22.5 C
New York

Tomi Airbrush Wujudkan Konsep Airbrush di BMW Passato

Published:

Ajang modifikasi bergengsi SEMA Show kembali menjadi panggung yang dibidik oleh para pelaku industri aftermarket dan modifikasi otomotif di dunia.

Berbarengan dengan semangat kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-81, sejumlah builder dan pelaku modifikasi Indonesia mengusung semangat yang sama, untuk turut menorehkan karya mereka dalam gelaran yang akan digelar di Las Vegas, Amerika Serikat. Dari Indonesia, persiapan menuju SEMA Show juga tengah dilakukan.

Salah satunya melalui proyek BMW 320 yang merupakan generasi E93 coupe. Sedan ini digarap modifikasi airbrush-nya oleh Tomy Gunawan, CEO dari bengkel modifikasi Tomi Airbrush. Dengan spirit tema “From the Spirit of ’45 to the Global Stage” menjadi tagline dari proyek modifikasi ini. Konsep modifikasi tersebut merupakan perpaduan antara engineering, craftsmanship, dan unsur seni khas Nusantara, hasil kolaborasi dari Andre Mulyadi bersama Raindy Igas dari Rain Works. Kolaborasi yang “klop”, membuat sedan lansiran 2010 ini memiliki misi yang cukup jelas yakni membawa karya seni pada bodi mobil ke panggung modifikasi internasional.

BMW 320 2010 Generasi E93 Jadi Kanvas Tomi Airbrush

Sejatinya sedan ini merupakan BMW 320 tahun 2010 yang juga generasi dari E93 coupe, dipilih sebagai basis proyek. Bagi dunia modifikasi, sedan yang aslinya coupe ini memiliki kekuatan, karakter sportivitas yang cukup kuat sehingga diyakini secara visual akan menghadirkan konsep yang lebih berani. “Pemilihan BMW 320 generasi E93 ini memang pas, di mana karakter sportivitas menjadi daya tarik yang menguatkan konsep modifikasi airbrush dan lainnya sesuai tema sporty car era 1990-an,” beber Tomy.

Pada proyek ini, Tomi Airbrush berperan menerjemahkan konsep Musartwork ke permukaan bodi BMW 320 tersebut. Teknik airbrush memungkinkan desain dibuat lebih detail dan memiliki karakter tersendiri dibandingkan sekadar mengganti warna bodi. Hal ini juga memungkinkan setiap goresan lukisan airbrush mewujudkan konsep gambar desain yang telah dibuat.

Momen buka selubung BMW 320 generasi E93 ini berlangsung di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, sekaligus menjadi lokasi bersejarah titik keberangkatan karya otomotif generasi baru ke ajang otomotif dunia. NMAA-IMI SEMA Project 2026 menjadi bagian dari rangkaian IMX 2026 bertema “Next Gen Culture”. Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober di ICE-BSD. Pengiriman BMW Passato melanjutkan tradisi IMX membawa karya lokal ke luar negeri. Sebelumnya, sejumlah mobil modifikasi Indonesia juga telah tampil di berbagai pameran internasional. Langkah ini memperlihatkan perkembangan ekosistem modifikasi Tanah Air.

Libatkan Banyak Builder Kenamaan dan Produk Aftermarket Lokal

Tak hanya Tomy Gunawan, BMW 320 Passato ini juga menjadi wadah penyaluran ide kreativ dari sejumlah builder ternama di Indonesia, seperti Lamban, dan Garasi Drift. Racing Fire Killer, 54 Metal Craft, AirBFT, dan WetGloss juga ambil bagian. Kemudian ada SecretProjex, Demonsta, Sekutomotif, serta Artmotive Performance. Max Performance juga menjadi bagian dari pengerjaan BMW Passato.

Tak hanya bicara airbrush yang digarap oleh Tomi Airbrush saja. Dalam BMW 320 Passato ini juga tersemat produk aftermarket lokal, yang tentunya juga mendapat porsi penting dalam konsep modifikasi BMW 320 Passato. Diantaranya ada lampu Pro7 dan cat Spider ABCA digunakan dalam proses pembangunannya.

Keterlibatan produk lokal memperlihatkan kemampuan industri pendukung di Tanah Air. Proyek ini tidak berdiri melalui satu builder atau satu merk. Banyak pelaku aftermarket ikut menyumbangkan kemampuan masing-masing.

Konsep Detail Airbrush

Tomy menegaskan bahwa ia mewujudkan konsep desain airbrush yang telah disiapkan oleh Musartwork wajib ia tuangkan ke seluruh bodi sedan dengan gaya balap klasik era 1990-an. Komposisi perpaduan warna yang berani mencerminkan nilai sportivitas dan style sporty yang kental. Di sisi lain ada semangat kebanggan bagi bangsa Indoneisa, di mana nuansa Nusantara juga tercermin dalam modifikasi tersebut.

Bila Anda jeli memperhatikan konsep airbrush BMW 320 Passato ini maka akan ditemukan :

  1. Guratan grafis yang mencerminkan desain batik di sisi pintu kanan dan kiri.
  2. Motif batik tersebut juga akan Anda temui pada bagian over fender kanan dan kiri.

Kedua konsep batik tersebut dibalut dengan warna terang yakni biru.

Sementara itu, menguatkan kolaborasi para builder Indonesia, dalam “coretan” airbrush ini juga terselip sejumlah nama-nama para builder yang terlibat di dalamnya. [nus/TA.com]

Related articles

Cara Mengidentifikasi Kerusakan Lampu DRL Honda HR-V

Lampu Daytime Running Light (DRL) menjadi salah satu ciri khas desain bagi banyak mobil, tak terkecuali juga pada Honda HR-V. Dengan adanya DRL, tampilan mobil...

Recent articles

Cara Mengidentifikasi Kerusakan Lampu DRL Honda HR-V

Lampu Daytime Running Light (DRL) menjadi salah satu ciri khas desain bagi banyak mobil, tak terkecuali juga pada Honda HR-V. Dengan adanya DRL, tampilan mobil...