Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) genap berusia empat tahun pada 1 September lalu. Sehari setelah tanggal lahir TACI, para member TACI di seluruh Indonesia menggelar syukuran, Sabtu (2/9) dengan mengusung tema “Stronger 4 Years TACI”, di wilayah masing-masing.
“Tema tersebut diambil dalam usia TACI yang masih balita, banyak halangan dan tantangan yang dihadapi tetapi TACI tetap Stronger, dengan rasa kekeluargaan dan rasa solid yang ditanamkan kepada para member TACI serta banyak kegiatan yang diadakan baik di chapter-chapter maupun diadakan oleh pusat dalam rangka memeriahkan dunia otomotif di Indonesia,” ungkap Riyan Rahadiansyah selaku Sekjend TACI.
Acara puncak syukuran ulang tahun TACI ke-4 rencananya digelar Sabtu (23/9) mendatang di Mal MGK Kemayoran, Jakarta. Dalam acara komunitas yang kini memiliki 2400 anggota ini rencananya ada beragam acara seperti, Fun Rally, Safety Driving Campaign Driving With Manners, acara tiup lilin kue ulang tahun, potong tumpeng, pemutaran video perayaan ulang tahun dari tiap chapter sebelumnya, Charity, Bazaar Otomotif dan non otomotif, car display contest, games, doorprize dan sebagainya.
Ryan juga mengatakan, “tujuan dibuat acara ini untuk mempererat kekeluargaan Keluarga Besar TACI dengan mengevaluasi perjalanan TACI dan meningkatkan kualitas TACI ke depannya bukan hanya kuantitas dengan memperbanyak kegiatan yang semakin berguna untuk masyarakat pada umumnya dan khususnya untuk member TACI, salah satunya adalah safety driving campaign “Driving With Manners.” [nus/TA.com]
Pendatang baru di industri otomotif Indonesia, PT. SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) cukup mengejutkan publik otomotif Tanah Air. Pasalnya, pabrikan mobil asal Cina ini memiliki jagoan MPV-nya, Wuling Confero yang ramai dibicarakan bakal menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk berpaling dari MPV sejuta umat Toyota, yakni Toyota Avanza.
Secara model memang harus diakui Wuling Confero memiliki lekuk desain yang cukup baik. Meski masih terlihat sedikit kotak, namun ternyata kehadirannya bisa menarik perhatian penggila otomotif Indonesia. Termasuk Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush. Tak mau ketinggalan, ia pun ikut berbicara soal MPV murah asal Cina ini.
Menurut Tomi Gunawan, “secara konsep desain bodi, Wuling Confero masih memiliki guratan desain seperti mobil-mobil Jepang pada umumnya. Lekuk desainnya masih sangat memungkinkan untuk dimodifikasi,†ungkapnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Tomi Gunawan mencoba membuatkan desain modifikasi virtual pertama kali di dunia modifikasi untuk Wuling Confero. Tomi masih mengedepankan konsep mobil MPV yang tangguh dan bisa diandalkan keluarga di Indonesia. Artinya, melihat geografis Indonesia, Tomi berpikiran desain modifikasi Wuling Confero yang ia buat cocok untuk segala medan.
Karakter MPV yang tangguh di segala medan terlihat dari desain bentuk bumper depan yang dibuat Tomi tampak lebih kokoh. Benang merah dari konsep modifikasi Wuling Confero ini berbasis elegant dan sporty. Tomi, memberikan dua buah ide modifikasinya, dengan titik poin ubahan pada sektor bodi alias eksterior.
Modifikasi virtual Wuling Confero.
Guratan desain modifikasi virtual bumper masih mirip dengan bentuk aslinya, namun Tomi menyarankan penggantian lampu dengan model HID custom meyesuaikan desain modifikasinya. Semenetara itu, lekuk bumper depan juga diubah dengan dua pilihan desain modifikasi yang ditawarkan. Kedua desain modifikasi tersebut merupakan perpaduan konsep elegant dan sporty. Jika perlu penegasan lebih mendetail dalam hal ini, Tomi menawarkan modifikasi pada sisi interior dan variasi lainnya, namun tentunya diperlukan diskusi serius lebih lanjut.
“Kedua konsep modifikasi eksterior Wuling Confero tersebut masih bersifat sangat umum. Dimana basic konsep desainnya berupa komposisi elegant dan sporty. Jika diperlukan penegasan dari dua konsep tersebut, tentu yang saya tawarkan lainnya berupa aksesoris aftermarket lainnya dan berlanjut pada sisi interior. Tapi perlu diskusi lebih lanjut untuk hal ini,†demikian ditegaskan Tomi.
Pelengkap modifikasi eksterior lainnya berupa corak warna. Tomi membuat desain modifikasi ini dalam dua versi, merah dan biru. Keduanya dibuat dengan dasar cat airbrush. Konsep airbrush berupa striping bodi futuristik. Dengan model garis-garis tajam pada sisi mobilnya, membuat tampilan Wuling Confero semakin berkesan sporty.
Menyinggung soal sektor roda, Tomi menyarankan penggantian velg dengan model elegan, warna velg disesuaikan dengan striping bodinya. Ukuran ideal yang disarankan Tomi ada diangka R17 hingga R18, masih nyaman dipakai harian. Kecuali di medan kontes, pakai R19 pun masih berani.
Anda merasa masih ada banyak sisi dari MPV Cina, Wuling Confero yang belum tersentuh modifikasi? Silahkan datang ke bengkel Tomi Airbrush yang bermarkas Jalan Kebon Raya No. 103, Duri Kepa, Jakarta Barat, tepatnya di belakang Universitas Esa Unggul, untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai modifikasi virtual Wuling Confero atau lainnya. [nus/TA.com]
Lahir dan besarnya sebuah komunitas dilandasi dengan rasa kekeluargaan antar anggotanya. Demikian halnya yang terjadi dengan anggota Yamaha Vixion Club Bandung (YVCB). Rasa kebersamaan itu tak lekang oleh waktu sampai bertahun-tahun bahkan meskipun sesama anggota yang lain telah tutup usia. Banyak pelajaran hidup yang ikut membentuk kepribadian mereka dan juga jiwa sosial yang tinggi ikut terbangun karena solidnya komunitas.
Berdiri sejak 10 tahun lalu tepatnya, 7 Juli 2007 di dealer Yamaha Berlian Merdeka Bandung. Hingga sekarang, dealer tersebut menjadi tempat rutin ‘kopi darat‘ alias kopdar sekaligus basecamp YVCB. Saat peresmian 10 tahun silam, jumlah anggota YVCB hanya 15 orang, namun kini telah mencapai 600 orang. Semangat persaudaraan dirayakan oleh seluruh anggota dalam One Decade YVCB dengan tema “Tribute to The Unsung Heroes” (Tribute untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa) di Sabilulungan Soreang, Bandung, Sabtu (26/8) lalu.
City rolling Yamaha Vixion Club Bandung.
Acara satu dekade YVCB diisi dengan beragam kegiatan, seperti city rolling, modification show, memorabilia, one decade Vixion Gallery, merchandise booth, test ride, sales booth, sparepart, free check dan peluncuran Yamaha All New Vixion R di area Bandung. Ribuan orang pecinta Vixion dan komunitas lainnya tidak hanya berasal dari Bandung tapi juga Medan, Lombok dan Bali datang memadati venue acara yang berlangsung meriah. Mereka juga terkesan dengan memorabilia yang menampilkan foto dan benda-benda yang menunjukkan perjalanan YVCB dari tahun 2007 sampai 2017 dan Vixion Gallery yang memperlihatkan sederet motor naked sport Yamaha itu sejak tahun 2007 sampai yang teranyar Yamaha All New Vixion dan Yamaha All New Vixion R.
Yamaha All New Vixion & Yamaha All New Vixion R di sales booth acara satu dekade Yamaha Vixion Club Bandung.
“YVCB lahir di tahun yang sama dengan diluncurkannya Vixion perdana di tahun 2007. Ini selalu menjadi kenangan tak terlupakan dalam perjalanan berkembangnya YVCB. Di usianya yang kini sudah satu dekade, kami ingin memaknainya dengan tidak akan melupakan sejarah. Kami ingin bermanfaat untuk orang lain, selalu menjalin silaturahmi, tambah keluarga, juga menyalurkan hobi. Banyak orang yang sudah memberi untuk YVCB dan kami pun tidak lupa untuk memberi untuk orang lain. Jadi di perayaan satu dekade ini temanya “Tribute to The Unsung Heroesâ€, yang diwujudkan dengan memberikan apresiasi bagi dua orang yang memiliki jiwa sosial tinggi dan menjadi pahlawan bagi orang lain yang membutuhkan yaitu Undang Suryaman seorang juru parkir yang membuat sekolah gratis untuk anak-anak tidak mampu dan Anwar Permadi yang memberdayakan para penyandang difabel untuk berkreasi membuat tangan atau kaki palsu dan juga suka memberikan kaki palsu buat para penyandang difabel,” beber Bambang Nugroho, Ketua Umum YVCB, yang akrab disapa Abenk.
Nilai kemanusiaan seperti itu dan berbagai aktivitas rutin yang mereka jalani macam kopdar, pengenalan sejarah dan komunitas YVCB, safety riding dan lainnya diakui Abenk ikut membentuk karakternya, hal sama yang dirasakan anggota yang lain. â€Dengan ikut YVCB kami mendapatkan banyak pelajaran hidup, bahkan lebih dari yang dibayangkan atau diharapkan. Vixion bagi kami adalah pemersatu, motor ini ibaratnya pendamping hidup, bisa dapat banyak teman dan saudara, lebih mengenal Indonesia lewat touring dengan Vixion ke berbagai daerah, dapat banyak pengalaman,†cerita Abenk. [nus/TA.com]
Kehadiran kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) terbaru keluaran Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memang mengundang banyak perhatian masyarakat. Model desain “out of the box†dan meninggalkan bentuk boxy yang selama ini merajai MPV di pasar Indonesia, menjadi alasan kuat Mitsubishi Xpander diterima baik di pasar otomotif Tanah Air. Harga relatif terjangkau untuk sekelas Mitsubishi menjadi pendukung lainnya dari kehadiran MPV tujuh penumpang ini.
Bukan hanya menarik bagi masyarakat umum, dan pengemar otomotif khususnya, kehadiran Mitsubishi Xpander di Indonesia juga menarik perhatian para builder atau modifikator mobil Tanah Air. Seperti halnya Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush, ia membuatkan sketsa modifikasi virtual untuk MPV yang populer di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 kemarin.
Tomi berpendapat, “penampilan dan desain asli Mitsubishi Xpander memang sudah sangat baik, penuh karakter dan tergolong mewah untuk kelas MPV,†ungkapnya.
Tomi membuat desain modifikasi virtual dalam dua tampilan modifikasi, yakni sport dan elegant. Modifikasi utama yang dibuat oleh Tomi nampak pada sisi eksterior terutama bumper depan. Konsep tersebut mengusung tema tought, yang dapat disesuaikan untuk berbagai medan jalan sehingga tetap mampu menjalankan fungsinya sebagai mobil keluarga yang tangguh.
Grill tidak terlalu banyak mendapat sentuhan modifikasi, pasalnya Tomi tetap mempertahankan fungsi aerodinamika sang MPV ini untuk menolak angin dari arah frontal dan disalurkan ke sisi samping ataupun atas mobil. Sebagai gantinya, Tomi mengincar grill bagian bawah Mitsubishi Xpander. Tomi memperbanyak ruang saluran udara di bagian ini dengan desain grill custom. Fog lamp bulat dihilangkan dan diganti dengan model HID. Modifikasi minor tersebut dianggap cukup mampu membuat tampilan Mitsubishi Xpander tampil beda.
Modifikasi lain yang juga dibuatkan dalam sketsa modifikasi virtual tersebut menyangkut sektor warna eksterior. Tomi mendesain dalam dua warna sebagai penguatan karakter sporty dan elegant. Bagi Anda yang menyukai tampilan ‘macho’, Tomi dapat mengubah eksterior menjadi hitam atau hijau Army. Sementara untuk desain modifikasi eksterior dengan kesan elegant dihadirkan berwarna biru, warna ini cocok bagi wanita.
Meskipun berbeda warna eksterior, Tomi tetap menambahkan tampilan grafis yang dapat disesuaikan dengan temanya yakni sporty dan elegant. Kemudahan lain yang ditawarkan Tomi, proses pengerjaan desain modifikasi Mitsubishi Xpander ini bisa mengandalkan digital printing atau jika ingin tampil lebih ‘wah’ ia menyarankan menggunakan cat airbrush.
Modifikasi virtual Mitsubishi Xpander ini memang dititikberatkan pada desain bumper depan dan warna eksterior sesuai tema modifikasi. Bukan berarti sektor lain tak disentuh. Velg dianjurkan Tomi untuk menggunakan ukuran R18, dengan model multiwheel.
“Velg R18 untuk Mitsubishi Xpander dirasa masih nyaman untuk digunakan harian. Sementara desain multiwheel dipilih untuk mempertegas sisi sportivitas sang MPV yang mengusung desain Dynamic Shield pada eksterior depannya ini,†tegas Tomi.
Jika melakukan ubahan pada velg, disarankan untuk melakukan penggantian pada perangkat suspensi. Pemakaian harian cukup ganti dengan suspensi aftermarket coilover yang cocok dengan Mitsubishi Xpander. Sedangkan penggila modifikasi dan kontes, bisa memilih perangkat suspensi udara atau air suspension. [nus/TA.com]
BMW Indonesia meraih catatan positif di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, dengan nilai pertumbuhan total pemesanan kendaraan hingga 50%. Penjualan tertinggi kendaraan BMW didapatkan dari model the all-new BMW X1, yang kemudian diikuti the new BMW Seri 3 dan the all-new BMW Seri 5 yang baru saja diluncurkan.
“BMW Group Indonesia sebagai produsen kendaraan terdepan merasa bangga dapat meraih kesuksesan melalui pencapaian nilai penjualan yang memuaskan pada gelaran GIIAS 2017 kali ini. Hasil mengesankan yang dibukukan oleh BMW dan MINI tentunya diraih berkat komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan kendaraan terbaik di kelasnya, dengan menekankan performa dinamis, efisiensi tinggi dan teknologi terdepan yang dipadukan dengan integrasi produk dan servis yang komprehensif. Komitmen tinggi dari prinsipal diler resmi BMW Group Indonesia, BMW dan MINI Sales Consultant, serta Produk Genius yang selalu menunjukkan dedikasi dan layanan premium yang profesional selama perhelatan GIIAS 2017 juga merupakan salah satu alasan utama dibalik kesuksesan ini,†ujar Karen Lim, President Director BMW Group Indonesia.
Keramaian pengunjung di BMW Group Pavilion, saat GIIAS 2017 lalu.
Brand legendaris MINI juga menunjukkan angka penjualan cemerlang dengan MINI Cooper 3-Door yang hadir sebagai model kendaraan dengan penjualan terbaik selama GIIAS 2017 diikuti oleh the new MINI Cooper Countryman dan MINI Cooper Clubman. Kehadiran perdana New MINI John Cooper Works Countryman di BMW Group Pavilion juga memberi kepuasan tersendiri bagi para pengunjung pameran khususnya bagi para pencinta mesin performa tinggi yang ingin merasakan langsung sensasi sensasi berkendara go-kart yang energik dan ekstrim khas John Cooper Works.
MINI John Cooper Works Countryman.
Selama GIIAS 2017 berlangsung, BMW Group Indonesia berikan program terbaik yang bisa langsung dirasakan oleh konsumen, mulai dari pembiayaan BMW Financial Services yang memungkinkan konsumen untuk dapat menikmati cicilan terjangkau dengan bunga nol persen, BMW Extended Warranty untuk memudahkan perawatan kendaraan serta BMW Automotive Liability Insurance yang mengurangi kekhawatiran pengguna kendaraan BMW saat terjadi insiden yang melibatkan pihak ketiga.
“Mewakili BMW Group Indonesia saya ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi untuk keberhasilan BMW, terutama kepada masyarakat yang telah memperlihatkan antusiasmenya selama 11 hari penyelenggaraan event ini. Kedepannya kami akan terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah terbaik dari setiap produk dan servis BMW Group di Indonesia,†tutup Karen. [nus/TA.com]
Mercedes-Benz Distribusi Indonesia berhasil menutup sempurna eksistensi Rekor Otomotif Indonesia (ROI) di rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. ROI mengeluarkan penghargaan tertingginya untuk brand mobil mewah, Mercedes-Benz.
Mercedes-Benz E 300 AMG Line berhasil menembus catatan ROI dengan kategori “Mobil Sedan CKD dengan 9 Percepatan Pertama di Indonesia.†Mercedes-Benz E 300 AMG Line salah satu model rakitan lokal atau Completely Knock Down (CKD). Sedan ini berhasil memenangkan sejumlah penilaian dan survei yang dilakukan tim ROI.
Serah terima penghargaan ROI dari Tomi Gunawan, Founder ROI kepada Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribusi Indonesia.
Beberapa alasan dasar pemilihan Mercedes-Benz E 300 AMG Line ini karena menggunakan transmisi 9 percepatan, 9G-Tronic. Selain itu, model AMG dibekali dengan tampilan agresif, performa, pengendalian, dan stabilitas yang lebih baik daripada model-model Mercedes-Benz lainnya.
Menurut Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribusi Indonesia, menegaskan, “keunggulan dari Mercedes-Benz E 300 AMG Line ini adalah kami menawarkan pengalaman berkendara yang smooth, dan responsif. Jadi pelanggan tak hanya merasakan kenyamanan berkendara saja tetapi lebih mendekat kepada passion dari berkendara itu sendiri,†ujarnya.
Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribusi Indonesia.
Tomi Gunawan, Founder ROI, menyatakan, “Mercedes-Benz E 300 AMG Line adalah sedan mewah CKD dengan transmisi 9 percepatan pertama yang ada di Indonesia. Teknologi transmisi 9 percepatan tentunya diimbangi dengan sebuah teknologi dan inovasi yang baik, yang belum diterapkan oleh sedan mewah CKD lainnya.â€
Hari juga menyatakan rasa bangga dan dukungannya terhadap kemajuan ROI ke depan. “Semoga sukses dan menjadi referensi informasi terhadap pencapaian-pencapaian teknologi otomotif yang berkembang di Indonesia.†Akhir kata Hari berpesan kepada tim ROI, “tetaplah menjadi acuan informasi yang terpercaya terhadap para pelanggan otomotif di Indonesia,†tutupnya. [nus/TA.com]
Rekor Otomotif Indonesia (ROI) menegaskan eksistensinya sebagai lembaga independen yang diakui oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelaku atau insan otomotif yang membukukan setiap rekor kreativitas dan karya yang berkenaan dengan dunia otomotif Indonesia.
Tekad untuk menjadi sebuah lembaga satu-satunya yang mengeluarkan secara resmi penghargaan paling bergengsi di dunia otomotif Indonesia dibuktikan dengan terlibatnya ROI di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Dalam acara otomotif berskala internasional tersebut ROI mengeluarkan beberapa penghargaan tertingginya sejak pembukaan.
Tercatat ada penghargaan untuk kategori Kerjasama Aftermarket Indonesia–Jepang Pertama di Indonesia yang diberikan kepada Osaka Automesse dan sejumlah pelaku industri aftermarket Indonesia, AP Force, QMAX, Pioneer, dan Accelera.
Foto bersama sesaat setelah penganugerahan penghargaan tertinggi ROI Kerjasama Aftermarket Indonesia–Jepang Pertama di Indonesia.
Selang beberapa hari ROI kembali mempertegas kepeduliannya terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia. Hal ini dinyatakan dengan keluarnya penghargaan tertinggi ROI untuk PT. Elangperdana Tyre Industry (EP Tyres), produsen ban lokal Accelera atas produk barunya, Accelera NPM. EP Tyres mendapat penghargaan atas kategori “Ban Mobil dengan Teknologi Run Flat Tyre Pertama yang Diproduksi di Indonesia.â€
Penghargaan ROI kategori Ban Mobil dengan Teknologi Run Flat Tyre Pertama yang Diproduksi di Indonesia.
Pendatang baru di industri otomotif Indonesia, PT. Brisk Busi Indonesia, pemegang merek busi Brisk di Indonesia juga mendapat perhatian dari ROI. Busi Brisk mendapat penghargaan dengan kategori “Busi dengan Kandungan Silver Pertama di Indonesia.â€
Penghargaan ROI kategori Busi dengan Kandungan Silver Pertama di Indonesia.
Puncak eksistensi ROI di ajang GIIAS 2017 dibuktikan dengan diberikannya penghargaan tertinggi ROI kepada pabrikan sedan mewah ternama Mercedes-Benz. PT. Mercedes-Benz Distribusi Indonesia masuk dalam catatan ROI di penghujung acara GIIAS 2017, Minggu malam (20/8).
Mercedes-Benz E 300 AMG Line berhasil menembus catatan ROI dengan kategori “Mobil Sedan CKD dengan 9 Percepatan Pertama di Indonesia.†Mercedes-Benz E 300 AMG Line salah satu model rakitan lokal atau Completely Knock Down (CKD). Sedan ini berhasil memenangkan sejumlah penilaian dan survei yang dilakukan tim ROI. Beberapa alasan dasar pemilihan Mercedes-Benz E 300 AMG Line ini karena menggunakan transmisi 9 percepatan, 9G-Tronic. Selain itu, model AMG dibekali dengan tampilan agresif, performa, pengendalian, dan stabilitas yang lebih baik daripada model-model Mercedes-Benz lainnya.
Menurut Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribusi Indonesia, menegaskan, “keunggulan dari Mercedes-Benz E 300 AMG Line ini adalah kami menawarkan pengalaman berkendara yang smooth, dan responsif. Jadi pelanggan tak hanya merasakan kenyamanan berkendara tetapi lebih mendekat kepada passion dari berkendara itu sendiri,†ujarnya.
Serah terima penghargaan ROI dari Tomi Gunawan, Founder ROI kepada Hari Arifianto, Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribusi Indonesia.
Tomi Gunawan, Founder ROI, menyatakan, “Mercedes-Benz E 300 AMG Line adalah sedan mewah CKD dengan transmisi 9 percepatan pertama yang ada di Indonesia. Teknologi transmisi 9 percepatan tentunya diimbangi dengan sebuah teknologi dan inovasi yang baik, yang belum diterapkan oleh sedan mewah CKD lainnya.â€
Hari juga menyatakan rasa bangga dan dukungannya terhadap kemajuan ROI ke depan. “Semoga sukses dan menjadi referensi informasi terhadap pencapaian-pencapaian teknologi otomotif yang berkembang di Indonesia.†Akhir kata Hari berpesan kepada tim ROI, “tetaplah menjadi acuan informasi yang terpercaya terhadap para pelanggan otomotif di Indonesia,†tutupnya. [nus/TA.com]
Satu hari jelang berakhirnya GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, tepatnya Sabtu (19/8), Rekor Otomotif Indonesia (ROI) mengeluarkan satu lagi penghargaan tertinggi untuk produk otomotif dengan inovasi terbaik yang berkomitmen ikut serta meramaikan industri otomotif Tanah Air.
Brisk, produsen busi yang lahir sejak 1935 ini menjadi salah satu brand produk yang beruntung mendapat penghargaan tertinggi dari ROI. Busi Brisk masuk ke pasar Indonesia melalui PT. Brisk Busi Indonesia selaku pemegang merek busi asal Republik Ceko, Eropa Tengah.
Busi Brisk memiliki kandungan silver atau perak di dalamnya, mampu mengantarkan panas lebih cepat dan berdampak pada percikan yang dihasilkan lebih stabil, dengan demikian pembakaran menjadi lebih efisien.
Sambutan dari Tomi Gunawan, sebelum prosesi penganugerahan ROI kepada PT. Busi Brisk Indonesia.
Ada lima tipe busi Brisk yang dipasarkan di Indonesia, diantaranya yaitu Cooper Racing, Silver Racing, Lamborghini Spark, ZS/ZC dan Premium EVO. Kelima model tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda untuk mendukung performa mesin mobil.
Bagi pengguna mobil harian rekomendasi yang tepat menggunakan busi model Cooper Racing, sementara untuk mobil dengan spesifikasi mesin standar bahkan hingga superchager disarankan menggunakan Silver Racing. Mobil bermesin putaran tinggi, Brisk menyediakan model Lamborghini Spark. Model ZS/ZC lebih tepat untuk mobil-mobil kompetisi alias balap. Sedangkan untuk yang kompatibel untuk segala jenis mobil, Brisk menyediakan model Premium Evo.
Berbekal pengalaman lebih dari 80 tahun, busi Brisk tidak hanya menyediakan busi untuk kendaraan bermotor saja, namun juga industri pesawat terbang dan kapal.
Busi Brisk memiliki kemampuan menghantar panas mencapai 66 ms/m. Keunggulan lainnya yang juga menjadi keunikan dari busi Brisk terdapat pada desain kepala businya yang berbentuk ‘half gap’ dan ‘open gap’. Desain tersebut menghasilkan percikan api lebih besar, pada model desain open gap, pengapian yang dihasilkan bisa berputar 360 derajat.
Berdasar dari beberapa pertimbangan, dan melihat dari keunggulan material, desain serta kemampuan performa busi Brisk tersebut, maka Tim ROI menilai jika busi Brisk layak menyandang gelar penghargaan tertinggi ROI dengan kategori “Busi dengan Kandungan Silver Pertama di Indonesia.†Prosesi penganugerahan penghargaan tertinggi ROI tersebut digelar di booth Busi Brisk, Hall 2, GIIAS 2017.
Foto bersama setelah prosesi penghargaan ROI.
Menyikapi penghargaan dari ROI tersebut, Jason Mulyadi, Country Manager, PT. Brisk Busi Indonesia, menegaskan, “kami merasa bangga kehadiran kami di GIIAS 2017 ini menarik perhatian dari Rekor Otomotif Indonesia atau ROI, dan produk busi Brisk mendapat penghargaan dengan kategori yang kami anggap sangat mewakili produk kami sesungguhnya.â€
Jason juga menyatakan bahwa dengan perolehan penghargaan ROI merupakan sebuah motivasi bagi kami untuk senantiasa menghadirkan inovasi-inovasi terbaru dan tentunya bisa turut andil dalam memajukan industri otomotif di Indonesia. [nus/ROI]
Rekor Otomotif Indonesia (ROI) terus memantapkan langkahnya sebagai lembaga paling bergengsi di dunia otomotif Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan yang diberikan kepada sejumlah merek-merek produk aftermarket di Indonesia yang turut berpartisipasi dalam pameran otomotif berskala Internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.
Pada awal pembukaan GIIAS 2017, ROI menjadi saksi dari adanya kerjasama pertama Indonesia dengan Jepang di bidang aftermarket. Selanjutnya, sebagai pembuktian dukungan atas karya-karya otomotif di Indonesia, ROI kembali mengeluarkan penghargaan tertingginya kepada PT. Elangperdana Tyre Industry (EP Tyres), produsen ban lokal Accelera atas produk barunya.
Ban Accelera NPM.
EP Tyres, produsen ban lokal asal Indonesia baru saja meluncurkan salah satu produk ban terbarunya berteknologi RUN FLAT yang juga diproduksi di dalam negeri, pada ajang GIIAS 2017, Rabu (16/8) kemarin. Tentu ini merupakan catatan baru bagi bangsa Indonesia, di mana sebuah pabrikan ban Nasional mampu mengembangkan teknologi terbaru untuk menghasilkan produk ban RUN FLAT bernama Accelera NPM. Ban tersebut memiliki keunggulan tetap dapat digunakan meski dalam kondisi kehilangan tekanan (0 Psi) atau kempis.
Wujud apresiasi atas pengembangan teknologi ban RUN FLAT hasil produksi pertama di dalam negeri tersebut, ROI mengeluarkan penghargaan tertingginya dengan kategori “Ban Mobil dengan Teknologi Run Flat Tyre Pertama yang Diproduksi di Indonesiaâ€, yang diserahkan langsung di booth Accelera, GIIAS 2017, Jumat (18/8).
Prosesi penganugerahan penghargaan tertinggi ROI kepada Dicky Mursalie, Direktur Marketing dan Sales EP Tyres.
Tomi Gunawan, Founder ROI, mengaku bangga bahwa anak Bangsa bisa menghasilkan produk ban dengan teknologi mendunia. “Kami sebagai anak Bangsa merasa turut bangga karena produk dalam negeri, ban RUN FLAT Accelera NPM mengusung teknologi dan standarisasi yang tinggi, berkualitas dan diakui dunia,†ungkap Tomi.
Dikeluarkannya penghargaan untuk produksi ban RUN FLAT pertama buatan pabrikan asal Indonesia ini, Tomi memiliki harapan, ke depan ini menjadi contoh bagi produsen produk otomotif lokal lainnya untuk dapat berinovasi dalam mengembangkan karya atau produknya yang memiliki standarisasi tinggi dan diakui secara global.
(Ki-Ka) Tomi Gunawan, Founder ROI, Dicky Mursalie, Direktur Marketing dan Sales EP Tyres, dan Surya Dharma, Sales Manager EP Tyres.
Sales Manager EP Tyres, Surya Dharma, menegaskan, “ban RUN FLAT dari Accelera ini kami persembahkan untuk Indonesia sebagai pembuktian bahawa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cerdas, mampu bersaing dengan bangsa lain dalam hal pengembangan teknologi ban di dunia otomotif.â€
Surya juga tak mengira produk terbaru milik perusahaan lokalnya ini berhasil mendapat apresiasi dari ROI. “Kami sangat berterima kasih atas apresiasi besar yang diberikan ROI, yang merupakan lembaga paling bergengsi di dunia otomotif Indonesia.†Harapan Surya dengan adanya ROI di dunia otomotif Indonesia menjadi pacuan bagi industri otomotif untuk terus berprestasi dan memiliki rasa tanggung jawab bersama untuk memajukan dunia otomotif Indonesia. [nus/ROI]
Gelaran pameran otomotif bergengsi, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, yang berlangsung sejak 10-20 Agustus mendatang, tak hanya ajang unjuk gigi para Agen Pemegang Merk (APM) kendaraan bermotor dan produsen produk-produk otomotif di Indonesia saja. Ajang GIIAS 2017 juga menjadi ajang unjuk gigi dan kredibilitas Tomi Gunawan sebagai builder modifikasi kendaraan dan karya-karya otomotif lainnya dari rumah modifikasi Tomi Airbrush.
Tomi dipercaya sejumlah APM yang berpartisipasi di GIIAS 2017 untuk meramaikan rangkaian acaranya. APM Datsun Indonesia mengapresiasi karya modifikasi Tomi yakni Datsun GO PIdan mengajaknya bekerjasama dalam penggarapan mobil Datsun GO Panca Limited Edition, yang diproduksi hanya lima unit saja.
Tak hanya Datsun Indonesia, Tomi juga didaluat oleh Chevrolet Indonesia untuk menjadi juri kompetisi desain virtual modifikasi Chevrolet Spark bertajuk “Spark It Happens: From Sketchbto Drive”. Kompetisi desain virtual ini digelar sejak 17 Agustus hingga penyerahan akhir desainnya pada 30 September mendatang.
Menurut informasi dari Tomi, kompetisi desain ini digelar Chevrolet Indonesia dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia ke-72. Pihak Chevrolet Indonesia menantang generasi muda untuk menuangkan idenya bertema Indonesia pada city car andalan Chevrolet, yakni All New Chevrolet Spark.
Tomi Airbrush menjadi juri kompetisi desain virtual modifikasi Chevrolet Spark bertajuk “Spark It Happens: From Sketchbto Drive”.
Tomi memiliki kesan tersendiri terhadap ajang tersebut, “Saya melihat antusias generasi muda dewasa ini cukup tinggi di bidang otomotif. Perpaduan dunia otomotif dengan bidang desain ini diharapkan mampu menularkan rangsangan positif dan dapat menjadi sarana bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkarya dan berekspresi.” Pastinya Tomi juga berharap, nantinya kompetisi-kompetisi seperti ini memiliki pengaruh baik bagi kemajuan industri otomotif di Indonesia.
Aktivitas Tomi Airbrush di booth Pioneer, GIIAS 2017.
Tak hanya diundang oleh APM saja, Tomi juga hadir di booth produk audio, Pioneer. Dalam kegiatan tersebut, Tomi memiliki tugas untuk menjelaskan konsep mobil Datsun GO PI karya modifikasinya, yang dipinjamkan ke brandaudio Pioneer untuk display. Tomi juga menjelaskan konsep modifikasi tersebut yang telah dilengkapi dengan perangkat audio dari Pioneer. [nus/TA.com]