Tren sepeda saat ini tak hanya menggaet para penggila sepeda keluaran dan model terbaru, namun juga ada sebagian orang yang justru ingin menyalurkan hobinya dengan membangun sepeda model lama alias “jadul” untuk dapat dinikmati sambil mengenang masa kejayaannya di masa lampau.

Inilah yang dilakukan oleh salah seorang pelanggan dan juga penghobi sepeda di bengkel Tomi Airbrush. Tomi menjelaskan bahwa frame sepeda milik pelanggannya tersebut merupakan sepeda keluaran 1980-an. “Ada nilai sejarah yang panjang dan berarti bagi pemilik, maka ia pun datang ke bengkel untuk merestorasi frame sepeda tersebut agar dapat dipergunakan kembali,” beber Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Proses restorasi tak ubahnya seperti merestorasi sebuah kendaraan, warna asli dikerok terlebih dahulu kemudian selanjutnya pengecatan ulang. Permintaan dari sang pemilik, frame sepeda tersebut juga dilapis dengan anti karat. Setelah proses ini selesai, Tomi melanjutkan pengecatan dengan warna candy tone hijau dan kuning. Cat dibuat dengan gradasi dua bagian.

Tahap akhir dari restorasi rangka sepeda ini adalah proses pernis. Ada beberapa tahap penyemprotan pernis agar hasil maksimal. Dijelaskan oleh Tomi, ia butuh waktu sekira dua minggu untuk mengembalikan tampang asli frame sepeda restorasi ini.

Anda perlu konsultasi untuk membangun ulang atau restorasi rangka / frame sepeda lawas? Jangan ragu untuk menghubungi Tomi Airbrush di nomor 0815 86 700 800. [nus/TA.com]