Hyundai Soroti Kebersamaan dan Solidaritas Hadapi Pandemi Covid-19

Hyundai Soroti Kebersamaan dan Solidaritas Hadapi Pandemi Covid-19

Sebuah gerakan tengah digalakkan Hyundai Motors Indonesia (HMID), dengan merilis video mengangkat tema dengan tanda pagar (#GerakkanHarapan). Ini sebagai tanggapan bagi kemajuan untuk kemanusiaan (Progress for Humanity) yang semakin kuat di masa penuh tantangan akibat pandemi Covid-19 ini. Video ini menyoroti kebersamaan dan solidaritas dengan menunjukkan bagaimana pandemi pada awalnya membawa rasa takut, khawatir, dan ketidakpastian, hingga di sepanjang masa-masa sulit, setiap orang di berbagai lapisan masyarakat akhirnya menemukan keberanian untuk berjuang dan turut berperan dalam membantu sesama.

Sisi lain yang ingin disampaikan Hyundai melalui kampanye ini untuk mengajak semua orang agar mendukung para pejuang di garda terdepan dengan cara terus menerapkan #JagaJarak demi lebih menekan penyebaran virus corona. Video #GerakkanHarapan tersebut dirilis secara resmi di laman Youtube dan kanal media sosial resmi lainnya milik Hyundai Motors Indonesia.

SungJong Ha, President Director of PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID), mengatakan, “Hyundai selalu berusaha meningkatkan kualitas hidup semua orang. Keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan karyawan, pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat sekitar di mana kami melakukan bisnis, adalah yang paling penting bagi kami, termasuk di masa pandemi saat ini. Kami juga memahami bagaimana kondisi ini telah berdampak pada kehidupan setiap individu di masyarakat, oleh karena itu, sebagai perusahaan otomotif global yang memiliki tujuan membangun Masa Depan Mobilitas / Future of Mobility, kami merasa terdorong untuk berkontribusi dan bergabung dalam memerangi pandemi di dunia, termasuk di Indonesia, yang kemudian menginspirasi kami untuk memberikan serangkaian dukungan yang relevan dengan cara terbaik yang bisa kami lakukan.”

“Momen bersejarah ini adalah saat yang paling tepat bagi kita semua untuk bersatu. Kami telah menyaksikan setiap individu di masyarakat ikut berpartisipasi demi menekan penyebaran virus, baik memberikan dukungan materi atau setidaknya berbentuk dukungan moral dengan terus mempraktikkan #JagaJarak di lingkungan sosialnya. Di sisi lain, kemanusiaan telah menjadi sebuah pemikiran yang global dan selaras dengan visi kami, dan disertai keinginan kami untuk memelihara semangat tersebut, menjadikan Hyundai akan tetap teguh menjaga komitmennya, yang juga terwujud dalam kampanye #GerakkanHarapan ini, ”tambah SungJong Ha. [nus/TA.com]

Pasar Otomotif Lesu, Penjualan Suzuki APV Justru Meningkat

Pasar Otomotif Lesu, Penjualan Suzuki APV Justru Meningkat

Di tengah lesunya pasar otomotif akibat pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) justru menuai hasil yang tak terduga. Angka penjualan salah satu produknya, Suzuki APV justru meningkat. Selama kuartal I 2020, penjualan salah satu kendaraan Suzuki yang diproduksi di Indonesia ini mencapai 1.399 unit dengan mayoritas penggunaan sebagai ambulan yang sangat dibutuhkan di saat seperti ini.

“Di tengah pandemi ini, Suzuki APV mendapat respons positif, baik dari Pemerintah maupun masyarakat. Ini terlihat dari terus meningkatnya angka penjualan sebanyak 262 unit pada Januari menjadi 358 unit di April, sehingga secara kumulatif total penjualan APV selama kuartal I sebanyak 1.399 unit. Angka penjualan tersebut didominasi oleh kebutuhan pelanggan yang menjadikan Suzuki APV sebagai ambulan terutama oleh Pemerintah,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT. SIS.

Dari total penjualan Suzuki APV di kuartal I sebanyak 1.399 unit, 74% di antaranya disumbang oleh penjualan Suzuki APV ambulan atau sebanyak 1.038 unit. Permintaan Suzuki APV ambulan tersebut didominasi sektor pemerintahan yaitu sebesar 88% (April 2020). Sektor pemerintahan seperti Dinas Kesehatan, Dana Desa, Pemerintah Daerah, Rumah Sakit Daerah mayoritas membeli Suzuki APV untuk dijadikan ambulan. Sementara di sektor lainnya, Suzuki APV digunakan sebagai ambulan untuk kegiatan CSR (Customer Social Responsibility Program) pada beberapa perusahaan, kendaraan ekspedisi, sewa mobil, dan ambulan untuk rumah sakit swasta. Tentunya Suzuki APV ambulan ini juga sejalan dengan Komitmen Higenis Suzuki yang diterapkan perusahaan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Peningkatan penjualan Suzuki APV sebagai ambulan di saat pandemi ini tentu bukan tanpa alasan. Kepercayaan pelanggan untuk menggunakan Suzuki APV sebagai ambulan didukung oleh fitur-fitur yang terdapat pada mobil tersebut, seperti: Covid Stretcher, LED Strobo, Vynil Floor, Doctor Seat, Medical Cabinet, Regulator Oxygen dan beberapa spesifikasi perlengkapan medis lainnya yang menjadikan Suzuki APV sebagai kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dalam menangani kondisi di bidang kesehatan saat ini.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat kepada Suzuki APV. Tentunya, kami sangat bangga bahwa Suzuki APV dapat memenuhi kebutuhan serta mendampingi salah satu garda terdepan, yaitu tenaga medis, dalam melawan Covid-19. Hal ini semakin memotivasi kami untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk dan pelayanan yang berkualitas,” tutup Dony. [nus/TA.com]

Penuhi Kebutuhan Ekspor, Pabrik Suzuki Mulai Beroperasi

Penuhi Kebutuhan Ekspor, Pabrik Suzuki Mulai Beroperasi

Pabrik Suzuki bertahap mulai kembali beroperasi. Setelah sempat terhenti sejak 13 April hingga 22 Mei, mengikuti himbauan Pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal ini didasari untuk memenuhi kebutuhan ekspor karena permintaan pasar Internasional, yang berangsur pulih dari dampak pandemi Covid-19.

“Pabrik Suzuki mulai beroperasi kembali secara bertahap untuk memenuhi permintaan ekspor, mengingat pasar Internasional sudah mulai pulih pasca pandemi Covid-19. Namun, pada tahap awal ini kami akan mengurangi volume produksi, dan secara bertahap akan kami lakukan evaluasi agar volumenya bisa ditingkatkan. Kami juga memastikan tetap menjalankan Suzuki Hygiene Commitment dan standar protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah untuk seluruh karyawan dalam pengoperasian pabrik. Ini adalah langkah kami untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru atau New Normal sambil terus mendukung perekonomian Indonesia,” ungkap Seiji Itayama, President Director PT. Suzuki Indomobil Motor/PT. Suzuki Indomobil Sales.

Seperti disampaikan Seiji Itayama, pabrik Suzuki beroperasi kembali secara bertahap. Dari ketiga lokasi pabrik yang ada di Cakung, Cikarang, dan Tambun yang terbagi menjadi Tambun 1 dan tambun 2, pabrik Tambun 2 merupakan area yang belum akan beroperasi. Hal ini dikarenakan pabrik Tambun 2 merupakan lokasi produksi model-model yang lebih banyak ditujukan untuk pasar domestik, seperti Suzuki New Carry Pick Up, Suzuki APV, dan Suzuki Karimun Wagon R.

Di pabrik lainnya, Suzuki memastikan seluruh kegiatan operasional dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai physical distancing. Karyawan akan dipastikan untuk mengenakan masker, selalu mencuci tangan, hingga menjaga jarak aman dengan karyawan lainnya. Untuk itu, Suzuki membagi jadwal makan siang di pabrik menjadi 2 shift sehingga tidak terjadi penumpukan orang serta membuat sekat di atas meja makan. Selain itu, di beberapa lokasi kerja yang tidak memungkinkan untuk dilakukan physical distancing, seperti di line production, dipasangi sekat di antara karyawan untuk meminimalkan risiko penularan virus.

Di samping memprioritaskan kualitas ekspor dan pelayanan ke pelanggan, Suzuki juga tetap fokus pada keamanan dan keselamatan karyawan. “Kami berupaya dengan optimal mendukung perekonomian Indonesia dan memprioritaskan kualitas layanan untuk pelanggan. Namun, keselamatan dan kesehatan karyawan juga tetap menjadi fokus kami. Kami harap keputusan ini adalah yang terbaik untuk semua pihak pada saat pandemi Covid-19 ini,” tutup Itayama. [nus/TA.com]

Modifikasi Sepeda, Percayakan Pada Tomi Airbrush

Modifikasi Sepeda, Percayakan Pada Tomi Airbrush

Ada banyak hal positif yang bisa dilakukan dalam masa Work From Home (WFH) di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Seusai menyelesaikan tanggung jawab dalam hal pekerjaan, Anda juga bisa melakukan kegiatan kemanusiaan. Nah, Anda juga perlu menjaga kebugaran fisik dengan berolah raga, agar tubuh dan imun tetap terjaga dan sehat.

Bagi Anda yang memiliki hobi bersepeda, ingin tampilan sepeda Anda jadi makin “ciamik”, Tomi Airbrush siap mewujudkannya. Dengan pengalaman dan kepiawaiannya di dunia modifikasi, bengkel yang bermarkas di jalan Duri Kepa nomor 103, Jakarta Barat ini terbuka menerima ide dan keinginan Anda untuk memodifikasi sepeda.

Modifikasi pengecatan atau airbrush frame sepeda.

Bagaimana caranya di tengah masa harus berdiam di rumah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB ini untuk mewujudkan keinginan Anda? Cukup hubungi nomor 0815 86 700 800 untuk konsultasi dan tukar pikiran soal ide. Selanjutnya, Anda cukup mengirimkan sepeda Anda lewat kurir, yang akan diterima oleh admin bengkel setelah melewati proses janji.

Tomi Gunawan menegaskan, “di masa seperti (PSBB_Red) seperti ini, kami tetap mengutamakan pelayanan kepada pelanggan. Ada banyak cara yang kami tawarkan, salah satunya proses konsultasi gratis, yang telah lama diterapkan, hingga pelayanan admin untuk menunggu kedatangan parts ataupun kendaraan Anda di bengkel, termasuk sepeda.”

Modifikasi sepeda bermerek.

So, Anda tetap bisa berdiam diri di rumah, dan keinginan memodifikasi sepeda bisa terealisasi. Stay at home, putus rantai penyebaran Covid-19. [nus/TA.com]

SCRC Bantu Tenaga Medis

SCRC Bantu Tenaga Medis

Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) bantu perangi Covid-19, dengan memberikan donasi perlengkapan bagi tenaga medis. Hal ini sebagai wujud gerakan Suzuki Hygiene Commitment atau Komitmen Higenis Suzuki, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) berkoordinasi dengan Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) menyediakan kendaraan operasional berupa 1 unit Suzuki New Carry Ambulance dan 1 unit Suzuki Carry Pick Up untuk membantu pendistribusian donasi CT Arsa Foundation dan TRANS Group berupa Perlengkapan Tenaga Medis yaitu Alat Pelindung Diri (APD) dan masker medis N95.

Kegiatan tersebut juga menggandeng Indonesia Off-road Federation (IOF), SCRC mengerahkan relawan yang berasal dari gabungan ke-14 Club Mobil Suzuki untuk melakukan kegiatan distribusi khusus di wilayah Jabodetabek serta beberapa kota di pulau Jawa, Sumatera dan Bali, sejak Jumat, (08/5) lalu hingga Selasa, (12/5) lalu bertempat di Gedung Trans Retail, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

“Untuk menghadapi masa sulit pandemi Covid-19 ini tentunya membutuhkan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak agar keadaan dapat segera pulih. Kali ini, SCRC ikut serta dalam distribusi donasi APD dan masker untuk para tenaga medis. Selain itu, relawan kami yang diwakili oleh Ahmad Safei, Trineda, dan Wafa, juga turut berperan aktif menata gudang persediaan materi donasi APD tersebut untuk melancarkan proses dan efektifitas persiapan pengiriman barang,” ujar Keliek Pangestu, Ketua Umum SCRC.

Keliek mengatakan bahwa program bantuan distribusi donasi APD Tenaga Medis ini merupakan program berkelanjutan, sampai kondisi pandemi Covid-19 ini dinyatakan berakhir. Saat ini, program bantuan distribusi donasi APD Tenaga Medis periode pertama sudah selesai dilakukan, APD dan masker N95 didistribusikan ke 113 Rumah Sakit dan 30 Puskesmas yang tersebar di Jabodetabek, diantaranya ada RSCM, RS Awal Bros Bekasi, RS OMNI Cikarang, RS Karya Husada Tambun, dan RS Karya Husada Setu. Dalam kegiatan tersebut, Suzuki juga turut mendukung dengan meminjamkan 1 unit New Carry Ambulance dan 1 unit Suzuki Carry Pick Up sebagai kendaraan yang digunakan saat pendistribusian APD dan masker tenaga medis, sebagai salah satu wujud dari gerakan Suzuki Hygiene Commitment atau Komitmen Higenis Suzuki.

Keliek menambahkan, “kegiatan ini merupakan salah satu cara SCRC membantu pemerintah dan masyarakat melawan penyebaran Virus Corona dengan ikut berjuang melalui pendistribusian kebutuhan APD bagi Tenaga Medis yang bertugas menangani pasien. Tentunya, karena kegiatan ini juga disupport oleh Suzuki, distribusi APD Tenaga Medis ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami dan Suzuki kepada masyarakat Indonesia. Kami berharap dengan adanya tim SCRC yang terjun langsung ke lokasi kali ini dapat membantu pencegahan dan meminimalisir penularan Covid-19.”

“Kami berterima kasih kepada teman-teman SCRC yang sudah ikut turun langsung ke masyarakat dalam kegiatan donasi APD dan masker untuk para tenaga medis ini. Tentunya, kami berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pendistribusian APD langsung ke Tenaga Medis dan pandemi Covid-19 ini segera berakhir serta keadaan dapat pulih seperti sedia kala,” ungkap Seiji Itayama, President Director PT. SIS. [nus/TA.com]