Wrapping Sticker Aston Martin

Wrapping Sticker Aston Martin

Pasang atau wrapping sticker jadi salah satu alternatif modifikasi eksterior
mobil. Tak hanya bicara soal tren warna modifikasi, wrapping sticker juga bisa memiliki manfaat untuk melindungi cat mobil aslinya dari resiko gores atau baret yang biasanya disebabkan oleh partikel halus atau batu kerikil.

Modifikasi wrapping sticker juga dinilai banyak orang lebih praktis dan cepat dalam prosesnya, dari pada harus mengecat ulang untuk memodifikasi eksterior. “Tak hanya soal praktis dan cepat dalam pemasangan, wrapping sticker juga sebenarnya tidak ada batas pakainya, namun harus diperhatikan juga kemampuan rekat sticker-nya ke permukaan bodi mobil karena pengaruh sifatnya yang tidak permanen,” ungkap Tomi Gunawan, builder bengkel modifikasi Tomi Airbrush.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Tomi, tahun ini bisa jadi tren modifikasi eksterior mengarah pada perubahan warna menggunakan wrapping sticker. Pasalnya ini bisa berhubungan dengan situasi saat ini, di mana hasrat memodifikasi kendaraan tetap tinggi, namun banyak juga penggila modifikasi yang tetap memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya menghindari keluar rumah selain urusan yang tidak masuk dalam prioritas.

Salah satu proyek modifikasi yang baru saja diselesaikan oleh Tomi dan crew-nya adalah wrapping sticker sportcar Aston Martin. Sang pemilik menginginkan penggantian warna merah candy, semula warna aslinya hitam. Proses pemasangan hanya memerlukan waktu 2 hingga 3 hari, untuk mencapai hasil yang sempurna.

Tomi menambahkan, “sang pemilik Aston Martin tersebut memang orang yang senang berganti warna eksterior, maka sangat tepat bila wrapping sticker jadi pilihan. Karena salah satu kelebihannya, warna bisa diubah sewaktu-waktu ke aslinya tanpa merusak cat orisinilnya,” tutup Tomi.

Ingin berkonsultasi terkait modifikasi eksterior wrapping ataupun cutting sticker pada mobil Anda? Silahkan kontak nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]

Modifikasi Cat Hologram Sepeda Carbon S-Works

Modifikasi Cat Hologram Sepeda Carbon S-Works

Tren “gowes” sepeda dewasa ini juga berpengaruh pada tren penampilan sepedanya. Sepertinya layaknya kendaraan, sepeda juga lazim dimodifikasi. Coba saja buktikan ke bengkel modifikasi yang sudah malang-melintang di industri otomotif Tanah Air, Tomi Airbrush.

Di bengkel tersebut Anda tak hanya menemukan mobil-mobil, motor atau kendaraan lainnya yang sedang dalam tahap perbaikan ataupun modifikasi. Tetapi Anda juga akan menjumpai sepeda-sepeda yang sedang dalam proses pengerjaan, baik itu repair frame, repair velg, hingga modifikasi. Contoh terbaru belakangan ini, bengkel modifikasi Tomi Airbrush baru saja menyelesaikan modifikasi frame sepeda carbon branded, S-Works yang di cat dengan grafis hologram.

“Konsep ini diminta oleh sang pemilik, yakni cat hologram. Belakangan ini banyak permintaan bagi kalangan penghobi road bike untuk mengubah warna frame sepedanya. Dan yang sudah banyak diminta adalah cat-cat yang unik, seperti hologram ini,” pungkas Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Tomi, banyak pabrikan sepeda berkelas yang juga sudah merilis cat dengan warna-warna unik, termasuk cat hologram dan bunglon. Tren tersebut diikuti juga oleh beberapa “goweser” sepeda road bike yang sudah lebih dulu memilikinya melalui modifikasi.

Untuk menggarap cat sepeda hologram seperti ini Tomi membutuhkan waktu dua minggu hingga proses finishing. Anda ingin mengubah tampilan sepeda menjadi berbeda dari yang lainnya? Dan penasaran soal harganya? Tidak ada salahnya untuk sekedar konsultasi ke nomor 0815 86 700 80 atau +62 812 9051 665, Tomi menjamin layanan ini gratis. [nus/TA.com]

KARMA Bodykit Luncurkan Produk Barunya di IMX 2020

KARMA Bodykit Luncurkan Produk Barunya di IMX 2020

Ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 yang digelar secara virtual kemarin Sabtu (10/10) telah berhasil menelurkan banyak produk aftermarket. Salah satunya adalah KARMA Bodykit yang meluncurkan model terbarunya untuk Porsche Cayman 987.2. Ini adalah model ketiga KARMA Bodykit setelah sebelumnya pada 2018 meluncurkan KARMA 86 dan KARMA Aventador.

KARMA Bodykit sepenuhnya diproduksi di Indonesia termasuk dengan KARMA Bodykit Cayman ini. Bodykit tersebut terdiri dari bumper depan, bumper lips, side skirt bumper belakang, fender, over vender, dan wing spoiler.

Desain agresif khas KARMA Bodykit dengan air dam besar serta lekukan khas di ujung-ujung bumper dan side skirt tetap dipertahankan yang membuatnya berbeda dengan produk bodykit lainnya. Semua fungsi dan performa bodykit ini sudah diperhitungkan secara matang, termasuk pemasangannya yang plug and play.

KARMA Bodykit diproduksi dari material FRP (Fibreglass Reinforced Plastics) grade A. Bahan tersebut dipilih karena konstruksinya yang fleksibel namun kuat serta ringan. Dipadukan dengan sentuhan karbon pada bagian lips yang semuanya dikerjakan secara hand made oleh sumber daya manusia (SDM) dalam negeri.

Dalam IMX 2020 virtual kemarin juga dipamerkan prototipe KARMA Cayman yang dibangun dalam waktu 10 bulan, milik Mochamad Chandra. Bagian paling rumit dari pengerjaan Karma Cayman terdapat pada ubahan fender yang harus disesuaikan karena mengaplikasi teknik radius atau melebarkan lingkar fender untuk mengakomodasi velg dan ban berdiameter lebih besar dan lebar. Selain itu juga untuk membuat mobil bisa diposisikan serendah mungkin saat suspensi udara diatur sependek mungkin.

Bodykit yang merupakan hasil kolaborasi antara Kiki Anugraha dengan Monaco Auto Design asal Amerika Serikat ini ditargetkan untuk didistribusikan mendunia, hingga saat ini KARMA Bodykit telah memiliki perwakilan distribusi untuk beberapa negara, khususnya Amerika dan Kanada.

“Peluncuran Karma Cayman sangat spesial buat saya. Tak hanya karena KARMA Bodykit memiliki model terbaru saja, namun saat ini jejaring distribusi KARMA juga semakin luas. Saat ini KARMA Bodykit sudah memasuki pasar Australia dan Tiongkok,” ujar Kiki saat peluncuran KARMA Cayman di IMX 2020 lalu.

Paket KARMA Bodykit untuk Porsche Cayman sendiri dijual seharga 4.000 dolar Amerika Serikat, dan juga akan dijual secara worldwide melalui distributor KARMA Bodykit di beberapa negara. Untuk pemesanan semua produk KARMA Bodykit bisa dilakukan melalui website www.karmabodykit.co.id atau email ke karmabodykit@gmail.com. [nus/TA.com]

Modifikasi Kawasaki KSR Pro Konsep Limited Edition

Modifikasi Kawasaki KSR Pro Konsep Limited Edition

Satu lagi karya terbaru dari bengkel modifikasi dan airbrush, Tomi Airbrush. Bengkel yang berdiri lebih dari 20 tahun ini baru saja menyelesaikan karya modifikasi roda dua terbaru untuk unit Kawasaki KSR Pro.

“Modifikasi airbrush untuk Kawasakai KSR ini berkonsep Limited Edition, poin modifikasi ada pada ubahan warna dan grafis airbrush. Rancangan desain grafis kami buat disesuaikan dengan karakter Kawasaki KSR sebagai mini moto,” demikian dijelaskan oleh Tomi Gunawan, builder sekaligus pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Kawasaki KSR Pro sejatinya hanya dirilis satu warna oleh pabrikan. Nah, sang pemilik yang juga merupakan pelanggan Tomi Airbrush menginginkan penampilan mini moto-nya berbeda dari yang lain. Tomi pun membuat desain grafis dengan model abstrak dan dipadukan dengan warna biru pilihan dari sang pemilik.

Sebagai pemanis Tomi juga mendesain sendiri logo KSR yang disematkan pada bagian spakbor depan mini moto tersebut. Tepat di bagian bawahnya juga tampak tulisan Limited Edition, sebagai penegas dari konsep modifikasinya. “Logo KSR Limited Edition ini sengaja dibuat khusus sesuai permintaan pemiliknya, ungkap Tomi.

Logo KSR Limited Edition.

Terhitung sejak proses pembuatan desain grafis, pengerjaan pengecatan, hingga airbrush dan finishing, Tomi dan crew-nya menghabiskan waktu sekira tiga minggu. Anda mau cat airbrush untuk motor, mobil atau bahkan sepeda? Jangan sungkan untuk kontak nomor 0815 86 700 80, dan konsultasi dahulu sebelumnya, gratis. [nus/TA.com]

Sangar, Acuan Konsep Modifikasi Airbrush Ford V8 Hot Rod Milik Bambang Soesatyo

Sangar, Acuan Konsep Modifikasi Airbrush Ford V8 Hot Rod Milik Bambang Soesatyo

Siapa tak kenal dengan Bambang Soesatyo? Yup, Ketua Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ini merupakan pejabat pemerintah yang memiliki hobi kental di dunia otomotif. Ketua MPR-RI ke 15 ini juga dikenal peduli dan senantiasa mendukung industri otomotif khususnya modifikasi di Tanah Air.

Beberapa kali acara bertajuk otomotif, beliau selalu menyempatkan hadir bahkan menjadi tamu kehormatan di beberapa acara-acara otomotif, sebut saja event Indonesia Modification Expo (IMX). Ia pernah menyambangi IMX di tahun 2018, dan kala itu kehadirannya cukup membuat bangga para pelaku industri modifikasi dan modifikator yang terlibat di dalamnya.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga melirik kehadiran Ford Hot Rod lansiran 1932 yang ada di jajaran display IMX 2018.

Guys, kini Tomi Airbrush juga ikutan berbangga. Bengkel milik Tomi Gunawan ini juga belum lama dikunjungi oleh sang Ketua MPR-RI tersebut. Dalam kesempatan kunjungannya sebagai mystery judge di ajang LiveModz 2020 (IMX 2020), Bamsoet kedapatan menilik sebuah mobil modifikasi bergaya Hot Rod. Ternyata Tomi Airbrush dipercaya oleh Bamsoet untuk menggarap modifikasi airbrush untuk salah satu mobil kesayangannya, Ford V8 bergaya Hot Rod.

Tomi dipercaya untuk menggarap modifikasi airbrush pada bagian eksterior. “Konsep yang diinginkan oleh Pak Bamsoet, yakni mengembalikan imej sangar sang Hot Rod sesuai ikonnya sebagai mobil balap muscle car Amerika di tahun 1930-an”, ungkap Tomi.

Alhasil, disepakati sebuah konsep airbrush api yang berkobar disekujur bagian eksterior sang Hot Rod. Proses tersebut diawali dengan pengajuan desain oleh Tomi kepada Bamsoet, yang akhirnya disetujui.

Tahap berikutnya dilanjut dengan penggarapan airbrush, membutuhkan waktu sekira dua minggu dan dilanjut dengan tahap finishing untuk menggarap modifikasi airbrush sang Hot Rod yang berbasis matic tersebut.

So guys, untuk kamu yang tertarik dengan konsep modifikasi airbrush seperti ini, bisa konsultasi dengan Tomi Gunawan di nomor 0815 86 700 80. [nus/TA.com]