27.9 C
Jakarta
Home Blog Page 74

Custom Warna Sepeda Polygon Strattos S8 Carbon

0

Nama Polygon sudah tak asing lagi di kancah persepedaan dunia, demikian halnya di Indonesia. Polygon mampu membidik ragam konsumen, mulai dari kelas bawah hingga atas. Salah satu seri tertinggi dari model road bike yang dimiliki Polygon ada Polygon Strattos S8 Disc Brakes. Rangka yang disematkan untuk membentuk frame road bike-nya berasal dari material ACX Carbon.

Frame ACX Carbon pada Polygon Strattos S8 telah memenuhi standar Union Cycliste Internationale (UCI) selaku otoritas atau badan tertinggi olahraga sepeda di dunia yang mengatur tentang kejuaraan, perlombaan dan kegiatan-kegiatan terkait sepeda profesional. Polygon Strattos S8 Disc Brakes juga dibekali dengan Shimano Ultegra ST-R8000 dengan opsi 11 speed. Dengan keunnggulan tersebut, sepeda Polygon Strattos S8 dibanderol Rp. 27 jutaan.

Nah, warna orisinil dari Polygon Strattos S8 milik pelanggan Tomi Airbrush yakni hitam pekat alias hitam doff, sementara sang pemilik adalah seorang wanita. “Jadi pemilik dari sepeda Polygon Strattos S8 edisi disc brakes ini hitam doff, dan pemilik seorang wanita yang pada dasarnya memiliki kesukaan terhadap warna-warna terang dan menarik,” ungkap Tomi Gunawan, pemilik sekaligus builder bengkel Tomi Airbrush.

Rangka setelah proses pengecatan.

Alhasil, atas dasar pertimbangan selera, Tomi diminta untuk mengubah alias modifikasi warna sepeda tersebut. Warna pink dan ungu jadi pilihan sang pemilik. Berbekal dua pilihan warna tersebut maka disepakati arah atau tone warnanya yakni cyralic. Tomi juga diminta melengkapi dengan airbrush berlogo dan tulisan yang sudah ditentukan oleh sang customer.

Diakui oleh Tomi, untuk proses modifikasi atau custom warna sepeda Polygon Strattos S8 Disc Brakes ini membutuhkan waktu sekira dua minggu. Mulai dari diskusi konsep secara intens hingga proses finishing dan rakit. Punya ide modifikasi sepeda dan ingin konsultasi, silahkan telepon 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, konsultasi gratis. [nus/TA.com]

Road to IMX 2021 Series Virtual Stage Makassar Sukses Digelar

0

Hari ini (5/5) Road to Indonesia Modification Expo (IMX) 2021 Series: Virtual Stage Makassar, yang berlangsung di mal Phinisi Point, sukses digelar.

“Di lokasi kedua seri IMX 2021 ini tentunya kami juga melaksanakan live streaming langsung di kota setempat. Antusias khalayak modifikasi di Makassar luar biasa! Saat pertama kali dibuka, banyak sekali mobil modifikasi NMAA Top 10 yang mendaftar. Selain itu dukungan workshop dan komunitas timur, komunitas otomotif setempat membuat kegiatan kali ini terasa lebih bermakna,” ujar Andre Mulyadi selaku IMX Project Director.

Dalam gelaran virtual tersebut berhasil menghimpun penonton yang tercatat hingga 13 ribu orang. Ini lebih tinggi dibanding kegiatan seri serupa yang diselenggarakan di Denpasar, Bali beberapa waktu lalu.

Acara dibuka dengan Talk Show otomotif oleh Ridwan Hanif, Kiki Anugerah dari KARMA Bodykit dan Delly Nugraha dari Carsome Indonesia. Talk show tersebut membahas seputar dunia otomotif dan modifikasi Tanah Air, serta tantangan dan kesempatan yang dihadapi industri dalam menghadapi pandemi. Termasuk di dalamnya perkembangan penjualan mobil second yang bisa dijadikan bahan modifikasi. Dalam pembincangan seru ini juga penonton juga mendapat edukasi soal bagaimana cara membeli mobil bekas di masa pandemi. Termasuk seperti apa kriteria kondisi mobil bekas yang ideal, termasuk modifikasi yang disarankan tanpa menguras budget dan sesuai selera.

Selanjutnya dalam event tersebut ada juga sesi Overseas Talk Show dengan bintang tamu Ryan “Rywire” Basseri modifikator spesialis wire tuck sekaligus pemilik rumah modifikasi Rywire Motorsport Electronic asal Garden Grove California, AS.

Ajang yang juga ditunggu yakni NMAA Top 10 dan Supergiveaway. Dalam NMAA Top 10 Kiki Anugraha (KARMA) dan Jack Suwandi (Pengepul Mobil) melakukan Live Review terhadap 10 mobil modifikasi pilihan, yang telah diseleksi digital dari puluhan kendaraan yang diseleksi secara digital oleh NMAA. Di mana pada akhirnya team Indonesia Modification Expo yang diwakili Erwin memilih mobil Jeep JK milik Alan Nizar dinobatkan sebagai peraih IMX Golden Ticket untuk dapat mengikuti NMAA Top 50 di acara puncak IMX 2021 pada 2 Oktober mendatang di Jakarta.

Supergiveaway kali ini berupa BMW E39 Ridwan Hanif X IMX yang telah dimodifikasi dengan gaya VIP. Konten Supergiveaway ini merupakan bentuk edukasi industri modifikasi yang dilakukan oleh IMX melalui progam digital Youtube untuk memperkenalkan berbagai produk aftermarket. Mobil modifikasi E39 Ridwan Hanif itu pun dimenangkan oleh Franky Okto Bernando dari Jakarta berdasarkan hasil pengundian yang sah saat Road to IMX 2021 Series: Virtual Stage Makassar berlangsung.

Sampai jumpa di Road to IMX 2021 Series: Virtual Stage Pekanbaru, 7 Agustus mendatang. Penjualan tiket Road to IMX 2021 Series: Virtual Stage Pekanbaru saat ini telah dibuka, yaitu pada 5 Maret mulai pukul 17:00 WIB hingga 4 Agustus mendatang. Harga dimulai dengan early bird tiket Rp25 ribu – Rp150 ribu, dapat dibeli melalui www.loket.com, www.go-tix.id, atau kunjungi www.imx2021.net

Akan banyak pula rangkaian kegiatan di event Road to IMX 2021 Series: Virtual Stage Pekanbaru. Mulai dari kehadiran para influencer otomotif, talk show, mobil-mobil modifikasi pilihan, dan tentunya pengundian 1 unit mobil modifikasi proper dari Motomobi buat para pembeli tiket dan penonton virtual! [nus/TA.com]

Galang Hendra Pratama Mohon Dukungan Agar Tampil Lebih Baik di Misano

0

Galang Hendra Pratama memohon dukungan rakyat Indonesia agar dirinya bisa memberikan yang terbaik bagi Bangsa dan Negara Indonesia di ajang seri ke-3 World Supersport 600 (WSSP) yang akan berlangsung di sirkuit Misano, Italia pekan depan. Sebelumnya Galang Hendra berada pada posisi finish urutan ke-20 dan ke-19 di dua race seri kedua.

Perjuangan all-out yang dilakukannya dalam race pertama WorldSSP di sirkuit Estoril Portugal, Sabtu (29/5), pada akhirnya menempatkan pembalap kebanggaan Tanah Air tersebut berada di posisi ke-20. Menurut data race, petarung binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut terbukti konsisten dengan catatan waktu 1 menit 42 detik hingga 1 menit 43 detik untuk setiap lap. Bahkan top speed dari pacuan Yamaha YZF-R6 yang dikendarainya berada di peringkat ke-7 dengan top speed 282,7 km/jam. Faktanya memang finisher ke-12 hingga ke-20 punya gap waktu yang relatif rapat menunjukkan persaingan yang sangat ketat.

Sedangkan pada race kedua, Minggu (30/5), racer berusia 22 tahun asal Yogyakarta itu finish ke-19 dan konsisten bermain di catatan waktu 1 menit 42 detik hingga 1 menit 43 detik. Tidak pernah turun signifikan. Termasuk pencapaian top speed yang ada di peringkat ke-11 dengan top speed 282 km/jam.

“Ini bukan akhir pekan yang baik buat saya di Estoril. Set up motor hari ini (Minggu) lebih baik dibandingkan hari kemarin (Sabtu). Sebelum warm-up, kami telah melakukan perubahan pada suspensi dan itu bekerja dengan baik. Saya merasa kuat dalam race 2 namun ketika memasuki enam putaran terakhir saya mulai merasakan nyeri pada lengan lalu mencoba untuk tetap tenang dan penting untuk saya menyelesaikan balapan ini. Saya ingin berterima kasih pada tim yang sudah bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang hebat dengan dukungan sponsor. Saya telah menjalani operasi pada lengan untuk penyembuhan arm pump ini dan kami akan kembali lebih kuat di Misano!,” ucap Galang Hendra Pratama.

Hasil yang sudah dicapai ini akan dievaluasi bersama untuk melangkah ke depan lebih baik. Proses komunikasi intens akan terus diupayakan untuk meningkatkan perfoma motor ataupun pembalap. Dalam hal ini, sebagai persiapan menuju putaran WorldSSP di Misano Italia pada tanggal 12-13 Juni nanti. Terlebih lagi, rekan satu tim Galang Hendra Pratama, yaitu Dominique Aegerter dapat merebut podium juara di race ke-2 WorldSSP Estoril. Proses tukar pikiran dapat dilakukan untuk memperoleh input.

Target memperoleh poin wajib diupayakan kembali seperti yang pernah diraih dalam dua race di Aragon Spanyol dengan mendapatkan 7 poin dan saat ini ada di posisi ke-17 dalam klasemen sementara WorldSSP. [nus/TA.com]

Repair Frame Sepeda Carbon, Jadi Seperti Baru

0

Lebih dari enam tahun mulai menggeluti dunia modifikasi dan repair sepeda, semakin membuat Tomi Gunawan, banyak dipercaya pelanggannya dari segmen roda dua non mesin tersebut. Banyak pula pelanggan modifikasi kendaraan roda empat atau motor yang mempercayakan modifikasi atau repair sepeda kepunyaannya ke bengkel yang bermarkas di jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat ini.

Seperti contoh yang satu ini, sepeda berbahan carbon ini mengalami retak pada bagian rangka bawah. Jika dilihat dari jenis material yang banyak dipakai, rangka sepeda umumnya terbagi jadi tiga, yakni baja, alumunium, dan serat karbon.

Material baja paling banyak digunakan dan mudah ditemui pada sepeda-sepeda di Indonesia, harganya murah, namun memiliki bobot yang berat. Selain baja, rangka sepeda juga bisa terbuat dari alumunium, rangka dari bahan ini sedikit lebih ringan dari baja, namun punya karakter keras saat dibawa jalan.

Paling sempurna dan baik diantara baja dan alumunium yaitu rangka berbahan serat karbon. Rangka sepeda berbahan carbon memiliki karakter paling ringan, kuat dan nyaman saat digunakan. Namun dari harga, sudah pasti paling mahal.

Untuk itulah Tomi sangat hati-hati dalam mengerjakan atau proses repair sepeda carbon ketika datang di bengkelnya. Proses repair sudah pasti diawali dengan mengembalikan kondisi carbon ke semula, proses ini memerlukan ketelitian dan keahlian, agar hasil akhirnya kuat.

Proses berikutnyaada pencampuran warna / mixing cat, ini juga diperlukan keahlian agar warna dapat sesuai seperti semula dan tampak cat orisinil.

“Proses repair sepeda carbon ini membutuhkan waktu sekira satu minggu, dari awal perbaikan carbon-nya hingga selesai,” terang Tomi.

Lebih jauh Tomi menambahkan proses pengecatan diawali dari sanding atau main coat agar warna asli tampak transparan, kemudian dempul halus hingga finishing. [nus/TA.com]

Custom Motor Listrik Part 3 : Sasis

0

Proses ketiga dari proyek modifikasi motor listrik karya Tomi Airbrush menyinggung soal sasis. Setelah desain dan mesin, kini rangka jadi fokus Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush.

Rangka atau sasis yang dibuat oleh Tomi menggunakan model sasis tubular, dengan demikian tampilan dan fungsi rangka menjadi lebih kuat dan menambah kesan kokoh. Jelas ini sangat mencerminkan dan sesuai dengan desain naked bike yang dirancang Tomi di awal proyek modifikasi alias custom motor listrik ini.

“Kami memilih model sasis tubular, dengan tujuan selain fungsi yang kuat juga membuat tampilan lebih gagah, senada dengan rangka-rangka yang biasa digunakan dalam motor berbasis naked bike,” pungkas Tomi.

Dalam liputan video di channel Youtube Tomi Airbrush tersebut tampak sasis telah melewati proses epoksi. Dalam video dijelaskan bahwa sasis tersebut masih dalam tahap prototipe, sehingga penempatan footstep, bracket shockbreaker pun masih dalam tahap pengembangan. Tujuannya untuk mencari bentuk sasis yang nyaman dan safety saat digunakan.

Seperti apa penjelasan Tomi lebih detail tentang sasis rancangan dari Tomi Gunawan untuk motor listrik modifikasinya ini? Lihat di videonya ya!

Jika ada pertanyaan mengenai custom motor listrik tersebut atau ingin konsultasi mengenai konsep dan rencana modifikasi kendaraan Anda, silahkan hubungi nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, konsultasi gratis. [nus/TA.com]

Custom Motor Listrik Part 2 : Mesin

0

Proyek modifikasi alias custom motor listrik yang sedang digarap oleh bengkel Tomi Airbrush memasuki tahap berikutnya. Setelah di awal ada proses penggarapan desain, menyangkut model rangka, bentuk suspensi, hingga secara keseluruhan tampilan motor listrik tersebut berwujud semi naked bike.

Kini, dalam video berdurasi lima menitan ini, Tomi Gunawan, sang builder berbicara soal mesin. Basic mesin memiliki spesifikasi 3000 watt dengan besar tegangan listrik 72 volt. Mesin tersebut rencananya akan di-custom oleh Tomi.

“Kami akan mengganti gir yang ada bawaan dari mesin tersebut dengan sistem belt. Belt akan dibuat menyerupai model belt seperti pada motor besar”, beber Tomi.

Bagian lain yang harus dipertimbangkan dari modifikasi mesin atau “jantung” motor listrik ini, salah satunya berupa controller. Controller tersebut berfungsi untuk membuat struktur putaran gas dan lainnya. “Controller berbetuk elektrikal juga yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa di wadah dalam satu kemasan yang nantinya akan dihubungkan melalui kabel-kabel dan soket-soket yang sudah kami siapkan sebelumnya,” ucap Tomi.

Nah, pekerjaan rumah berikutnya adalah soal baterai atau aki dari motor listrik custom ini. Bagaimanakah baterai yang akan dipilih Tomi untuk mendukung tenaga dari motor listrik karyanya ini?

Ikuti terus proses modifikasi / custom motor listrik karya Tomi Airbrush di channel Youtube Tomi Aibrush. [nus/TA.com]

Bersihkan Lampu Mobil Kusam di Tomi Airbrush

0

Punya masalah dengan lampu mobil yang kusam? Anda tak perlu khawatir dan jangan buru-buru ganti headlamp alias lampu mobil Anda dengan yang baru. Pasalnya, selain harganya mahal, Anda juga dihadapkan dengan waktu pemasangan yang cukup memakan waktu. Lantas bagaimana solusinya?

Bawa mobil Anda ke bengkel Tomi Airbrush. Di sini, akan ada jawabannya. Yup, nano burn coating solusinya. Cara kerja praktis, tetapi mempunyai hasil yang maksimal. Dalam waktu singkat, sekira 1 sampai 2 jam pengerjaan lampu mobil Anda yang buram, menguning akan kembali mengkilap seperti baru dan dapat berfungsi normal.

“Nano burn coating termasuk servis unggulan yang banyak diminati di bengkel kami. Karena selain efisien dan cepat dalam mengembalikan fungsi terang lampu atau headlamp mobil, cara ini juga tidak memakan waktu lama dalam pengerjaannya,” jelas Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.

Kembali terlihat baru.

Faktor pertimbangan lain ditambahkan oleh Tomi, harga relatif murah, satu set untuk membersihkan mika lampu dihargai mulai dari Rp. 600 ribu hingga Rp. 1,2 jutaan, tergantung dari pada size headlamp-nya. Jelas, biaya ini jauh lebih murah dari pada Anda harus menebus satu set lampu mobil yang baru.

Di bengkel Tomi Airbrush juga menerima perbaikan atau reparasi lampu mobil yang rusak parah, misalnya sehabis terendam banjir. Untuk proses pengerjaannya, kasus seperti ini biasanya butuh waktu 2 hingga 5 hari, biaya dan lamanya pengerjaan tergantung dari pada kondisinya.

Nah, untuk tanya detail mengenai perbaikan mika / kaca lampu, modifikasi lampu, Anda dapat menghubungi nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, konsultasi gratis. [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Bikin Motor Listrik

0

Ide hebat selalu muncul dari bengkel yang dimotori oleh Tomi Gunawan, yakni Tomi Airbrush. Setelah banyak karya keren yang dihasilkan, di tahun 2021 ini, Tomi membuat gebrakan dengan merancang motor listrik. Diyakini ini bakal menjadi tren yang booming dilakukan oleh para builder otomotif terutama roda dua di Indonesia. Pasalnya, sejumlah pabrikan alias prinsipal otomotif mulai berlomba meluncurkan produk-produknya berbasis listrik.

Sebagai builder sekaligus desainer, Tomi merancang sendiri desain motor listrik buatannya. “Prioritas utama dari proses custom motor listrik ini adalah rangka. Penentuan posisi mulai dari upside down, rangka bagian tengah hingga bentuk dan model rangka bagian belakang jadi perhatian utama Tomi di awal proyek custom motor listrik ini,” beber pria ramah tersebut.

Dalam desain rangka yang dibuat sendiri oleh Tomi, nampak dijelaskan bahwa posisi mesin berbasis listrik yang juga nantinya bakal dirakit sendiri berada di bagian tengah tepatnya di sisi bawah antara kedudukan swing arm dengan rangka tengah.

Secara keseluruhan Tomi merancang desain motor listrik tersebut berbasis naked bike, namun tidak seutuhnya. Dalam desain tampak tergambar ada fairing di sisi samping guna menutupi frame tengah motor listrik tersebut, yang ke depannya akan ada beberapa komponen terkait kelistrikannya.

“Basic desain motor listrik yang kami buat, kami menyebutnya semi naked bike. Pasalnya kami masih menggunakan mini fairing di sisi samping untuk menutup rangka bagian tengah. Disamping berfungsi untuk menutup keberadaan komponen elektrikal dan baterai dari motor listrik ini, mini fairing tersebut berfungsi sebagai pemenuhan sisi artistik desain rangka motor ini,” jelas Tomi.

Nah, kalau kalian mau tahu detail mengenai desain rangka motor listrik karya Tomi Airbrush, silahkan meluncur ke Youtube channel Tomi Airbrush ya, klik saja di atas. [nus/TA.com]

Reparasi Segala Jenis Sepeda di Tomi Airbrush

0

Jauh sebelum sepeda menjadi tren dan gaya hidup masa kini, Tomi Gunawan sudah mengembangkan skill untuk melayani permintaan pelanggan soal repair atau modifikasi sepeda. Sejak lebih dari enam tahun lalu, Tomi sering menangani permintaan repair atau modifikasi sepeda. Beragam kebutuhan, mulai dari repair atau modifikasi bagi penghobi sepeda, kebutuhan modifikasi sepeda untuk keperluan promosi pabrikan sepeda di Indonesia hingga kontes-kontes modifikasi lainnya.

Tak heran, hingga saat ini tercatat banyak karya repair dan modifikasi sepeda yang sudah ditelurkan bengkel yang bermarkas di jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat ini. Bahkan kini bengkel Tomi Airbrush juga dikenal para penghobi sepeda dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bengkel spesialis pengecatan dan repair frame carbon, yang memang tergolong memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Frame sepeda road bike.

“Kami mengembangkan kemampuan dalam melayani permintaan pelanggan sejak beberapa tahun lalu, lebih dari enam tahun lalu, sesuai permintaan pelanggan, soal repair hingga modifikasi sepeda. Puncaknya, sejak musim sepeda hampir setahun lalu mem-booming, kami pun dipercaya banyak pelanggan untuk menangani repair beragam jenis sepeda,” ungkap Tomi Gunawan, builder dan pemilik bengkel tersebut.

Frame sepeda mountain bike.

Beberapa kasus yang pernah ditangani oleh Tomi Airbrush, mulai dari frame retak, patah hingga perubahan warna alias repaint dan airbrush. Jenis-jenis sepeda yang datang untuk diperbaiki pun beragam, mulai dari sepeda lipat, mountain bike, road bike. Bahan frame mulai dari stainless hingga carbon. Kelas dan merk juga beragam, dari yang low end hingga brand premium.

Mau tahu detail karya atau hasil repair dan modifikasi sepeda yang pernah dilakukan oleh Tomi Airbrush? Bisa kunjungi channel Youtube Tomi Airbrush atau telepon di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, konsultasi gratis. [nus/TA.com]

Hyundai Gelar Kompetisi Bagi Wirausahawan Muda

0

Hyundai Motor Group (Hyundai) kembali menggelar Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2021, yang merupakan program akselerasi dan kompetisi yang bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan wirausahawan sosial muda yang memiliki ide inovatif dan solusi kreatif atas masalah-masalah pendidikan (education), pekerjaan (employment) dan lingkungan (environment). Ini merupakan kali kedua diselenggarakan, setelah sukses digelar tahun lalu.

Program ini adalah bentuk komitmen Hyundai bagi perkembangan usaha sosial di Indonesia. Mengusung slogan “The Better, The Bigger Impact”, Hyundai Motor Group mendorong peningkatan kemampuan dan pengetahuan wirausahawan sosial muda untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia melalui bisnis yang mereka jalankan.

Sosialisasi penyelenggaraan Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2021 dilakukan oleh Hyundai Motor Group melalui Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta peserta Baparekraf for Startup (BEKUP), pekan lalu, 10 Mei 2021, di Hotel Mulia Jakarta. Sosialisasi ini dihadiri oleh Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Selliane Halia Ishak, Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf, Lee Kang Hyun, Vice President Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarter.

Lee Kang Hyun, Vice President Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters, mengungkapkan, “Hyundai selalu mempunyai tujuan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Inisiatif ini merupakan komitmen kami guna mendukung program startup bagi wirausahawan lokal Indonesia. Semoga program Hyundai Start-Up Challenge dapat memberikan kontribusi positif serta inovasi yang berdampak baik di berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia.”

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, menyampaikan, “kami menyambut baik inisiatif dari Hyundai dan berkeinginan untuk berkolaborasi lebih lanjut dalam memperkuat ekosistem startup digital di Indonesia. Oleh karena itu, kami akan berpartisipasi di dalam inisiatif ini dan memberikan dukungan melalui program Baparekraf for Startup (BEKUP) dan bersinergi lebih lanjut dengan Hyundai Start-Up Challenge 2021. Selain itu, kedepannya kami juga akan terus mengembangkan beragam program yang serupa dengan inisiatif dari Hyundai ini.”

Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2021 akan memilih 15 tim sebagai finalis di mana masing-masing tim akan mendapatkan hadiah sebesar USD 6.500 per tim untuk mengembangkan usaha selama program berlangsung. Seluruh tim finalis juga akan mendapatkan kelas bisnis interaktif beserta mentor profesional selama fase akselerasi. Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2021 akan ditutup dengan Demo day dan Awarding Ceremony di bulan Oktober 2021 di mana 3 tim akan dipilih sebagai pemenang dan berhak mendapatkan total hadiah sebesar USD 45.500 serta kesempatan untuk melakukan pitching bisnis di Korea Selatan.

Pemenang Start-Up Challenge dipilih berdasarkan komitmen mereka untuk berpartisipasi di seluruh program dan kemampuan untuk membuat rencana bisnis yang nyata dan dapat ditindaklanjuti. Sehingga bisnis yang dimiliki dapat menciptakan dampak yang lebih signifikan daripada yang telah mereka berikan kepada masyarakat, di mana hal tersebut mencakup pendidikan tentang lingkungan dan ketenagakerjaan.

Pendaftaran Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2021 dibuka dari tanggal 19 April hingga 21 Mei 2021 melalui laman resmi hscindonesia.id dengan mengisi formulir pendaftaran singkat. Info lengkap tentang Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2021 bisa didapatkan dengan menghubungi narahubung resmi yaitu melalui email di admin@hscindonesia.id, atau melalui nomor WhatsApp di +6289615698700. [nus/TA.com]