Menghitung Hari Menuju Virtual Event IMX 2020

Menghitung Hari Menuju Virtual Event IMX 2020

Tak terasa, gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 tinggal menghitung hari. Banyak program acara menarik yang akan disajikan, selain itu ada juda peluncuran produk atau jasa eksklusif, pengalaman berbelanja otomotif online, serta yang tak kalah menarik ada puluhan Giveaway dan Supergiveaway. Semua sajian tersebut akan disajikan pada Sabtu (10/10) nanti.

Menyiasati situasi pandemi Covid-19 dan menyeimbangkan dengan kebutuhan penjualan produk dan jasa aftermarket, IMX 2020 akan digelar secara virtual yang dapat disaksikan dari mana saja hanya dengan satu klik.

“Karena digarap secara virtual, IMX 2020 akan menyajikan konten dan visual acara menarik yang akan dilangsungkan hanya dalam durasi 4 jam, yaitu pada pukul 13:00-17:00 WIB. Selain disuguhkan dengan munculnya produk-produk aftermarket terbaru, jasa modifikasi, kemunculan mobil-mobil modifikasi terbaik di Indonesia, serta Giveaway dan Supergiveaway, para pengunjung/penonton juga bisa menyaksikan tata panggung, digital imaging, sampai multimedia show spektakuler,” ujar Andre Mulyadi selaku IMX Project Director.

Untuk konsep virtual IMX 2020 ini, panitia menyiapkan lebih banyak tiket yang bisa dibeli secara daring (online) melalui www.imx2020.net hingga tanggal 9 Oktober nanti. Setiap orang yang telah memiliki tiket online #IMX2020 secara otomatis akan mendapatkan tautan/link unik yang bisa dipakai untuk menonton penyelenggaraan IMX 2020 dari mana saja melalui gawai (gadget) yang dimiliki.

“Kehadiran Kementerian Perindustrian pada IMX 2020, merupakan bentuk dukungan Pemerintah dalam pengembangan Industri Modifikasi di Tanah Air. Industri modifikasi merupakan bagian dari industri kendaraan bermotor memiliki potensi menjadi pemain di pasar global karena mampu meningkatkan kreativitas, inovasi dan nilai tambah serta memacu berkembangnya pelaku usaha komponen kendaraan yang berbasis sumber daya lokal, terutama yang berskala industri kecil menengah,” ucap Putu Juli Ardika selaku Staf Ahli Menteri Bidang Pendalaman, Penguatan dan Penyebaran Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Ada banyak Giveaway dan Supergiveaway yang akan diundi selama IMX 2020 yang akan disajikan dalam empat jam secara virtual, ini dia daftarnya. [nus/TA.com]

DnZ Wheels Produk Lokal Siap Mendunia

DnZ Wheels Produk Lokal Siap Mendunia

Gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) dan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) memiliki peran dalam kemajuan industri aftermarket di Indonesia. Pasca KARMA Bodykit dan produk lampu Yoong Motor Group, di tahun ini IMX 2020 akan mendorong DnZ Wheels by Garasi Drift, yang merupakan velg aftermarket lokal siap bersaing dengan kualitas produk global.

“Kami berkomitmen untuk terus merangsang dan mendorong hadirnya produk-produk aftermarket dalam negeri di setiap penyelenggaraan IMX. Hal ini berangkat dari keyakinan bahwa Indonesia merupakan pasar yang besar dalam modifikasi, dan sudah seharusnya memiliki produk-produk aftermarket sendiri yang berjaya di dalam maupun diminati pasar luar negeri,” sambut Andre Mulyadi, Project Director Indonesia Modification Expo.

DnZ Wheels varian Type One rencananya akan diluncurkan sekaligus memulai penjualan bersamaan dengan penyelenggaraan IMX2020 mendatang, dan merupakan bagian dari program Exclusive Release IMX. Artinya untuk penjualan gelombang pertama velg tersebut dilakukan melalui IMX Digital Market pada platform Shopee Indonesia.

“Konsep DnZ Wheels arahnya seperti velg racing Jepang one piece yang sporty sesuai favorit kita. Velg-velg tersebut biasanya dibuat dengan desain yang tidak neko-neko tetapi karakternya kuat. Sehingga desainnya bisa cocok dimasukkan ke mobil apa saja,” ujar Ziko Harnadi dari Garasi Drift.

Mahalnya harga velg racing asal Jepang yang ada di Indonesia, memacu sebuah terobosan baru bagi DnZ Wheels untuk menghadirkan produk velg lokal dengan harga terjangkau namun berkualitas. Harga yang ditawarkan untuk DnZ Wheels dikisaran Rp. 5,8 juta untuk empat roda. Dilihat dari desain pun, DnZ Wheels tergolong menarik dan tak tertinggal zaman. DnZ Wheels Type One mengusung desain racing dengan model jari-jari palang 10, dan terlihat tetap celong alias center bore posisinya lebih ke dalam dibanding bibir velg.

Desain velg dengan model celong tersebut membangun unsur kekar dan memiiki pambagian bobot seimbang, selain itu juga bisa diterapkan offset / et yang umum untuk beragam mobil. Sejauh ini DnZ Wheels menyediakan diameter lingkaran 16 inci dan lebar 7 inci, PCD (pitch circle diameter) / lubang bautnya untuk mobi-mobil dengan spesifikasi 4/100 dengan et 38 dan finishing favorit berwarna Magnesium Gold. Ukuran tersebut dipilih karena terbilang sesuai untuk banyak mobil penumpang di dalam negeri, seperti Suzuki Ignis, Honda Brio, Toyota Yaris, Nissan March, Datsun GO+, Mazda2, Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Honda Jazz, dan lain sebagainya.

Garasi Drift mempercayakan kepada PAKO Group yang merupakan salah satu produsen velg Tanah Air yang beroperasi sejak 1974 untuk pembuatan DnZ Wheels Type One. Pabrik ini memiliki spesialisasi membuat velg mobil-mobil baru seperti Lexus untuk market Jepang, bahkan OZ Racing disebut pernah membuat lini produknya di pabrik ini.

DnZ Wheels dibuat dengan metode low pressure casting yang kuat. Apalagi velg tersebut sudah mendapat standar kualitas seperti SNI (Standar Nasional Indonesia) dan JWL (Japan Light Alloy Wheel) yang merupakan sertifikasi keselamatan untuk mobil penumpang di Jepang. Material, cara pemrosesan, hingga uji kelaikanya sama persis seperti yang pembuatan velg bawaan Lexus yang juga diproduksi PAKO Group.

PAKO GROUP menghasilkan velg cetak DnZ Wheels mentah setiap 60 detik. Sebelum bisa digunakan, velg mentah ini harus melalui beberapa tahapan seperti misalnya melubangi PCD dan pentil, proses x-ray untuk melihat struktur dalam velg, pemanasan, pengecatan, serta pemotongan di mesin CNC untuk mendapatkan model tertentu.

“DnZ Wheels Type One sudah lulus tes fisik seperti impact test, drum test, dan MLT. Selain itu per velg mampu mencapai maximum load 560 kg, sehingga kalau dikali 4 buah, mampu menopang mobil berbobot 2 ton lebih. Hal ini sesuai dengan spesifikasi standar keselamatan, ketahanan dan kualitas. Kami mau bilang ini velg luar biasa, jadi selamat untuk industri aftermarket Indonesia,” kata Marketing Departement Head Pako Group, Yeremia Dwi, sambil menyebut rancangan desain DnZ Wheels mengutamakan safety, engineering, serta styling. [nus/TA.com]

Di Tengah Dampak Covid-19 Industri Modifikasi dan Aftermarket Tetap Bertahan

Di Tengah Dampak Covid-19 Industri Modifikasi dan Aftermarket Tetap Bertahan

Situasi baru di tengah pandemi Covid-19 menghadapkan kita semua terhadap perubahan gaya hidup baru. Dan situasi ini pun juga berdampak pada dunia usaha, tak terkecuali bisnis otomotif, khususnya industri modifikasi dan produk-produk aftermarket.

Peran National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Indonesia Modification Expo (IMX) untuk #jagaotomotifindonesia dibuktikan dalam situasi saat ini. NMAA melalui event berskala Nasionalnya, terus mendorong industri otomotif dan aftermarket terus bergeliat dengan mendukung upaya-upaya promosi dan penjualan kreatif di tengah pandemi. Termasuk persiapan dalam mengadakan event expo dan lifestyle terbesar, Tokopedia IMX 2020 pada 10-11 Oktober mendatang.

“Di tengah situasi saat ini kami mencoba mendorong pelaku-pelaku usaha dalam industri modifikasi dan aftermarket agar tetap berjalan, dan kami yakin modifikator dapat bertahan dengan berbagai strategi kreatif mereka, karena kreativitas merupakan bagian tak terpisahkan dari para modifikator,” sebut Andre Mulyadi selaku NMAA Founder sekaligus IMX Project Director.

Peran NMAA dan IMX dalam hal ini adalah mempertemukan pasar yang potensial untuk produk aftermarket atau jasa modifikasi yang dibutuhkan dengan menggandeng salah satu marketplace terbesar di Indonesia, Tokopedia.

Toko velg legendaris Permaisuri Ban adalah yang sudah sejak lama berjualan melalui Tokopedia dan mendapat predikat Official Store. Di mana pada kondisi saat ini, Permaisuri Ban semakin menggencarkan cara berjualan mereka melalui Tokopedia karena dinilai sangat efektif untuk menjangkau calon konsumen di luar kota maupun untuk yang saat ini lebih memilih belanja dari rumah.

“Kondisi saat ini membuat Permaisuri memiliki protokol kesehatan khusus di toko. Selain itu tentunya kami menggenjot penjualan melalui marketplace. Konsumen tingal duduk manis di rumah karena semua sales di Permaisuri Ban sudah paham benar kebutuhan konsumen akan seperti apa, dan bisa menjadi konsultan yang tepat untuk memilih velg dan ban apa yang sesuai kemauan konsumen,” bilang Wibowo Santosa pemilik Permaisuri Ban.

Sementara itu produk aftermarket perawatan kendaraan Turtle Wax yang digawangi PT. Laris Chandra memajukan konsep “do it yourself” untuk hampir semua produk yang dijualnya. Konsumen bisa langsung memakai produk perawatan kendaraan profesional yang bisa langsung digunakan ke mobilnya di rumah dengan sangat mudah, sehingga sangat berguna di masa-masa pandemi seperti sekarang ini.

“Turtle Wax merupakan merek ternama dari Amerika Serikat yang konsisten memberikan perhatian khusus pada perawatan mobil sejak 1953. Saat ini telah menjual produknya ke lebih dari 90 negara di dunia, termasuk di Indonesia. Dengan lebih dari 30 varian produk perawatan mobil yang diluncurkan di Indonesia, membuat Turtle Wax bisa menjadi pilihan produk perawatan eksterior dan interior mobil untuk konsumen yang saat ini masih membatasi kegiatan di luar rumah,” jelas Stanley Tjhie, selaku Business Director PT. Laris Chandra.

Dari dua contoh di atas, membuktikan bahwa industri dan aftermarket Tanah Air bisa bertahan di masa-masa sulit seperti sekarang ini. Secara historis industri modifikasi dan aftermarket Indonesia telah banyak menghadapi berbagai kesulitan yang mempengaruhi kegiatan bisnis. Akan tetapi sebagai sebuah industri yang unik, dengan banyak pelaku bisnis dan user yang sebagian besar adalah pehobi otomotif, pada akhirnya bersama-sama menemukan cara untuk pulih dari kondisi-kondisi tersebut.

“Kami yakin bahwa dengan banyaknya pelaku usaha modifikasi dan aftermarket yang mendorong cara-cara penjualan secara digital dengan dukungan SDM dan produk yang sesuai akan membuat industri ini akan pulih dengan cepat. Kami di NMAA dan IMX juga akan terus mendukung pelaku modifikasi dan aftermarket agar industri ini kembali bergairah meski di tengah keterbatasan,” tutup Andre Mulyadi. [nus/TA.com]

NMAA dan Kemenperin Sosialisasikan RSKKNI Via Webinar

NMAA dan Kemenperin Sosialisasikan RSKKNI Via Webinar

Di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, National Modificator & Aftermarket Association bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia berinisiatif menggelar webinar yang bertujuan untuk sosialisasi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) yang telah disusun beberapa waktu sebelumnya. Penyusunan RSKKNI tersebut melibatkan beberapa modifikator dalam negeri serta pelaku dunia otomotif Tanah Air yang diinisiasi penuh oleh Kemenperin RI.

Seminar online otomotif ini merupakan salah satu road to event Tokopedia Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Ada beberapa orang panelis yang terlibat di dalamnya. Diantaranya ada Putu Juli Ardika selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Selain itu, David Kartono selaku AVP of Business Tokopedia yang merupakan sponsor utama Tokopedia IMX 2020. Yomin Sugianto, founder Yoong Motor Group Indonesia, Wibowo Santosa dari Permaisuri Ban, Aris Harvenda selaku NMAA Steering Committee dan juga Jurnalis otomotif, serta Andre Mulyadi sebagai NMAA Founder dan IMX Project Director.

Para peserta Seminar online otomotif bersama NMAA, KEMENPERIN RI dan TOKOPEDIA.

“Kegiatan webinar ini merupakan yang pertama kalinya kami lakukan dengan demi harapan dapat menjaga ekosistem dunia otomotif, khususnya industri aftermarket agar tetap bergeliat di tengah situasi yang membatasi kita sekarang. Terima kasih kepada para panelis yang sudah berkenan memberikan materi dan informasi yang bermanfaat kepada ratusan peserta yang ambil bagian di dalamnya,” ujar Andre Mulyadi.

Kemenperin tengah mendorong industri modifikasi Indonesia agar bertaji di negeri sendiri. Hal tersebut juga sejalan dengan visi NMAA dalam usahanya untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air.

“Industri modifikasi itu komunitasnya terus berkembang. Salah satu indikasinya (Indonesia Modification Expo 2019) di Balai Kartini tahun kemarin pengunjungnya sangat ramai. Apalagi saat ini generasi milenial sedang tumbuh dan dibarengi dengan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk secara nasional, maka akan mendorong kegiatan penyaluran hobi seperti modifikasi dengan sangat positif,” ucap Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin RI.

Karena itu Kemenperin RI menginisiasi sertifikasi untuk modifikator-modifikator Indonesia. “Kita akan secara simultan memberikan pelatihan dengan RSKKNI bidang modifikasi yang sedang disusun. Sehingga nantinya modifikator akan dapat tambahan ilmu yang akhirnya menjadi bisa mengembangkan komponen aftermarket lokal. Pada akhirnya konsumen pun puas karena tenaga kerja modifikator kita memiliki standarisasi kerja yang sama,” tambah Putu.

Suasana IMX 2019.

Guna mendukung visi tersebut NMAA juga menggandeng Tokopedia, sebagai platform belanja daring yang lebih luas untuk mayarakat. Harapannya para pelaku industri modifikasi dan aftermarket ini dapat semakin maju dan berkembang bersama Tokopedia.

IMX 2019.

Dasarnya, “Tokopedia melihat antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan otomotif meningkat berdasarkan peningkatan nilai transaksi penjualan kategori otomotif di Tokopedia dari 2019 ke 2019 yang mencapai 22 kali lipat. Sehingga melalui dukungan ini dapat mendorong pelaku modifikasi dan aftermarket berkontribusi terhadap perekonomian di era digital,” kata David. [nus/TA.com]

Dukungan Penuh Tokopedia Terhadap IMX 2020

Dukungan Penuh Tokopedia Terhadap IMX 2020

Tokopedia sebagai perusahaan teknologi Indonesia terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, berkomitmen mendukung sektor industri otomotif khusunya modifikasi. Hal ini didasari dengan meningkatnya nilai transaksi penjualan kategori otomotif di Tokopedia sejak 2019 yang mencapai 22 kali lipat. Sehingga diharapkan ini menjadi tren baru para pelaku industri modifikasi untuk dapat berkembang bersama Tokopedia.

Tokopedia pun menyambut baik kolaborasinya dengan NMAA (National Modificator & Aftermarket Association). Dalam hal ini mendukung peluang bisnis lewat pemanfaatan teknologi untuk para pelaku industri modifikasi dan komponen aftermarket melalui Indonesia Modification Expo (IMX).

IMX 2019.

AVP of Business Tokopedia, David Kartono, memaparkan, komitmen Tokopedia untuk terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem agar dapat meningkatkan kolaborasi dengan para mitra strategis. Terlebih terus berupaya memberikan platform belanja daring lebih luas untuk masyarakat. Meliputi pelaku industri modifikasi otomotif dalam menyalurkan kreativitas, melalui karya modifikasi dan barang aftermarket. Salah satu langkah konkretnya, Tokopedia menjadi main sponsor expo modifikasi dan otomotif lifestyle terbesar di Indonesia, IMX 2020 mendatang.

“Dukungan kami terhadap Trending Workshop NMAA dan IMX 2020 mendatang merupakan komitmen Tokopedia untuk terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem yang berkolaborasi dengan para mitra strategis, termasuk Pemerintah. Kami juga terus berupaya memberikan panggung lebih luas untuk masyarakat, termasuk pelaku industri modifikasi otomotif, dalam menyalurkan kreativitas mereka melalui karya modifikasi kendaraan bermotor yang mampu memajukan industri modifikasi kendaraan bermotor dan aftermarket di Indonesia,” jelas David.

Super Ecosystem Business yaitu sebuah sistem yang menghadirkan sektor layanan dan jasa terlengkap untuk kebutuhan bisnis dari para pelaku industri. Platform tersebut dapat menghubungkan pelaku bisnis secara komprehensif, mulai dari penghasil barang, penyedia jasa, fintech, layanan logistik, dengan pelanggan dari UMKM, UKM, instansi pemerintah, hingga korporasi atau perusahaan. Berbeda dengan e-commerce umumnya yang fokus ke B2C, sistem Business Super Ecosystem ini lebih fokus ke pelanggan B2B (Business to Business).

David melanjutkan, tingkat antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan otomotif semakin signifikan. Peluang tersebut menjadi parameter untuk melebarkan distribusi produk kepada para pembeli potensial. Ratusan booth produk dan jasa yang mengisi pameran IMX 2020 dapat melakukan transaksi digital melalui platform e-commerce Tokopedia.

“Kami berharap lebih banyak penggiat otomotif yang terlibat dan bekerja sama untuk membesarkan industri modifikasi Indonesia hingga mendunia,” lanjut David. Dengan semangat kolaborasi ini, para produsen produk aftermarket dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini. Memudahkan dalam hal memasarkan produk juga saling mendukung geliat industri otomotif nasional yang siap mendunia.

Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda saat ini, Tokopedia Indonesia Modification Expo 2020 berkomitmen akan tetap diselenggarakan sesuai jadwal pada 10-11 Oktober mendatang di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC). Keyakinan ini karena melihat perkembangan pandemi per akhir April yang trennya stagnan, dan diharapkan akan berakhir pada Juni 2020 mendatang, hal ini juga terlihat dari semakin banyaknya merek aftermarket dan pabrikan mobil bergabung untuk hadir di expo otomotif ini yang akan diselenggarakan di quarter ke-empat tahun ini. Sehingga melaui IMX tahun ini, kita bisa sama-sama membangkitkan lagi industri otomotif dan modifikasi Tanah Air! [nus/TA.com]