Jangan anggap remeh kehadiran lampu Daytime Running Light (DRL). Pabrikan menyematkan lampu tersebut bukan tanpa maksud. Sejalan dengan peraturan keselamatan berkendara yang sudah diakui secara global, lampu DRL punya fungsi penting berkaitan dengan faktor keselamatan. Lampu DRL tersebut berfungsi untuk meningkatkan visibilitas kendaraan pada saat siang hari, sehingga lebih mudah dilihat oleh pengendara lainnya.

Nah, lampu DRL juga memiliki ketahanan yang berbeda-beda, bergantung dari pada perawatan dan juga durasi atau usia lampu tersebut. Gejala awal yang timbul, sinar lampu DRL akan menguning, tak lagi putih seperti sedia kala. Bila sudah demikian, jika dibiarkan bukan tidak mungkin lama kelamaan akan mati dengan sendirinya.
Menurunnya performa lampu DRL atau bahkan mati biasanya disebabkan berapa faktor diantaranya lampu Light Emitting Diode atau LED-nya yang bermasalah, bisa jadi terbakar pada bagian dalamnya, panas yang berlebih bahkan bisa jadi juga karena daya yang tidak sesuai.
Apapun itu penyebabnya, jika Anda tidak percaya diri untuk melakukan pengecekan, Anda bisa konsultasi gratis di bengkel Yoong Motor Jakarta, melalui nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959.

Bengkel spesialis lampu mobil dan motor di kawasan Duri Kepa ini memang piawai menangani beragam servis lampu serta modifikasi. Bengkel dibawah komando Tomy Guanwan, CEO Tomi Airbrush dan Yoong Motor Jakarta ini juga sering menangani kasus permasalahan DRL mati, apapun merek dan varian mobilnya bahkan sekelas Mini Cooper pun Tomy sudah biasa menangani.
“Perbaikan DRL Mini Cooper ini memerlukan waktu antara 3 hingga 4 hari. Hasil akhirnya akan kembali seperti semula, perbaikan pun juga menggunakan komponen asli”, tegas Tomy.
Fungsinya kembali normal, pada saat normal lampu berwarna putih, dan bila sein dihidupkan maka secara otomatis juga dapat berfungsi sebagai lampu sein juga. Tomy juga menawarkan garansi untuk layanan servis ini selama 1 tahun termasuk sealant-nya. [nus/TA.com]












































