Tomi Airbrush Dipercaya Sejumlah APM Sebagai Narasumber Modifikasi

Gelaran pameran otomotif bergengsi, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, yang berlangsung sejak 10-20 Agustus mendatang, tak hanya ajang unjuk gigi para Agen Pemegang Merk (APM) kendaraan bermotor dan produsen produk-produk otomotif di Indonesia saja. Ajang GIIAS 2017 juga menjadi ajang unjuk gigi dan kredibilitas Tomi Gunawan sebagai builder modifikasi kendaraan dan karya-karya otomotif lainnya dari rumah modifikasi Tomi Airbrush.

Tomi dipercaya sejumlah APM yang berpartisipasi di GIIAS 2017 untuk meramaikan rangkaian acaranya. APM Datsun Indonesia mengapresiasi karya modifikasi Tomi yakni Datsun GO PI dan mengajaknya bekerjasama dalam penggarapan mobil Datsun GO Panca Limited Edition, yang diproduksi hanya lima unit saja.

Tak hanya Datsun Indonesia, Tomi juga didaluat oleh Chevrolet Indonesia untuk menjadi juri kompetisi desain virtual modifikasi Chevrolet Spark bertajuk “Spark It Happens: From Sketchbto Drive”. Kompetisi desain virtual ini digelar sejak 17 Agustus hingga penyerahan akhir desainnya pada 30 September mendatang.

Menurut informasi dari Tomi, kompetisi desain ini digelar Chevrolet Indonesia dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia ke-72. Pihak Chevrolet Indonesia menantang generasi muda untuk menuangkan idenya bertema Indonesia pada city car andalan Chevrolet, yakni All New Chevrolet Spark.

Tomi Airbrush menjadi juri kompetisi desain virtual modifikasi Chevrolet Spark bertajuk “Spark It Happens: From Sketchbto Drive”.

Tomi memiliki kesan tersendiri terhadap ajang tersebut, “Saya melihat antusias generasi muda dewasa ini cukup tinggi di bidang otomotif. Perpaduan dunia otomotif dengan bidang desain ini diharapkan mampu menularkan rangsangan positif dan dapat menjadi sarana bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkarya dan berekspresi.” Pastinya Tomi juga berharap, nantinya kompetisi-kompetisi seperti ini memiliki pengaruh baik bagi kemajuan industri otomotif di Indonesia.

Aktivitas Tomi Airbrush di booth Pioneer, GIIAS 2017.

Tak hanya diundang oleh APM saja, Tomi juga hadir di booth produk audio, Pioneer. Dalam kegiatan tersebut, Tomi memiliki tugas untuk menjelaskan konsep mobil Datsun GO PI karya modifikasinya, yang dipinjamkan ke brand audio Pioneer untuk display. Tomi juga menjelaskan konsep modifikasi tersebut yang telah dilengkapi dengan perangkat audio dari Pioneer. [nus/TA.com]

Datsun GO PI Limited Edition

Masih ingat dengan karya modifikasi spektakuler Datsun GO PI dari Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush? Kalau Anda lupa bisa klik link ini. Nah, mobil hatchback berbasis Datsun GO Panca tersebut ternyata menarik perhatian Datsun Indonesia dengan merilis edisi spesial di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Datsun Indonesia mengeluarkan Datsun GO PI Limited Edition, hanya sebanyak lima unit saja. Mengusung tema yang sama, Persatuan Indonesia, Datsun Indonesia juga menyelipkan sejumlah paket modifikasi asli dari pabrikan. Seperti pada bodikit, velg racing dari pabrikan, spion berdesain trendi, jok kulit, hingga bodi berbalut airbrush.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Tomi, “harga Datsun GO PI Limited Edition ini dibanderol selisih Rp. 30 juta dari harga On The Road Datsun GO Panca standar.”

Tomi juga berkomentar bahwa dirinya tak menyangka pihak Datsun Indonesia tertarik dengan karya modifikasinya yang berhasil menyabet gelar Ultimate Champion Datsun Xplore Your Style 2016, akhir tahun lalu. Hingga membuat edisi spesial dan diluncurkan pula di GIIAS 2017.

Tomi Gunawan, saat konferensi pers di booth Datsun Indonesia, GIIAS 2017.

“Kami berterima kasih kepada Datsun Indonesia, karena kami dipercaya oleh Agen Pemegang Merk (APM) Datsun Indonesia dalam suatu kerjasama pembuatan Datsun GO PI Limited Edition ini, dan dipamerkan pula di GIIAS 2017. Dimana kita tahu, ini merupakan ajang otomotif berskala internasional di Indonesia”, ungkap Tomi dengan penuh rasa haru.

Menjelaskan konsep modifikasi Datsun GO Persatuan Indonesia.

Mendapat kepercayaan seperti ini, merupakan sebuah kebanggaan sekaligus pacuan bagi Tomi untuk menghasilkan karya modifikasi yang lebih baik lagi ke depannya. “Kami perlu dukungan untuk dapat menghasilkan karya-karya modifikasi kreatif dan hasil maksimal. Tentunya kami memiliki tujuan yang sama dengan semua insan otomotif Indonesia, untuk terus berupaya berpatisipasi dalam memajukan industri otomotif di Indonesia,” harap Tomi. Bravo Tomi Airbrush! [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Sabet Penghargaan Autocar Indonesia Reader’s Choice

Ajang Autocar Indonesia Reader’s Choice Awards (ARCA) 2017 yang digelar pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Kamis (10/8) lalu menetapkan nama Tomi Airbrush sebagai salah satu peraih award dengan kategori Tomi Gunawan “Airbrush” Car Enthusiast.

Tomi Airbrush dianggap memiliki inovasi atau terobosan dalam menciptakan karya-karya nyata di dalam industri otomotif. Tak hanya itu saja, Tomi Airbrush dianggap layak menerima penghargaan ARCA 2017 karena juga mampu memberikan yang terbaik untuk kemajuan industri otomotif dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Tomi Gunawan, selaku pemilik bengkel Tomi Airbrush menyatakan rasa terima kasihnya. “Terima kasih untuk penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami.”

Menerima penghargaan Tomi Gunawan “Airbrush” Car Enthusiast.

Lebih lanjut Tomi juga menyatakan bahwa dengan adanya apresiasi dari Autocar ini membuat dirinya secara pribadi dan tim bengkel Tomi Aibrush, berupaya untuk memberikan yang terbaik lagi dengan totalitas kerja maksimal. Sehingga harapannya bisa terus memberikan “warna” di dunia otomotif Indonesia.

Piagam penghargaan Tomi Gunawan “Airbrush” Car Enthusiast.

“Tentu saja dengan adanya penghargaan Tomi Gunawan “Airbrush” Car Enthusiast ini merupakan motivasi bagi saya dan tim, dan kami mohon dukungan moril kepada semua insan otomotif dan masyarakat secara luas, supaya bisa berkarya lebih baik lagi, dan dunia otomotif Indonesia semakin maju,” ungkapnya dengan penuh harapan. [nus/TA.com]

Bukti Komitmen NMAA Kembangkan Industri Modifikasi dan Aftermarket

Komitmen National Modification & Aftermarket Association (NMAA) untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket di Indonesia semakin nyata. Bukti terkini yang digagas oleh NMAA adalah terealisasinya kerjasama antara Indonesia dengan Jepang dalam bidang aftermarket.

Kerjasama tersebut diumumkan sejalan dengan pembukaan gelaran otomotif internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Kamis (10/8) kemarin. Dalam hal ini NMAA bekerjasama dengan Osaka Automesse, yang didukung asosiasi aftermarket di Jepang seperti NAPAC, JASMA, dan APARA, serta segenap pegiat industri aftermarket dalam negeri. Bukan hanya menggelar event bersama di GIIAS 2017 saja, tapi juga menjalin kerjasama dalam bidang aftermarket antara Indonesia dengan Jepang.

Booth NMAA, Hall 2, GIIAS 2017.

Seperti disampaikan Andre Mulyadi, CEO NMAA, “kami memiliki tujuan mengembangkan dunia otomotif khususnya modifikasi di Indonesia untuk maju terus ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Tentu kerjasama ini mempunyai dampak positif bagi kemajuan industri aftermarket di Indonesia dari segi bisnis. Lebih lanjut Andre mengatakan, dengan adanya kerjasama ini produk-produk Indonesia khususnya produk modifikasi dan aftermarket bisa di ekspor ke luar negeri, seperti Jepang.

Max Adam Kamil, Pioneer, memberikan sambutan mewakili pihak Indonesia.

“Kami mengajak para pelaku dan pegiat industri otomotif dan pegiat aftermarket di Indonesia untuk maju lagi ke level yang lebih tinggi. Dengan adanya kesempatan yang terbuka lebar untuk saat ini, kami mengajak seluruh potensi pasar yang ada saat ini untuk joint the next level, agar bisa membuat modifikasi naik secara kualitas dan penjualan,” tutup Andre.

Mr Yoshioka Shinta, perwakilan Osaka Automesse.

Acara pengumuman kerjasama ini disampaikan langsung oleh Andre, di booth NMAA, Hall 2, GIIAS 2017 dengan disaksikan sejumlah saksi dari pihak Osaka Automesse, perwakilan pihak Indonesia yang terlibat kerjasama ini, AP Force, QMAX, Pioneer, dan Accelera, serta Agen Pemegang Merk (APM) Datsun Indonesia.

Surya Dharma, Accelera, mewakili Indonesia menerima penghargaan ROI.

Kerjasama ini juga mendapat apresiasi dari Rekor Otomotif Indonesia (ROI). Tomi Gunawan, Founder ROI menganugerahkan penghargaan tertingginya atas kerjasama ini dengan kategori kerjasama Aftermarket Indonesia – Jepang Pertama di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada Osaka Automesse dan juga segenap pegiat industri aftermarket dalam negeri. [nus/TA.com]

Penghargaan ROI untuk Kerjasama Aftermarket Indonesia-Jepang Pertama

Rekor Otomotif Indonesia (ROI) turut serta meramaikan pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Kamis (10/8) kemarin. ROI memberikan apresiasi atas kerjasama di bidang aftermarket antara Indonesia dengan Jepang yang digagas oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).

Hal ini merupakan perwujudan peran ROI sebagai wadah insan otomotif dan tolak ukur penghargaan otomotif di Indonesia yang ingin mengukuhkan karyanya di bidang otomotif, ROI mengeluarkan piagam penghargaan tertingginya kepada sejumlah pelaku industri otomotif Indonesia.

Tomi Gunawan berikan sambutan sebelum penganugerahan penghargaan tertinggi ROI.

Berlangsung di booth NMAA, Hall 2, Tomi Gunawan, selaku Founder ROI mengeluarkan penghargaan tertingginya atas kerjasama yang terjalin di bidang aftermarket antara Indonesia dengan Jepang. Adapun kategorinya adalah Kerjasama Aftermarket Indonesia – Jepang Pertama di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada Osaka Automesse yang didukung asosiasi aftermarket di Jepang seperti NAPAC, JASMA, APARA, dan juga segenap pegiat industri aftermarket dalam negeri.

Mr. Yoshioka Shinta, perwakilan Osaka Automesse menerima penghargaan ROI.

Tak hanya mengeluarkan untuk pihak Osaka Automesse saja, penghargaan tertinggi ROI dengan kategori yang sama ini juga diberikan kepada Agen Pemegang Merk (APM) Datsun, produsen produk aftermarket AP Force, QMAX, Pioneer, dan Accelera.

Sales Manager EPTI Surya Dharma, perwakilan penerima penghargaan tertinggi ROI dari pihak Indonesia.

Tomi Gunawan, Founder ROI menyatakan, rasa bangganya bisa ikut menjadi bagian dari proses naik level-nya industri aftermarket Indonesia ini ke kancah global. “Pada kesempatan kali ini, kami bangga bisa menyaksikan langsung dimulainya kerjasama antara Indonesia dengan Jepang di bidang aftermarket. Kami melihat ada dampak positif yang akan berkembang dan membuka peluang yang lebih baik bagia dunia otomotif Indonesia nantinya.” [nus/TA.com]