Anda ingin memodifikasi tampilan eksterior mobil dengan cara yang simpel tapi berkelas? Silahkan berkonsultasi dengan Tomi Gunawan, builder bengkel kenamaan Tomi Airbrush. Pasalnya, Tomi mempunyai segudang ide dan kreativitas untuk membuat tampilan kendaraan menjadi lebih “ciamik”.

“Beragam modifikasi pernah kami kerjakan, mulai dari mobil, motor, custom kendaraaan lainnya, hingga kini sepeda. Banyak juga pelanggan yang meminta modifikasi dengan cara simpel dan bisa dikembalikan ke tampilan semula, jika sewaktu-waktu diinginkan,” buka Tomi disela kesibukannya di bengkel.

Lebih jauh Tomi menjelaskan, supercar juga bisa dimodifikasi eksteriornya denga cara yang simpel tapi berkelas. Cutting sticker atau wrapping sticker salah satu solusi yang kami tawarkan. Selain cepat dalam proses pengerjaan, jika diinginkan untuk tampil seperti semula, tidak ada resiko yang timbul.

Bengkel membuka layanan konsultasi di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 ini juga dikenal piawai menangani mobil-mobil berkelas, sebut saja mobil mewah, mobil sport hingga supercar. Baru-baru ini ada dua unit Ferrari 488 yang baru saja selesai dikerjakan modifikasi cutting sticker-nya.

“Desain cutting sticker Ferrari 488 tersebut disiapkan sendiri oleh pemiliknya, kami hanya melaksanakan pekerjaan sesuai keinginan atau desain dari sang pemilik. Namun, jika diminta pelanggan untuk menyiapkan desain dan konsepnya, kami pun juga sanggup,” ungkap Tomi.

Proses modifikasi cutting sticker dua unit supercar Ferrari 488 tersebut dikerjakan dalam waktu satu hari pemasangan. Adapun konsep paduan warna yang dikehendaki pemilik yakni desain stripes dengan komposisi warna putih dominan diapit dengan merah dan hijau.

“Untuk pemasangan, pelanggan juga tak perlu datang ke bengkel, semua proses mulai dari diskusi konsep hingga selesai bisa dilakukan pelanggan tanpa tatap muka. Crew kami pun siap memasang wrapping ataupun cutting sticker di tempat yang Anda tentukan,” tutup Tomi.

Cara tersebut memang sengaja disiapkan Tomi untuk menghargai privasi pelanggannya yang mengurangi aktivitas tak penting di tengah masa pandemi Covid-19 ini. [nus/TA.com]