27.9 C
Jakarta
Home Blog Page 75

Tips Berkendara Motor Aman Saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

0

Seluruh umat Muslim sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Meski di tengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, tentu tidak menghalangi agenda bersilahturahmi kepada orang tua ataupun sanak saudara yang berada di dalam kota, mengingat Pemerintah telah melarang aktivitas mudik bagi masyarakat atau para perantau. Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan, agar kita semua tetap sehat dan bahagia di suasana Hari Raya Lebaran 2021.

Tak hanya wajib mematuhi protokol kesehatan, bagi Anda para pengendara roda dua, aktivitas merayakan Lebaran nanti juga wajib memperhatikan safety riding. Ada beberapa hal yang harus dilakukan mulai dari persiapan, saat di jalan hingga semua hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

Tahap persiapan, Anda dapat memeriksa motor sebelum berpergian di Hari Raya. Servis motor, meliputi penggantian oli, pemeriksaan mesin hingga komponen-komponen yang sudah tak layak. Selanjutnya Anda juga wajib memperhatikan hal sepele namun bermanfaat besar, misalnya persiapkan bensin full sebelum melakukan perjalanan, umumnya pada saat Hari Raya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan tinggi sehingga menyebabkan sejumlah pom bensin diserbu pelanggan. Bila antrian panjang tentu berdampak pada waktu di perjalanan, jangan sampai Anda tergesa-gesa ketika melanjutkan perjalanan akibat lama mengantri di pom bensin.

Bawalah barang-barang seperlunya, tidak melebihi kapasitas dan jangan terlalu berat. Pasalnya, hal ini dapat mengganggu aktivitas ketika Anda berkendara. Dan persiapkan serta gunakan safety gear yang lengkap dan nyaman dipakai.

Saat di Jalan

Selama dalam perjalanan ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan juga. Diantaranya jaga jarak aman, karena umumnya jalanan saat Hari Raya lebih padat dari pada biasanya. Perhatikan kecepatan berkendara, pastikan kecepatan motor Anda berada dalam posisi yang aman dan ikut alur. Hindari melakukan tindakan yang mendadak seperti mengerem, berbelok, berhenti agar tidak tertabrak oleh pengendara di belakang atau pengendara lainnya.

Selanjutnya, jika diperlukan mengerem, lakukan akselerasi atau pengereman secara halus terutama bagi yang membonceng anggota keluarga atau membawa barang bawaan. Bila jalur utama padat, biasanya dari Petugas akan memberikan peringatan untuk menggunakan jalur alternatif.

Hal penting lainnya, selalu kontrol emosi dan konsentrasi penuh saat berkendara. Ada hal yang juga sering diabaikan pengendara baik motor ataupun mobil. Merasa tetap bugar padahal lelah melanda. Apapun alasannya ketika badan sudah mulai lelah, jangan paksakan untuk tetap melanjutkan perjalanan. Dan ingat! Selalu patuhi peraturan lalu-lintas, itu juga kunci utama keselamatan berkendara.

Protokol Kesehatan

Terkait dengan situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, ada tips tambahan lainnya, supaya kita semua tetap sehat. Sediakan selalu alat-alat kebersihan dan kesehatan diri saat berpergian mulai dari masker, hand sanitizer, serta rajin cuci tangan dengan sabun. Safety gear yang Anda gunakan wajib milik pribadi yang selalu terjaga kebersihannya, kalaupun harus meminjam pastikan kebersihan dan kesehatannya.

Hal utama lainnya, Anda juga wajib menjaga stamina, agar imunitas tubuh tetap terjaga. Perbanyak makanan sehat dan bergizi, minum air putih serta istirahat yang cukup.

Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H ya guys, semoga tetap sehat selalu! [nus/TA.com]

Modifikasi Yamaha RX King 1997

0

Motor legend, yang juga biasa dikenal “raja jalanan” pada masanya, Yamaha RX King memang tidak pernah ada habisnya. Mulai dari raja di arena balap liar, raja jalanan, hingga pernah mendapat julukan “motor jambret”, karena “larinya” yang memang tak ada lawannya pada masanya.

Isu penghapusan motor 2-Tak beberapa tahun silam, sempat menurunkan pamor sang raja 2-Tak ini. Namun tak lama tenggelam, Yamaha RX King kembali diminati dan diburu para penggila motor “berasap” di Indonesia. Nah guys, belum lama ini di bengkel Tomi Airbrush baru saja memperbarui tampang sang raja keluaran 1997 tersebut, seluruh bodi hingga rangkanya dicat ulang sesuai dengan warna orisinil Yamaha RX King lansiran 1997.

Seluruh rangka dicat menggunakan warna hitam sesuai aslinya, kemudian bodinya menggunakan cat Spies Hecker dengan epoksi Sikkens dan finishing menggunakan glass solid tipe high solid. Warnanya tetap hijau, sesuai aslinya. Kreasi lain ditambahkan oleh Tomi Gunawan, sang builder, dengan menambahkan stripping menggunakan airbrush. Garis striping-nya pun disesuaikan dengan aslinya.

Tak hanya bodi dan rangka saja yang mendapat sentuhan cat, tetapi ada banyak parts lainnya yang juga mendapat sentuhan pembaruan tampilannya alias modifikasi. Apa saja peremajaan dan bagaimana tampangnya setelah disentuh tangan dingin Tomi? Cek di Youtube channel Tomi Airbrush. [nus/TA.com]

Pengalaman Seru Touring Biker YNCI di “Portal” di Tiap Daerah

0

Banyak pengalaman dan cerita seru yang pasti dialami para biker yang sedang melakukan perjalanan jarak jauh alias touring. Seperti halnya yang diceritakan oleh Lilik Gunawan, salah satu anggota aktif Yamaha Nmax Club Indonesia (YNCI), yang pernah melakukan perjalanan touring dari Jambi, Indonesia menuju Dili, Republik Demokratik Timor Leste.

Selama dalam perjalanan ia banyak di “portal” oleh para anggota YNCI lainnya dari chapter setempat yang ia lalui selama perjalanan. Portal itu sendiri merupakan istilah yang diimplementasikan oleh para komunitas ke sesama anggotanya yang berasal dari daerah atau chapter berbeda. Ini dilakukan sebagai wujud solidaritas yang kuat dan juga momen bersilahturahmi diantara mereka.

Umumnya budaya portal memang kerap dilakukan oleh para komunitas pengguna motor sejenis (baik secara model maupun brand) yang secara ekosistem memang telah memiliki jumlah member atau anggota yang cukup banyak dan tersebar secara luas. Salah satunya seperti para komunitas MAXi Yamaha. Namun biasanya istilah ini juga berlaku bagi para komunitas atau club lainnya, seperti roda empat.

“Banyak sekali cerita menarik di sepanjang perjalanan dari Jambi menuju Timor Leste, diantaranya portalan para bikers yang sangat antusias menyambut dengan hangat. Sehingga membuat perjalanan menjadi nyaman meski waktu harus lewat dari rencana karena banyaknya para bikers yang mengajak Kopdar (Kopi darat) dan memberi ruang bagi saya untuk bercerita terkait perjalanan jauh ini,” terang Lilik

Tidak hanya Lilik, kehangatan budaya portal juga turut dirasakan oleh Acho seorang member Indonesia Max Owner (IMO). Acho yang gemar melaukan touring jarak jauh ini punya kenangan manis tersendiri terkait tingginya rasa solidaritas sesama pengguna MAXi Yamaha. Pengalaman ini dirasakan tatkala dirinya melakukan touring Jakarta – Bali menggunakan motor XMAX.

“Tingginya solidaritas sesama pengguna MAXi ini memang luar biasa. Saya merasakan banget manfaatnya waktu pengalaman touring Jakarta – Bali. Saat itu saya riding pakai XMAX dan motor tiba-tiba mengalami kendala di daerah Situbondo. Itu malam hari dan bengkel semua sudah tutup. Akhirnya saya kontak anak kordinator Jawa Timur (member komunitas IMO), kemudian langsung bantuan datang secara cuma-cuma, malam hari itu juga. Menariknya yang datang itu dari berbagai komunitas MAXi diluar IMO. Dan setelah motor aman, saya langsung di portal diajak mampir dulu ke salah satu rumah member, diajak makan, diajak istirahat sebelu melanjutkan kembali perjalanan. Hal-hal seperti ini yang terkadang bikin kita merasa bangga jadi bagian dari keluara besar MAXi Yamaha, karena belum tentu bisa didapatkan di komunitas motor lainnya,” ungkap Acho. [nus/TA.com]

Ford Ranger Makin Garang Berkat Cat Raptor

0

Tomi Gunawan baru saja kedatangan “Bos” Raptor Indonesia, Marco Chandra ke bengkelnya. Hal ini dalam rangka servis dari pihak Raptor Indonesia, karena ada pekerjaan pengecatan hitam doff Ford Ranger di bengkel Tomi Airbrush.

Sebelum proses pengecatan, pelanggan pemilik sang mobil dobel cabin tersebut menginginkan adanya perubahan tampilan. Alhasil modifikasi eksterior jadi pilihan utama, Tomi mengubah tampilan Ford Ranger tersebut dengan menambah over fender pada sisi kanan dan kirinya. Melengkapi tampilan over fender-nya, Tomi juga menyarankan sang pemilik untuk mengganti velg dengan diameter yang lebih besar dari sebelumnya.

Cat Raptor jadi pilihan yang direkomendasikan Tomi untuk mengeksplor kesan garang yang ingin dicapai oleh sang pemilik. “Selain mengadirkan kesan garang, sang pemilik juga memiliki hobi untuk bertualang dengan mobilnya, dengan kata lain off road melintasi medan yang tidak biasa,” beber Tomi.

Secara karakteristik cat Raptor punya keunggulan tahan gores, tahan kimia, dan tahan terhadap sinar ultraviolet. Pilihan tepat jika menggunakan cat Raptor untuk kebutuhan mobil Ford Ranger ini.

Proses modifikasi eksterior hingga pengecatan, Tomi dan crew-nya butuh waktu sekira dua minggu. So guys, kontek 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 untuk konsultasi gratis! [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Spesialis Cutting Sticker Supercar

0

Anda ingin memodifikasi tampilan eksterior mobil dengan cara yang simpel tapi berkelas? Silahkan berkonsultasi dengan Tomi Gunawan, builder bengkel kenamaan Tomi Airbrush. Pasalnya, Tomi mempunyai segudang ide dan kreativitas untuk membuat tampilan kendaraan menjadi lebih “ciamik”.

“Beragam modifikasi pernah kami kerjakan, mulai dari mobil, motor, custom kendaraaan lainnya, hingga kini sepeda. Banyak juga pelanggan yang meminta modifikasi dengan cara simpel dan bisa dikembalikan ke tampilan semula, jika sewaktu-waktu diinginkan,” buka Tomi disela kesibukannya di bengkel.

Lebih jauh Tomi menjelaskan, supercar juga bisa dimodifikasi eksteriornya denga cara yang simpel tapi berkelas. Cutting sticker atau wrapping sticker salah satu solusi yang kami tawarkan. Selain cepat dalam proses pengerjaan, jika diinginkan untuk tampil seperti semula, tidak ada resiko yang timbul.

Bengkel membuka layanan konsultasi di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 ini juga dikenal piawai menangani mobil-mobil berkelas, sebut saja mobil mewah, mobil sport hingga supercar. Baru-baru ini ada dua unit Ferrari 488 yang baru saja selesai dikerjakan modifikasi cutting sticker-nya.

“Desain cutting sticker Ferrari 488 tersebut disiapkan sendiri oleh pemiliknya, kami hanya melaksanakan pekerjaan sesuai keinginan atau desain dari sang pemilik. Namun, jika diminta pelanggan untuk menyiapkan desain dan konsepnya, kami pun juga sanggup,” ungkap Tomi.

Proses modifikasi cutting sticker dua unit supercar Ferrari 488 tersebut dikerjakan dalam waktu satu hari pemasangan. Adapun konsep paduan warna yang dikehendaki pemilik yakni desain stripes dengan komposisi warna putih dominan diapit dengan merah dan hijau.

“Untuk pemasangan, pelanggan juga tak perlu datang ke bengkel, semua proses mulai dari diskusi konsep hingga selesai bisa dilakukan pelanggan tanpa tatap muka. Crew kami pun siap memasang wrapping ataupun cutting sticker di tempat yang Anda tentukan,” tutup Tomi.

Cara tersebut memang sengaja disiapkan Tomi untuk menghargai privasi pelanggannya yang mengurangi aktivitas tak penting di tengah masa pandemi Covid-19 ini. [nus/TA.com]

Modz Battle Season Kedua Menuju IMX 2021

0

Rangkain event menuju Indonesia Modification Expo (IMX) 2021, Modz Battle antara Garasi Drift dan Pengepul Mobil sudah masuk episode kedua. Tayangan yang digelar di channel Youtube pada Sabtu (23/4) ini mampu mendulang jutaan penonton dan menjadi tontonan otomotif viral di Youtube.

Episode final atau ke-9 sebenarnya merupakan episode “kejutan”, dari 8 episode yang sebelumnya diumumkan ke khalayak. Selain terdapat dua tantangan akhir dari Modz Challenge, dalam episode final sekaligus diumumkan pemenang Modz Battle season 1. Dari total 7 challenge yang diberikan, Garasi Drift unggul dengan raihan 605 poin sementara Pengepul Mobil harus puas dengan 585 poin.

“Program Modz Battle season 1 telah selesai, dan kami NMAA serta IMX sebagai fasilitator merasa kegiatan ini melebihi harapan awal sebagai tontonan yang menghibur, ternyata juga banyak sekali memberikan edukasi. Tak hanya untuk para penonton, tetapi juga kedua tim yang terlibat di dalamnya. Maka menjadi tantangan tersendiri untuk Modz Battle season 2 yang akan segera dimulai, harus lebih menarik, edukatif, dan kekinian,” bilang Andre Mulyadi, selaku Modz Battle Executive Producer sekaligus IMX Project Director.

Modz Battle season 1 ini tidak hanya berfokus kepada kemenangan masing-masing tim, namun juga edukasi modifikasi yang dilakukan kedua tim. Selain memperkenalkan berbagai produk aftermarket dalam setiap episodenya tiap tim juga selalu memberikan tips dan trik modifikasi yang dilakukan ke mobilnya masing-masing. Sehingga diharapkan penonton dapat terinspirasi untuk memodifikasi mobilnya dengan cara yang benar.

“Ini pengalaman pertama kita membuat konten challenge dengan car enthusiast lainnya. Benar-benar tanpa setingan makanya tensinya cukup tinggi. Tapi pada akhirnya, kita yang terlibat di program ini menjadi seperti keluarga. Selain itu, tantangan ini juga menantang kita berusaha membangun mobil modifikasi dengan waktu sebulan, padahal biasanya kita bangun mobil bisa 1 tahunan,” bilang Dipo yang juga diaminkan Ziko dari Garasi Drift.

“Dalam menjalankan program Modz Battle ini terasa sekali kebersamaannya. Garasi Drift pun saya rasa adalah lawan yang tangguh dan tinggi sportivitasnya. Momen yang paling tidak kami lupakan adalah ketika Garasi Drift meminjamnya mobilnya untuk menjalani challenge terakhir – Hot Lap, karena mobil kami terkendala teknis,” bilang Jacki dan juga Reagent dari Pengepul Mobil.

Teaser program Modz Battle season 2 sendiri sudah dibocorkan di akhir episode final ini. Mengambil momentum penayangan franchise film Fast & Furiuos 9 yang bakal dilansir Juni 2021 mendatang, tema Modz Battle season 2 juga akan mengarah ke sana. Selain itu, terdapat 1 tim tambahan yang nantinya bakal membuat season kedua berjalan lebih seru. Selain tentunya penggunaan mobil-mobil modifikasi yang lebih langka, keren, dan tentunya ikonik. [nus/TA.com]

Tips Aman Berkendara untuk Wanita

0

Dewasa ini makin banyak wanita yang menggunanakan roda dua sebagai alat transportasi untuk mendukung beragam aktivitas hingga pekerjaannya. Kebanyakan para wanita memilih motor matic sebagai tunggangan andalannya. Namun sama halnya dengan kaum pria, kaum hawa pun wajib memperhatikan keamanan dan keselamatan dalam berkendara. Karena hal tersebut selain bermanfaat untuk diri sendiri, sudah tentu memiliki dampak baik bagi pengguna jalan lainnya.

Ada beberapa tips yang patut diperhatikan dalam berkendara, seperti yang disampaikan dari Yamaha Riding Academy (YRA). Hal tersebut juga menjadi perhatian bagi Sania Nabila, yang merupakan pemenang Miss Gear 125 Sumatera Selatan dan Bengkulu. Ia juga aktif menggunakan Yamaha Gear 125.

Berikut beberapa tips aman berkendarana ala YRA.

  1. Perlengkapan Berkendara

Perlengkapan berkendara menjadi hal yang wajib diperhatikan. Karena selain fungsi utamanya sebagai pelindung tubuh, perlengkapan berkendara seperti helm, jaket dan lain sebagaianya harus nyaman dipakai dan tidak mengganggu gerak tubuh.

Untuk pakaian, gunakan pakaian yang dapat menutupi seluruh tubuh. Disarankan memakai jaket lengan panjang dan celana panjang agar maksimal melindungi tubuh dari panas dan angin, serta gunakan warna yang cerah agar mudah terlihat oleh pengendara lain.

Perlengkapan lain ada sarung tangan yang dapat menutup seluruh bagian tangan sampai ujung jari. Dan pastikan menggunakan sepatu khusus berkendara, serta disarankan menggunakan sepatu dengan tinggi di atas mata kaki agar kaki dapat terlindungi dengan lebih maksimal. Tidak disarankan memakai sandal atau tanpa memakai alas kaki.

  1. Posisi Tubuh Saat Berkendara

Utamanya adalah posisi duduk saat berkendara. Posisikan duduk anda pada bagian tengah sepeda motor, sesuaikan dengan tinggi badan masing-masing, posisi rileks. Kemudian perhatikan kaki dan lutut, pastikan kaki ditempatkan pada sandaran kaki, menghadap ke depan dan posisi kaki jangan terbuka.

Foto : Istimewa.

Posisi bahu juga penting diperhatikan. Posisikan bahu pada kondisi rileks, jika bahu kaku maka motor akan terasa sulit untuk di-handling atau diajak bermanuver.

Tangan dan bahan, letakkan tangan di tengah handle grip, posisi tangan seperti membentuk huruf “O” atau seperti memeluk bola. Posisi ini akan lebih mudah untuk mengontrol handling motor. Posisi tangan disesuaikan dengan kenyamanan saat berkendara.

Tips penting lainnya yakni pandangan. Pastikan Anda memiliki pandangan luas ke depan. Ini berguna untuk mengontrol kondisi sekitar dan dapat menganalisa kondisi bahaya yang akan dihadapi pengendara dan untuk memutuskan antisipasi yang akan dilakukan. [nus/TA.com]

Keep safety riding ya guys!

Ini Cara Lain Modifikasi Tampilan Rangka Sepeda

0

Bagi Anda yang suka modifikasi sepeda, tentu penampilan jadi salah satu bidikan yang sudah pasti akan mendapat sentuhan modifikasi. Umumnya perubahan warna alias repaint jadi pilihan.

Ada cara lain untuk modifikasi frame sepeda, selain dengan cat ulang atau airbrush. Dan cara tersebut di bengkel Tomi Airbrush sudah sering bahkan bengkel ini tergolong piawai untuk modifikasi tersebut. Yup, cara tersebut yakni cutting sticker atau wrapping sticker sesuai keinginan Anda.

“Kami juga sering menerima pekerjaan untuk modifikasi cutting sticker frame sepeda. Konsep bisa datang dari kami ataupun dari customer. Setelah itu penentuan bahan sticker, tentu kami menawarkan yang berkualitas,” beber Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Cara ini lebih simpel dan cepat dibandingkan dengan pengecatan ulang. Sama halnya dengan cutting sticker kendaraan. Cutting sticker pada frame sepeda juga punya kelebihan, tampilan frame sepeda bisa dikembalikan seperti semula tanpa harus mengubah warna orisinilnya.

Mau tahu lebih lanjut mengenai modifikasi ini? Silahkan hubungi 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, konsultasi gratis.[nus/TA.com]

Suzuki XL7 Banyak Diminati Pasar Luar Negeri

0

Suzuki XL7 banyak diminat pasar luar negeri. Ditengah angin segar pajak penjualan atas barang mewah PPnBM, yang mulai berlaku sejak 1 Maret lalu, ternyata Suzuki XL7 tidak hanya diburu di dalam negeri. Saudara kembar Suzuki Ertiga ini juga diminati di pasar luar negeri.

Tercatat dalam kuartal pertama tahun ini, PT. Suzuki Indomobil Motor (SIM) mencatatkan pergerakan positif dalam kinerja pengapalan mobilnya ke luar negeri yang tumbuh hingga 12% pada periode Januari – Maret 2021 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipimpin oleh Suzuki XL7 yang berhasil mencatat angka pertumbuhan hingga 136%, dan Suzuki Karimun Wagon R yang peningkatannya mencapai 277% dibandingkan Januari – Maret 2020.

“Peningkatan performa ekspor ini tentu kami sambut positif. Selain menandakan bahwa pasar otomotif Internasional mulai pulih, pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa kualitas produk Suzuki Indonesia telah diakui dan diminati secara global, terutama Suzuki XL7 yang meningkat hingga 136% dan Suzuki Karimun Wagon R sebesar 277%. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk yang bertaraf Internasional serta dapat memenuhi kebutuhan pasar luar dan dalam negeri,” terang Apriyanto, Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT. SIM.

Selain ekspor dalam bentuk utuh (CBU/Completely Built Up) Suzuki XL7 yang berkontribusi hingga 25,3%, performa ekspor Suzuki juga didukung pengapalan Suzuki Karimun Wagon R secara terurai (CKD/Completely Knock Down) sebesar 29,3% dan CBU Suzuki All New Ertiga sebesar 14,1%. Total performa ekspor Suzuki mencapai 17.216 unit pada periode Januari – Maret 2021 dengan negara tujuan ekspor sebanyak 51 negara yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, Oseania, dan Afrika.

Tidak hanya peningkatan pada periode Januari – Maret 2021, Suzuki juga mencatatkan adanya peningkatan pada angka ekspor CBU bulan Maret jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021. Peningkatan dipimpin oleh produk buatan dalam negeri, Suzuki New Carry Pick Up yang permintaannya meningkat hingga 66%. Suzuki XL7 pun turut berkontribusi dengan mengapalkan lebih dari 2.000 unit pada bulan Maret lalu, meningkat hampir 20% dibandingkan bulan sebelumnya.

“Melihat adanya tren pergerakan ekspor yang positif, Suzuki Indonesia optimistis industri otomotif akan mulai pulih tahun ini. Harapan kami, target yang sudah kami tetapkan untuk angka penjualan ekspor dapat tercapai sehingga Suzuki dapat terus berkontribusi positif terhadap perkembangan industri otomotif dan perekonomian Indonesia,” tutup Apriyanto. [nus/TA.com]

Frame Sepeda Carbon Retak Bawa Saja ke Tomi Airbrush

0

Punya sepeda dengan frame berbahan carbon memang mengasyikan. Selain karena sudah pasti berpenampilan elegan, sporty, sepeda dengan bahan carbon memiliki kelebihan bobotnya yang ringan.

Dibalik keunggulan tersebut, ada satu hal yang banyak dikeluhkan oleh para pemilik sepeda dengan bahan frame carbon, yakni mudah retak jika salah dalam penggunaannya. Jika Anda menemukan atau memiliki masalah seperti ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Tomi Gunawan, pemilik sekaligus builder bengkel Tomi Airbrush. Ia memberikan layanan konsultasi gratis di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665.

“Kami yakin dapat melayani repair frame sepeda carbon. Ini berdasar dari pengalaman kami yang banyak dipercaya pelanggan untuk menangani kasus tersebut. Perbaikan frame carbon pada umumnya, kami mengandalkan bahan carbon kevlar sebagai bahan utama untuk proses repair-nya,” ungkap Tomi.

Berikutnya, menurut Tomi, ia akan lakukan press ulang dengan tujuan mengembalikan bentuk frame sesuai aslinya. Jika seluruh proses ini telah dilalui, maka Tomi akan melanjutkan pada tahapan finishing. Di sini merupakan tahapan untuk pengecatan ulang frame sepeda sesuai dengan warna aslinya.

Umumnya Tomi membutuhkan waktu sekira dua minggu untuk menyelesaikan seluruh proses repair ini. “Mengenai biaya bervariasi, tergantung pada tingkat kerusakannya, yang pasti harga bersahabat,” tutup Tomi. [nus/TA.com]