Penggemar setia balap MotoGP, dibuat terkejut oleh “permainan” Alex Rins jelang finish gelaran MotoGP seri Silverstone GP Inggris. Pebalap Team Suzuki Ecstar MotoGP tersebut berhasil meraih podium pertama berkat aksinya jelang garis finish.
Permainan Alex Rins diawali dengan posisi start yang kurang beruntung. Namun aksinya di atas motor Suzuki GSX-RR kian memanas, strategi dan konsistensinya tergolong cukup baik hingga sepertiga akhir balapan.
Foto : Istimewa.
Detik akhir balapan, Alex Rins berhasil membuat para penggemar MotoGP tercengang dengan aksinya melakukan overtaking dramatis. Hal ini dinilai sangat berani dan jarang terjadi dalam sejarah gelaran MotoGP.
Foto : Istimewa.
Alex Rins masuk podium pertama saat bendera finish dikibarkan. Dengan demikian Alex Rins memperoleh catatan waktu 40’12.799 dan total poinnya kini menempati urutan ke-3 secara keseluruhan MotoGP musim 2019 ini.
Foto : Istimewa.
“Hari ini luar biasa. Saya menang di Austin, mengalahkan Valentino. Dan sekarang saya menang di sini, mengalahkan Marc. Orang-orang ini sangat cepat dan merupakan ‘legenda’ di MotoGP. Saya tahu akan sulit untuk mengalahkan Marc hari ini, tetapi saya benar-benar ingin mencoba, dan itu luar biasa untuk melakukannya. Dalam beberapa sektor ia lebih cepat daripada saya, tetapi saya bisa menebusnya di beberapa sektor lain. Tetapi menjelang akhir perlombaan saya merasa saya memiliki kecepatan yang lebih baik daripada dia, dan saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus mengejar dan mengambil kesempatan, saya melihat peluang dan saya mewujudkannya. Terima kasih banyak untuk semua orang di tim!,” demikian ungkapan Alex Rins dalam terjemahan. [nus/TA.com]
Mobil sport legendaris Honda, yakni Honda Acura NSX tampil dengan warna baru, Indy Yellow Pearl. Tampilan baru Honda Acura NSX tersebut tampak dalam ajang Monterey Car Weel 2019. Honda NSX bertampang baru ini sudah dapat dipesan dengan pengiriman perdana pada November mendatang.
Honda Acura NSX dengan warna Indy Yellow Pearl ditampilkan bersama dengan mobil balap NSX GT3 Evo yang menampilkan corak rancangan khusus dengan aksen kuning dan biru di atas bodi berbahan karbon fiber pada ajang tersebut.
Honda Aucra NSX Indy Yellow Pearl.
Indy Yellow Pearl juga menjadi warna spesial yang mengingatkan pada warna Spa Yellow sebagai salah satu dari dua warna kuning pada NSX generasi pertama. Spa Yellow, atau dikenal sebagai “Indy Yellow” di beberapa daerah, diaplikasikan pada sekitar 20% unit NSX yang diproduksi pada tahun 1997 dan 2003. Sedangkan pada 2004-2005, Spa Yellow digantikan dengan Rio Yellow.
Proses produksi NSX dilakukan di Performance Manufacturing Center (PMC) Marysville, Ohio dengan mempertahankan performa tinggi dari sebuah Super Car. NSX didukung oleh mesin Sport Hybrid SH-AWD inovatif yang terdiri dari mesin V6 3,5L twin-turbocharged, transmisi kopling ganda 9 percepatan (9DCT) dan tiga motor listrik yang mampu memberikan torsi seketika. NSX generasi kedua tampil canggih dengan menggunakan bahan aluminum berkualitas sehingga memiliki rigiditas yang tinggi, bodi yang ringkas dan performa keselamatan tinggi. [nus/TA.com]
Yamaha Indonesia masih gunakan jurus lawas untuk menyegarkan line up produk unggulannya. Di bulan ini, PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. resmi melansir varian warna baru untuk motor sport andalannya, Yamaha All New Vixion dan Yamaha All New Vixion R.
Ada lima warna baru beserta striping Yamaha All New Vixion dan Yamaha All New Vixion R. Diantarnya meliputi Matte Black, Metallic Blue dan Metallic Red. Khusus untuk Yamaha All New Vixion warna Matte Black, Casting Wheel (velg) pada motor menggunakan kelir emas (gold), sama dengan yang dikenakan oleh Yamaha NMAX pada varian warna yang sejenis.
Yamaha All New Vixion Matte Black.
Striping baru Yamaha All New Vixion kini lebih tajam, terletak pada sisi kanan dan kiri tangki, serta belakang motor. Penggunaan stripping semacam ini, tentunya tidak hanya mampu memberikan aura racy tetapi turut mempertegas karakter sport yang dimiliki oleh motor.
Yamaha All New Vixion Metallic Blue.
Model Yamaha All New Vixion R, warna baru yang disuguhkan meliputi Matte Red dan Matte Grey dengan kombinasi stripping berbentuk huruf “R” pada bagian sisi kanan dan kiri tangki. Desain stripping-nya sendiri kini dibuat menjadi lebih tegas, guna menghadirkan kesan tangguh dan berani saat berkendara. Selain itu, pada bagain casting wheel juga mendapat sentuhan perubahan dengan hadirnya pin stripe bertuliskan Vixion R yang mampu meningkatkan kesan sporty pada motor. Tidak hanya itu, penggunaan swing arm berwarna silver turut menghadirkan kesan kokoh pada bagian kaki-kaki motor.
Yamaha All New Vixion R Matte Grey.
“Kami yakin kehadiran varian warna dan stripping baru ini akan semakin memperkuat karakter sport yang selama ini telah menjadi daya tarik utama dari Yamaha All New Vixion dan Yamaha All New Vixion R. Ditambah beragam fitur unggulan yang terdapat pada motor tersebut, menjadikannya partner berkendara terbaik dalam menemani aktivitas sehari-hari,” terang Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT. Yamaha Indonesia motor Mfg.
Yamaha All New Vixion R Matte Red.
Sehubungan dengan tampilan baru tersebut, kini Yamaha All New Vixion dipasarkan seharga Rp. 26,950 juta dan untuk Yamaha All New Vixion R seharga Rp. 30,555 juta. Sementara itu, untuk edisi Yamaha All New Vixion Monster Energy Yamaha MotoGP ditawarkan diangka Rp. 27,650 juta . Seluruh harga tersebut merupakan OTR Jakarta. [nus/TA.com]
Beberapa bulan lalu, tepatnya Mei 2019, PT. Honda Prospect Motor (HPM) melakukan recall untuk unit Honda Accord terkait komponen airbag inflator. Nah, kini HPM melakukan hal yang sama terkat penggantian airbag inflator Takata pada beberapa model mobilnya di Indonesia. Kampanye ini adalah untuk airbag inflator yang digunakan sebagai suku cadang pengganti pada masa awal perbaikan airbag inflator Takata, sebelum September 2017.
Dalam program recall ini, Honda mengumumkan penggantian airbag inflator pada 7.330 unit mobil, dimana terdapat potensi airbag mengembang secara berlebih yang mengakibatkan airbag pecah sehingga dapat membahayakan pengemudi dan penumpang. Adapun model yang teridentifikasi di dalam program ini meliputi Honda Accord keluaran 2003 sebanyak 211 unit, Honda City 2004-2008 sebanyak 1.652 unit, Honda Civic 2001-2005 ada 668 unit, Honda CR-V lansiran 2002-2006 sebanyak 2.926 unit, Honda Jazz 2004-2008 ada 1.362 unit, dan terakhir ada Honda Stream produk 2002-2006 sebanyak 511 unit.
Bagi Anda pemilik unit-unit mobil Honda dengan model dan keluaran tahun tersebut, pihak HPM menghimbau konsumen yang mobilnya teridentifikasi, agar segera datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian dengan komponen terbaru.
HPM akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian airbag inflator dengan membuka link berikut: www.honda-indonesia.com. Proses penggantian komponen airbag inflator akan dilakukan sekitar 1 hingga 2 jam, tanpa dikenakan biaya apapun. [nus/TA.com]
Kabar persaingan satu tim datang dari Yamaha Racing Indonesia (YRI). Dua rider tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang bersaing di race ke-2 kelas Asia Production 250 (AP250), Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 di Sirkuit Zhuhai, China, Minggu (11/8), berupaya untuk meraih hasil lebih baik dari race pertama.
Anggi Setiawan dan M Faerozi sukses melakukan start dengan baik. Walau sempat berada di barisan ke-2, namun Anggi Setiawan terbukti mampu menunjukan potensinya dengan berhasil melesat dan merangsek masuk di barisan grup terdepan hingga akhirnya ia dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-6. Hasil ini merupakan suatu peningkatan yang ditunjukan oleh pembalap asal Palu tersebut, dimana pada race sebelumnya ia finish di urutan ke-11.
Foto : Istimewa.
Sedangkan Feroz yang sejak sesi warm-up sudah tampil dengan penuh percaya diri, masih belum beruntung karena terjatuh ketika akan meng-overtake rivalnya. Meskipun demikian, semangat juang yang ditunjukan oleh pebalap asal Lumajang, Jawa Timur ini patut untuk diapresiasi dan tentunya kedepan ia harus melakukan evaluasi agar dapat tampil lebih optimal.
“Saya mengawali start dengan baik. Kemudian terus berjuang di posisi ke-8 dan ke-9. Dua lap terakhir, saya dapat mendekati top group. Alhamdulilah, saya dapat finish ke-6. Terimakasih untuk Yamaha dan kru tim. Seri selanjutnya, kita akan berusaha lebih baik lagi,” ungkap Anggi Setiawan.
“Saya mulai menemukan arah set up yang lebih baik sejak warm up. Saat start di race 2, saya langsung bisa maju ke depan ikut rombongan dan ada di posisi 13. Memasuki lap kedua, saya mencoba lebih push dengan melewati dua pebalap sekaligus pada T5. Namun akhirnya saya terjatuh dan puji syukur saya tidak mengalami cedera. Terima kasih kepada Yamaha, tim mekanik dan semuanya. Terus berjuang utk seri berikutnya,” timpal Feroz yang saat ini ada di posisi ke-14 dalam klasemen sementara AP250.
Foto : Istimewa.
Di kelas Underbone 150, ARRC 2019 Zhuhai, dua rider muda tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Aldi Satya Mahendra dan Wahyu Nugroho yang membesut Yamaha MX King 150 dapat menunjukkan perfoma terbaik. Sebagai rookie atau pendatang baru, mereka mampu bersaing di barisan depan.
Sebetulnya, Aldi Satya Mahendra dapat konsisten berada di top group sejak lap awal hingga lap akhir. Pebalap asal Yogyakarta berusia 13 tahun tersebut sudah piawai mengikuti ritme para seniornya. Aldi Satya Mahendra yang juga adik kandung dari racer WorldSSP300, Galang Hendra Pratama dapat mencari celah ketika berada dalam kerumunan banyak pembalap.
Termasuk juga berani menunda braking point atau titik pengereman. Namun sayangnya, di salah satu tikungan, di lap akhir, terjadi benturan dengan pembalap Malaysia hingga posisinya melorot. Namun berkat perjuangannya, ia dapat finish diurutan ke-7.
Begitupun semangat bertanding Wahyu Nugroho. Walau start dari grid ke-23 namun secara bertahap dapat terus maju kedepan. Bahkan di lap terakhir, tepatnya ketika keluar tikungan pertama, ia dapat masuk ke barisan terdepan.
Persaingan yang begitu ketat, pada akhirnya Wahyu Nugroho harus puas finish ke-8. Mengacu hal tersebut, Aldi Satya Mahendra dapat mendongkrak posisinya ke urutan ke-6 dalam klasemen sementara UB150, sedangkan Wahyu Nugroho di deretan ke-12. Peluang masih terbuka karena masih terisa 2 seri lagi (Malaysia dan Thailand).
“Saya konsisten ada di top group namun beberapa lap memang saya tidak terus untuk push sambil mengatur strategi. Sempat terjadi sentuhan dengan pebalap lain dalam perebutan posisi 1 yang membuat saya jadi kehilangan momen dan akhirnya saya finish di posisi 6. Terima kasih semuanya. Saya akan coba lagi di seri berikutnya. Saat ini saya berhasil memperbaiki posisi standing point,” tutur Aldi Satya Mahendra yang berhasil merenggut podium ke-3 di race perdana.
“Saya memulai start dengan baik dan langsung berada di posisi ke-14 namun saya tertahan di posisi 10 dan hampir ketinggalan group. Akhirnya, saya finish di posisi 8. Poin yang saya dapatkan di seri ini menjadi modal saya untuk seri berikutnya. Terima kasih kepada Yamaha dan semua yang telah mendukung dan mendoakan saya,” timpal Wahyu Nugroho.
Ayo dukung terus tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang akan berjuang pada seri berikutnya di ARRC 2019, Malaysia tepatnya di sirkuit Sepang (19-22 September). Semoga mereka dapat mengharumkan nama Indonesia di pentas balap internasional. Serta dapat meraih podium tertinggi untuk Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll! [nus/TA.com]
Anda bingung mengatasi masalah headlamp alias lampu mobil yang buram? Hmm, tidak perlu beli lampu satu set untuk membuatnya kembali terang. Datang saja ke bengkel modifikasi Tomi Airbrush, di jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat.
Di bengkel ini, Anda akan dijelaskan secara detail mengenai solusi mengatasi lampu atau headlamp mobil yang buram, menguning bukan hanya karena faktor usia namun juga karena kurang tepatnya perawatan.
Yup, cukup dengan Nano Burn Coating, teknologi canggih, hemat waktu serta hemat biaya untuk mengatasi masalah headlamp mobil yang buram atau menguning. Dengan Nano Burn Coating, masalah headlamp mobil yang buram atau menguning dapat teratasi hanya dalam hitungan 2 jam saja.
Penasaran? Cek videonya atau hubungi 0815 86 700 800, untuk konsultasi GRATIS!!! [nus/TA.com]
Sebanyak lebih dari 350 bikers di Banjarmasin penuhi kota dengan kegiatan-kegiatan positif, mempopulerkan kawasan wisata luar ruang yang bertempat di Taman Wisata Kamboja Banjarmasin, dan beragam aksi positif lainnya kepada masyarakat umum, diantaranya mencontohkan budaya safety riding.
Ratusan bikers tersebut merupakan penyemarak kegiatan dari rangkaian ke-6 Suzuki Saturday Night Ride yang digelar PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) bekerjasama dengan Main Dealer Suzuki, PT. Delta Abadi Sentosa (DAS), Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ratusan bikers berasal dari 17 klub dan juga didukung oleh peserta perorangan.
Foto : Istimewa.
Acara ini menjadi ajang berkumpulnya komunitas motor Suzuki yang beragam, mulai dari motor lawas seperti Suzuki Satria lintas generasi, hingga model terbaru seperti Suzuki NEX II dan Suzuki GSX 150 Series. Sebelum memulai perjalanan, peserta dibekali dengan himbauan safety riding dan perlengkapan konvoi.
Aktifitas event yang menjadi magnet warga masyarakat Banjarmasin, akhir pekan kemarin terdiri dari kontes modifikasi motor, kontes foto, hingga pentas hiburan. Tidak hanya itu, para bikers Suzuki dan pengunjung pun membaur dan bersantai bersama di taman sambil menikmati kuliner yang berlimpah. Acara Suzuki Saturday Night Ride ini mendapat respon positif dari para bikers Suzuki di Banjarmasin.
Tourino Jani Sebayang, selaku Sales Area 2W Kalimantan PT. SIS menuturkan, “acara Saturday Night Ride ini digelar oleh PT. SIS dan PT. DAS Banjarmasin untuk para pecinta motor Suzuki agar hubungan kekerabatan dan silaturahmi kita semakin solid dan semakin harmonis. Saya mewakili PT. SIS mengucapkan terima kasih banyak atas peran serta kehadiran seluruh peserta dan kami beserta jaringan penjualan Suzuki DAS berharap semakin banyak masyarakat, khususnya di provinsi Kalimantan Selatan yang berkunjung ke tempat kami dan berpartisipasi pada acara-acara kami selanjutnya”. [nus/TA.com]
Tugas Jonfis Fandy sebagai Director in charge of Marketing and After Sales Services (3S: Sales, Spare Part and Services) and IT (Information Technology) PT. Honda Prospect Motor (HPM) resmi berakhir setelah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. HPM, hari ini (6/8).
Jonfis Fandy yang memulai karirnya di Honda sejak awal 1990-an ini secara resmi mengajukan permohonan pengunduran dirinya sejak Juli 2019. Dalam RUPS PT. HPM itu juga telah mengangkat anggota Direksi yang baru. Takayuki Uotani, sebelumnya sebagai Director in charge of Business and Product Planning menjadi Director in charge Product Planning and Sales & Marketing. Nobuyoshi Noda, sebelumnya sebagai Director in charge of Finance and Accounting menjadi Director in charge of Finance and Accounting and IT (Information Technology).
Sementara Director in charge of Business Innovation and Sales & Marketing dijabar oleh Yusak Billy. Area After Sales Services, Direksi telah mengangkat seorang Deputy Director, Kenichi Tanaka yang bertanggung jawab pada area Customer First After Sales Operation.
Dengan adanya perubahan anggota Direksi ini, PT. HPM berharap dapat meningkatkan daya saing baik pada pasar domestik maupun internasional, agar selalu dapat memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan.
Tunggu kiprah Jonfis Fandy di kancah dunia otomotif Indonesia dengan brand otomotifnya yang baru. [nus/TA.com]
Kali kedua, PT. Honda Prospect Motor (HPM) menggelar Honda Brio Virtual Modification (V-Mod). Kompetisi modifikasi online ini telah dibuka sejak 20 Juli 2019 lalu. Honda juga mengundang komunitas desainer dan modifikator dalam acara sesi tanya jawab yang digelar pada awal Agustus 2019 lalu.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan juri dan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) Indonesia selaku pelaksana acara dan diikuti oleh lebih dari 60 peserta yang terdiri dari komunitas mobil Honda, perkumpulan desainer otomotif, serta para pelaku modifikasi. Selain mendapatkan penjelasan lengkap mengenai aturan dalam kompetisi ini, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai tren modifikasi digital yang sedang berkembang saat ini.
Honda Brio Modification 2019 kali ini mengusung tema Racing vs Elegant. Kompetisi desian virtual mobil Honda Brio ini terbuka untuk umum. Cara mengikuti kompetisi ini pun mudah, peserta dapat mengirimkan desain modifikasi dalam format digital paling lambat tanggal 20 September mendatang.
Seluruh karya para peserta akan dipilih oleh tim juri yang terdiri dari 3 orang berpengalaman dalam modifikasi dan karya digital. Dari seluruh karya yang masuk, akan dipilih 10 karya (masing-masing 5 tema Racing dan 5 tema Elegant). Selain juara 1, 2 dan 3, terbuka juga kesempatan pemenang dengan kategori Best Decal dan Favorite Winner by Social Media.
Honda menawarkan hadiah menarik untuk para juara kompetisi Honda Brio Virtual Modification (V-Mod) 2019 ini, diantaranya uang tunai Rp. 15 juta untuk juara pertama, juara kedua Rp. 10 juta, sedangkan juara ketiga Rp. 8 juta. Bagi pemenang kategori Best Decal tersedia hadiah sebesar Rp. 5 juta, dan Rp. 2 juta bagi Anda yang menyabet juara kategori Favorite Winner by Social Media.
Tomi Gunawan saat menjelaskan mengenai Honda Brio V-Mod #2.
Tomi Gunawan terlibat dalam ajang ini, ia mewakili NMAA, mengatakan, “pada ajang “Honda Brio V-Mod #2” kali ini, kami ingin menjaring lebih banyak peserta dengan menawarkan hadiah yang lebih besar serta melakukan sosialisasi di berbagai kota. Selain di Jakarta, kami juga telah melakukan sosialisasi di Jogjakarta, Surabaya dan Solo dengan mengundang berbagai modifikator Tanah Air untuk ikut berpartisipasi.”
Jonfis Fandy sebagai Marketing & After Sales Service Director PT. HPM, mengatakan, “tren modifikasi virtual kini semakin diminati para modifikator dan desainer karena sifatnya yang lebih bebas untuk menuangkan ide-ide modifikasi mereka. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat membuka kesempatan lebih luas bagi para peserta untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap maupun berdiskusi mengenai tren modifikasi terbaru dengan para ahlinya.” [nus/TA.com]
Berakhirnya ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 menyisakan sejumlah laporan bagi para Agen Pemegang Merk (APM), terutama jumlah unit yang berhasil di jual selama ajang tersebut. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjadi salah satu APM yang juga turut andil dalam GIIAS 2019.
“Selama GIIAS 2019 berlangsung, kami tak hanya mengandalkan jajaran mobil Suzuki yang digandrungi konsumen, tetapi juga menyajikan kegembiraan melalui berbagai kegiatan interaktif bagi pengunjung. Selain itu, kami mengajak para pengunjung merasakan langsung pengalaman berkendara dengan kendaraan unggulan Suzuki dan menawarkan berbagai alternatif penjualan yang memudahkan dan menguntungkan. Sebelas hari pameran ini memberikan kontribusi positif terhadap angka penjualan mobil Suzuki dengan kontribusi terbesar tetap dari dua produk andalan kami, yaitu Suzuki All New Ertiga dan Rajanya Pick Up, Suzuki New Carry Pick Up,” papar Makmur, 4W Sales Director PT. SIS.
Dari data yang diterima, PT. SIS tak hanya memamerkan mobil-mobil unggulannya, namun juga berhasil mencatat kurang lebih 3.500 orang selama sebelas hari pameran. Hal tersebut juga menyumbang kontribusi positif bagi PT. SIS. Suzuki mencatat angka penjualan sebanyak 1.159 unit. Deretan penjualan Suzuki tersebut diisi oleh Suzuki All New Ertiga sebanyak 406 unit, Suzuki New Carry Pick Up 361 unit. Dua mobil tersebut merupakan penyumbang terbesar penjualan unit Suzuki di GIIAS 2019, dengan porsi Suzuki All New Ertiga sebesar 32,8% dan Suzuki New Carry Pick Up sebesar 29,2%. Selain itu, kendaraan unggulan Suzuki lainnya, yaitu Suzuki Karimun Wagon R, Suzuki APV Arena, Suzuki Ignis, Suzuki Baleno, dan Suzuki SX4 S-Cross juga turut berkontribusi terhadap penjualan Suzuki selama pameran.
Salah satu aktivitas yang ada di booth Suzuki selama pameran GIIAS 2019 lalu.
Tak hanya menghadirkan kendaraan unggulan, Suzuki juga berkomitmen untuk menjamin ketersediaan spare part dengan memamerkan jajaran produk after sales dengan kualitas berstandar Suzuki global. Selama GIIAS 2019 berlangsung, Suzuki memberikan potongan harga kepada pengunjung yang membeli Suzuki Genuine Accessories (SGA), Suzuki Genuine Oil (SGO), Suzuki Apparel, serta paket aksesoris All New Ertiga Suzuki Sport, Suzuki All New Ertiga, Suzuki Ignis Sport Edition,Suzuki Ignis, dan Suzuki Baleno. Dengan dukungan penawaran menarik tersebut, pendapatan pejualan SGA, SGO, dan Suzuki Apparel mencapai 144,6% dari target yang telah ditentukan.
“Terima kasih atas antusiasme pengunjung terhadap Suzuki. Kami harap, kehadiran Suzuki selama GIIAS 2019 dapat memenuhi ekspektasi pelanggan, baik dari segi jajaran kendaraan, program penjualan, serta kegiatan interaktif yang kami tawarkan. Lebih dari itu, keterlibatan konsumen secara langsung melalui pengalaman dan riset menjadi tolok ukur kami untuk menghadirkan produk yang sesuai bagi pelanggan,” tutup Makmur. [nus/TA.com]