Mau modifikasi sepeda gunung atau sepeda model lain yang Anda miliki? Jangan ragu, datang saja ke bengkel modifikasi Tomi Airbrush. Yup, bengkel yang digawangi oleh Tomi Gunawan ini mampu mengerjakan modifikasi maupun reparasi sepeda gunung dan sepeda model lain.
Tomi Airbrush, kini melebarkan sayapnya hingga reparasi dan modifikasi sepeda.
Beragam jenis sepeda mulai dari Road Bike, Mountain Bike (MTB), hingga sepeda Downhill pun sering dimodifikasi oleh bengkel yang bermarkas di kawasan Duri Kepa ini. Beberapa item pekerjaan modifikasi sepeda yang kerap dikerjakan diantaranya repair frame carbon sepeda, restorasi sepeda. Dan tentunya bila Anda penggemar sepeda yang suka tampil beda, bengkel modifikasi Tomi Airbrush juga sanggup mengerjakan modifikasi airbrush pada sepeda Anda.
Reparasi dan modifikasi rangka juga sanggup dilakukan oleh Tomi Airbrush.
Penggemar sepeda yang datang pun beragam, kebanyakan dari mereka mempercayakan modifikasi atau reparasi sepeda mereka dengan label brand ternama seperti Patrol, Colnago, Pinarello, Specialize, BMC, Giant, dan lain sebagainya.
Diakui oleh Tomi Gunawan, ia sudah pernah memodifikasi dan beberapa diantaranya merupakan proyek modifikasi sepeda yang datang langsung dari pihak brand-nya. [nus/TA.com]
Pebalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar berhasil juarai seri enam Indonesia Touring Car Championship (ITCC) kelas 1600 Max, Sabtu (4/11) kemarin di Sirkuit Internasional Sentul. Alvin membesut Honda All New Jazz, dan tembus dengan total waktu 24 menit 30,5 detik.
Memulai kompetisi dari posisi kedua, Alvin langsung mengambil alih posisi terdepan semenjak awal lomba dan tidak terkejar lagi oleh lawan-lawannya di kelas balap paling bergengsi ini. Di belakang Alvin, pebalap Haridarma Manopo dari Toyota Team Indonesia (TTI) finish di posisi kedua dan Avila Bahar (Privateer) di posisi ketiga.
Kompetisi ITCC 1600 Max.
Sementara itu, rekan satu tim Alvin yaitu Rio SB yang berlaga di kelas ITCC 1500 berhasil finish di posisi kedua. Juara pertama di kelas ini ditempati oleh Fitra Eri dari tim Honda Bandung Center.
Jonfis Fandy selaku Marketing & After Sales Service Director mengatakan, “tim Honda Racing Indonesia dengan Honda All New Jazz pada seri ini menunjukkan performa yang luar biasa. Kami percaya bahwa kombinasi antara pengalaman balap dari Alvin dan ketangguhan Honda All New Jazz akan terus membawa hasil positif hingga di akhir musim.”
Kompetisi Honda Jazz Speed Challenge (HJSC).
Pada hari yang sama, PT. Honda Prospect Motor (HPM) juga menggelar ajang balap Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) dan Honda Brio Speed Challenge (HBSC) yang juga memasuki seri keenam. Persaingan antara Fitra Eri dan Rio SB juga berlanjut di ajang ini, dimana Fitra Eri kembali finish di posisi pertama disusul oleh Rio di posisi kedua pada kelas Master. Sementara itu, Zharfan Rahmadi dari tim Banteng Jagonya Ayam Motorsport menduduki posisi ketiga.
Fitra Eri posisi pertama Honda Jazz Speed Challenge (HJSC).
Di kelas Rising Star, Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage Racing unggul setelah meraih juara pertama sedangkan M. Arief Hidayat (Privateer) berada di posisi kedua diikuti Hafiz M. Boutros (Privateer) di posisi ketiga.
Untuk kelas Promotion, Adrian Jopie (Privateer) kembali menunjukkan kemampuannya dengan menyabet posisi pertama, sementara Annis Badro’uf (Privateer) mengikuti di posisi kedua dan Fadli Ananda yang tergabung dalam tim Bank BJB Delta Garage Racing di posisi ketiga.
Kompetisi HBSC.
Sedangkan untuk kompetisi Honda Brio Speed Challenge, Huga Laverda Labib (Promotion) memimpin di kelas Promotion diikuti Irvan Fauzie (Privateer) di posisi kedua dan Rio R Bramantio dari tim Bank BJB B16 Apspeed berada di posisi ketiga.
Kemudian di kelas Rookie, M. Aqsha Amato Rudolph (Privateer) kembali meraih juara pertama untuk kedua kalinya, sedangkan Mirza Putra Utama (Privateer) mengekor dibelakangnya dengan meraih posisi kedua dan Reyno Romein dari tim Bank BJB Delta Garage Racing di posisi ketiga. [nus/TA.com]
Suzuki Karimun Wagon R ternyata memiliki penggemar di luar negeri. Salah satu produk primadona Suzuki di pasar global ini telah dieskpor ke Pakistan sejak 2014 lalu. Volume ekspor Suzuki Karimun Wagon R dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) sebanyak 78.384 unit. Alhasil, dengan angka tersebut, menurut keterangan dari PT. Suzuki Indomobil Motor (SIM), Suzuki Karimun Wagon R merupakan produk dengan jumlah ekspor tertinggi dalam bentuk CKD.
“Perolehan angka ekspor Suzuki Karimun Wagon R sangat menarik apabila dicermati peningkatannya. Sejak diekspor ke Pakistan, jumlah permintaannya selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tentunya sangat membanggakan bagi kami, karena Karimun Wagon R produksi pabrik Tambun bisa diterima dengan baik di Pakistan. Raihan ini terus memacu kami untuk memenuhi dan mengembangkan pasar ekspor di Pakistan, sehingga Suzuki Indonesia bisa berkontribusi lebih besar lagi bagi ekspor Indonesia,” papar Hady Surjono Halim, Department Head of Export Import PT. SIM.
Sepanjang periode Januari-September 2018, Suzuki mencatat jumlah ekspor Karimun Wagon R mencapai 23.712 unit. Performa ekspor Karimun Wagon R pada periode ini meningkat 27 % dibanding perolehan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 18.720 unit. Melihat pertumbuhan positif ini, Suzuki menargetkan akan mengapalkan 32.400 unit Karimun Wagon R pada tahun 2018. Selain mengekspor kendaraan ke Pakistan, Suzuki juga telah mengekspor 39.336 buah komponen knock down Karimun Wagon R ke India pada periode Januari-September 2018.
Foto : Istimewa.
Suzuki Karimun Wagon R digemari di Pakistan karena memiliki interior yang nyaman, eksterior menarik, dan ukuran kendaraan compact sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sana. Selain itu, Suzuki Karimun Wagon R juga irit, ramah lingkungan, dan dijual dengan harga yang terjangkau. Keunggulan yang dimiliki Karimun Wagon R menjadikannya sebagai city car yang banyak dipilih masyarakat Pakistan.
Lonjakan volume ekspor Karimun Wagon R ke Pakistan dari tahun ke tahun sekaligus menjadi bukti dukungan Suzuki terhadap program pemerintah yang menginginkan kendaraan produksi Indonesia bisa diterima oleh pasar manca negara. “Respons positif dari konsumen Pakistan menjadi bukti bahwa produksi massal Karimun Wagon R di pabrik Suzuki di Tambun sudah memenuhi standar kualitas internasional, sehingga Karimun Wagon R dengan lima elemennya, yaitu S.U.P.E.R (Spacious, Useful, Practical, Efficient, and Reasonable) menjadi pilihan favorit konsumen di sana,†tutup Hady. [nus/TA.com]
Suzuki Auto Value yang merupakan layanan mobil bekas resmi dari PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) tengah menggelar program menarik bagi konsumen Suzuki Ertiga. Suzuki Ertiga masih memiliki daya tarik dan diminati penggemar kendaraan multifungsi (Multi Purpose Vehicle) di Indonesia, tidak hanya unit barunya saja tapi juga mobil bekasnya.
Sukses menggelar program Merdeka yang berhasil meningkatkan penjualan Suzuki Ertiga bekas sebesar 150 %, Suzuki Auto Value menggelar “Ertiga Vaganza†untuk mengakomodir minat para calon konsumen Suzuki Ertiga.
Ertiga Vaganza.
“Program Merdeka direspon dengan baik oleh calon konsumen di Jabodetabek, terbukti hasilnya cukup menggembirakan karena ada peningkatan sebesar 150% pada penjualan Ertiga bekas di Suzuki Auto Value. Karena Ertiga termasuk salah satu mobil unggulan Suzuki yang memiliki banyak peminat, kami menggelar Ertiga Vaganza guna mengakomodir minat para konsumen dan calon konsumen Ertiga yang tersedia di dealer-dealer Suzuki,” ujar Hendro Kaligis, Business Development Manager Auto Value PT. Suzuki IndomobiI Sales (SIS).
Program Ertiga Vaganza memberikan layanan gratis biaya jasa balik nama wilayah Jabodetabek dan juga hadiah tambahan berupa kupon servis gratis yang bernilai hingga Rp. 1 juta. Penawaran ini berlaku hingga akhir November 2018 dan bisa didapatkan dengan paket angsuran ekstra hemat mulai dari Rp. 80.000-an per hari.
Program “Ertiga Vaganza†melengkapi kepastian mutu unit mobil dari Suzuki Auto Value. Sertifikat Mutu Kendaraan (Certified Used Car) yang diterbitkan oleh PT. SIS memberikan garansi mesin dan transmisi yang berlaku secara Nasional. Dengan sertifikat ini Suzuki Auto Value memberikan pelayanan terbaik dalam jual beli kendaraan bekas yang aman dan nyaman.
“Kami harap, Ertiga Vaganza tidak hanya mendongkrak penjualan unit Suzuki Ertiga bekas yang masih tersedia, namun juga dapat memenuhi kebutuhan pelanggan setia Suzuki yang menggemari Suzuki Ertiga karena reputasi konsumsi bahan bakarnya yang sangat efisien dan fitur-fitur keamanan serta kenyamanan yang menjadi keunggulannya.†tutup Hendro. [nus/TA.com]s
Perjalanan rombongan “Jelajah Nusantara Bersama Honda All New CR-V Turbo” telah menempuh 8000 Kilometer, lintas Sumatera dan Jawa. Kini, setelah dua pulau tersebut, rombongan yang berangkat sejak 7 September lalu ini bertolak menuju pulau Kalimantan.
Penjelajahan rombongan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menelusuri Kalimantan dimulai dari Pontianak dan berlanjut ke Palangkaraya, Banjarmasin, hingga Samarinda. Menurut rencana, perjalanan tersebut akan menempuh jarak 2000 Km. Sepanjang perjalanan, rombongan APPSI melakukan audiensi dengan pemerintah kota setempat sekaligus mengeksplorasi berbagai tempat wisata yang menjadi ciri khas dari setiap daerah.
Lokasi Tugu Khatulistiwa Pontianak Kalimantan Barat.
Dari Kota Samarinda, rombongan APPSI akan meneruskan perjalanan ke Ibukota Kalimantan Utara yakni Kota Tanjung Selor, sebelum akhirnya tiba di destinasi berikutnya, yaitu Pulau Sulawesi.
Rombongan APPSI Memasuki Perbatasan Kalimantan Tengah.
Jonfis Fandy sebagai Marketing & After Sales Service Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan, “perjalanan lintas Kalimantan yang melalui jarak yang panjang dan kondisi jalan yang cukup menantang juga menjadi ajang pembuktian untuk ketangguhan mesin VTEC Turbo sekaligus kenyamanan berkendara yang ditawarkan oleh Honda All New CR-V.” [nus/TA.com]
PT. Suzuki Indomobil Motor (SIM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun Internasional. Menambah daftar panjang ekspor mobilnya sejak 1993 yang diawali lewat Suzuki Carry Futura, kini PT. SIM mengekspor dua produk barunya, yakni Suzuki All New Ertiga dan sepeda motor Suzuki NEX II.
Dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, PT. SIM meresmikan ekspor perdana Suzuki All New Ertiga dan Suzuki NEX II, di Cikarang, Senin (22/10) kemarin.
Foto : Istimewa.
Seiji Itayama, President Director PT. SIM bangga bisa berkontribusi bagi ekspor Indonesia, “hari ini sangat bersejarah bagi kami, karena ekspor produk terbaru kami, yaitu All New Ertiga dan NEX II mulai dilakukan. Dua produk ini merupakan karya anak bangsa yang dibuat di Cikarang dan Tambun dan telah menjadi produk global. Selain itu, peresmian ekspor ini merupakan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan ekspor dan memajukan perekonomian dalam negeri”.
Foto : Istimewa.
Kegiatan peresmian ekspor ini juga merupakan dukungan PT. SIM atas rencana roadmap 4IR atau Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Dalam roadmap tersebut, industri otomotif menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi dalam negeri dengan perannya sebagai pemain terkemuka dalam kegiatan ekspor.
Foto : Istimewa.
Berdasarkan roadmap tersebut, Suzuki telah mengambil langkah besar dengan menunjuk Indonesia sebagai pilar ketiga basis produksi mobil dan motor di dunia setelah Jepang dan India. Selain itu, diberlakukan juga Suzuki Quality Policy yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan konsumen, serta lebih responsif pada pengembangan kualitas sumber daya manusia, manufaktur, dan pasar sehingga menjadikan Suzuki sebagai brand yang dipercaya baik nasional maupun global. [nus/TA.com]
Bengkel modifikasi Tomi Airbrush memang patut diacungi jempol. Tak hanya piawai soal modifikasi airbrush pada kendaraan saja, tapi juga helm. Helm berkelas dengan brand Airoh menjadi makin “ciamik” berkat balutan airbrush bertema pebalap cross Marvin Musquin.
Helm Airoh berlapis chrome tersebut dibuat makin “keren” dengan komposisi airbrush berwarna candy. Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush juga memadukan teknik freehand untuk menghidupkan grafis-grafis detailnya.
Modifikasi airbrush helm cross Airoh.
Pada modifikasi airbrush helm tersebut, nampak juga gambar-gambar abstrak yang dibuat menggunakan kuas. Namun gambar abstrak tersebut justru menimbulkan kesan unik.
Bagian samping modifikasi airbrush helm Airoh.
Penampakan helm berkelas tak tertinggal. Dalam desainnya, Tomi juga menghadirkan label brand Airoh yang dipenuhi dengan beragam gambar. Berkaitan dengan detail penggarapan, modifikasi airbrush helm Airoh ini memakan waktu sekira satu bulan.
Modifikasi airbrush memadukan teknik freehand dan gambar abstrak.
Untuk konsultasi desain dan modifikasi airbrush pada helm, kendaraan atau bahkan sepeda, Anda dapat menghubungi Tomi Airbrush di nomor 081586700800. [nus/TA.com]
Pajero Sport Family (PSF) melebarkan sayapnya. Belum lama pada awal Oktober 2018, PSF baru saja meresmikan chapter terbarunya di Kalimantan, yakni PSF Chapter Borneo. Peresmian chapter baru tersebut diawali dengan sejumlah rangkaian acara, diantaranya ada city tour keliling kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam ajang peresmian chapter baru tersebut, PSF Chapter Borneo sekaligus mengumumkan Ketua PSF Chapter Borneo yaitu Dewa Budhy. Seluruh anggota PSF berharap PSF Chapter Borneo mampu memberikan kontribusi dan senantiasa mendukung kegiatan PSF Nusantara, serta terlebih mampu bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kalimantan dalam memajukan budaya lokal. PSF Chapter Borneo juga wajib berperan aktif dalam mengembangkan potensi pariwisata Kalimantan.
Foto : Istimewa
Budhi Cahyono, selaku Ketua Umum, mengatakan, “peresmian PSF Chapter Borneo adalah salah satu hadiah terindah dalam rangkaian HUTPSF#7. Karena ini menunjukan eksistensi PSF yang berada di Pulau Kalimantan dan bisa menjadikan PSF wadah pecinta mobil Pajero untuk mengembangkan diri berorganisasi bagi pecinta dan pemilik mobil Pajero di Pulau Kalimantan pada khususnya.”
Lebih lanjut, Budhi mengatakan cikal bakal berdirinya PSF Chapter Borneo tidak lepas dari kegiatan touring akhir tahun (TAT PSF 2016) yang lalu. Beliau menyampaikan bahwa saat itu PSF menggelar touring dengan judul Touring 3 Negara mulai dari Pontianak, Malaysia dan Brunei. [nus/TA.com]
Modifikasi tak hanya menyentuh mobil-mobil mewah atau mobil keluarga saja saja, tetapi lihat modifikasi van Toyota Hiace yang satu ini. Toyota Hiace asal Kalimantan Selatan ini sengaja dikirim ke bengkel Tomi Airbrush untuk dimodifikasi tampilan eksteriornya.
Tomi mengacu pada tren konsep modifikasi van yang ada di Jepang. Menurut Tomi, “di Jepang van modifikasi memiliki banyak sekali penggemarnya. Perubahan tampilan biasanya menyentuh sektor eksterior dengan ciri khas sedikit terlihat berisi pada bagian depannya,” beber Tomi.
Tampak depan sebelum modifikasi (kiri) dan sesudah modifikasi (kanan).
Tampilan depan mobil terlihat lebih sangar. Ada “aroma” VIP di bagian depan, dengan hadirnya grill besar berlapis hitam doff. Tomi juga melengkapi spoiler lip di depan menutup sempurna pada bagian bawah bumper yang telah melewati proses custom. Kemudian ada penambahan lampu LED dengan dudukan spesial di sisi samping kanan dan kiri bumper.
Side skirt melengkapi modifikasi bagian samping Toyota Hiace Japanese Style.
Bagian samping juga disentuh dengan menambah side skirt dan dilengkapi dua buah garis horizontal dari bagian tengah hingga ke belakang. Permainan warna hitam pada garis horizontal diantara putih membuat perpaduan warna bodi semakin hidup. Penambahan side skirt tersebut juga membuat bodi samping sang Toyota Hiace terlihat lebih gemuk.
Rancang desain bagian belakang justru berkesan lebih manis. Ada rear wing yang terpasang tepat di atas kaca belakang. Bumper belakang asli Toyota Hiace pun harus pensiun, dan diganti dengan bumper custom karya desain dari Tomi Gunawan.
Bumper custom plus diffuser.
Tomi dan crew bengkelnya juga melengkapi bumper belakang dengan diffuser. Sekilas jika diperhatikan, bagian belakang menyerupai bodi custom Toyota Alphard.
Bagian belakang sebelum modifikasi (kiri) dan sesudah modifikasi (kanan).
Penampilan Toyota Hiace seperti ini cocok bagi Anda pemilik usaha travel, selain karena fitur dan kenyamanan yang ditawarkan dari pabrikan, penampilan eksterior Toyota Hiace modifikasi ini juga diyakini mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi penumpangnya. [nus/TA.com]
PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan desain karya Julian Johan sebagai pemenang dari kontes “Honda Brio Virtual Modification†di Jakarta, Sabtu (13/10) lalu. Karya desain peserta asal Tangerang ini berhasil menyisihkan total 562 karya yang diterima dalam kontes yang digelar selama periode 3 Agustus – 4 Oktober 2018.
Mengusung tema Rally, desain Julian Johan dipilih sebagai pemenang karena proporsionalitas dari desain yang sangat baik, sesuai dengan tema yang diangkat serta tampilan depan dan belakang yang terlihat dibuat dengan serius sehingga menghasilkan karya yang maksimal.
Juara 1, karya Julian.
Penilaian untuk Honda Brio Virtual Modification dilakukan oleh 4 orang juri independen yang berpengalaman di bidang modifikasi dan karya digital, salah satunya yakni builder kenamaan sekaligus pemilik bengkel modifikasi Tomi Airbrush, Tomi Gunawan.
Kriteria penilaian untuk kontes ini terdiri dari kreativitas desain body kit, suspensi, decal dan lain sebagainya tanpa merubah atau menghilangkan karakter bodi, logo Honda Brio serta karakter dari Honda All New Brio.
Juara Kategori Favorit – Nico Ramandhika (depan).
Pada hari yang sama, juga diumumkan juara di kategori favorit yang dipilih berdasarkan voting yang dilakukan di akun Instagram @hondaisme. Pada kategori ini, desain milik Nico Ramandhika berhasil menjadi juara setelah mengumpulkan sebanyak 4.183 likes, mengungguli 10 desain lain yang terpilih sebagai finalis. Secara total, voting ini mengumpulkan lebih dari 18.000 likes selama periode 1-10 Oktober 2018.
Juara Kategori Favorit – Nico Ramandhika (belakang).
Juara pertama kontes ini akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 15 juta sedangkan Social Media Winner akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 5 juta dan 10 kontestan terbaik akan mendapatkan masing-masing Rp. 2 juta.
Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT. HPM mengatakan, “kontes modifikasi virtual yang pertama kalinya kami lakukan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, tidak hanya dari jumlah namun juga dari kualitas desain yang dikirimkan para peserta. Kami berharap ajang ini dapat menjadi wadah kreativitas para virtual modificator di Indonesia, sekaligus menunjukkan sisi stylish dan sporty dari Honda All New Brio.” [nus/TA.com]