Modifikasi Airbrush Yamaha NMax

Modifikasi Airbrush Yamaha NMax

Buat kalian yang masih bingung mau ganti warna roda dua kamu jelang tahun baru satu bulan mendatang. Nih, Tomi Airbrush kasih masukan ide buat kalian. Didasari dari request sang customer, Tomi Airbrush baru saja menyelesaikan modifikasi satu unit Yamaha NMax bertema salah satu livery Movistar Yamaha MotoGP, tahun 2011.

Diakui Tomi livery tersebut sebagai acuan dasar grafis modifikasi airbrush matic “gambot” yang cukup laris dari pabrikan Yamaha ini. Garis livery disesuaikan dengan lekuk bodi Yamaha NMax. Warna biru menjadi dasar dari airbrush tersebut.

Proses modifikasi airbrush ini memerlukan waktu sekira tiga minggu, terhitung mulai dari pembongkaran bodi-bodi motornya, proses airbrush hingga finishing.

Gimana guys? Tertarik dengan modifikasi airbrush untuk menyongosong tampilan baru kendaraanmu jelang akhir tahun? Yuk, konsultai gratis di nomor ini 0815 86 700 800. [nus/TA.com]

ATV Monster 46

ATV Monster 46

Pamor dan ketenaran Valentino Rossi, pebalap senior MotoGP memang benar-benar masih diacungi jempol. Sampai saat ini masih banyak penggemar fanatiknya. Salah satu buktinya adalah pemiliki kendaraan bermotor roda empat, ATV ini.

Sebagai bukti fanatismenya terhadap sang idola Valentino Rossi, ia meminta Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush untuk membalut cat airbrush seluruh bodi ATV-nya tersebut dengan desain dan grafis ala striping motor sang idola.

Pengaturan logo-logo sponsor perlu pemikiran ekstra agar tetap memenuhi unsur estetika.

Perlu sedikit berputar otak dalam penggarapan ATV ini. Bukan soal teknik pengecatan dan airbrush-nya, melainkan posisi penempatan dan estetika beberapa logo-logo sponsor sesuai dengan livery asli yang ada pada motor Rossi.

“Cukup dibuat pusing untuk menentukan posisi logo-logo sponsor sesuai aslinya, karena lekuk desainnya berbeda dengan desain motor ” cerita Tomi.

 

Velg dicat ulang dan bagian depan kaki-kaki juga sudah dimodifikasi.

ATV tersebut aslinya berwarna hitam, demi memuluskan konsep modifikasi bodinya, terpaksa harus diganti dengan warna biru serta desain dan grafis airbrush sesuai motif Monster Energy, kepunyaan Rossi.

Selain modifikasi cat dan airbrush, bagian depan kaki-kaki ATV ini juga sudah dimodifikasi, ada pula lampu ekstra pada bagian depan guna membantu penerangan saat berkendara. Lainnya, agar semakin garang dan seirama dengan konsep cat dan airbrush-nya, Tomi juga membungkus velg dengan komposisi warna yang sama dengan bodinya.

“Untuk mewujudkan pekerjaan modifikasi ATV ini sesuai konsepnya, diperlukan waktu sekira tiga mingguan. Dan si pemilik menyatakan rasa puasnya,” pungkas Tomi. [nus/TA.com]

Modifikasi Can Am Tiger Shark

Masih ingat dengan motor roda tiga asal Kanada? Yes, Can Am Spyder. Motor dari PT. Berani Rekreasi Perkasa (BRP) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) tersebut pada awal kemunculannya di Indonesia, 2014 lalu tercatat dibanderol dengan harga fantastis, yakni sekira Rp. 700 jutaan. Harga tersebut sebanding dengan beragam kelebihan yang dimilikinya, seperti velg new machined 6 Twin-blade spoke Carbon Black Sain dengan diameter 15 inci dan lebar 5 inci, serta carbon black rider footboards.

Can Am Spyder sendiri dibekali dengan mesin V-Twin Rotax berkapasitas 988 cc berpendingin cairan, electronic fuel injection dan electronic throttle control, yang sanggup menghasilkan 100 tenaga kuda. Tahun lalu, BRP juga memperkenalkan produk terbarunya berupa Can Am Ryker, yang menyasar generasi muda dengan harga yang lebih murah Rp. 400 juta.

Modifikasi Can Am Tiger Shark.

Nah, itu sedikit kilas balik seputar Can AM. Kami akan mengajak Anda untuk menelusuri bagaimana membuat motor roda tiga ini memiliki daya tarik tersendiri? Tentu dengan konsep modifikasi yang unik.

Modifikasi dengan konsep ‘Tiger Shark’ ini mungkin bisa menjadi masukan bagi Anda penggila modifikasi motor roda tiga terkhusus Can Am. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh salah seorang pelanggan bengkel modifikasi Tomi Airbrush. Diakui oleh Tomi, keinginan modifikasi pelanggannya ini tak tanggung-tanggung, seluruh bodi harus melewati pengecatan ulang. Setelah itu, airbrush dilengkapi dengan pembuatan karakter hiu.

Karakter hiu pelengkap modifikasi.

Proses modifikasi Can Am ini membutuhkan waktu tiga minggu, mulai dari pembongkaran seluruh bodi, amplas dan epoksi, pelapisan warna dasar silver. Setelah itu dilanjutkan dengan pengecatan airbrush bermotif plat karat, dan gambar grafis mulut hiu. “Grafis plat karat ditujukan agar tampilan Can Am ini menjadi semakin garang, sementara mulut hiu bergigi, menjadi pelengkap konsep Tiger Shark”, jelas Tomi.

Grafis plat karat menjadikan tampilan lebih garang.

Ditambahkan Tomi, “pengerjaan modifikasi airbrush ini membutuhkan ketelitian. Pasalnya, desain grafis airbrush-nya harus disesuaikan dengan bodi motor yang tergolong tajam lekukannya.” Selanjutnya bagian akhir dari proses modifikasi Can Am Spyder ‘Tiger Shark’ ini adalah finishing dengan tiga lapisan pernis dengan clear doof.

Mau tampilan motor roda tiga Anda seperti ini? Silahkan hubungi bengkel Tomi Airbrush di nomor 0815 86 700 800. [nus/TA.com]

Yamaha TMax Ini Digeber Ribuan Kilometer Lintas Negara

Tak ada bisa membendung niat Agus, salah seorang pelanggan bengkel modifikasi Tomi Airbrush untuk menggeber matic kesayangannya, Yamaha TMax menjelajah 3989 kilometer lintas tiga negara.

Sebelum memulai perjalanan panjang bersama Yamaha TMax kesayangannya, Agus menyempatkan diri menyambangi bengkel modifikasi Tomi Airbrush dan bertemu langsung dengan Tomi Gunawan. Ia meminta modifikasi simpel guna merubah penampilan matic kesayangannya jadi bertema Indonesia “banget”. Tak lain tujuan ini adalah untuk mengibarkan semangat cinta Tanah Air disepanjang perjalanannya.

Modifikasi cutting sticker Yamaha TMax bertema Indonesia.

Pilihan tepat jatuh pada modifikasi cutting sticker. Sekujur bodi Yamaha TMax ini di wrapping dengan warna dasar merah dan putih, cerminan dari bendera Indonesia. Tak hanya itu, demi menegaskan konsep Indonesia, Tomi juga menambahkan grafis berupa peta Indonesia pada bagian depan Yamaha TMax tersebut.

“Komposisi warna dan grafis sengaja dibuat sesuai dengan keinginan dari sang pemilik Yamaha TMax ini. Beliau ingin mengangkat tema Indonesia pada konsep modifikasi Yamaha TMax miliknya,” ungkap Tomi.

Di cover depan nampak grafis peta Indonesia.

Lebih lanjut Tomi mengatakan, setelah melewati proses modifikasi cutting sticker sekira tiga hari, Agus, akan menggeber motor ini dari Pulau Jawa, ke Kalimantan, Malaysia hingga Brunei Darussalam.

Foto : Istimewa

Sejumlah foto-foto dokumentasi menarik dikirimkan oleh sang pemilik kepada kami, yang menggambarkan perjalanannya selama touring melintasi tiga negara dengan menembus 24 gerbang perbatasan, yang pada akhirnya ia kembali “mendarat” dengan selamat di Pontianak, Kalimantan Barat. [nus/TA.com]

Yamaha XMax Monster Energy

Memodifikasi tunggangan sesuai livery motor balap idola, sah-sah saja. Seperti yang dilakukan oleh Hansye atau akrab disapa Koh Hans, salah satu pelanggan di bengkel Tomi Aibrush. Pelanggan yang kenal baik dengan Tomi Gunawan ini baru saja mempercayakan motor matic kesayangannya, Yamaha XMax ke bengkel Tomi Airbrush untuk berganti penampilan bak motor balap Valentino Rossi terkini, Yamaha YZR-M1 Monster Energy.

Demi membungkus Yamaha XMax milik Koh Hans, Tomi dan crew-nya harus membongkar seluruh bodi sang matic bongsor Yamaha tersebut. Warna dasar mengusung hitam dan biru ala Yamaha Factory Racing blue. Kemudian penyelesaian detail ada pada logo-logo seperti logo Monster Ernegy “M” berukuran gambot, serta stripes list hitam biru. Selanjutnya, Tomi juga membuat logo “46” pada fairing depan.

Selesai proses pengerjaan airbrush, windshield pun diubah dengan mengadopsi produk aftermarket, di bagian ini juga terdapat balutan airbrush berlogo Eneos dan nomor punggung sang idola. Untuk menyelesaikan modifikasi full airbrush Yamaha XMax “Monster Energy” ini, Tomi membutuhkan waktu sekira tiga minggu berikut detailing pengecatan airbrush logo-logonya.

Windshield aftermarket dibalut airbrush nomor punggung 46.

Tak sampai di situ saja, modifikasi juga berlanjut pada pendukung performa tenaga sang Maxi Yamaha milik Koh Hans ini. Ia meminta penggantian part knalpot dengan produk dari Termignoni. So guys, sudah keren tampilan, performa juga mendukung ya. [nus/TA.com]

Honda “Joker” CMX500 Rebel

Melihat tampang cruiser motor gede yang satu ini memang terbilang tidak familiar. Namun bagi Anda penggila moge sekaligus penggemar motor Honda, tentu dengan melihat tampilannya sudah dapat ditebak. Yup, inilah Honda CMX500 Rebel. Motor berkapasitas 500 cc ini baru saja selesai menjalani bedah warna bodi dengan balutan airbrush di bengkel Tomi Airbrush.

Tampang Honda CMX500 Rebel ini sudah tak asli lagi, ada beberapa perubahan alias modifikasi karya bengkel lain. Lihat saja pada bentuk spakbor depan dan belakang yang sudah tak asli. Kemudian pada bagian sampingnya nampak cover pelindung mesin dan engine guard. Nah, di tangan Tomi, motor bergaya cruiser yang diluncurkan pada 2017 silam khusus disentuh pada bagian bodinya.

Konsep airbrush menjadi pilihan sang pemilik motor untuk menambah ‘ciamik’ tampang motor. Joker menjadi konsep terpilih untuk membalut seluruh bodi motor berwarna dasar silver dan hitam ini. “Pilihan warna dasar silver dan hitam merupakan keinginan pemilik motor setelah melewati diskusi bersama tim kami,” ungkap Tomi.

Setelah mendapat kesepakatan soal warna dasar, giliran Tomi dan crew-nya beraksi. Kepiawaian tangan para crew bengkel Tomi Airbrush dalam memainkan pen brush sudah tak diragukan lagi. Alhasil, pada tangki bagian samping Honda CMX500 Rebel ini terlihat airbrush dengan grafis tribal. Grafis tribal juga nampak pada cover bodi bagian samping dan spakbor belakang. Sementara sosok wajah Joker jelas terlihat pada bagian atas tangki, dengan perpaduan sejumlah warna terang.

Tomi menggunakan bahan cat dengan label Extreme color, menurut Tomi, cat ini membuat warna menjadi lebih terang. Dan tentunya, bagian penting diakhir modifikasi airbrush bodi Honda CMX500 Rebel ini berada pada penyemprotan pernis sebanyak tiga lapis guna mendapatkan hasil sempurna. Tomi memerlukan waktu sekira tiga minggu untuk menyelesaikan pekerjaan modifikasi ini. [nus/TA.com]