Aksi Peduli Sosial Komunitas GOMAX Riders di Masa Pandemi

Aksi Peduli Sosial Komunitas GOMAX Riders di Masa Pandemi

Dampak pandemi Covid-19 masih banyak dirasakan masyarakat Indonesia, seperti juga dialami oleh para penarik ojek online. Meskipun terdampak, sebuah komunitas penarik ojek online GOMAX Riders, yang notabene keseluruhannya menggunakan Yamaha NMax turut berbagi rasa, dengan aksi sosial yang mereka gelar. Selama masa pandemi Covid-19, sejak Maret hingga Mei ini sudah ada 11 kali kegiatan sosial yang dilakukan.

Sebagai prinsipal dari kendaraan yang diandalkan para GOMAX Riders, PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengapresiasi kegiatan tersebut. “Hal ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Yamaha kepada para pejuang ojek online yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Yamaha agar tetap semangat menghadapi masa pandemi ini.” Imbuh Frengky Rusli, selaku Chief DDS Jakarta PT. YIMM.

Kegiatan sosial yang dikhususkan untuk sesama pejuang ojek online dan kaum dhuafa ini bertujuan untuk mempererat solidaritas. Bantuan yang disalurkan dalam bentuk bermacam-macam seperti, sembako, masker, hand sanitizer, sabun pencuci tangan, nasi kotak, dan lainnya.

“Alhamdulillah kami sudah berjalan kegiatan sosial sebanyak 11 kali sejak Maret. Dalam kegiatan selama ini, kami selalu di support oleh para donator perorangan dan perusahaan yaitu Yamaha Motor, Top 1 Oil, Helm JPX, TDR, Ketoprak Bang Rudi dan Rumah Kutub Sosial, ” tutur Anang selaku Ketua Umum Gomax Riders.

Menurut GOMAX Riders, kegiatan sosial seperti ini sangat positif dan berharap dapat dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian yang dapat membangkitkan semangat bagi sesama walaupun nantinya kondisi pandemi ini sudah berakhir. [nus/TA.com]

Hyundai Bantu Pemerintah Tekan Penyebaran Covid-19

Hyundai Bantu Pemerintah Tekan Penyebaran Covid-19

PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali menunjukkan dukungannya dalam meratakan kurva penyebaran Covid-19 dengan membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengimplementasikan tes cepat dengan metode DriveThru sebagai metode inovatif yang mampu secara cepat dan aman mengidentifikasi virus Corona. Tak hanya itu, Hyundai juga mendistribusikan 10 irbu set Alat Pelindung Diri (APD), berupa pakaian media, masker dan sarung tangan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari total donasi 50.000 set bantuan APD yang diserahkan langsung kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada awal bulan ini.

Pada acara serah terima, Yoon Seok Choi, President Director of PT. HMMI, secara langsung menyerahkan donasi ini kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bantuan yang diberikan Hyundai dalam implementasi tes cepat dengan metode Drive-Thru ini yaitu, ragam jenis peralatan serta tenda yang dibutuhkan untuk mendirikan klinik pop-up tersebut.

YoonSeok Choi, menyatakan, “Hyundai memahami bahwa pemeriksaan berskala besar yang praktis, juga sama pentingnya dengan memberikan bantuan APD untuk tenaga kesehatan dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Meskipun pabrik Hyundai masih dalam tahap pembangunan, HMMI tetap berupaya menerapkan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dan memenuhi kewajiban sosialnya melebihi dari tanggung jawab hukum dan ekonomi”.

“Seperti halnya kami di Hyundai bertujuan untuk menciptakan kehidupan dan kualitas yang lebih baik di Indonesia, kami berharap bahwa dukungan kami dalam tes Drive-Thru dan donasi alat perlindungan diri ini dapat secara signifikan membantu upaya Pemerintah dalam meratakan kurva penyebaran Covid-19 di Indonesia. Saya melihat bahwa Korea dan Indonesia adalah teman sejati melalui hubungan pemimpin kedua negara, dan bagi saya, teman sejati adalah mereka yang saling membantu pada masa yang sulit seperti sekarang ini. ” Lanjut Choi.

Tes cepat dengan metode Drive-Thru sendiri adalah klinik skrining pop-up yang dapat melakukan pemeriksaan dalam skala besar dan berlangsung sekitar 10 menit per orang. Metode ini telah sepenuhnya mengikuti instruksi pemerintah Indonesia dan terdiri dari empat tahap, mulai dari pendaftaran serta konsultasi, wawancara rekam medis, pemeriksaan, dan pengumpulan sampel untuk kadindat yang berpotensi terinfeksi.

Tes cepat dengan metode DriveThru

Metode tes drive-thru tetap mendukung physical distancing dan penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) agar menjaga pengemudi tetap aman di dalam mobil serta membantu mereka menghindari antrian panjang di rumah sakit, sehingga mencegah terjadinya penularan dari satu orang ke orang lainnya di ruang tunggu rumah sakit. Tes ini juga melindungi tenaga medis dari kontak fisik yang dekat dengan orang-orang yang sedang diuji serta meringankan kerja tenaga medis yang ditempatkan di rumah sakit untuk mengidentifikasi Covid-19.

Sementara itu Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, menyatakan, “kami sangat mengapresiasi dukungan Hyundai dalam implementasi tes deteksi cepat dengan metode drive-thru serta bantuan 10.000 set APD bagi tenaga medis guna mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia, terutama di provinsi Jawa Barat. Kami harap tes inovatif ini akan menjadi metode yang efektif dalam mengidentifikasi virus Corona seperti yang berhasil dilakukan di Korea Selatan sebelumnya.

Selanjutnya, hasil dari tes drive-thru dan 10.000 set bantuan APD ini diharapkan dapat meningkatkan upaya pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19 di Indonesia secara efektif. HMMI juga berencana untuk menyumbangkan 5.000 perlengkapan kebersihan pribadi seperti masker, pembersih tangan, dan sabun untuk Pemerintah Kota Bekasi.

Sebelum seremoni penyerahan dilakuakan (24/4), Hyundai telah menyelesaikan instalasi metode tes Drive-Thru di Tambun, Bekasi, pada 21 April lalu. Selanjutnya, Hyundai sedang meninjau lebih banyak tempat untuk mengimplementasikan tes dengan metode DriveThru di Jawa Barat. [nus/TA.com]

Aksi Tanggap Darurat SCRC Cegah Penyebaran Covid-19

Aksi Tanggap Darurat SCRC Cegah Penyebaran Covid-19

Dunia saat ini sedang bersama-sama melawan Covid-19, begitu juga dengan Indonesia. Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) bersinergi dengan IOF (Indonesia Off-road Federation), BPPD Bekasi, Pramuka Peduli Bekasi, dan beberapa pihak lainnya berkontribusi membantu masyarakat dan Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Selain donasi, SCRC dan tim sinerginya melakukan penyemprotan disinfektan sejak 22 Maret 2020, di beberapa titik wilayah zona merah Jabodetabek dan beberapa daerah lainnya.

“SCRC memang menjalankan fungsi sebagai tim reaksi cepat. Apa yang SCRC lakukan ini murni keinginan kami untuk membantu masyarakat. SCRC juga berterima kasih kepada PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang selalu mendukung semua kegiatan,” ujar Rachmat Pangestu, Ketua Umum SCRC.

Dalam kegiatan tersebut, SCRC yang merupakan gabungan 14 klub dibawah naungan Suzuki, diwakili oleh anggota tim yaitu Ahmad Syafei dan Ahmad Shohibul Wafa, memberikan donasi berupa sumbangan baju Alat Pelindung Diri (APD), toren, dan cairan disinfektan ke Puskesmas Kota Baru, Bekasi. Dalam kegiatan tersebut, SCRC juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke beberapa sekolah, perumahan warga, dan tempat ibadah. SDN Sumur Batu 1 & 2, SDN Pengasinan 3 & 4, Masjid Nurul Huda Bantargebang, Masjid Abdul kodir jaelani Vila mutiara gading 2, Gereja SRI, Teluk Pucung Bekasi Utara, Perumahan Pondok Labu, RW 18, Villa Mutiara Gading 2 Karang Satria dan beberapa titik lainnya.

Selain di Jabodetabek, dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19, Tim SCRC juga menyebar di berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Koko, Ketua Harian SCRC, masuk dalam gugus tugas Kabupaten Wonosobo Bidang Data analisa dan perencanaan, dan juga Gugus tugas kota semarang, M. Khafi, yang melakukan penyemprotan disinfektan dengan berbagai komunitas di Semarang; dan juga dr. Adek, sebagai tim medis untuk Kab. Kudus.

Rachmat menambahkan, “kegiatan ini adalah kepedulian kami dan Suzuki kepada masyarakat. Kami harap dengan adanya tim SCRC yang terjun langsung ke lokasi kali ini dapat membantu masyarakat agar semakin sadar akan bahaya Covid-19 dan mencegah penyebarannya.”

Ei Mochizuki, General Manager Strategic Planning PT. SIS, turut mengungkapkan apresiasinya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada SCRC yang telah membantu masyarakat mencegah penyebaran Covid-19. Sebagai perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama 50 tahun, Suzuki akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat dan berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat”. [nus/TA.com]

Pembangunan Pabrik Hyundai di Indonesia Tarik Perhatian Pemerintah

Pembangunan Pabrik Hyundai di Indonesia Tarik Perhatian Pemerintah

Di tengah iklim bisnis yang tak menentu imbas pandemi Covid-19, tak menyurutkan PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) untuk terus melanjutkan pembangunan pabrik di Indonesia. Ini merupakan proyek yang penting bagi Hyundai untuk terus mendorong pergerakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selain itu, pembangunan pabrik tersebut juga akan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekspor Indonesia dengan menjadi pemasok produk Hyundai ke pasar-pasar utama di kawasan ASEAN lainnya.

Hal tersebut tentu menarik perhatian Pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui utusannya, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, bersama beberapa anggota dari kementerian, serta Park Tae-Sung selaku Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Jumat (6/11) mengunjungi pabrik HMMI dan melihat langsung kemajuan pembangunan pabrik yang sudah melebihi 60% sehingga diharapkan siap produksi secara optimal pada akhir 2021.

Luhut dan Bapak Duta Besar Park sempat mendiskusikan agenda terkait melalui konferensi video dengan Mr. Youngwoon Kong, President of Hyundai Motor Company. Melalui konferensi video, para undangan memaparkan arahan kebijakan kendaraan listrik yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia dan bagaimana metode untuk mendukung rancangan tersebut.

Di sela-sela kunjungannya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasinya atas proyek Hyundai yang mampu beroperasi serta cermat dalam menjaga protokol operasional pabrik meskipun di tengah situasi yang menantang seperti saat ini.

“Kami mengapresiasi upaya Hyundai untuk terus melanjutkan pembangunan pabrik Hyundai agar perkembangannya berjalan dengan baik. Pemerintah Indonesia saat ini menargetkan untuk mempercepat pertumbuhan industri EV dan berharap Hyundai dapat menjadi bagian dari misi penting ini. Kedepannya kami berharap akan ada kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Korea untuk bersama-sama mengawal pengembangan pabrik ini hingga siap berproduksi. Kami juga berharap nantinya Indonesia menjadi salah satu pasar EV utama di ASEAN”, ujar Menko Luhut.

Di sisi lain, Park Tae-Sung, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, menyatakan, “saya sangat puas dan gembira bahwa pembangunan pabrik berjalan dengan baik dengan dukungan kuat dari pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, hal tersebut tetap berjalan tepat waktu meskipun diperhadapkan dengan tantangan karena Covid-19 di seluruh dunia. Dengan adanya produk yang dihasilkan HMMI akan diekspor ke Asia Tenggara dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang, Kedutaan Besar Korea Selatan akan mengambil peran sebagai jembatan perantara.”

YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarters dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan hari ini, “kami sangat merasa terhormat atas kunjungan Menteri Luhut, dan Duta Besar Park Tae-Sung di pabrik Hyundai hari ini. Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan yang telah membantu kami melaksanakan pembangunan dengan aman tanpa hambatan yang berarti dalam situasi pandemi Covid-19. Selanjutnya, kami berharap menjadi game-changer dan mendukung perekonomian Indonesia melalui Pabrik Hyundai Motor yang akan menjadi inovasi proyek kedua negara.”

HMMI melaksanakan kegiatan pembangunan di bawah pengawasan dan dukungan pemerintah Indonesia. Hyundai telah melakukan dengan sangat hati-hati dan pasti menerapkan operasi yang efektif dan efisien untuk mencegah paparan risiko Covid-19. [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Piawai Perbaiki Frame Sepeda Carbon

Tomi Airbrush Piawai Perbaiki Frame Sepeda Carbon

Tren sepeda masih terus berlanjut, sejak awal tahun hingga menjelang akhir 2020 ini. Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan banyak perusahaan menerapkan sistem kerja dari rumah alias Work From Home (WFH) menjadi salah satu pemicu bertahannya tren sepeda di tahun ini.

“Dari beberapa pembicaraan dengan pelanggan yang mereparasi atau memodifikasi sepeda di bengkel kami, banyak yang mengaku memiliki waktu lebih banyak saat WFH diberlakukan di tempat kerjanya. Pasalnya, kebanyakan dari mereka bisa berolahraga atau bersepeda di pagi hari sebelum jam kerja WFH dimulai,” ungkap Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Lebih jauh Tomi katakan, perkiraan tren sepeda ini akan terus berlangsung sampai awal-awal tahun depan, hingga situasi dan jam kerja perkantoran normal kembali.

Dalam situasi seperti ini bengkel modifikasi sekelas Tomi Airbrush diharuskan “sigap” menerima tantangan yang datang. Lebih dari 20 tahun berkarya di dunia modifikasi kendaraan dan lainnya, sejak beberapa tahun lalu, hingga puncaknya di tahun ini, Tomi Airbrush dituntut untuk profesional dalam memperbaiki atau bahkan memodifikasi sepeda. Mulai dari perbaikan rangka standar, hingga perbaikan sepeda dengan bahan carbon sekalipun.

Banyak kasus kerusakan rangka atau velg sepeda berbahan carbon yang telah diselesaikan oleh bengkel yang dikomandoi langsung oleh Tomi Gunawan ini. Diakui Tomi, perbaikan frame carbon memang menuntut ketelitian dan keahlian khusus, karena diperlukan proses detailing dalam pengerjaannya. Tomi memadukan serat carbon khusus untuk perbaikan frame carbon yang datang ke bengkelnya, sehingga hasilnya kembali seperti semula.

Proses lain yang ditempuh oleh Tomi saat melakukan perbaikan frame carbon sepeda agar kembali sempurna yakni pengecatan. Pada tahapan ini, crew bengkel Tomi Airbrush terlihat sudah biasa, pasalnya memang bengkel Tomi Airbrush juga dikenal profesional dalam bidang pengecatan, airbrush bahkan cutting sticker.

So guys, bila Anda mau memperbaiki frame sepeda carbon kesayangan Anda, bisa kontak untuk konsultasi terlebih dahulu ke nomor 0815 86 700 800, konsultasi gratis lho! [nus/TA.com]