Sisi Bahagia di Tengah Dramatis MotoGP Austria

Sisi Bahagia di Tengah Dramatis MotoGP Austria

Berkibarnya ‘red flag‘ di Austrian Grand Prix menandai sisi dramatis seri balap MotoGP musim ini. Dengan insiden dan aksi berintensitas tinggi yang mendominasi jalannya balapan, namun memberikan akhir bahagia bagi Joan Mir yang berhasil menguasai posisi kedua dengan luar biasa. Kemenangan tersebut menjadi podium pertamanya di MotoGP, sekaligus yang pertama bagi Tim Suzuki Ecstar MotoGP di musim ini.

Sejak awal, kedua pebalap dan seluruh tim kru Suzuki Ecstar MotoGP siap memasuki balapan 28 putaran di Austria GP (15-16 Agustus 2020) dengan penuh percaya diri. Joan Mir semakin matang saat memasuki sesi pemanasan, dan Alex Rins memantapkan posisi yang baik sepanjang sesi meski ia lebih banyak beristirahat akibat cidera bahu yang masih dirasakannya.

Kedua pebalap membuat awal yang baik selepas garis start, yaitu mengamankan posisi kelima dan keenam ketika memasuki tikungan pertama. Joan Mir dengan cepat maju menempati posisi keempat, sebelum sempat ke posisi ketiga. Dia memegang kendali dan mengamankan posisi dengan baik ketika terjadi kecelakaan mengerikan yang menyebabkan bendera merah dikibarkan, tanda balapan dihentikan sementara.

Beruntung tidak ada pebalap yang terluka fatal, balapan kembali dimulai dengan jumlah 20 putaran. Sekali lagi, kedua pebalap Team Suzuki Ecstar MotoGP membuat aksi start yang bagus dan mantab memimpin jalannya balapan. Alex Rins berhasil menempati posisi ketiga secara meyakinkan dan berjuang untuk menciptakan catatan waktu terbaiknya, dengan rekan satu tim yang berada tepat dibelakangnya. Pada putaran ke-11, Alex Rins mengambil alih posisi kedua dan sempat memimpin, namun kecelakaan yang tidak menguntungkan menyebabkan dirinya tidak dapat melanjutkan lomba. Nasib baik masih pada Alex Rins, karena dia masih baik-baik saja dan tidak ada kerusakan pada bahunya.

Langkah Joan Mir yang berusaha mengamankan posisi terbaiknya di podium MotoGP, berujung dengan aksi spektakuler yang dilakukannya saat melakukan aksi menyalip di tikungan terakhir menjelang garis finish, sehingga ia berhasil menyelesaikan balapan dan mengamankan poin di posisi kedua.

Dalam kepuasan dan kebahagiaannya memperoleh debut podium di kelas MotoGP, Joan Mir berkomentar, “ini adalah hari yang luar biasa. Saya tahu ketika beberapa balapan yang lalu saya memiliki kecepatan yang baik untuk bisa naik podium, tetapi berbagai hal terjadi sebagai penghalang. Saya mendapatkan kemenangan karir pertama saya di sirkuit ini saat masih berkarir di Moto3, dan bagi saya hasil hari ini juga seperti kemenangan! Saya sangat senang berada di urutan kedua. Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua anggota tim yang ada di sini dan bekerja keras untuk memberikan saya motor terbaik, dan juga untuk kru yang ada di rumah dan membantu saya. Kami telah melalui saat-saat buruk bersama dan hasil luar biasa ini untuk mereka semua.”

Perolehan podium di posisi kedua sekaligus memberikan tambahan poin kepada Joan Mir, sehingga kini ia memiliki 31 poin untuk musim MotoGP 2020. Sedangkan Alex Rins, dalam kondisi yang belum benar-benar pulih masih memiliki 19 poin. [nus/TA.com]

Modifikasi Airbrush Yamaha NMax

Modifikasi Airbrush Yamaha NMax

Buat kalian yang masih bingung mau ganti warna roda dua kamu jelang tahun baru satu bulan mendatang. Nih, Tomi Airbrush kasih masukan ide buat kalian. Didasari dari request sang customer, Tomi Airbrush baru saja menyelesaikan modifikasi satu unit Yamaha NMax bertema salah satu livery Movistar Yamaha MotoGP, tahun 2011.

Diakui Tomi livery tersebut sebagai acuan dasar grafis modifikasi airbrush matic “gambot” yang cukup laris dari pabrikan Yamaha ini. Garis livery disesuaikan dengan lekuk bodi Yamaha NMax. Warna biru menjadi dasar dari airbrush tersebut.

Proses modifikasi airbrush ini memerlukan waktu sekira tiga minggu, terhitung mulai dari pembongkaran bodi-bodi motornya, proses airbrush hingga finishing.

Gimana guys? Tertarik dengan modifikasi airbrush untuk menyongosong tampilan baru kendaraanmu jelang akhir tahun? Yuk, konsultai gratis di nomor ini 0815 86 700 800. [nus/TA.com]

Kejutan Overtaking Alex Rins Jelang Finish MotoGP Silverstone

Kejutan Overtaking Alex Rins Jelang Finish MotoGP Silverstone

Penggemar setia balap MotoGP, dibuat terkejut oleh “permainan” Alex Rins jelang finish gelaran MotoGP seri Silverstone GP Inggris. Pebalap Team Suzuki Ecstar MotoGP tersebut berhasil meraih podium pertama berkat aksinya jelang garis finish.

Permainan Alex Rins diawali dengan posisi start yang kurang beruntung. Namun aksinya di atas motor Suzuki GSX-RR kian memanas, strategi dan konsistensinya tergolong cukup baik hingga sepertiga akhir balapan.

Foto : Istimewa.

Detik akhir balapan, Alex Rins berhasil membuat para penggemar MotoGP tercengang dengan aksinya melakukan overtaking dramatis. Hal ini dinilai sangat berani dan jarang terjadi dalam sejarah gelaran MotoGP.

Foto : Istimewa.

Alex Rins masuk podium pertama saat bendera finish dikibarkan. Dengan demikian Alex Rins memperoleh catatan waktu 40’12.799 dan total poinnya kini menempati urutan ke-3 secara keseluruhan MotoGP musim 2019 ini.

Foto : Istimewa.

“Hari ini luar biasa. Saya menang di Austin, mengalahkan Valentino. Dan sekarang saya menang di sini, mengalahkan Marc. Orang-orang ini sangat cepat dan merupakan ‘legenda’ di MotoGP. Saya tahu akan sulit untuk mengalahkan Marc hari ini, tetapi saya benar-benar ingin mencoba, dan itu luar biasa untuk melakukannya. Dalam beberapa sektor ia lebih cepat daripada saya, tetapi saya bisa menebusnya di beberapa sektor lain. Tetapi menjelang akhir perlombaan saya merasa saya memiliki kecepatan yang lebih baik daripada dia, dan saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus mengejar dan mengambil kesempatan, saya melihat peluang dan saya mewujudkannya. Terima kasih banyak untuk semua orang di tim!,” demikian ungkapan Alex Rins dalam terjemahan. [nus/TA.com]

Helm Modifikasi Airbrush Marc Marquez

Anda penggemar pebalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez? Dan ingin melengkapi tampilan berkendara dengan imej dan atribut berbau Marc Marquez? Kalo iya, Anda bisa datang ke bengkel modifikasi milik Tomi Gunawan yang berkibar dengan bendera Tomi Airbrush.

Kenapa? Pasalnya di bengkel yang bermarkas di jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat ini mampu mewujudkan keinginan Anda untuk membalut seluruh perlengkapan berkendara dengan warna identitas pebalap yang dijuluki si Baby Alien ini. Mulai dari airbrush motor Anda bahkan hingga peralatan safety riding yakni helm.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang pelanggan setia bengkel Tomi Airbrush yang satu ini. Ia membalut helm kesayangan miliknya dengan modifikasi airbrush serupa desain helm milik Marquez.

Menurut Tomi, “kami berupaya untuk mewujudkan keinginan Anda, kami bisa mengerjakan modifikasi airbrush sesuai dengan permintaan dan desain yang Anda inginkan,” tegas Tomi.

Helm modifikasi airbrush ini dikerjakan dalam waktu sekira tiga minggu. Pewarnaan dasar berupa oranye dan putih serta dilengkapi dengan biru. Hanya saja, pemilik helm mengganti nomor punggungnya dengan angka seleranya yakni 55. [nus/TA.com]

Suzuki Berjaya di Aragon MotoGP Spanyol

Suzuki berjaya di ajang balap bergengsi kelas dunia, Aragon MotoGP Spanyol. Dengan kuda besi besutannya, Suzuki GSX-RR, Andrea Ianone berhasil naik podium ketiga. Kejayaan Suzuki juga bertambah dengan naiknya Alex Rins di posisi keempat.

Aksi balapan Andrea Iannone sudah bersinar sejak putaran awal, Iannone terus berhasil menempatkan Suzuki GSX-RR tunggangannya di rombongan terdepan mendekat pada dua pebalap lainnya yang memimpin balapan. Sesekali Iannone sempat memimpin untuk sepersekian detik di lima lap terakhir. Alex Rins juga sempat menempati posisi ketiga untuk beberapa lap sampai akhirnya Andrea Iannone mengambil alih posisi Alex Rins, rekan satu timnya di Suzuki Ecstar.

Aksi balap Iannone.

Perhelatan MotoGP di Aragon berlangsung seru dan banyak aksi overtake yang dilakukan oleh Andrea Iannone dan Alex Rins, hingga podium tiga dan empat akhirnya berhasil diraih oleh mereka berdua. Ini adalah hasil akhir pekan yang positif bagi Team Suzuki Ecstar secara keseluruhan, karena kedua pebalap menunjukkan kecepatan yang luar biasa di Sirkuit Aragon GP.

Ketika perlombaan berlangsung, cuaca di sekitar sirkuit cukup terik, serta suhu udara dan suhu lintasan yang sangat tinggi. Pemilihan ban yang tepat sangat penting untuk balapan sebanyak 23 lap ini serta strategi yang akurat dalam menentukan pilihan ban yang pas dan sesuai dengan kondisi cuaca selama practice, qualifying maupun saat race berlangsung. Andrea Iannone dan Alex Rins harus dapat memilih jenis ban yang tepat. Andrea Iannone start pada posisi grid ke-5 sementara Alex Rins grid ke-9, keduanya langsung melesat di grup depan dengan posisi ke-3 dan ke-4.

Iannone dan tim.

Andrea Iannone, melalaui siaran rilis Suzuki, pemilik nomor punggung 29 tersebut sempat berkomentar yang diartikan demikian, “saya pikir kami telah melakukan kinerja yang sangat baik. Saya memulai dengan baik tetapi Lorenzo mengalami kecelakaan yang tidak menguntungkan dan itu memalukan untuk dilihat, selalu buruk untuk melihat kecelakaan di depan Anda. Tapi bagaimanapun juga saya sangat senang dengan balapan saya, saya berjuang dan mencoba semaksimal mungkin di akhir balapan, karena di lap awal saya ingin menghemat ban, jadi saya mencoba mengatur throttle dan gaya berkendara saya karena saya tahu akan sangat penting untuk memiliki grip ban di lap terakhir. Saya pikir strategi saya bekerja sangat baik dan tim dan saya telah bekerja keras bersama. Kami kalah di straight tetapi kami sangat senang untuk kembali ke podium setelah beberapa balapan yang cukup mengecewakan.” [nus/TA.com]