Semangat Membara Tomi Gunawan Majukan Industri Otomotif Indonesia

Tugas dan perjuangan generasi muda bukan lagi soal maju berperang, mempertahankan kemerdekan. Tetapi tantangan terberatnya saat ini adalah bagaimana cara mengisi kemerdekaan Indonesia dengan ragam kreatifitas dan kegiatan positif yang membangun.

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh setiap generasi muda dalam mengisi kemerdekaan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Seperti halnya yang dilakukan oleh Tomi Gunawan atau biasa dipanggil Tomi Airbrush. Sebagai builder modifikasi kendaraan, ia berusaha menularkan kreatifitasnya kepada generasi muda Indonesia yang berujung pada kemajuan sektor industri otomotif di Indonesia.

Proses pengemalan bodikit dilakukan langsung oleh Tomi Gunawan.

Banyak hal yang telah ia perbuat untuk mengisi kemerdekaan Indonesia. Beberapa yang terbaru diantaranya, di penghujung 2016, berangkat dari ide kreatif dan rasa Nasionalisme yang kuat, Tomi mencetuskan sebuah ide modifikasi pada Datsun Go Panca, bertema Persatuan Indonesia (PI). Berdasar dari ide ‘Indonesia Punya Cerita’, Datsun GO PI tersebut dibalut dengan grafis modifikasi airbrush yang menggambarkan karakteristik Bangsa Indonesia.

“Kami membuat modifikasi Datsun GO dengan tema Persatuan Indonesia. Ada penggambaran tentang sejarah bangsa dan simbol-simbol yang mencerminkan karakteristik Bangsa Indonesia. Tujuan kami sederhana, hanya ingin menyampaikan pesan kepada generasi bangsa masa kini untuk mengisi kemerdekaan secara positif dengan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Kami menyebutnya Datsun GO PI,” ungkap Tomi.

Tomi Gunawan dan karyanya, Datsun GO PI.

Belum lama ini, didaulat sebagai juri dalam sebuah kompetisi desain yang diadakan oleh Chevrolet Indonesia dengan National Modification & Aftermarket Association (NMAA), semakin membuktikan sepak terjang Tomi dalam memberikan pengaruh kepada generasi muda untuk memiliki semangat Nasionalisme dan cinta Tanah Air melalui kreatifitasnya masing-masing. Tak hanya berkreasi di dunia airbrush, kemampuan mendesain yang dimilikinya juga diuji dalam hal penilaian dan merealisasikan karya desain pemenang pada mobil sesungguhnya yakni The All-New Chevrolet Spark.

Tomi mengungkapkan, karya desain pemenang kompetisi dari Chevrolet ini benar-benar sesuai tema dan menggambarkan kekayaan budaya dan alam Indonesia. Maka, dengan sepenuh hati ia menggarap modifikasi The All-New Chevrolet Spark sesuai dengan desain dari pemenang kompetisi.

Tomi Gunawan mewujudkan karya pemenang kompetisi desain Chevrolet Indonesia.

Semangatnya untuk berkarya dan memajukan sektor industri otomotif Indonesia, juga dibuktikan Tomi melalui ide kreatifnya membangun Rekor Otomotif Indonesia (ROI). Dengan latar belakang pesatnya perkembangan dunia otomotif di Indonesia yang tidak sejalan dengan banyaknya penghargaan dan apresiasi terhadap sejumlah karya kreatif dan inovatif yang dihasilkan anak bangsa di bidang otomotif.

Tomi Gunawan, saat menyerahkan penghargaan tertinggi ROI kepada Mercedes-Benz Indonesia, di ajang GIIAS 2017 lalu.

Berangkat dari kenyataan tersebut, Tomi berupaya untuk membuatkan wadah bagi insan otomotif untuk mengukuhkan karyanya di bidang otomotif. ROI adalah sebuah tolak ukur penghargaan paling bergengsi di bidang otomotif Indonesia.

Kami mengapresiasi kreativitas, usaha dan semua hasil karya di bidang otomotif yang tentunya dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan dunia otomotif di Indonesia ke arah yang lebih maju. Dengan demikian, ke depan Indonesia semakin kokoh dan tak tertandingi, baik dari segi kualitas sumber daya manusia maupun perekonomian, khususnya dalam industri otomotiif. [nus/TA.com]

Busi Brisk Memiliki Kandungan Silver Pertama di Indonesia

Satu hari jelang berakhirnya GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, tepatnya Sabtu (19/8), Rekor Otomotif Indonesia (ROI) mengeluarkan satu lagi penghargaan tertinggi untuk produk otomotif dengan inovasi terbaik yang berkomitmen ikut serta meramaikan industri otomotif Tanah Air.

Brisk, produsen busi yang lahir sejak 1935 ini menjadi salah satu brand produk yang beruntung mendapat penghargaan tertinggi dari ROI. Busi Brisk masuk ke pasar Indonesia melalui PT. Brisk Busi Indonesia selaku pemegang merek busi asal Republik Ceko, Eropa Tengah.

Busi Brisk memiliki kandungan silver atau perak di dalamnya, mampu mengantarkan panas lebih cepat dan berdampak pada percikan yang dihasilkan lebih stabil, dengan demikian pembakaran menjadi lebih efisien.

Sambutan dari Tomi Gunawan, sebelum prosesi penganugerahan ROI kepada PT. Busi Brisk Indonesia.

Ada lima tipe busi Brisk yang dipasarkan di Indonesia, diantaranya yaitu Cooper Racing, Silver Racing, Lamborghini Spark, ZS/ZC dan Premium EVO. Kelima model tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda untuk mendukung performa mesin mobil.

Bagi pengguna mobil harian rekomendasi yang tepat menggunakan busi model Cooper Racing, sementara untuk mobil dengan spesifikasi mesin standar bahkan hingga superchager disarankan menggunakan Silver Racing. Mobil bermesin putaran tinggi, Brisk menyediakan model Lamborghini Spark. Model ZS/ZC lebih tepat untuk mobil-mobil kompetisi alias balap. Sedangkan untuk yang kompatibel untuk segala jenis mobil, Brisk menyediakan model Premium Evo.

Berbekal pengalaman lebih dari 80 tahun, busi Brisk tidak hanya menyediakan busi untuk kendaraan bermotor saja, namun juga industri pesawat terbang dan kapal.

Busi Brisk memiliki kemampuan menghantar panas mencapai 66 ms/m. Keunggulan lainnya yang juga menjadi keunikan dari busi Brisk terdapat pada desain kepala businya yang berbentuk ‘half gap’ dan ‘open gap’. Desain tersebut menghasilkan percikan api lebih besar, pada model desain open gap, pengapian yang dihasilkan bisa berputar 360 derajat.

Berdasar dari beberapa pertimbangan, dan melihat dari keunggulan material, desain serta kemampuan performa busi Brisk tersebut, maka Tim ROI menilai jika busi Brisk layak menyandang gelar penghargaan tertinggi ROI dengan kategori “Busi dengan Kandungan Silver Pertama di Indonesia.” Prosesi penganugerahan penghargaan tertinggi ROI tersebut digelar di booth Busi Brisk, Hall 2, GIIAS 2017.

Foto bersama setelah prosesi penghargaan ROI.

Menyikapi penghargaan dari ROI tersebut, Jason Mulyadi, Country Manager, PT. Brisk Busi Indonesia, menegaskan, “kami merasa bangga kehadiran kami di GIIAS 2017 ini menarik perhatian dari Rekor Otomotif Indonesia atau ROI, dan produk busi Brisk mendapat penghargaan dengan kategori yang kami anggap sangat mewakili produk kami sesungguhnya.”

Jason juga menyatakan bahwa dengan perolehan penghargaan ROI merupakan sebuah motivasi bagi kami untuk senantiasa menghadirkan inovasi-inovasi terbaru dan tentunya bisa turut andil dalam memajukan industri otomotif di Indonesia. [nus/ROI]

Bukti Komitmen NMAA Kembangkan Industri Modifikasi dan Aftermarket

Komitmen National Modification & Aftermarket Association (NMAA) untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket di Indonesia semakin nyata. Bukti terkini yang digagas oleh NMAA adalah terealisasinya kerjasama antara Indonesia dengan Jepang dalam bidang aftermarket.

Kerjasama tersebut diumumkan sejalan dengan pembukaan gelaran otomotif internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Kamis (10/8) kemarin. Dalam hal ini NMAA bekerjasama dengan Osaka Automesse, yang didukung asosiasi aftermarket di Jepang seperti NAPAC, JASMA, dan APARA, serta segenap pegiat industri aftermarket dalam negeri. Bukan hanya menggelar event bersama di GIIAS 2017 saja, tapi juga menjalin kerjasama dalam bidang aftermarket antara Indonesia dengan Jepang.

Booth NMAA, Hall 2, GIIAS 2017.

Seperti disampaikan Andre Mulyadi, CEO NMAA, “kami memiliki tujuan mengembangkan dunia otomotif khususnya modifikasi di Indonesia untuk maju terus ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Tentu kerjasama ini mempunyai dampak positif bagi kemajuan industri aftermarket di Indonesia dari segi bisnis. Lebih lanjut Andre mengatakan, dengan adanya kerjasama ini produk-produk Indonesia khususnya produk modifikasi dan aftermarket bisa di ekspor ke luar negeri, seperti Jepang.

Max Adam Kamil, Pioneer, memberikan sambutan mewakili pihak Indonesia.

“Kami mengajak para pelaku dan pegiat industri otomotif dan pegiat aftermarket di Indonesia untuk maju lagi ke level yang lebih tinggi. Dengan adanya kesempatan yang terbuka lebar untuk saat ini, kami mengajak seluruh potensi pasar yang ada saat ini untuk joint the next level, agar bisa membuat modifikasi naik secara kualitas dan penjualan,” tutup Andre.

Mr Yoshioka Shinta, perwakilan Osaka Automesse.

Acara pengumuman kerjasama ini disampaikan langsung oleh Andre, di booth NMAA, Hall 2, GIIAS 2017 dengan disaksikan sejumlah saksi dari pihak Osaka Automesse, perwakilan pihak Indonesia yang terlibat kerjasama ini, AP Force, QMAX, Pioneer, dan Accelera, serta Agen Pemegang Merk (APM) Datsun Indonesia.

Surya Dharma, Accelera, mewakili Indonesia menerima penghargaan ROI.

Kerjasama ini juga mendapat apresiasi dari Rekor Otomotif Indonesia (ROI). Tomi Gunawan, Founder ROI menganugerahkan penghargaan tertingginya atas kerjasama ini dengan kategori kerjasama Aftermarket Indonesia – Jepang Pertama di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada Osaka Automesse dan juga segenap pegiat industri aftermarket dalam negeri. [nus/TA.com]