Tips Berkendara Motor Aman Saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Tips Berkendara Motor Aman Saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Seluruh umat Muslim sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Meski di tengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, tentu tidak menghalangi agenda bersilahturahmi kepada orang tua ataupun sanak saudara yang berada di dalam kota, mengingat Pemerintah telah melarang aktivitas mudik bagi masyarakat atau para perantau. Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan, agar kita semua tetap sehat dan bahagia di suasana Hari Raya Lebaran 2021.

Tak hanya wajib mematuhi protokol kesehatan, bagi Anda para pengendara roda dua, aktivitas merayakan Lebaran nanti juga wajib memperhatikan safety riding. Ada beberapa hal yang harus dilakukan mulai dari persiapan, saat di jalan hingga semua hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

Tahap persiapan, Anda dapat memeriksa motor sebelum berpergian di Hari Raya. Servis motor, meliputi penggantian oli, pemeriksaan mesin hingga komponen-komponen yang sudah tak layak. Selanjutnya Anda juga wajib memperhatikan hal sepele namun bermanfaat besar, misalnya persiapkan bensin full sebelum melakukan perjalanan, umumnya pada saat Hari Raya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan tinggi sehingga menyebabkan sejumlah pom bensin diserbu pelanggan. Bila antrian panjang tentu berdampak pada waktu di perjalanan, jangan sampai Anda tergesa-gesa ketika melanjutkan perjalanan akibat lama mengantri di pom bensin.

Bawalah barang-barang seperlunya, tidak melebihi kapasitas dan jangan terlalu berat. Pasalnya, hal ini dapat mengganggu aktivitas ketika Anda berkendara. Dan persiapkan serta gunakan safety gear yang lengkap dan nyaman dipakai.

Saat di Jalan

Selama dalam perjalanan ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan juga. Diantaranya jaga jarak aman, karena umumnya jalanan saat Hari Raya lebih padat dari pada biasanya. Perhatikan kecepatan berkendara, pastikan kecepatan motor Anda berada dalam posisi yang aman dan ikut alur. Hindari melakukan tindakan yang mendadak seperti mengerem, berbelok, berhenti agar tidak tertabrak oleh pengendara di belakang atau pengendara lainnya.

Selanjutnya, jika diperlukan mengerem, lakukan akselerasi atau pengereman secara halus terutama bagi yang membonceng anggota keluarga atau membawa barang bawaan. Bila jalur utama padat, biasanya dari Petugas akan memberikan peringatan untuk menggunakan jalur alternatif.

Hal penting lainnya, selalu kontrol emosi dan konsentrasi penuh saat berkendara. Ada hal yang juga sering diabaikan pengendara baik motor ataupun mobil. Merasa tetap bugar padahal lelah melanda. Apapun alasannya ketika badan sudah mulai lelah, jangan paksakan untuk tetap melanjutkan perjalanan. Dan ingat! Selalu patuhi peraturan lalu-lintas, itu juga kunci utama keselamatan berkendara.

Protokol Kesehatan

Terkait dengan situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, ada tips tambahan lainnya, supaya kita semua tetap sehat. Sediakan selalu alat-alat kebersihan dan kesehatan diri saat berpergian mulai dari masker, hand sanitizer, serta rajin cuci tangan dengan sabun. Safety gear yang Anda gunakan wajib milik pribadi yang selalu terjaga kebersihannya, kalaupun harus meminjam pastikan kebersihan dan kesehatannya.

Hal utama lainnya, Anda juga wajib menjaga stamina, agar imunitas tubuh tetap terjaga. Perbanyak makanan sehat dan bergizi, minum air putih serta istirahat yang cukup.

Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H ya guys, semoga tetap sehat selalu! [nus/TA.com]

Modifikasi Yamaha RX King 1997

Modifikasi Yamaha RX King 1997

Motor legend, yang juga biasa dikenal “raja jalanan” pada masanya, Yamaha RX King memang tidak pernah ada habisnya. Mulai dari raja di arena balap liar, raja jalanan, hingga pernah mendapat julukan “motor jambret”, karena “larinya” yang memang tak ada lawannya pada masanya.

Isu penghapusan motor 2-Tak beberapa tahun silam, sempat menurunkan pamor sang raja 2-Tak ini. Namun tak lama tenggelam, Yamaha RX King kembali diminati dan diburu para penggila motor “berasap” di Indonesia. Nah guys, belum lama ini di bengkel Tomi Airbrush baru saja memperbarui tampang sang raja keluaran 1997 tersebut, seluruh bodi hingga rangkanya dicat ulang sesuai dengan warna orisinil Yamaha RX King lansiran 1997.

Seluruh rangka dicat menggunakan warna hitam sesuai aslinya, kemudian bodinya menggunakan cat Spies Hecker dengan epoksi Sikkens dan finishing menggunakan glass solid tipe high solid. Warnanya tetap hijau, sesuai aslinya. Kreasi lain ditambahkan oleh Tomi Gunawan, sang builder, dengan menambahkan stripping menggunakan airbrush. Garis striping-nya pun disesuaikan dengan aslinya.

Tak hanya bodi dan rangka saja yang mendapat sentuhan cat, tetapi ada banyak parts lainnya yang juga mendapat sentuhan pembaruan tampilannya alias modifikasi. Apa saja peremajaan dan bagaimana tampangnya setelah disentuh tangan dingin Tomi? Cek di Youtube channel Tomi Airbrush. [nus/TA.com]

Pengalaman Seru Touring Biker YNCI di “Portal” di Tiap Daerah

Pengalaman Seru Touring Biker YNCI di “Portal” di Tiap Daerah

Banyak pengalaman dan cerita seru yang pasti dialami para biker yang sedang melakukan perjalanan jarak jauh alias touring. Seperti halnya yang diceritakan oleh Lilik Gunawan, salah satu anggota aktif Yamaha Nmax Club Indonesia (YNCI), yang pernah melakukan perjalanan touring dari Jambi, Indonesia menuju Dili, Republik Demokratik Timor Leste.

Selama dalam perjalanan ia banyak di “portal” oleh para anggota YNCI lainnya dari chapter setempat yang ia lalui selama perjalanan. Portal itu sendiri merupakan istilah yang diimplementasikan oleh para komunitas ke sesama anggotanya yang berasal dari daerah atau chapter berbeda. Ini dilakukan sebagai wujud solidaritas yang kuat dan juga momen bersilahturahmi diantara mereka.

Umumnya budaya portal memang kerap dilakukan oleh para komunitas pengguna motor sejenis (baik secara model maupun brand) yang secara ekosistem memang telah memiliki jumlah member atau anggota yang cukup banyak dan tersebar secara luas. Salah satunya seperti para komunitas MAXi Yamaha. Namun biasanya istilah ini juga berlaku bagi para komunitas atau club lainnya, seperti roda empat.

“Banyak sekali cerita menarik di sepanjang perjalanan dari Jambi menuju Timor Leste, diantaranya portalan para bikers yang sangat antusias menyambut dengan hangat. Sehingga membuat perjalanan menjadi nyaman meski waktu harus lewat dari rencana karena banyaknya para bikers yang mengajak Kopdar (Kopi darat) dan memberi ruang bagi saya untuk bercerita terkait perjalanan jauh ini,” terang Lilik

Tidak hanya Lilik, kehangatan budaya portal juga turut dirasakan oleh Acho seorang member Indonesia Max Owner (IMO). Acho yang gemar melaukan touring jarak jauh ini punya kenangan manis tersendiri terkait tingginya rasa solidaritas sesama pengguna MAXi Yamaha. Pengalaman ini dirasakan tatkala dirinya melakukan touring Jakarta – Bali menggunakan motor XMAX.

“Tingginya solidaritas sesama pengguna MAXi ini memang luar biasa. Saya merasakan banget manfaatnya waktu pengalaman touring Jakarta – Bali. Saat itu saya riding pakai XMAX dan motor tiba-tiba mengalami kendala di daerah Situbondo. Itu malam hari dan bengkel semua sudah tutup. Akhirnya saya kontak anak kordinator Jawa Timur (member komunitas IMO), kemudian langsung bantuan datang secara cuma-cuma, malam hari itu juga. Menariknya yang datang itu dari berbagai komunitas MAXi diluar IMO. Dan setelah motor aman, saya langsung di portal diajak mampir dulu ke salah satu rumah member, diajak makan, diajak istirahat sebelu melanjutkan kembali perjalanan. Hal-hal seperti ini yang terkadang bikin kita merasa bangga jadi bagian dari keluara besar MAXi Yamaha, karena belum tentu bisa didapatkan di komunitas motor lainnya,” ungkap Acho. [nus/TA.com]

Ford Ranger Makin Garang Berkat Cat Raptor

Ford Ranger Makin Garang Berkat Cat Raptor

Tomi Gunawan baru saja kedatangan “Bos” Raptor Indonesia, Marco Chandra ke bengkelnya. Hal ini dalam rangka servis dari pihak Raptor Indonesia, karena ada pekerjaan pengecatan hitam doff Ford Ranger di bengkel Tomi Airbrush.

Sebelum proses pengecatan, pelanggan pemilik sang mobil dobel cabin tersebut menginginkan adanya perubahan tampilan. Alhasil modifikasi eksterior jadi pilihan utama, Tomi mengubah tampilan Ford Ranger tersebut dengan menambah over fender pada sisi kanan dan kirinya. Melengkapi tampilan over fender-nya, Tomi juga menyarankan sang pemilik untuk mengganti velg dengan diameter yang lebih besar dari sebelumnya.

Cat Raptor jadi pilihan yang direkomendasikan Tomi untuk mengeksplor kesan garang yang ingin dicapai oleh sang pemilik. “Selain mengadirkan kesan garang, sang pemilik juga memiliki hobi untuk bertualang dengan mobilnya, dengan kata lain off road melintasi medan yang tidak biasa,” beber Tomi.

Secara karakteristik cat Raptor punya keunggulan tahan gores, tahan kimia, dan tahan terhadap sinar ultraviolet. Pilihan tepat jika menggunakan cat Raptor untuk kebutuhan mobil Ford Ranger ini.

Proses modifikasi eksterior hingga pengecatan, Tomi dan crew-nya butuh waktu sekira dua minggu. So guys, kontek 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 untuk konsultasi gratis! [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Spesialis Cutting Sticker Supercar

Tomi Airbrush Spesialis Cutting Sticker Supercar

Anda ingin memodifikasi tampilan eksterior mobil dengan cara yang simpel tapi berkelas? Silahkan berkonsultasi dengan Tomi Gunawan, builder bengkel kenamaan Tomi Airbrush. Pasalnya, Tomi mempunyai segudang ide dan kreativitas untuk membuat tampilan kendaraan menjadi lebih “ciamik”.

“Beragam modifikasi pernah kami kerjakan, mulai dari mobil, motor, custom kendaraaan lainnya, hingga kini sepeda. Banyak juga pelanggan yang meminta modifikasi dengan cara simpel dan bisa dikembalikan ke tampilan semula, jika sewaktu-waktu diinginkan,” buka Tomi disela kesibukannya di bengkel.

Lebih jauh Tomi menjelaskan, supercar juga bisa dimodifikasi eksteriornya denga cara yang simpel tapi berkelas. Cutting sticker atau wrapping sticker salah satu solusi yang kami tawarkan. Selain cepat dalam proses pengerjaan, jika diinginkan untuk tampil seperti semula, tidak ada resiko yang timbul.

Bengkel membuka layanan konsultasi di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 ini juga dikenal piawai menangani mobil-mobil berkelas, sebut saja mobil mewah, mobil sport hingga supercar. Baru-baru ini ada dua unit Ferrari 488 yang baru saja selesai dikerjakan modifikasi cutting sticker-nya.

“Desain cutting sticker Ferrari 488 tersebut disiapkan sendiri oleh pemiliknya, kami hanya melaksanakan pekerjaan sesuai keinginan atau desain dari sang pemilik. Namun, jika diminta pelanggan untuk menyiapkan desain dan konsepnya, kami pun juga sanggup,” ungkap Tomi.

Proses modifikasi cutting sticker dua unit supercar Ferrari 488 tersebut dikerjakan dalam waktu satu hari pemasangan. Adapun konsep paduan warna yang dikehendaki pemilik yakni desain stripes dengan komposisi warna putih dominan diapit dengan merah dan hijau.

“Untuk pemasangan, pelanggan juga tak perlu datang ke bengkel, semua proses mulai dari diskusi konsep hingga selesai bisa dilakukan pelanggan tanpa tatap muka. Crew kami pun siap memasang wrapping ataupun cutting sticker di tempat yang Anda tentukan,” tutup Tomi.

Cara tersebut memang sengaja disiapkan Tomi untuk menghargai privasi pelanggannya yang mengurangi aktivitas tak penting di tengah masa pandemi Covid-19 ini. [nus/TA.com]