan yang terus mengalir karena hasil zakat yang terkumpul akan disalurkan untuk masyarakat yang memang membutuhan,” tutup Sukma. [nus/TA.com]