Di tengah iklim bisnis yang tak menentu imbas pandemi Covid-19, tak menyurutkan PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) untuk terus melanjutkan pembangunan pabrik di Indonesia. Ini merupakan proyek yang penting bagi Hyundai untuk terus mendorong pergerakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selain itu, pembangunan pabrik tersebut juga akan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekspor Indonesia dengan menjadi pemasok produk Hyundai ke pasar-pasar utama di kawasan ASEAN lainnya.

Hal tersebut tentu menarik perhatian Pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui utusannya, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, bersama beberapa anggota dari kementerian, serta Park Tae-Sung selaku Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Jumat (6/11) mengunjungi pabrik HMMI dan melihat langsung kemajuan pembangunan pabrik yang sudah melebihi 60% sehingga diharapkan siap produksi secara optimal pada akhir 2021.

Luhut dan Bapak Duta Besar Park sempat mendiskusikan agenda terkait melalui konferensi video dengan Mr. Youngwoon Kong, President of Hyundai Motor Company. Melalui konferensi video, para undangan memaparkan arahan kebijakan kendaraan listrik yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia dan bagaimana metode untuk mendukung rancangan tersebut.

Di sela-sela kunjungannya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasinya atas proyek Hyundai yang mampu beroperasi serta cermat dalam menjaga protokol operasional pabrik meskipun di tengah situasi yang menantang seperti saat ini.

“Kami mengapresiasi upaya Hyundai untuk terus melanjutkan pembangunan pabrik Hyundai agar perkembangannya berjalan dengan baik. Pemerintah Indonesia saat ini menargetkan untuk mempercepat pertumbuhan industri EV dan berharap Hyundai dapat menjadi bagian dari misi penting ini. Kedepannya kami berharap akan ada kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Korea untuk bersama-sama mengawal pengembangan pabrik ini hingga siap berproduksi. Kami juga berharap nantinya Indonesia menjadi salah satu pasar EV utama di ASEAN”, ujar Menko Luhut.

Di sisi lain, Park Tae-Sung, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, menyatakan, “saya sangat puas dan gembira bahwa pembangunan pabrik berjalan dengan baik dengan dukungan kuat dari pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, hal tersebut tetap berjalan tepat waktu meskipun diperhadapkan dengan tantangan karena Covid-19 di seluruh dunia. Dengan adanya produk yang dihasilkan HMMI akan diekspor ke Asia Tenggara dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang, Kedutaan Besar Korea Selatan akan mengambil peran sebagai jembatan perantara.”

YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarters dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan hari ini, “kami sangat merasa terhormat atas kunjungan Menteri Luhut, dan Duta Besar Park Tae-Sung di pabrik Hyundai hari ini. Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan yang telah membantu kami melaksanakan pembangunan dengan aman tanpa hambatan yang berarti dalam situasi pandemi Covid-19. Selanjutnya, kami berharap menjadi game-changer dan mendukung perekonomian Indonesia melalui Pabrik Hyundai Motor yang akan menjadi inovasi proyek kedua negara.”

HMMI melaksanakan kegiatan pembangunan di bawah pengawasan dan dukungan pemerintah Indonesia. Hyundai telah melakukan dengan sangat hati-hati dan pasti menerapkan operasi yang efektif dan efisien untuk mencegah paparan risiko Covid-19. [nus/TA.com]