29.7 C
Jakarta
Home Blog

Rasakan Puncak Presisi dan Estetika Berkendara di Swing Arm Terbaru CTC Racing

0

Tren modifikasi motor matic terus berkembang, tidak hanya menyasar sektor mesin dan ubah warna bodi.

Kini banyak pemilik motor matic, terutama matic gambot, kelas 250 CC yang juga memperhatikan komponen kaki-kaki untuk mendapatkan penampilan yang lebih berkarakter sekaligus menunjang kebutuhan berkendara.

Salah satu komponen yang mendapat perhatian untuk memenuhi kebutuhan tersebut yakni swing arm. Komponen ini menjadi penghubung antara roda belakang dan rangka, sekaligus bekerja bersama sistem suspensi dalam menjaga pergerakan roda serta stabilitas motor. Karena itu, konstruksi, material, presisi dan sistem dudukannya menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Melihat tren modifikasi tersebut CTC Racing, produsen produk aftermarket merilis swing arm dengan model V3 untuk Yamaha Xmax. Kemudian melihat tren modifikasi aksesoris lainnya, didukung engineering profesional, CTC Racing juga merilis produk CVT / crankcase cover untuk Yamaha Xmax dengan model V2, yang sengaja dihadirkan untuk mendefinisikan ulang standar aksesoris berperforma tinggi. Semua produk terbaru CTC Racing dipamerkan dalam acara bertajuk Something Big Was Stolen yang berlangsung di Anak Elang Harley Davidson of Jakarta, pada Minggu (20/9)

Performa CTC Racing V3

CTC Racing kembali memperluas lini komponen aftermarket untuk sepeda motor dengan meluncurkan swing arm CTC Racing V3. Produk terbaru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan rider Yamaha XMAX yang menginginkan kombinasi antara kekuatan, presisi, bobot yang teroptimasi, serta tampilan racing.

Produk ini siap mendobrak pasar dengan membawa standar kualitas kelas dunia. Swing arm CTC Racing menawarkan pendekatan manufaktur yang menggabungkan T6-6061 Aluminum Forged dengan proses Full CNC Cutting. Komposisi material tersebut menjadi kekuatan lainnya dari swing arm CTC Racing V3, dengan tingkat akurasi dimensi sekaligus optimasi bobot tanpa mengesampingkan kekuatan struktural.

“Produk ini ditujukan untuk para penggemar motor matic yang ada di Indonesia, sekelas Yamaha XMAX. Dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan rider profesional maupun enthusiast yang menuntut presisi, kekuatan maksimal, serta estetika balap tingkat tinggi. Produk terbaru ini siap diluncurkan ke pasaran dengan membawa standar kualitas manufaktur kelas dunia”, terang Billy Setiawan, selaku pemilik dari CTC Racing.

Teknologi T-Slot & Analisis FEA Jadi Andalan

Produk swing arm CTC Racing V3 ini bukan hanya dibuat dengan material yang teruji secara performa, namun juga mengusung inovasi sistem bracket kaliper rem berbasis teknologi T-Slot. Konsep teknologi ini ditujukan untuk mengunci posisi bracket secara mekanis dengan sangat kuat. Sehingga saat pengereman keras terjadi tidak ada risiko swing arm bergeser, menjamin keselarasan piringan cakram dan kampas rem secara presisi.

CTC Racing juga menggunakan pendekatan rekayasa pada desain swing arm V3. Bentuk serta rongga pada konstruksi swing arm dirancang melalui simulasi komputer menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Tujan dari analisis ini untuk menguji distribusi beban yang ada pada struktur swing arm. Tujuannya adalah mendapatkan keseimbangan antara kekuatan dan bobot atau strength-to-weight ratio.

“CTC Racing meyakini proses tersebut memenuhi kebutuhan pengguna motor yang sangat memperhatikan aspek presisi pada sistem pengeraman. Sementara uji analisi FEA, menghasilkan kepuasan rider Yamaha XMAX yang fokus pada aspek desain yang menghasilkan hambatan angin yang minimal ketika motor digunakan pada kecepatan tinggi,” tegas Billy.

CTC Racing menghadirkan swing arm V3 ini ke dalam beberapa pilihan warna yakni silver, blacksilver, black – red, black – purple dan black – blue. Sementara untuk harga, CTC racing swing arm ini dirlis dikisaran harga Rp. 5,5 juta.

Rilis Cover CVT V2 untuk Yamaha XMAX dan Honda Forza

Dalam kesempatan tersebut CTC Racing juga menghadirkan produk andalan lainnya yakni cover Continuously Variable Transmission (CVT) / crankcase cover yang juga tersedia untuk matic Yamaha XMAX. Sama dengan swing arm, produk bertajuk Cover CVT V2 juga mengedepankan material dasar yang kuat, sebagai perwujudan kualitas terdepan dari setiap produk-produk CTC Racing.

Produk ini memadukan Billet Aluminum Forged T6-6061, berupa material alumunium tempa secara utuh dengan standar yang disebut aerospace grade dengan struktur logam yang dirancang padat dan memiliki ketahanan terhadap vibrasi serta tegangan torsi tinggi.

Proses pemotongan hasil cetakan tersebut dilakukan menggunakan teknologi full 3D CNC cutting, sehingga hasilnya sangat presisi. Selain itu, keunggulan lain dari cover CVT dari CTC Racing ini juga berdesain ringan dengan sistem sirkulasi udara yang dirancang untuk mendukung pengelolaan temperatur di area CVT.
Ditegaskan oleh Billy bahwa produk cover CVT V2 ini dirancang langsung tim engineering kelas dunia, sehingga bukan hanya soal tampilan tetapi juga memperhitungkan aspek mekanis dan termal.

Bicara soal penampilan sebagai kekuatan desainnya, CTC Racing juga membekali cover CVT V2 dengan desain futuristik yang dihasilkan dari garis desain prismatik 3D modern dengan komposisi warna dual tone anodized. Komposisi ini terdiri dari merah sporty berpadu dengan aksen alumunium silver.

Sementara harga jual Billy merencanakan akan melempar cover CVT V2 untuk Yamaha XMAX dan Honda Forza ini ke pasar dalam waktu dekat dengan banderol Rp. 15 juta.

Ada Produk Lainnya

Dalam kesempatan peluncuran produk baru CTC Racing ini, Billy juga menyampaikan target berikutnya dari CTC Racing, “Mengenai cover CVT untuk Yamaha XMAX kami masih dalam proses untuk memantapkan desain dan persiapan peluncurannya ke pasar. Sementara untuk cover CVT Honda Forza, kami sudah membidik pasar otomotif untuk di Thailand,” ucap Billy menutup obrolan.

Dalam momen yang diawali dengan proses riding motor-motor matic 250 CC ini jga ada perkenalan produk-produk CTC Racing lainnya, yakni cover filter udara Honda Forza dan yang dijual dengan harga 5,3 juta dan Rp. 1,5 juta untuk cover filter, dan satu produk lainnya berupa cover magnet Yamaha XMAX dibanderol Rp. 8,5 juta. [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Garap Sepeda Custom Bergaya Army USA untuk Customer dari Australia

0

Tak lagi berperan sebagai alat olah raga saja, kini sepeda juga menjadi bagian dari gaya hidup.

Selain itu, sepeda juga menjadi cara bagaimana seseorang mengekspresikan karakter dirinya dalam kehidupan sosial. Banyak hal yang menggambarkan terkait dengan beberapa perubahan dalam padangan masyarakat tersebut. Salah satu yang paling mudah ditemui adalah berkunjung ke bengkel modifikasi sekelas Tomi Airbrush. Di bengkel kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat ini, ada banyak sepeda yang siap dan bahkan telah selesai melewati proses modifikasi.

Bukan sekadar mengganti warna frame, konsep tersebut dibuat untuk menghadirkan karakter yang lebih kuat pada tampilan sepeda. Unsur militer Amerika Serikat menjadi inspirasi utama yang kemudian diterjemahkan melalui permainan warna, grafis dan detail airbrush.

Warna rangka sebelum modifikasi airbrush (kiri) dan setelah modifikasi (kanan).

Konsep Army USA Bikin Sepeda Tampil Berbeda

Konsep Army USA memang memiliki karakter visual yang kuat. Warna-warna seperti hijau army, hitam, cokelat, hingga aksen khas militer dapat memberikan kesan tangguh sekaligus klasik.

Pada proyek ini, konsep tersebut tidak dibuat sekadar seperti pengecatan biasa. Teknik airbrush digunakan untuk membangun identitas visual pada bagian sepeda sehingga tampilannya terasa lebih personal.

Inilah salah satu daya tarik airbrush. Pemilik tidak harus terpaku pada desain yang sudah tersedia di pasaran. Konsep dapat dikembangkan berdasarkan karakter, hobi maupun referensi visual yang diinginkan.

Tomi Airbrush sendiri sebelumnya telah mengerjakan berbagai proyek pengecatan dan modifikasi sepeda. Layanannya mencakup pengecatan frame hingga modifikasi warna sesuai konsep pelanggan. Bahkan, desain dapat dikembangkan berdasarkan sketsa atau striping yang dibawa oleh pemilik sepeda.

Pelanggan Berasal dari Australia

Tidak tanggung-tanggung, pelanggan yang berasal dari Australia ini mengirim sepeda bermerek BlackHeart yang merupakan produk dari BlackHeart Co., asal California, Amerika Serikat.

Menurut keterangan Tomy Gunawan, CEO dari Tomi Airbrush, “Pelanggan ini mendapat referensi dari internet, bengkel Tomi Airbrush banyak mendapat pekerjaan dari pelanggan yang juga berasal dari mancanegara. Maka setelah berkomunikasi langsung dengan Tomy, sepeda pun dikirim ke Jakarta,” beber Tomy.

Banyak alasan pihak pelanggan mancanegara memilih bengkel Tomi Airbrush untuk mengerjakan ragam modifikasi dari kendaraan / alat olahraga kepadanya. Beberapa alasan tersebut diantaranya :

  1. Kemampuan menerjemahkan ide desain dari pemilik. Banyak pelanggan yang mengatakan bahwa Tomy, selaku “komandan” bengkel tersebut dianggap mampu menterjemahkan setiap ide dan diskusi pelanggan dengan sangat baik.
  2. Kiprah Tomi Airbrush yang memang sudah lebih dari 3 dekade di dunia pengecatan dan airbrush.

Artinya, customer dari luar negeri tidak hanya mencari tempat untuk mengecat sepeda. Mereka juga membutuhkan kemampuan custom painting yang mampu menerjemahkan sebuah konsep secara detail.

Proses Pengerjaan Airbrush

Berdasarkan dari diskusi awal dengan Tomy, pemilik yang juga tidak datang ke bengkel tersebut hanya menyampaikan beberapa hal yang menjadi poin, seperti :

  1. Pemilik membuatkan desain sesuai dengan konsep dan idenya.
  2. Tomy dan crew-nya menterjemahkan konsep tersebut dan dapat berekspresi berdasar dari landasan ide desain yang dikirimkan pelanggan.
  3. Proses pengerjaan airbrush ini memakan waktu sekira 1 bulan.
  4. Warna-warna yang digunakan yakni dasarnya putih yang kemudian dikombinasikan dengan warna abu-abu tua dan abu-abu muda.
  5. Grafis airbrush-nya sudah dibuatkan dengan konsep US Army oleh pemiliknya.
  6. Urusan finishing bebas ditentukan oleh Tomy, sesuai dengan prosedur yang seharusnya berlaku di bengkel.

Bila Anda butuh informasi detail mengenai modifikasi airbrush seperti ini, bisa menghubungi Tomy di nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959, untuk konsultasi detail. [nus/TA.com]

Begini Proses Modifikasi Helm Airbrush dari Putih Menjadi Chrome

0

Banyak kalangan bikers memandang helm sebagai perlengkapan berkendara yang perlu dieksplor untuk menguatkan identitas diri.

Nah, oleh sebab itu, tidak sedikit pemilik helm memilih melakukan repaint atau modifikasi airbrush helm agar tampilannya lebih personal. Salah satunya adalah mengubah helm dari berwarna dasar putih menjadi helm chrome, kemudian memberikan sentuhan airbrush dengan kombinasi warna putih, pink dan biru chrome.

Teknik seperti ini menghasilkan tampilan yang berbeda dibanding pengecatan helm biasa. Permukaan chrome menjadi dasar yang memberikan efek pantulan cahaya, sementara warna airbrush di atasnya membuat tampilan helm semakin hidup.

“Modifikasi helm berwarna chrome ini membuat helm sangat berbeda dari versi aslinya. Menampilkan kreativitas luar biasa dari pemiliknya, pasalnya sang pemilik juga andil dalam pembuatan desain grafis untuk airbrush-nya,” ungkap Tomy Gunawan, aibrusher profesional Indonesia yang juga pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Warna asli helm-nya putih.

Dari Helm Putih Menjadi Chrome

Sejatinya helm yang baru saja beberapa waktu selesai dikerjakan ini merupakan helm dengan warna dasar putih, namun pemiliknya datang dengan konsep desain yang sangat menarik. “Ada paduan warna dasar chrome sebagai penguat tampilan yang menyatukan beberapa warna lainnya,” jelas Tomy.

Proses modifilkasi helm ini melewati beberapa tahap yang menyebabkan durasi pengerjaan menjadi sedikit lebih lama dari biasanya. Tahapan tersebut meliputi langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Pelapisan warna chrome menjadi pekerjaan utama yang harus diselesaikan oleh Tomy dan crew bengkelnya.
  2. Selesai proses pewarnaan chrome, langkah selanjutnya Tomy mengerjakan airbrush dengan warna dasar putih, merah muda dan biru chrome.
  3. Proses airbrush selesai maka lanjut pada airbrush grafis. Di mana untuk desain grafisnya sendiri kami tinggal menuangkannya ke dalam media helm tersebut. Pasalnya untuk grafis, pemilik memang sudah menyiapkannya.
  4. Langkah akhir adalah finishing, menggunakan tiga lapisan clear coat agar hasilnya benar-benar kinclong. Sementara untuk pernisnya dipilih dengan tipe glossy.
Warna asli (kiri) dan warna setelah modifikasi (kanan).

Bedah Karakter Warna Helm Chrome Ini

Menurut Tomy, “Ada banyak kesan yang bisa ditimbulkan dari pengaplikasian warna pada helm modifikasi. Kesan-kesan tersebut biasanya didasari dari keinginan atau konsep sang pemiliknya. Sementara untuk helm airbrush chrome ini, saya menangkap ada beberapa kesan yang bisa ditimbulkan menurut kacamata airbrusher,” jelas Tomy.

Kesan warna yang bisa ditimbulkan dari komposisi warna dalam helm ini adalah :

  1. Putih jadi bagian detail desainnya. Warna putih memilik tugas membangun bagian tertentu dari grafisnya. Putih memberikan warna kontras terhadap permukaan chrome dan warna lainnya.
  2. Merah muda menghadirkan karakter berani. Warna lainnya yang masuk ke dalam airbrush helm tersebut yakni merah muda. Kombinasi warna ini memberikan karakter unik di atas permukaan chrome. Akan semakin menarik ketika warna merah muda ini diberikan efek gradasi.
  3. Biru chrome jadi penyelaras akhir finishing visual. Bagian berikutnya adalah penggunaan warna biru chrome. Warna ini menjadi salah satu elemen yang membuat tampilan helm semakin menonjol. Biru memberikan nuansa dingin yang kontras dengan pink, sementara efek chrome mempertahankan kesan metalik pada permukaan.

Perpaduan ketiganya kemudian membentuk karakter visual yang lebih kompleks. Chrome menjadi dasar pantulan, putih memberikan kontras, pink memberikan karakter, sedangkan biru chrome memperkuat kesan metalik.

Karena itu, pengerjaannya tidak bisa hanya mengandalkan warna. Proses pengecatan juga harus memperhatikan arah cahaya, gradasi dan batas antar warna.

Bila Anda punya konsep modifikasi helm unik seperti ini, tidak ada salahnya untuk mendiskusikannya dengan Tomy di nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959, untuk melakukan konsultasi detail. Silahkan tanyakan dan diskusikan ide Anda, Tomy memberikan layanan ini gratis untuk kepuasan pelanggannya, sebelum eksekusi pekerjaan disepakati. [nus/TA.com]

Lampu DRL BMW Rusak, Haruskah Ganti Satu Set Headlamp?

0

DRL BMW Anda bermasalah, menguning atau bahkan mati total?

Nah, jika demikian terlebih bila mati sebelah saja, apakah diperlukan menggantinya satu set? Tentu tidak demikian harusnya. Anda cukup menghubungi Tomy Gunawan, di nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959, untuk melakukan konsultasi detail.

Pada intinya lampu DRL BMW atau apapun mobilnya bila mengalami penurunan performa bahkan sampai mati, tak perlu mengganti satu set dengan yang baru.

Di bengkel satu atap manajemen dengan Tomi Airbrush ini sanggup mengerjakan perbaikan lampu DRL mobil apa saja bahkan mobil mewah sekalipun.

Servis Jadi Alternatif

Lampu DRL rusak bukan berarti harus ganti. Banyak cara yang lebih hemat untuk tetap dapat mengembalikan fungsi lampu DRL secara sempurna. Terlebih bila yang mengalami masalah hanya satu sisi saja, seperti yang terjadi dengan BMW seri 3 generasi F30 milik pelanggan Yoong Motor Jakarta, yang juga milik Tomy Gunawan ini.

Reparasi atau modifikasi menjadi pilihan tepat karena :

  1. Biaya lebih efisien. Mereparasi lampu DRL jelas lebih terjangkau dari pada mengganti satu set lampu dengan unit yang baru.
  2. Kerusakan lampu DRL bisa jadi disebabkan oleh komponen-komponen pendukungnya, dan umumnya masih dapat diperbaiki.
  3. Modifikasi juga bisa menjadi alternatif, selain fungsi utamanya tetap terjaga, penampilan sang BMW pun juga jadi menarik.

Perbaikan yang Tepat Bisa Memperpanjang Masa Pakai Lampu

DRL BMW yang mulai redup memang tidak selalu menjadi tanda bahwa seluruh headlamp sudah harus diganti.

Dengan diagnosis yang tepat, kerusakan dapat diketahui lebih awal sehingga pemilik bisa menentukan pilihan antara memperbaiki, mengganti komponen tertentu atau mengganti satu set lampu.

Lampu bukan hanya soal tampilan. DRL dan headlamp merupakan bagian dari sistem keselamatan kendaraan yang harus tetap berfungsi dengan baik setelah proses perbaikan maupun modifikasi. [nus/TA.com]

Yoong Motor Jakarta Piawai Perbaiki DRL Mini Cooper

0

Lampu Daytime Running Light (DRL) Mini Cooper bukan hanya berfungsi sebagai penguat identitas saja.

Komponen ini juga menjadi bagian dari sistem pencahayaan kendaraan yang memang dibekali pabrikan untuk menjadi salah satu penguat visibilitas mobil saat di jalan.

Jangan pernah abaikan keberadaannya, jika terjadi kendala atau penurunan performa pada lampu DRL Mini Cooper Anda, segera perbaiki.

Penyebab Lampu DRL Mini Cooper Bermasalah

Banyak faktor penyebab rusak atau menurunnya performa lampu DRL pada mobil mewah Mini Cooper. Usia atau pemakaian dan panas menjadi salah satu penyebab utamanya.

Meski dikenal memiliki ketahanan atau umur panjang, bukan berarti LED bisa bebas masalah. Modul LED, rangkaian elektronik, konektor, maupun sistem pendingin lampu tetap dapat mengalami penurunan kinerja.

Selain modul, ada beberapa penyebab lampu DRL Mini Cooper bermasalah, diantaranya :

  1. Kondisi seal atau perekat pada rumah lampu yang rusak. Hal ini menimbulkan potensi kelembapan hingga muncul embun, yang lama-kelamaan menjadi pemicu kerusakan lampu DRL.
  2. Kelistrikan yang mulai bermasalah juga bisa menjadi penyebab lampu DRL pada Mini Cooper menurun performanya.
  3. Adanya paparan sinar matahari yang terjadi secara terus-menerus.
  4. Perubahan temperatur secara tiba-tiba, misalnya dari cuaca terik menjadi hujan.

Berdasarkan dari hal-hal di atas, menurut Tomy Gunawan, CEO dari Yoong Motor Jakarta, “Ketika DRL Mini Cooper mulai bermasalah, pemilik sebaiknya tidak langsung mengambil kesimpulan bahwa seluruh lampu harus diganti. Periksa dan percayakan pada bengkel spesialis lampu yang Anda percaya,” ucapnya.

Yoong Motor Jakarta Terima Perbaikan DRL

Tak hanya Mini Cooper saja, di bengkel besutan Tomy ini juga piawai memperbaiki kerusakan lampu DRL mobil-mobil mewah lainnya. Sebut saja Mercedes-Benz, BMW dan beberapa moobil berkelas premium jenis SUV.

Beberapa langkah sederhana yang menjadi pedoman dalam proses perbaikan lampu DRL di bengkel Yoong Motor Jakarta, yakni :

  1. Konsultasi dilakukan oleh Tomy atau crew-nya demi menganalisa dari kronologi tanda-tanda kerusakan pada lampu DRL.
  2. Pemeriksaan awal, melihat dampak dari kerusakan atau efek yang timbul dari secara visual.
  3. Pengecekan fisik lampu, mulai dari kondisi mika atau kaca headlamp, hingga lapisan perekat atau seal.
  4. Proses selanjutnya pada pemeriksaan perangkat lampu, kelistrikan hingga modul lampu DRL.
  5. Setelah semua pemeriksaan lengkap dan ditemukan penyebabnya barulah dilakukan perbaikan.

“Langkah sederhana mulai dari analisa kronologi kerusakan hingga langkah atau proses perbaikan yang harus dilakukan tentu dilengkapi dengan persetujuan dari pemilik atau pelanggan. Jadi pelanggan juga kami berikan informasi sedetail mungkin mengenai kondisi lampu mobilnya,” tegas Tomy.

Apa Manfaat Setelah DRL Mini Cooper Diperbaiki?

Perbaikan DRL yang dilakukan dengan benar memberikan beberapa keuntungan bagi pemilik Mini Cooper.

  1. Dari sisi tampilan. DRL yang kembali terang dan memiliki warna cahaya seragam membuat wajah mobil terlihat lebih segar.
  2. Fungsi pencahayaan kendaraan dapat kembali bekerja sebagaimana mestinya. DRL yang sebelumnya redup atau sebagian mati tentu membuat tampilan pencahayaan tidak maksimal.
  3. Perbaikan yang tepat dapat membantu pemilik menghindari pengeluaran lebih besar apabila ternyata kerusakan masih dapat ditangani tanpa mengganti satu set lampu.
  4. Keuntungannya, setelah diperbaiki di Yoong Motor Jakarta, tentu hasil akhir juga mencakup pada kondisi rumah lampu yang kembali tertutup dan tersegel dengan baik. Ini penting untuk mengurangi risiko masuknya air atau kelembapan ke dalam lampu. [nus/TA.com]

Cat Ulang Rangka Sepeda Cervelo

0

Bagi penghobi sepeda, ganti warna rangka bukan sekedar urusan tampilan saja.

Sepeda yang menjadi kebanggaan atau penyaluran hobinya tentu punya nilai personal. Jelas alasan tersebut menjadi salah satu sebab banyak orang membuat tampilan sepeda miliknya menjadi berbeda.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan perubahan warna rangka tersebut, salah satu yang cukup istimewa adalah pengecatan ulang yang juga diselipkan custom airbrush di dalamnya.

Warna hitam aslinya (kiri) dan setelah melewati proses modifikasi (kanan).

Dari Hitam Jadi Merah Ferrari

Warna dasar dari rangka Cervelo ini adalah hitam. Pemiliknya mendatangi bengkel Tomi Airbrush dengan membawa serta desain yang diinginkan untuk perubahan warna berikut tampilan visual dari rangka sepeda yang barunya.

“Warna merah Ferrari jadi pilihan dari pemilik sepeda branded Cervelo ini. Pemilik juga tak hanya menginginkan perubahan warna semata, namun juga ada beberapa grafis yang menyertainya,” ungkap Tomy Gunawan, CEO dari Tomi Airbrush.

Rangka yang sebelumnya terlihat sederhana dengan warna hitam kini menjadi pusat perhatian. “Konsep seperti ini sebenarnya bukan hal baru dalam dunia sepeda. Layanan pengecatan khusus sepeda juga menawarkan berbagai pilihan warna dan finishing, mulai dari glossy, matte, metallic, pearl hingga kombinasi warna khusus bahkan airbrush,” tambah Tomy.

Konsep ini masuk dalam tren yang pernah berkembang di Jepang. Salah satu cirinya dalam finishing airbrush disematkan beberapa sticker-sticker dari brand ternama dari produk-produk yang memang digemari oleh pemilik. Dalam finishing pengecatan rangka ini juga terdaapat grafis-grafis vektor yang menyertai proses pengecatannya.

Apa Keuntungan Mengecat Ulang Rangka Sepeda?

Banyak orang mempertanyakan hal ini, terutama bagi para pemilik sepeda yang baru berencana melakukan modifikasi sepeda miliknya. Bila ingin lebih jelas, Anda bisa konsultasi dengan Tomy via nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959.

Namun secara singkat dapat kami sampaikan berikut ini :

  1. Keuntungan paling mudah terlihat tentu saja dari sisi visual. Tetapi ada beberapa manfaat lain yang membuat modifikasi ini menarik, seperti yang dijabarkan pada poin berikutnya.
  2. Tampilan Jadi Lebih Eksklusif.
    Sepeda custom memiliki satu kelebihan yang tidak selalu bisa didapat dari produk standar yakni identitas. Hal ini sama dengan modifikasi kendaraan bermesin lainnya. Warna merah Ferrari pada modifikasi rangka sepeda Cervelo ini, dari warna hitam sebelumnya membuat sepeda terlihat lebih berbeda ketika berada di antara sepeda lain dengan warna standar.
  3. Bisa Menyesuaikan dengan Komponen.
    Pengecatan ulang juga memungkinkan pemilik menentukan kombinasi warna dengan komponen yang sudah dimiliki, misalnya helm sepeda, warna kostum untuk bersepeda, ata bisa juga rangka merah dipadukan dengan wheelset karbon hitam, handlebar hitam dan sadel hitam. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan yang sporty sekaligus tidak berlebihan.

Pilihan finishing juga dapat disesuaikan. Warna yang sama akan memberikan karakter berbeda ketika menggunakan finishing glossy, matte atau metallic.

  1. Menjadi Cara Alternatif Memperbarui Sepeda
    Tidak selalu harus membeli sepeda baru untuk mendapatkan sensasi memiliki sepeda baru. Pengecatan ulang bisa menjadi bagian dari proses refresh atau makeover. Secara visual, perubahan warna dasar pada rangka memang dapat memberikan efek yang sangat besar.

Namun perlu digarisbawahi, cat ulang tidak membuat performa rangka secara otomatis meningkat. Manfaat utamanya berada pada aspek visual, personalisasi dan kondisi finishing. [nus/TA.com]

Mini Projector Saber SR 1 Nano Bikin Tampilan Jaecoo J5 EV Berkelas Tinggi

0

Sudah tak zamannya lagi modifikasi mobil dengan konsep mewah dan ekstrim.

Alasan tersebut salah satunya ditunjang dengan karakter desain mobil masa kini yang memang sudah menarik dari pabrikan, termasuk juga mobil-mobil bertenaga baterai atau mobil listrik, seperti Jaecoo J5 EV ini.

Di bengkel Yoong Motor Jakarta, yang juga satu atap manajemen dengan Tomi Airbrush, telah terbiasa menangani modifikasi ringan untuk mobil-mobil listrik termasuk custom lampu.

“Sentuhan kecil atau modifikasi ringan pada mobil-mobil masa kini, cukup membuat tampilannya jadi lebih maksimal, disamping juga bicara soal fungsionalnya dari sebuah modifikasi,” tukas Tomy Gunawan, CEO dari Tomi Airbrush dan Yoong Motor Jakarta ini.

Sektor Cahaya Jadi Banyak Pilihan Penggemar Otomotif

Desain Jaecoo J5 EV memang sudah dibekali dengan desain lampu yang modern. Lampu depannya berbentuk horizontal dan cenderung tipis. Desain seperti ini sudah sangat familiar “menempel” pada Sport Utility Vehicle (SUV) masa kini.

Karena itu, banyak para pemilik Jaecoo J5 EV yang berkonsultasi pada Tomy baik secara langsung maupun melalui sambungan telepon 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959, ia sarankan untuk melakukan modifikasi simpel terkait sektor pencahayaan.

Mengapa modifikasi lampu disarankan oleh Tomy? Karena ada beberapa alasan yang mendukungnya, diantaranya :

  1. Tampilan standar tetap terjaga, sementara sistem pencahayaan dapat berfungsi maksimal.
  2. Secara visual, keberadaan mini projector dapat memberikan kesan lebih padat dan agresif, terutama saat lampu berfungsi atau dioperasikan pada malam hari.
  3. Pemasangan dan penyetelan yang benar, lampu tambahan bisa membantu visibilitas saat berkendara malam.

Dua Set Saber SR 1 Nano, Bukan Sekadar Pajangan

Penggunaan dua set mini projector pada Jaecoo J5 EV menarik karena modifikasinya masih tergolong sederhana. Sejatinya, sang pemilik yang juga pelanggan bengkel modifikasi Tomi Airbrush ini tidak ada kebutuhan mengubah wajah mobil secara total.

“Pada intinya seluruh komponen seperti bumper, gril, termasuk juga garis atau lekuk desain utama mobil tetap menjadi hal yang wajib dipertahankan alias tak boleh berubah sedikit pun,” ujar Tomy.

Hanya saja, secara visual ada perubahan tampilan yang juga memiliki kaitan erat dengan faktor lainnya, seperti :

  1. Saat dilihat lebih dekat, ada sektor pencahayaan yang mendapatkan sentuhan berbeda.
  2. Berubahnya penampilan mobil tentu memberikan kesan personal bagi pemiliknya alias tampil beda.
  3. Tampilan berubah, namun orisinalitas desain terjaga, terutama saat fitur lampu difungsikan di malam hari.
  4. Biaya yang diperlukan masih terjangkau, dari pada pemilik mobil baru harus melakukan ubahan besar-besaran.

Bisa dengan Mudah Dikembalikan ke Aslinya

Meski modifikasi Jaecoo J5 EV ini menggunakan 2 set lampu dari Saber SR 1 Nano, namun bukan berarti saat dilepas atau tak ingin dipakai lagi bakal menyisakan tanda-tanda bekas modifikasi.

Tomy dapat memastikan, setelah lampu mini projector Saber SR 1 Nano tersebut tak terpakai lagi, maka mobil akan kembali normal alias tetap orisinil tanpa bekas, pasalnya :

  1. Pemasangan lampu bersifat plug and play. Tak perlu ada bagian bodi yang dirusak untuk menempatkan komponen lampu tersebut.
  2. Tersedia bracket lampu yang memang sudah disesuaikan untuk seluruh lekuk dan model desain mobil, termasuk mobil listrik seperti Jaecoo J5 EV ini.
  3. Seluruh kabel yang digunakan tak ada kaitannya dengan kabel bodi orisinil bawaan mobil.
  4. Komponen kelistrikan lainnya seperti switch atau relay semuanya disiapkan langsung oleh bengkel Yoong Motor Jakarta. [nus/TA.com]

Servis dan Ganti Model Projector Solusi Headlamp Toyota Kijang Innova Jadi Terang

0

Dikenal luas di kalangan penggemar Multi Purpose Vehicle (MPV) di Indonesia, Toyota Kijang Innova juga punya kendala sama dalam hal perlampuan dengan mobil-mobil lainnya.

Salah satu kendala yang kerap muncul yakni adanya keluhan sorot lampu yang menurun secara drastis. Hal ini bisa jadi disebabkan karena masa pakai komponen lampu yang sudah tergolong “berumur”.

Dalam situasi seperti ini banyak para pemilik MPV andalan Toyota ini, langsung memutuskan untuk mengganti seperangkat lampu utamanya. Padahal, dengan cara diservis, performa lampu utama bisa kembali seperti semula dan tentu biaya yang dikeluarkan juga jauh lebih terjangkau.

Kenapa Headlamp Toyota Kijang Innova Banyak Diservis

Salah satu penyebab performa lampu utama Toyota Kijang Innova menurun secara fungsi, penyebab paling banyak karena faktor usia, namun hal ini belum tentu sepenuhnya benar.

Guna meyakinkan penyebabnya, Anda bisa berkonsultasi dengan bengkel spesialis lampu seperti Yoong Motor Jakarta, yang juga kepunyaan Tomy Gunawan. Di bengkel ini Anda bisa bertanya seputar kendala soal lampu hingga modifikasinya. Tak perlu datang, bila tak punya waktu banyak Anda bisa call nomor yang selalu siap melayani diskusi, 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959.

Anda bisa cek beberapa tahapan untuk memastikannya secara mandiri :

  1. Cek apakah permukaan mika lampu terlihat kusam, buram, atau menguning? Jika iya, salah satu penyebabnya karena sering terpapar sinar matahari langsung, debu dan terjadi dalam waktu yang berkelanjutan.
  2. Apakah ada bagian dari multireflektor atau projector-nya (untuk generasi Toyota Kijang Innova Reborn tipe Q dan sebagian tipe Zenix) yang mengalami masalah? Jika iya, pastikan penanganan lebih lanjut ke bengkel spesialis lampu sekelas Yoong Motor Jakarta.

Servis Headlamp Jadi Solusi Utama

Terkait performa lampu utama, keluhan yang muncul pun beragam. Mulai dari mika lampu yang menguning, sorotan lampu mulai redup, reflektor yang kondisinya menurun, sampai pemilik yang merasa lampu standar Toyota Kijang Innova kurang maksimal ketika dipakai malam hari di jalan minim penerangan.

Tak heran jika servis headlamp Toyota Kijang Innova menjadi salah satu opsi yang cukup banyak dilakukan pemiliknya. Sebagian pemilik tidak cuma memperbaiki lampu yang bermasalah. Mereka memilih sekalian melakukan modifikasi headlamp Toyota Kijang Innova menggunakan projector.

Servis headlamp pada dasarnya bertujuan mengembalikan fungsi lampu agar kembali optimal. Pekerjaannya bisa berupa restorasi mika, pembersihan bagian dalam, penggantian bohlam, perbaikan reflektor, soket atau komponen kelistrikan sesuai kebutuhan.

Biaya ini jelas jauh lebih terjangkau dari pada Anda mengganti satu set lampu utama dengan yang baru.

Pelanggan Yoong Motor Jakarta Ini Pilih Servis dan Upgrade Projector

Memahami betul kondisi perlampuan mobilnya, pelanggan Yoong Motor Jakarta yang satu ini memiliki 2 opsi :

  1. Melakukan servis mika lampu, untuk mengembalikan sorot cahaya yang maksimal.
  2. Melakukan modifikasi projector, agar dapat memenuhi kebutuhannya berkendara.

Komposisi pilihan tersebut menghasilkan performa yang luar biasa untuk penerangan lampu Toyota Kijang Innova miliknya.

“Saat pengecekan servis lampu, ditemukan case di mana modul dari lampu orisinilnya sudah tidak berfungsi baik, alias sudah rusak. Selain melakukan servis seluruh komponen lampu, pemilik juga berkeinginan untuk memodifikasi lampunya menggunakan model projector,” beber Tomy Gunawan, yang juga pemilik bengkel Yoong Motor Jakarta.

Modifikasi BiLED projector yang dipilih oleh pelanggan tersebut yakni produk dari Osram Easy, berukuran 3 inci.

“Proses pasang cepat, one day service, semua sudah komplit, hingga lampu modifikasi berfungsi normal dan terang,” terang Tomy lebih lanjut. [nus/TA.com]

Custom Projector Headlamp Yamaha XMax

0

Tomy Gunawan, lewat bendera bengkel lainnya, Yoong Motor Jakarta tak hanya berkiprah pada modifikasi lampu untuk roda empat saja, tetapi juga roda dua.

Yup, di bengkelnya yang satu atap dengan Tomi Airbrush, banyak pemilik motor matic gambot yang datang untuk melakukan custom headlamp.

Salah satunya ada Yamaha XMax, modifikasi lampu Yamaha XMAX kini tidak hanya soal membuat cahaya lebih terang. Perkembangan aksesori aftermarket membuat lampu utama skutik bongsor ini bisa tampil jauh lebih atraktif bahkan menggunakan efek animasi yang membuat bentuk pencahayaan seolah-olah sedang membuka dan menyipitkan mata.

Custom Lampu Full Upgrade

Menurut Tomy Gunawan, “Modifikasi lampu untuk Yamaha XMax ini tergolong dalam kategori “Sultan” alias sudah full upgrade. Ada beberapa komposisi merk dan tipe lampu yang disematkan pada skutik bongsor tersebut,” tegas Tomy.

Dari cerita yang disampaikan oleh Tomy melalui pesan WhatsApp, modifikasi lampu Yamaha XMax ini terdiri dari beberapa konsep modifikasi lampu, seperti :

  1. Utamanya ada lampu model Daytime Running Light (DRL) matrix pada lampu bagian depan.
  2. Ada bentuk animasi pada modifikasi lampu tersebut, hal ini didasari dari kegiatan pemiliknya yang juga sering mengikuti kontes atau pameran yang menyertakan matic kesayangannya ini. Lampu ini bisa berubah bentuk salah satunya menyerupai bentuk mata.
  3. Lampu modifikasi ini menggunakan model projector dengan ukuran 2 inci.

Modifikasi lainnya, lampu modifikasi Yamaha XMax ini berbasis aplikasi yang dapat dioperasikan melalui sebuah remot.

“Modifikasi ini tergolong rumit, dan dari segi waktu juga tidak sedikit, prosesnya panjang, di samping karena model yang diinginkan harus melewati proses custom, juga diperlukan kreativitas dan kemampuan yang memadai dalam meramu lampu-lampu modifikasi tersebut,” ungkap Tomy.

Apa Saja Keuntungan Modifikasi Lampu Yamaha XMAX?

  1. Tampilan Motor Jadi Lebih Personal
    Ini menjadi alasan paling sederhana sekaligus paling kuat. Lampu standar Yamaha XMax memang sudah mempunyai desain agresif. Namun dengan headlamp custom, pemilik bisa membuat tampilan depan motor jauh lebih personal.

Efek animasi mata bahkan dapat membuat Yamaha XMax terlihat seperti memiliki ekspresi berbeda ketika lampu dinyalakan.

Bagi pemilik yang gemar mengikuti kontes modifikasi atau sekadar ingin motor berbeda dari unit standar, perubahan ini cukup mencolok.

  1. Bisa Meningkatkan Performa Penerangan
    Upgrade lampu seperti ini bukan hanya menghasilkan tampilan baru. Penerangan pada malam hari juga berpotensi menjadi lebih baik.
  2. Karakter Yamaha XMax Kian Agresif
    Desain lampu depan merupakan salah satu identitas tak terkecuali bagi Yamaha XMax ini. Lampu depan Yamaha XMax sudah dikenal memiliki tampilan seperti mata yang sedang menatap tajam. Karena itu, konsep animasi mata sebenarnya cukup baik, melengkapi karakter desain motor tersebut.
  3. Bisa Disesuaikan dengan Konsep Modifikasi
    Keuntungan lain adalah fleksibilitas. Maksudnya adalah pemilik Yamaha XMax dapat memilih konsep minimalis atau ekstrim sekalipun. Misalnya hanya mengganti projector dan mempertahankan bentuk lampu asli, atau membuat satu set headlamp custom dengan tambahan DRL dan aksen 3D.

Untuk konsep yang lebih ekstrim, tersedia pula pilihan RGB atau animasi yang dapat dikontrol menggunakan modul tertentu. Artinya, modifikasi lampu bisa mengikuti konsep keseluruhan motor, baik itu elegan, sporty, racing look, maupun futuristis.

  1. Menambah Nilai Visual Saat di Ajang Pameran Atau Kontes
    Bagi pemilik yang sering mengikuti gathering atau kontes modifikasi, detail lampu bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Modifikasi Yamaha XMax kelas kontes pun sudah banyak menyentuh sektor headlamp. Dengan efek animasi, perhatian orang biasanya akan lebih mudah tertuju ke bagian depan motor ketika lampu mulai menyala.

Konsultasi Jadi Langkah Awal yang Tepat

Anda tertarik dengan modifikasi lampu bagi motor Anda seperti ini? Namun Anda bingung memilik produk dan model atau konsep yang tepat untuk motor Anda?

Jangan sungkan untuk menghubungi Tomy via nomor ini 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959. Silahkan konsultasikan ide dan keinginan Anda. [nus/TA.com]

Modifikasi Daihatsu Gran Max Gofar Hilman Kolaborasi Pizza Hut

0

Konsep modifikasi Daihatsu Gran Max kali ini merupakan proyek kolaborasi antara Gofar Hilman dengan Pizza Hut.

Mengusung konsep layaknya mobil delivery, sang minibus boxy ini langsung berubah tampilannya di tangan Tomy Gunawan, CEO dari Tomi Airbrush. Ia dipercaya oleh Gofar Hilman untuk mewujudkan konsepnya membuat modifikasi Daihatsu Gran Max hasil kerja sama dengan Pizza Hut.

Kini, tampilan mobil niaga tersebut jadi lebih atraktif, dengan komposisi warna cerah yakni merah, putih dan ada pula hitam pada bagian bodi eksteriornya. Bukan cuma soal warna. Grafis diagonal yang dibuat memenuhi bagian samping mobil memberikan kesan dinamis, seolah Gran Max ini sedang melaju membawa pesanan pizza ke pelanggan.

Mobil asli sebelum dimodifikasi.

Komposisi Konsep Modifikasi Tergambar Jelas

Modifikasi Gran Max ini berasal dari jenis blind van yang telah mengalami perombakan total di bengkel modifikasi Tomi Airbrush, tentu untuk mewujudkan konsep yang dituangkan dari idenya konten kreator Gofar Hilman.

Dari tampilan visualnya nampak tiga elemen utama yang terlihat pada desainnya :

  1. Ciri Kental Pizza Hut
    Ada paduan warna sebagai penguat identitas dari brand Pizza Hut.
  2. Unsur Kecepatan dan Fun
    Dalam visual gambar desain dapat ditangkap, perwujudan dari ide sebuah kecepatan yang diwakili melalui garis diagonal merah dan hitam. Di mana kedua komposisi warna tersebut sangat tepat untuk merepresentasikan kesan sporty dan speed.
  3. Ada Karakter Lifestyle
    Hadirnya sentuhan modifikasi memperkuat gambaran kolaborasi Gofar Hilman yang mempertajam imej kecepatan pengiriman paket Pizza Hut. Sentuhan ide modifikasi dari Gofar Hilman ini membuat sang Gran Max begitu dekat dengan kultur otomotif dan anak muda.

Proses Ubah Bodi Ekstrerior

Demi menyesuaikan dengan desain yang telah disiapkan oleh sang konseptor, Gofar Hilman, crew bengkel modifikasi Tomi Airbrush harus melakukan beragam ubahan pada bodi Daihatsu Gran Max second tersebut. Bodi “dikampak” mulai dari bagian depan, meliputi bumper, kap penutup radiator, seluruh piranti gril, headlamp dan komponen pendukung, hal yang sama juga berlaku pada bagian buritan.

Proses tersebut kemudian memasuki tahap custom. Di mana bodi dibuat sedemikian rupa agar tampak sesuai dengan desain yang diajukan oleh Gofar. Sementara untuk bagian samping diperlukan penyesuaian serupa wide body untuk mendapatkan lekuk desain yang diinginkan.

Mobil boxy berlatar belakang blind van ini secara keseluruhan mengadopsi bodikit GH Style, yang merupakan bodikit special custom dari Gofar Hilman. Bodi custom tersebut dibalut dengan basic pengecatan airbrush, sementara untuk kebutuhan penyesuaian desain diperlukan cutting sticker yang melengkapi tujuan branding dari modifikasi Daihatsu Gran Max ini.

“Penyesuaian desain pada sisi bodi samping bertujuan untuk mengeksplor dari branding car ini, jadi jika sewaktu-waktu diperlukan ubahan maka dapat dengan mudah disesuaikan,” demikian dijelaskan oleh Tomy Gunawan, CEO dari Tomi Airbrush.

Ditambahkan oleh Tomy, mewujudkan desain, tak hanya proses airbrush dan cutting sticker saja yang diperlukan, namun juga ada proses pelapisan chrome pada beberapa komponen wajah depannya, seperti bumper, gril dan pendukung lainnya.

Pewarnaan Bodi Diawali Dari Pengecatan Dasar

Tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh Tomy setelah proses custom bodi Daihatsu Gran Max tersebut selesai, berlanjut pada proses :

  1. Pengecatan. Untuk pengecatan dasar dimulai dari warna putih. Seluruh dasar mobil dilakukan pengamplasan ulang dan dilapis dengan warna yang sama dengan aslinya yakni putih.
  2. Setelah semua pengecata bodi dasar selesai. Maka Tomy harus melakukan proses penyesuaian grafis. Demi mendapatkan gambar yang serupa desain, Tomy mengerjakan proses pewarnaan untuk grafisnya, untuk diperlukan pelapisan warna merah, merah tua dan satu tingkat warna di atas merah tua. Lalu lapisan warna yang akhir adalah hitam.
  3. Clear coat menjadi bagian berikutnya. Proses clear coat memerlukan penyemprotan 3 sampai dengan 4 lapis, demi mendapatkan hasil sempurna.
  4. Bagian akhir masuk pada proses custom decal atau sticker, yang disesuaikan dengan kebutuhan desain / branding.
Custom Mobil Masih Banyak Diterima

Bengkel Tomi Airbrush sendiri memang sudah piawai memodifikasi beragam kendaraan. Memasuki usia ke-32 tahun di 2026 ini, sudah tak diragukan lagi hasil kerja dari pada crew bengkel yang bermarkas di Duri Kepa, Jakarta Barat ini.

Dengan kemampuan dan tim kerja yang solid, seluruh proses modifikasi Daihatsu Gran Max pesanan Gofar Hilman kolaborasi dengan Pizza Hut ini dapat dikerjakan dalam waktu 3 hingga 4 minggu sampai selesai.

Anda memiliki kebutuhan branding perusahaan seperti ini? Tomy menyediakan layanan konsultasi yang dapat dihubungi lewat nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959. [nus/TA.com]