Repaint Velg Motor

Repaint Velg Motor

Mulai bosan dengan penampilan motor yang standar-standar saja, namun Anda tetap ingin mempertahankan bentuk dan warna aslinya? Hmm, segudang pertanyaan seputar modifikasi selalu ada jawabnya jika Anda memulai konsultasi atau diskusi dengan Tomi Gunawan, pemilik dan builder bengkel Tomi Airbrush.

Ada banyak solusinya untuk mengatasi kasus di atas. Jalan keluar diantaranya bisa melakukan modifikasi warna pada velg motor Anda, bisa dengan cara pengecatan ulang sesuai keinginan dan konsep yang Anda mau.

Melalui sambungan telepon seluler di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, Tomi menegaskan bahwa proses modifikasi ubah warna pada velg sering dipilih para pelanggannya yang ingin konsep modifikasi simpel namun tetap mempertahankan wujud dan warna asli motor secara menyeluruh.

Modifikasi ubah warna pada velg motor pun dapat dilakukan dengan mencampurkan dua warna sekaligus, sesuai selera pelanggan. “Modifikasi ubah warna pada velg motor ini kerap dipilih karena prosesnya yang cenderung cepat dan tidak mengubah warna asli atau bentuk motor secara keseluruhan,” ungkap Tomi.

Biasanya motor-motor yang dicat ulang velgnya seperti ini merupakan motor-motor dengan kelas motorsport atau bisa juga matic berkapasitas mesin besar alias gambot. Ditegaskan oleh Tomi, “pada dasarnya semua permintaan pelanggan, kami berupaya untuk memenuhinya tanpa pandang bulu, baik motorsport maupun motor-motor standar berkapasitas mesin kecil.”

Soal waktu memang tak butuh lama, hanya butuh waktu satu hari atau bisa mencapai lima hari dengan catatan tertentu, misalnya komposisi warna berbeda yang memang membutuhkan waktu khusus untuk mendapatkan hasil maksimal dalam proses pengerjaannya. [nus/TA.com]

Repaint Vespa GTS Super Sport 150

Repaint Vespa GTS Super Sport 150

Vespa memang gak ada matinya! Ungkapan ini pas, yap, Vespa memang masih banyak penggemarnya hingga saat ini, baik Vespa lansiran lawas ataupun yang terbaru. Hingga kini, semakin banyak pula yang menunggangginya berasal dari kaum muda. Dari pihak pabrikan pun gencar merilis generasi-generasi terbaru dari Vespa.

Setelah merilis Vespa GTS Super 150 pada Juli tahun lalu, tak lama Piaggio kembali merilis Verspa GTS Super Sport 150 i-get ABS yang dibekali dengan warna baru di tahun yang sama.

Nah, belum lama ini di bengkel Tomi Airbrush tampak nongkrong Vespa GTS Super Sport 150 i-get ABS dengan warna Grey Materia. Vespa yang dibanderol seharga Rp. 65 jutaan OTR pada saat meluncur tahun lalu tersebut ternyata oleh sang pemiliknya justru akan dibuat dengan warna baru, sehingga semakin terkesan eksklusif.

“Vespa GTS Super Sport i-get ABS ini oleh pemiliknya akan di cat ulang atau repaint dengan warna yang tidak jauh berbeda dari aslinya. Sesuai permintaan dari pemiliknya, hanya saja warna abu-abunya dibuat jadi lebih terang,” terang Tomi Gunawan, pemilik dan builder bengkel Tomi Airbrush.

Seluruh bagian bodi akan dicat ulang, termasuk spion, hingga velgnya. Beberapa bagian juga akan menggunakan warna doff yang masih tampak serasi dengan warna aslinya.

Seperti apa proses dan hasilnya? Silahkan seck sendiri di videonya. [nus/TA.com]

Modifikasi Yamaha XMax Sekaligus Helm

Modifikasi Yamaha XMax Sekaligus Helm

Bagi sebagian orang, kendaraan menjadi salah satu perwujudan identitas dirinya, terkait dengan hobi dan kesenangannya. Namun ada juga sebagian orang yang memanfaatkan sebagai sarana menuangkan kreatifitas dan segudang ide yang dimilikinya.

Sebelum proses modifikasi.

Pemilik matic gambot Yamaha XMax ini contohnya, ia menginginkan Yamaha Xmax miliknya menjadi wadah untuk menuangkan kreatifitasnya sekaligus wujud mengekspresikan dirinya. Banyak ide-ide kreatif yang ada dibenaknya ia tuangkan ke matic kesayangannya tersebut.

Semula Yamaha XMax tersebut berwarna dasar putih dengan paduan line orange dibeberapa bagiannya. Dalam waktu singkat, setelah ia berkomunikasi alias berdiskusi dengan Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush, dalam hitungan hari penampilan Yamaha XMax-nya berubah menjadi putih berpadu ungu dengan tipe warna doff.

Setelah proses modifikasi.

“Konsep modifikasi ubah warna ini termasuk simpel, namun hasilnya cukup menarik serta membuat motor menjadi sedap dipandang,” buka Tomi. Warna dasar putih tetap dipertahankan, hanya saja jika sebelumnya ada paduan line tebal berwarna oranye, kini diganti menjadi ungu dengan komposisi fifty-fifty dengan warna putihnya.

Sang pemilik juga menginginkan adanya beberapa gambar dari merek-merek otomotif ternama di Indonesia. Komposisi warna ungu juga menyentuh bagian cover knalpot. Tampang sang Yamaha XMax jadi makin “ciamik” karena di-finishing dengan warna doff. Tak sampai di situ, helm miliknya pun juga dibalut dengan warna senada matic gambotnya, yakni paduan putih dan ungu.

Modifikasi helm senada motor.

Modifikasi keren Yamaha XMax ini membutuhkan waktu hanya dua minggu terhitung sejak proses diskusi awal melalui sambungan telepon di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 hingga tatap muka dan berlanjut ke proses pengerjaannya. [nus/TA.com]

Nusa Khatulistiwa Motor Listrik Karya Dalam Negeri

Nusa Khatulistiwa Motor Listrik Karya Dalam Negeri

Tomi Gunawan, builder dan pemilik bengkel modifikasi Tomi Airbrush kembali membuat gebrakan di awal 2022 ini. Ia bersama dengan Domex Mandey, seorang profesional dan pemimpin perusahaan teknologi asal Korea, Kakao Corp. meluncurkan motor listrik karya anak bangsa.

“Industri Otomotif berada di puncak perubahan besar yang mengandalkan penggerak listrik. Kami percaya bukan hanya produk dan teknologi yang harus berubah, tetapi bagaimana orang menggunakan produk ini dan seluruh pengalaman berkendara yang berbeda. Keterbatasan kami menjadikan semangat untuk menjadi lebih, mungkin sekarang tidak menjadikannya tercepat atau terhemat, tetapi kami yakin untuk lebih bersemangat untuk mengembangkan sebuah produk inovasi yang sebelumnya tidak mungkin menjadi mungkin,” ujar Tomi Gunawan.

Motor listrik Nusa Khatulistiwa, merupakan motor listrik berbasis motor sport dengan nama Nusa Khatulistiwa (K-Series). Kategori motor sport jadi pilihan dengan maksud membidik pasar premium. Nama tersebut diambil karena dua penidirinya asal Indonesia. Selain Nusa juga berarti Tanah Air, karena filosofinya lahir di Indonesia.

Nusa K-Series motor listrik full customized mengandalkan baterai lithium ion cell yang berkapasitas basic 10kWh dengan maksimal power 15kWh. Nusa K-Series diklaim mampu “berlari” hingga 150 km/h dan tipe lainnya bisa mencapai 200 km/h. Selanjutnya soal jarak tempuh, Nusa K-Series, juga dinyatakan dapat menempuh jarak mulai dari 180 km dan 250 km dalam satu periode charge baterainya.

Nusa sendiri dikembangkan sejak tahun 2020, di masa awal pandemi. Selain karena bermodalkan dari dana pribadi, situasi di awal pandemi juga menjadi tantangan tersendiri bagi Tomi Gunawan dan Domex Mandey.

“Bagi saya, Nusa adalah suatu titik awal di mana dua orang pemuda dengan segala keterbatasannya berani menantang ketidakmungkinan menjadi mungkin, banyak orang bermimpi tapi jarang yang tersadar untuk memulai dan membangun. Nusa kami bangun untuk menjadikan suatu titik baru dari industri otomotif yang didirikan oleh dua anak bangsa Indonesia untuk menjelajahi Dunia,” terang Domex.

Nusa K-Series dibanderol seharga Rp. 140 juta untuk kapasitas mesin dengan jarak tempuh 150 km/h. Sedangkan untuk yang kemampuannya tembus 200 km/h dijual dengan selisih harga lebih tinggi dari tipe basic sebesar Rp. 40 juta, yakni Rp. 180 juta.

Dalam kesempatan yang sama tersebut juga diluncurkan produk sepeda listrik dengan seri Nusa 2XR dan Nusa 2XL. Perbedaan dari kedua tipe tersebut ada pada rangkanya. Nusa 2XR dirilis dengan rangka model rigid tanpa suspensi, sementara Nusa 2XL dilengkapi dengan shock suspension. Kedua sepeda listrik tersebut menggendong baterai lithium ion cell dengan daya 400 watts-hours, removable battery, top speed bisa tembus 40 km/h dan 80 km/h. Soal harga sepeda listrik besutan Tomi dan Domex dibanderol Rp. 15 juta dan Rp. 18 juta.

Saat ini Nusa K-Series sedang dalam proses homologasi, harapannya dalam waktu dekat bisa segera di pasarkan ke khalayak umum. Sementara untuk sepeda listrik sudah bisa di pesan pada Februari mendatang. Jika Anda ingin melakukan test drive, bisa menghubungi via akun media sosial Nusa di Instagram, Twitter, Facebook @nusamotors untuk mengatur jadwal pengetesan, dan akan diusahakan sesi test drive dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut kedua founder Nusa juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah. Harap Tomi, “Pemerintah dapat memberikan dukungannya bagi produsen kendaraan listrik kelas pemula seperti ini. Kami sangat mengapresiasi Pemerintah terus mendorong industri kendaraan listrik dengan menggandeng banyak pihak untuk mengembangkan pabrik otomotif dan battery Litihium Ion skala besar dari perusahaan besar dunia seperti LG, Hyundai, CATL, Foxcon, karena komponen terbesar saat ini adalah battery dan motor penggerak itu sendiri,” tutup Tomi. [nus/TA.com]

Modifikasi Airbrush Honda Beat

Modifikasi Airbrush Honda Beat

Ajang balap MotoGP memang menyajikan ketangguhan-ketagguhan motor-motor terbaik di lintasan balap, selain itu penampilan para pebalap dan tunggangannya kerap menjadi sumber inspirasi bagi para penggemarnya. Bukan hanya gaya para pebalapnya tapi juga ke penampilan motor-motornya.

Penampilan motor-motor yang dimaksud mengarah pada livery yang dihadirkan di setiap motor dalam ajang balap motor paling bergengsi tersebut. Tak heran, jika banyak para automotive enthusiast yang menyontek desain livery motor balap untuk dijadikan konsep modifikasi, supaya mendongkrak tampang motor standar.

Honda Beat ini menjadi contoh dari pernyataan tersebut, selain karena pemiliknya merupakan penggemar balap MotoGP, ia juga kesengsem dengan livery motor dari tim balap Repsol Honda. Maka, untuk mewujudkan idenya tersebut ia datang ke bengkel modifikasi Tomi Airbrush, yang memang piawai di bidang pengecatan, airbrush dan modifikasi sejak puluhan tahun silam.

“Semua warna dan gambar yang menempel pada bodi Honda Beat seluruhnya menyerupai tampilan livery yang ada pada tim balap Honda Repsol. Sampai dengan perpaduan logo sponsor hingga desainnya,” ungkap Tomi Gunawan, pemilik dan builder bengkel Tomi Airbrush.

Lebih lanjut Tomi mengatakan, pengerjaan modifikasi ini tidak hanya pada sektor bodi saja, namun juga sampai ke bagian velg. Proses pengerjaan modifikasi Honda Beat livery Honda Repsol ini memerlukan waktu sekira dua minggu sampai tahap finishing.

Tomi juga menawarkan, bagi Anda yang ingin berkonsultasi modifikasi kendaraan bisa menghubungi dirinya di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051. [nus/TA.com]

Modifikasi Airbrush Kawasaki Ninja RR 150

Modifikasi Airbrush Kawasaki Ninja RR 150

Memodifikasi motor lawas memang memiliki tantangan tersendiri. Diperlukan ketekunan dan kesabaran untuk mempertahankan atau mengembalikan tampang dan parts orisinil sang motor, namun menjadikan tampangnya lebih keren dengan cara modifikasi tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi para penghobinya.

Hal ini yang dialami oleh salah satu pelanggan bengkel modifikasi Tomi Airbrush, yang telah berkecimpung di dunia otomotif sejak puluhan tahun silam. Diakui oleh Tomi Gunawan, pemilik dan builder bengkel tersebut, ia mengawali modifikasi Kawasaki Ninja RR 150 ini melalui diskusi dengan sang pemilik. “Konsep modifikasi airbrush dan perubahan warna Kawasaki Ninja 150 RR ini diawali diskusi dengan sang pemilik, hasilnya disepakati terjadi perubahan warna dasar dan airbrush serta beberapa modifikasi tambahan pada sektor-sektor lainnya,” beber Tomi.

Konsep yang dikedepankan adalah sporti, dengan paduan warna dasar berupa kuning, silver dan dikombinasikan dengan hitam. Warna ini disepakati dari hasil diskusi dan desain yang telah dibuat sebelum modifikasi dilakukan. Proses urutan pengerjaan dilakukan dengan penyemprotan warna dasar yakni silver. Setelah itu dibalut dengan warna kuning mengikuti tema sporti sesuai desainnya.

Selain dua warna tersebut di atas, desain yang dibuat juga memadukan hitam. “Warna hitam dihadirkan untuk penyeimbang dari desain airbrush-nya dengan mengedepankan kesan sportifitas layaknya sebuah bendera start hanya beda paduan warnanya,” ungkap Tomi lebih lanjut.

Selain modifikasi airbrush pada bodinya, sektor kaki-kaki Kawasaki Ninja RR 150 ini juga mendapat sentuhan ubahan modifikasi. Lihat saja pada bagian roda, tampak velg sudah diganti dengan bertema racing dengan lingkar diameter 17 inci, demikian halnya dengan bannya, mengikuti model pada velg dan dipilih sesuai dengan kebutuhan pengendara.

Satu lagi yang juga dapat sentuhan modifikasi, sehubungan dengan bengkel Tomi Airbrush juga piawai memodifikasi lampu kendaraan baik mobil ataupun motor, maka lampu depan sang Kawasaki Ninja RR 150 in juga turut disentuh aura modifikasi. Lampu depannya mengadopsi projector berukuran 2,5 inci dengan lampu model LED.

Ingin mengubah alias memodifikasi motor lawas atau motor koleksi? Anda cukup sampaikan ide modifikasinya ke Tomi, bisa konsultasi di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051. [nus/TA.com]