26.1 C
Jakarta
Home Blog Page 96

Suzuki Peduli Gempa Maluku

0

PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) , salah satu pemegang merk Suzuki menyerahkan bantuan kepada korba gempa Maluku dalam program CSR bertajuk “Suzuki Peduli GEmpa Maluku 2019”. Bekerja sama dengan dealer resmi mobil Suzuki di Ambon yaitu PT. Tridharma Adigraha, penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Seiji Itayama, Presiden Direktur PT SIS dan Roberth Tanamal, Komisaris PT. Tridharma Adigraha ke posko pengungsian di Desa Liang, Desa Waai, dan Desa Tulehu.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

“Kami turut berduka atas musibah gempa yang terjadi dan menimpa saudara-saudara kita di Maluku. Sebagai bentuk kepedulian lewat program “Suzuki Peduli Gempa Maluku 2019” kami menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti bahan makanan. Bantuan ini kami salurkan langsung ke posko pengungsian yang terkena dampak paling parah yaitu di Desa Liang, Desa Waai dan Desa Tulehu. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan pasca bencana alam,” ujar Itayama, Presiden Direktur PT SIS.

Suzuki menyalurkan bantuan dalam bentuk bantuan pokok untuk 800 Kepala Keluarga (KK) di Desa Liang, Desa Waai, dan Desa Tulehu. Jumlah bantuan yang disalurkan mencapai 100 juta rupiah.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gempa yang mengguncang Maluku pada 26 September 2019 telah menyebabkan kerusakan bangunan termasuk rumah, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, dan sebagainya. Hingga 6 November 2019, telah terjadi setidaknya 2.027 gempa susulan. Kondisi ini menyebabkan para korban harus mengungsi di posko dengan fasilitas yang penuh keterbatasan.

“Kami berharap agar Program Suzuki Peduli Gempa Maluku 2019 dapat bermanfaat bagi masyarakat Maluku khususnya masyarakat Desa Liang, Desa Waai, dan Desa Tulehu. Semoga kebutuhan pokok para pengungsi di posko dapat terpenuhi dan mereka tetap bersemangat dalam beraktivitas khususnya dalam fase pemulihan gempa,” tutup Itayama. [nus/TA.com]

Tantangan Alvin Bahar Jelang Seri Keenam ITCR 1600 MAX

0

Pebalap tim Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar siap berlaga di seri keenam Indonesian Touring Car Race (ITCR) 1600 Max yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Minggu (10/11) nanti. Di kelas bergengsi ini, Alvin sementara berada di posisi teratas klasemen setelah memenangi dua seri sebelumnya secara berturut-turut.

Pada seri sebelumnya, Alvin yang mengendarai Honda All New Jazz berhasil finish terdepan dengan catatan waktu 22 menit 23 detik. Hasil ini diperoleh setelah pada awal lomba Alvin start di Pole Position dan tidak terkejar oleh lawan-lawannya sepanjang 12 putaran perlombaan. Setelah seri keenam nanti, akan tersisa satu seri terakhir untuk musim 2019 yang akan digelar pada Desember.

Di hari yang sama PT. Honda Prospect Motor (HPM) juga akan kembali menggelar seri keenam Honda Jazz Speed Challenge (HJSC). Zharfan Rahmadi sebagai pebalap dari tim Banteng Motor Sport mendominasi kelas master HJSC, setelah meraih juara podium tiga kali berturut-turut dengan total 87 poin. Sementara itu, Firmansyah Saksono dari tim Smart S Racing mengikuti di belakangnya dengan 76 poin, dan Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage Racing di posisi ketiga dengan 63 poin.

Di kelas Rising, pembalap Radityo Mahendra Utomo dari tim Buminata berhasil unggul dengan total 95 poin, sementara M Arief Hidayat dari tim NRB Motor Sport berada di posisi kedua dengan 56 poin, bersaing sengit dengan Hendra Bonank (Privateer) dengan 55 poin. Di kelas Promotion, M Nabil Hutasuhut dari tim MBG Racing juga mengukuhkan posisinya dengan 108 poin, jauh meninggalkan para pesaingnya yakni M Luthfi Aziz dari tim Honda Bandung Center dengan 66 poin dan M Arief Budiman dari tim Yansspeed Motorsport dengan 63 poin.

Selain HJSC, Honda juga menggelar balap untuk pemula melalui Honda Brio Speed Challenge (HBSC) yang juga telah memasuki seri keenam. Di kelas Promotion, Amato Rudolph (Privateer) berhasil meraih 115 poin, sedangkan Reyno Romein dari tim Bank BJB Delta Garage Racing berada di posisi kedua dengan 90 poin dan Rio R Bramantio dari tim Bank BJB B16 Apspeed di posisi ketiga dengan 70 poin.

Kemudian di kelas Rookie, Catra Chrisandi Felder dari tim Banteng Motorsport memimpin dengan total 89 poin sementara Naufal Afif Busro dari tim NRB Motor Sport berada di posisi kedua dengan 68 poin dan Yuda Maulana Saputra (Privateer) di posisi ketiga dengan 51 poin.

Yusak Billy sebagai Business Innovation and Marketing & Sales Director mengatakan, “dari seri ke seri, kemampuan para pembalap semakin meningkat dan kini tersisa dua seri lagi untuk mendapatkan gelar juara umum. Kami akan menantikan performa terbaik dari setiap pembalap di seri enam nanti, yang didukung dengan performa tinggi dari Honda Jazz dan Honda Brio”. [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Buatkan Desain Spesial Helm Jeffrey Polnaja

0

Jeffrey baru saja menyelesaikan agenda touring-nya melahap lima benua, yakni Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Ia berhasil kembali dengan selamat ke Indonesia setelah menempuh perjalanan seorang diri menggunakan motor BMW R 1150 GS Adventure tahun produksi 2005 & 2003 selama 7 tahun, melintasi 97 negara dengan jarak 420.000 Kilometer.

Touring terakhir Jeffrey Polnaja, yang biasa disapa Kang JJ ini, mendapat ganjaran penghargaan dari ROI dengan kategori “Penjelajah Motor Indonesia dengan Jarak Tempuh Terjauh 420.000 Kilometer”.

Nah guys, tahun ini ternyata Kang JJ juga siap berangkat touring seorang diri. Jeffrey kembali bertualang dengan mengemban misi Equatoride Stiching The World, ride for peace. Jeffrey akan riding zig-zag menggunakan Honda CRF1000 DCT Africa Twin L2 ke negara-negara yang dilintasi garis ekuator. Targetnya sebanyak 20 negara dalam waktu 2 tahun.

Merah putih mendominasi warna dasar helm.

Banyak persiapan yang dilakukan tak hanya kendaraan roda duanya. Tapi Jeffrey juga mempersiapkan peralatan keselamatan lainnya, diantaranya helm. Tomi Airbrush mendukung kegiatan yang dilakukan pria berkepala plontos tersebut dalam mengemban misinya keliling dunia dengan roda dua alias touring.

Gambar peta menceritakan putra Indonesia yang keliling dunia.

Tomi mempersembahkan desain airbrush spesial untuk helm Kang JJ. Berkonsep Indonesia, dominasi warnanya terinspirasi dari warna bendera Indonesia, merah putih. Tak hanya itu saja, Tomi juga menyertakan gambar peta dunia pada bagian belakang helm Kang JJ. Menurut Tomi, “gambar peta tersebut menceritakan putra Indonesia yang keliling dunia.”

Berkonsep Indonesia.

Diakui Tomi, karena salut akan upaya Kang JJ memperkenalkan Indonesia kepada dunia, maka Tomi pun tak sulit mendapatkan inspirasi desain airbrush untuk helm sang idolanya. Hanya butuh 4 hari untuk menyelesaikan modifikasi airbrush helm Jeffrey Polnaja ini. Waw, luar biasa! [nus/TA.com]

Honda Kolaborasi dengan Vattenfall

0

Honda mengumumkan kolaborasi dengan Vattenfall, pemasok energi terkemuka di Eropa, untuk menyediakan tarif listrik fleksibel yang khusus dirancang untuk pemilik kendaraan listrik (EV) di Eropa. Kemitraan ini menandai sejarah penting bagi Honda dalam pengembangan bisnis manajemen energi yang menjadi pilar penting dari strategi Visi Elektrifikasi (Electric Vision) Honda di Eropa.

Dalam surat yang ditandatangani pada 23 Oktober 2019, kedua perusahaan menyepakati tujuan untuk bersama-sama mengembangkan dan memasarkan tarif listrik yang fleksibel, yang akan menghasilkan waktu dan biaya yang paling efektif untuk kendaraan listrik. Kerjasama ini juga mendorong penggunaan listrik yang dihasilkan melalui sumber energi terbarukan, termasuk dari sumber tenaga air dan angin. Hal tersebut sejalan dengan visi Honda untuk pasokan energi masa depan yang berkelanjutan. Layanan ini akan tersedia mulai dari Inggris dan Jerman pada tahun 2020, dianjutkan ke negara-negara Eropa lainnya.

Vattenfall juga akan bertanggung jawab untuk pemasangan titik pengisian daya domestik Honda Power Charger, dengan output maksimum 7.4kW atau 22kW. Melalui titik pengisian daya berkekuatan 22kW tersebut, pemilik mobil elektrik Honda e dapat mengisi daya hingga kapasitas 100% dalam 4,1 jam, jauh lebih cepat dibandingkan pengisian melalui stop kontak standar.

Jorgen Pluym, Pemimpin Proyek Manajemen Energi Honda Motor Europe,dalam terjemahan, berkomentar, “kolaborasi ini adalah pilar utama untuk mewujudkan bisnis manajemen energi kami untuk Eropa. Bermitra dengan Vattenfall akan memungkinkan kami untuk menyediakan teknologi pengisian biaya yang efektif untuk pemilik kendaraan listrik, dengan tetap memaksimalkan penggunaan energi terbarukan.”

Tomas Björnsson, Kepala Vattenfall E-mobilitas mengatakan, “Tujuan kami adalah untuk memudahkan pengemudi EV di seluruh Eropa barat laut. Kemitraan penting ini menunjukkan bahwa Anda dapat dengan mudah berkontribusi pada dunia bebas bahan bakar fosil, yang didukung oleh energi terbarukan, dan pada saat yang sama memberikan biaya yang lebih rendah”. [nus/TA.com]

Seri Terakhir NMAA Goes to Campus 2019 Sambangi UBM

0

Rangkaian NMAA Goes to Campus 2019 bersama Datsun Indonesia, telah memasuki seri akhir, tepatnya Senin (28/10) lalu, di Universitas Bunda Mulia (UBM), jalan Lodan Raya, Jakarta Utara. Acara yang digelar sejak pagi hingga siang ini disesaki oleh 200 mahasiswa UBM yang telah mendaftar melalui link khusus.

NMAA Goes to Campus merupakan agenda tahunan yang kali ini menjelma sebagai penerus rangkaian kegiatan NMAA Trending Workshop yang biasanya diadakan pada beberapa kota di Tanah Air.

Sesi seminar dalam NMAA Goes to Campus 2019, di UBM.

Seiring dengan makin generik dan berkembangnya dunia otomotif Indonesia, keterlibatan anak-anak muda begitu besar. Tak hanya sebagai konsumen semata, namun sudah meningkat jadi penggerak bisnis bahkan meng-influence orang-orang di sekitarnya. “Karena itu kami memilih tema ‘Automotive, Safety Driving, and Social Media Marketing’ karena erat hubungannya dengan anak-anak muda dalam kaitannya dalam bidang otomotif,” sebut Andre Mulyadi, selaku CEO NMAA.

Sesi tanya jawab.

Ada empat orang narasumber yang sudah tak asing lagi dalam sesi talkshow. Diantaranya ada Arief Sutrisno, Head of Product Marketing Datsun Indonesia, Om Mobi dari Motomobi TV, kemudian dari sisi pelaku bisnis otomotif ada Tomi Gunawan yang juga pemilik bengkel Tomi Airbrush. Dan lainnya ada Viga Fakoano dari Infia Business Development and Partnership.

Tomi Gunawan, selaku pemilik bengkel Tomi Airbrush, hadir sebagai pembicara.

Selain keseruan materi dan tanya jawab yang berlangsung selama acara, peserta NMAA Goes to Campus juga disediakan lokasi test drive untuk merasakan mobil-mobil terbaru Datsun. [nus/TA.com]

Jeffrey Polnaja Dapat Penghargaan ROI Karena Touring

0

Rekor Otomotif Indonesia (ROI) baru saja menganugerahkan penghargaan tertingginya kepada Jeffrey Polnaja atas semangat dan kegigihannya memperkenalkan nama Indonesia kepada dunia melalui kegiatan touring seorang diri yang kerap dilakukannya sejak muda. Pria kelahiran Bandung tahun 1962 tersebut memulai petualangannya dari Aviantara Aero Club sebuah klub terbang layang dan berhasil meraih terbang solo menggunakan pesawat laying tandem maupun single seater buatan Schweizer Aircraft, Amerika.

Di tahun yang sama, 1978, Jeffrey muda juga sudah memulai petualangan touring jarak jauhnya dengan kendaraan roda dua melintasi pulau Jawa hingga Bali. Kiprahnya sebagai petualang alias biker sudah tak diragukan lagi. Seringkali Jeffrey melakukan perjalanan touring panjang seorang diri.

ROI mengapresiasi kegiatan touring yang dilakukan Jeffrey Polnaja dalam upaya memperkenalkan Indonesia kepada dunia, Hingga pada akhir-akhir ini, Jeffrey baru saja menyelesaikan agenda touring-nya melahap lima benua, yakni Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Ia berhasil kembali dengan selamat ke Indonesia setelah menempuh perjalanan seorang diri menggunakan motor BMW R 1150 GS Adventure tahun produksi 2005 & 2003 selama 7 tahun, melintasi 97 negara dengan jarak 420.000 Kilometer.

Jeffrey Polnaja, saat berada di Afghanistan.

Kiprahnya tersebut mendapat tanggapan positif, khususnya dari Kementerian Luar Negeri, dalam upaya mempromosikan Indonesia. “Tujuan utama yang saya emban memperkenalkan Indonesia di dunia, dengan cara yang unik dan tidak lazim”, tukas Jeffrey.

Lebih lanjut Jeffrey mengatakan, “bersosialisasi dan berkomunikasi dengan banyak warga masyarakat di dunia dengan latar berlakang berbeda-beda jelas menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Bahkan saat melintasi negara yang sedang dilanda konflik, banyak pelajaran yang bisa dipetik.”

Jeffrey Polnaja, berpose di daerah St. Basilica, Moskow.

Atas keberhasilannya tersebut, ROI sebagai salah satu wadah yang mengapresiasi insan, kreatifitas, usaha, dan semua hasil karya berkaitan dengan bidang otomotif yang tentunya dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan dunia otomotif Tanah Air ke arah yang lebih maju, dengan bangga mempersembahkan penghargaan tertinggi kepada Jeffrey Polnaja, kategori “Penjelajah Motor Indonesia dengan Jarak Tempuh Terjauh 420.000 Kilometer”.

“ROI sangat menghargai upaya Jeffrey Polnaja, melalui cara yang unik, yaitu touring seorang diri dan berhasil mencapai jarak terjauh lintas 4 benua dan 97 negara di dunia,” ujar Tomi Gunawan, Founder ROI.

Di tahun ini, Jeffrey kembali bertualang dengan mengemban misi Equatoride Stiching The World, ride for peace. Jeffrey akan riding zig-zag menggunakan Honda CRF1000 DCT Africa Twin L2 ke negara-negara yang dilintasi garis ekuator. Targetnya sebanyak 20 negara dalam waktu 2 tahun.

Melihat semangat Jeffrey yang tinggi mengemban misi memperkenalkan Indonesia ke negara-negara di dunia tersebut. Tomi juga berharap, “semoga ke depan dapat tercipta generasi-generasi millennial yang mampu memiliki kiprah memperkenalkan Indonesia kepada dunia dengan cara-cara unik lainnya di bidang-bidang otomotif.” [nus/TA.com]

Kendaraan Suzuki Masa Depan

0

Suzuki Motor Corporation (SMC) berpartisipasi kembali dalam pergelaran 46th Tokyo Motor Show 2019 di Tokyo Big Sight dan kawasan Odaiba. Mengangkat tema booth “WAKU WAKU SWITCH for EVERYONE: Excitement for You, Excitement for Everyone”, Suzuki menunjukkan komitmennya dalam setiap produk yang berorientasi pada pelanggan. Pada tahun 2020, Suzuki akan merayakan hari jadi yang ke-100 dan memperkenalkan inisiatif pengembangan produk dan teknologi dalam menyambut “big future” 100 tahun ke depan.

Sebagai merek otomotif terkemuka, Suzuki menampilkan teknologi unggulannya melalui berbagai lini kendaraan seperti Waku Spo yaitu kendaraan compact PHEV (Plug in Hybrid Electric Vehicle), HANARE yaitu mobil otonom yang memiliki desain unik dan nyaman, HUSTLER CONCEPT yaitu kendaraan crossover wagon yang berukuran mini, dan GIXXER SF 250 yaitu sepeda motor dengan teknologi oil cooled engine yang baru saja dikembangkan. Selain itu, Suzuki juga akan menghadirkan Super Carry mini truck yang dirancang sebagai mobil toko keliling dengan ruang kabin yang luas dan ramah pelanggan.

Foto : Istimewa.

Waku Spo. Kendaraan PHEV kompak ini dapat menjadi andalan lintas generasi dalam memberikan kebahagian serta keceriaan keluarga di manapun dan kapan pun. WAKU SPO dilengkapi dengan switch yang dapat digunakan untuk mengubah bentuk tubuh, wajah dan konten yang terlihat dari dashboard.

Foto : Istimewa.

HANARE. Di masa depan yang mengandalkan robot canggih dan Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan, HANARE memprioritaskan nilai-nilai humanis berupa “koneksi pribadi” dan “preferensi personal”. Mobil konsep ini menawarkan konsep otonom yang unik seperti vila atau cottage yang nyaman (HANARE). Di masa depan dan gaya hidup yang beragam kendaraan ini akan memberikan keceriaan dan kenyamanan untuk setiap orang.

Hustler Concept Mini Crossover Wagon. Ini adalah mobil yang akan menyuguhkan keseruan namun tetap memberikan nuansa ceria. Mobil konsep ini menghadirkan lebih banyak keceriaan dengan desain yang menarik namun tidak melupakan sisi fungsionalitas dan personal untuk pemiliknya.

Foto : Istimewa.

Hustler Concept Urban-outdoor Design. Mobil konsep ini menyoroti karakteristik Hustler sebagai mobil kecil yang menarik, penuh warna dan gaya, menyenangkan, namun tetap kuat serta tangguh. Hadir dengan warna yang cerah dan memberikan semangat, dilengkapi dengan stiker dan pembungkus atap stylish, serta roof rack membuat kendaraan ini bisa dibawa ke manapun baik sekitar kota maupun outdoor.

The Every GO-Anywhere Baby Room. Mobil konsep yang berbasis Suzuki Every dikembangkan bekerja sama dengan merk produk bayi, Combi Corporation. Sebagai kendaraan komersial, kendaraan konsep ini memiliki banyak fungsi seperti ruang ganti popok atau ruang menyusui di acara outdoor atau shelter bencana alam. [nus/TA.com]

Pemilik 9 Mobil Honda Ini Diminta Ganti Komponen Airbag-nya

0

Sejak diumumkan recall hingga September 2019 kemarin, PT. Honda Prospect Motor (HPM) telah mengganti komponen inflator airbag sebanyak 362.854 unit. Angka ini diperkirakan baru menyentuh 60 persen dari jumlah keseluruhan komponen inflator airbag yang harus dilakukan penggantian yaitu 606.726 unit komponen.

PT. HPM meminta bagi para pemilik mobil 9 model, diantaranya Honda Civic produksi 2001-2011, Honda Stream 2002-2006, Honda CR-V 2002-2012, Honda Accord 2003-2013, Honda City 2004-2013, Honda Jazz 2004-2014, Honda Odyssey 2004-2008, Honda Freed 2009-2015 dan Honda Brio keluaran 2013-2014 untuk melakukan penggatian komponen inflator airbag di dealer resmi Honda.

Kampanye penarikan kembali (Recall) untuk inflator airbag ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya keadaan dimana airbag mungkin mengembang secara berlebih (over deployment) akibat tekanan gas yang berlebihan dalam komponen inflator airbag, sehingga berpotensi mengakibatkan cedera serius dan/atau kematian pengemudi dan/atau penumpang depan pada saat terjadi kecelakaan.

Denny MT, Service & Parts Asst. General Manager PT. HPM, mengatakan, “kampanye ini merupakan bagian dari upaya kami untuk selalu memastikan kendaraannya berada pada standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi. Mengingat pentingnya program ini, kami meminta konsumen yang kendaraannya teridentifikasi untuk segera membawa mobilnya ke bengkel resmi Honda untuk proses pemeriksaan dan penggantian komponen, penggantiannya tidak lama, hanya 1 – 2 jam dan dilakukan tanpa memungut biaya apapun dari konsumen.” [nus/TA.com]

Perjuangan Tak Sia-sia Mobil Tiongkok

0

Pasar otomotif Indonesia semakin ramai. Hal ini bisa dilihat dari data yang dihimpun oleh Jurnalis otomotif yang tergabung dalam Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot). Berdasarkan catatan, guna keperluan penilaian Forwot Car of the Year (FCY) 2019, ada 36 mobil baru yang muncul sejak periode Agustus 2018 hingga Juli 2019.

“Jumlah itu lebih banyak dibandingkan 2018 yang hanya 23 mobil baru, dan 2017 hanya 32 mobil baru. Ini menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi pasar potensial kendaraan roda-empat,” ujar Ketua Umum Forwot, Indra Prabowo.

Indra Prabowo selaku Ketua Umum Forum Wartawan Otomotif Indonesia secara langsung menyerahkan thropy kepada pemenang FORWOT Car of The Year 2019, yakni Wuling Almaz dan diterima oleh Brian Gomgom selaku Media Relation Wuling Motors (PT. SGMW Motor Indonesia).

Kehadiran dua brand baru asal Tiongkok seperti Wuling Motors dan DFSK, terus menjadi perhatian. Selain mengedepankan soal harga lebih murah dari pabrikan Jepang, mobil-mobil Tiongkok tersebut juga dibekali sejumlah fitur canggih yang umumnya ada di mobil Jepang kelas premium. Hadirnya kedua merek tersebut juga tak sekadar menjajakan produk-produknya di pasar domestik, namun mereka juga mengekspor.

Tak sia-sia, salah satu produk dari Wuling Motors, yakni Wuling Almaz berhasil menyisihkan 36 nominasi penilaian Forwot Car of the Year 2019, dan mengalahkan 4 finalis lainnya, seperti DFSK Glory 560, Honda Brio, Mazda 3, dan Suzuki Jimny.

FCY 2019 memilih Wuling Almaz sebagai pemenangnya, karena mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) itu meraih penilaian tertinggi, yakni 159 poin. Posisi kedua ditempati Suzuki Jimny dengan 140 poin, DFSK Glory 560 mendapatkan 92 poin, Honda Brio 89 poin dan Mazda 380 poin.

“Terpilihnya Wuling Almaz sebagai Forwot Car of The Year (FCY) 2019 menjadi bukti dari kuatnya komitmen merek pendatang baru dalam menghadirkan kendaraan-kendaraan yang sesuai untuk kebutuhan konsumen di Indonesia,” tutur Indra.

Para finalis dan pemenang FORWOT Car and Motorcycle of the year 2019 bersama Ketua FORWOT Indonesia, Indra Prabowo dan Ketua Juri Forwot Car of The Year 2019, Jeffry Yanto Sudibyo.

Penilain tersebut dilakukan secara online yang mengacu pada Car of The Year Commite atau www.caroftheyear.org. Proses penilaian tersebut digunakan untuk pemilihan mobil terbaik di Eropa, namun sudah disesuaikan dengan pasar Indonesia.

Ketua Juri FCY 2019 Jeffry Yanto Sudibyo, menjelaskan Wuling Almaz menjadi mobil bermerek asal Tiongkok pertama yang menjadi pemenang di Forwot Car of The Year. Selain itu Wuling menjadi brand kedua non-Jepang yang menggondol gelar Mobil Terbaik versi Forwot.

“Sebelumnya mobil asal Korea Selatan, Kia Carens menyandang Car of the Year di 2013. Soal Wuling Almaz bisa terpilih jadi FCY 2019 karena menurut penilaian para juri sudah memenuhi kebutuhan konsumen dengan fitur terlengkap di kelasnya, namun dengan harga jual yang terjangkau. WIND menjadi salah satu sorotan para juri,” kata Jeffry.

Penjurian tersebut dilakukan oleh 21 Jurnalis dari berbagai media yang merupakan anggota Forwot, tentu mereka memiliki kompetensi serta jam terbang tinggi. Tercatat ada 10 faktor utama yang menjadi penilaian penting di FCY 2019. Setiap juri memiliki 25 poin untuk memberi penilaian yang meliputi desain, kenyamanan, keamanan, nilai ekonomis, handling, performa, fungsional, keramahan lingkungan, pengalaman berkendara, dan harga yang tak kalah penting. [nus/TA.com]

Honda ADV 150 Sabet Gelar Forwot Motorcycle of the Year 2019

0

Agenda tahunan penganugerahan gelar motor terbaik Forwot Motorcycle of the Year (FMY) dan sebagai apresiasi kepada para produsen sepedamotor yang tergabung di dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Otomotif (Forwot), telah berhasil mengerucut pada hasil akhir.

Kendaraan roda dua yang masuk nominasi adalah produk terbaru yang telah rilis di pasaran pada periode September 2018 sampai Agustus 2019. Tahap awal ada 15 motor terbaru, mulai dari naked bike, sport bike, sampai skutik (skuter otomatis). Pemilihan ini melibatkan 83 juri dari berbagai media.

Hasil penjurian mengerucut pada 5 motor yang lolos pada tahap penilaian akhir, ditempati oleh Honda ADV 150, Yamaha MT-15, Suzuki GSX 150 Bandit, Yamaha FreeGo, Kawasaki Ninja 250. Penjurian kembali dilakukan dengan melibatkan 21 Jurnalis, dan masing-masing mengantongi 25 poin untuk melakukan penilaian kelima motor tersebut.

Pada akhirnya Honda ADV 150 terpilih paling unggul dan berhak meraih gelar Motorcyle of The Year 2019. Skutik bermesin 150cc tersebut meraih penilaian tertinggi dengan jumlah 144 poin. Sementara posisi kedua ditempati oleh Yamaha MT-15 dengan catatan 105 poin, Suzuki GSX150 Bandit 93 poin, Yamaha FreeGo 93 poin, dan Kawasaki Ninja 250 meraih 90 poin.

Penilaian yang diberikan kepada kelima finalis itu tentunya berdasarkan pengalaman dewan juri yang fokus pada sejumlah aspek yang meliputi desain, kenyamanan, keamanan, nilai ekonomis, handling, performa, fungsional, keramahan lingkungan, pengalaman berkendara dan harga.

Para Finalis dan Honda ADV150 selaku pemenang FORWOT Motorcycle of The Year 2019 bersama Indra Prabowo selaku ketua umum FORWOT Indonesia.

Ketua Dewan Juri Forwot Motorcycle of the Year 2019 Jeffry Yanto Sudibyo mengatakan, Honda berhasil mempertahankan produk-produknya selama dua tahun beruntun pada FMY.

“Pada 2018 Honda PCX Hybrid dan tahun ini Honda ADV 150. Menurut penilaian para juri, Skutik yang mengusung gaya petualang itu cukup menyita perhatian dengan desainnya yang gagah, dan fitur-fitur ditawarkan sesuai kebutuhan masyarakat zaman sekarang,” ujarnya.

Poin lainnya, catatan dari gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Honda ADV 150 meraih trending topic di jagad maya, kemudian jumlah angka pemesanannya mencapai ratusan unit per-hari.

Ketua Umum Forwot Indra Prabowo menjelaskan, dengan kemenangan Honda ADV 150 ini harapannya menjadi pemicu Agen Pemegang Merk (APM) motor lainnya untuk terus melahirkan motor-motor yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Indonesia. Karena setiap tahun, selera atau tren motor terus berubah mengikuti zaman.

“Tahun ini jumlah motor yang berhasil dijaring oleh Forwot Motorcycle of the Year menurun 50 persen karena hanya 15 motor baru. Di 2018 jumlah motor baru yang masuk nominasi adalah 30 model berarti ada penurunan. Biasanya APM menahan untuk merilis produk-produk barunya karena dipengaruhi dengan kondisi ekonomi dan situasi politik karena ujung-ujung berdampak pada pembelian konsumen,” kata Indra. [nus/TA.com]