Menyikapi penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid kedua yang sudah dimulai sejak Senin (14/9) lalu hingga Minggu (27/9) mendatang

Penerapan PSBB tersebut mengacu pada Pergub Nomor 88 Tahun 2020 terkait perubahan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

Terkait dengan program Pemerintah DKI tersebut, bengkel modifikasi, cat dan airbrush yang bermarkas di kawasan jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat, yakni Tomi Airbrush juga mendukung kelancaran program tersebut. Banyak kegiatan bengkel yang dikurangi, mulai dari sistem kerja yang diadaptasikan dengan kebijakan PSBB jilid 2 hingga beberapa layanan spesial yang ditawarkan oleh Tomi Airbrush.

Beberapa kegiatan pekerjaan modifikasi dan airbrush tetap berjalan, hanya saja sistem dan jumlah karyawan pekerja yang disesuaikan.

Tomi Airbrush juga menyediakan layanan supir antar jemput untuk mengambil atau mengantar kendaraan ke domisili pelanggan, hal ini dilakukan sesuai dengan perjanjian terlebih dahulu dan mengikuti aturan protokol kesehatan yang ketat.

Adapun tujuan hal tersebut menurut Tomi Gunawan, pemilik bengkel, “kita sengaja menyiapkan supir stand by untuk antar jemput kendaraan pelanggan demi mengatasi kendala keterbatasan aktifitas untuk mendukung program PSBB dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.”

Selanjutnya menurut Tomi, pihaknya juga menyediakan layanan jemput spare part yang akan dimodifikasi ke rumah pelanggan sesuai peraturan jika ada yang ingin mereparasi kendaraan atau bahkan sepeda. Servis lain yang juga ditawarkan bengkel kenamaan Tomi Airbrush berupa layanan modifikasi cutting sticker di rumah pelanggan.

Ditegaskan oleh Tomi semua layanan spesial tersebut haruslah melalui perjanjian terlebih dahulu melalui nomor 0815 86 700 800. Dan yang pasti harus mengikuti anjuran protokol kesehatan, baik bagi karyawan ataupun pelanggan itu sendiri. Hal ini demi mencegah penyebaran penyakit Covid-19. [nus/TA.com]