Modifikasi helm di Tomi Airbrush, memang sudah tak diragukan lagi, banyak karya helm modifikasi yang dihasilkan oleh bengkel yang bermarkas di kawasan jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat ini.
Salah satu yang terkini adalah helm berlabel Simpson ini. Helm kepunyaan salah satu member Harley Owner Group (HOG) ini ingin diubah tampilannya dari semula berwarna hitam jadi kombinasi antara merah candy, silver dengan paduan hitam di dua sisi bagian atas dan tengah menjorok ke bawah.
Tomi mengandalkan teknik airbrush dengan desain permintaan dari sang pemilik. Terdapat logo HOG pada bagian depan dan belakang serta beberapa simbol identitas chapter komunitas motor besar tersebut.
Proses pengerjaan modifikasi helm airbrush ini membutuhkan waktu sekira dua minggu. Bila Anda memiliki konsep modifikasi untuk helm kesayangan Anda, bisa menghubungi Tomi Gunawan, sang builder dan pemilik bengkel Tomi Airbrush di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051. [nus/TA.com]
Gelaran pemanasan Indonesia Modification Expo (IMX) 2022, sudah berlangsung di Bandung, Sabtu (5/2). Ini merupakan seri perdana menuju puncak IMX 2022 yang rencananya digelar pada 1-2 Oktober mendatang.
Mengambil tempat di Balarea Lama, Gede Bage, Bandung, dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sangat ketat, acara pembuka IMX tahun ini berlangsung meriah. Dominasi mobil-mobil yang hadir merupakan mobil-mobil dari Eropa dan Amerika. Sebut saja tampak Mercedes-Benz, BMW, Chrysler, Porsche, Ferrari, Mini, Volkswagen, Citroen, Fiat dan beberapa merek kendaraan lainnya.
Acara ini merupakan kerja sama antara komunitas NECI 03 yang berkolaborasi dengan menjadikannya menjadi salah satu ajang Road to IMX 2022 tahun ini.
Kegiatan lain di dalam BDG Meetup Eps #1, yang merupakan Road to IMX 2021 serie perdana ini diantaranya kontes modifikasi antar mobil Amerika dan Eropa, kuliner, kontes foto, donasi dan tentunya berbagai door prize menarik dari Belkote selaku Co-Sponsor IMX 2022, serta yang paling dinantikan adalah pengumuman pemenang 2 Golden Ticket NMAA TOP 50 IMX 2022 yang berhasil diraih oleh mobil Mercedes Benz CLK W209 milik Dandi dan mobil Chevrolet Camaro Z-28 milik Ajo. Kedua pemenang Golden Ticket ini pun mendapatkan hadiah produk dari Belkote. Dalam acara kali ini juga menghadirkan beberapa mobil terbaik milik tokoh otomotif seperti Bambang Soesatyo dan Ahmad Sahroni.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga sebagai pecinta otomotif turut hadir terlihat hadir dan memberikan sambutan. Ia mengatakan, “perputaran ekonomi acara otomotif di Jawa Barat yang meliputi mobil dan motor bisa mencapai lebih dari Rp. 1 triliun dalam satu tahun di mana seluruh pihak atau steakholder yang terlibat dalam seluruh rangkaian acara otomotif seperti hotel, pengusaha UMKM, kuliner hingga pihak Event Organizer akan ikut merasakan dampak positifnya”, ujar Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Emil ini.
Kang Emil juga berpesan jika seharusnya para komunitas otomotif senantiasa berkolaborasi bukan berkompetisi sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif.
Tak ketinggalan suguhan hiburan acoustic perform dari band lokal bermain sepanjang acara. Gelaran kali ini juga banyak menghadirkan pengunjung keluarga.
Hadir sebagai ajang pemanasan menuju IMX 2022 “The Indonesian Kalcer”, gelaran BDG Meetup membawa skena otomotif dan aftermarket Indonesia di kancah mancanegara. Karena itu, setiap tahunnya IMX akan selalu mengangkat tema berbeda. Supaya semua pelaku modifikasi dan aftermarket Indonesia bisa terlibat aktif usai diterpa pandemi.
“Road to Series perdana Indonesia Modification & Lifestyle Expo 2022, ini berkolaborasi dengan komunitas NECI 03. Seperti diketahui, NMAA dan IMX selalu terus berupaya memberikan tempat bagi para komunitas untuk terus bersama mengembangkan industri otomotif nasional. Kali ini para pecinta mobil lansiran Eropa dan Amerika yang dilibatkan dalam gelaran ini, semoga para komunitas mobil mendapatkan tempat untuk bersosialiasi, saling bertukar informasi dan tentunya mengembangkan industri disini,” ujar Andre Mulyadi selaku IMX Project Director.
”Di sisi lain, kegemaran terhadap mobil Eropa dan Amerika juga memotivasi tuner aftermarket lokal untuk menghadirkan inovasi produk di mobil tersebut. Seperti kita ketahui, saat ini para tuner aftermarket berjibaku demi menghadirkan produk terbaik meski dihantam pandemi. Seperti contohnya, part modifikasi di unit mobil Supergiveaway IMX 2021 di Makassar, saat itu influencer Ridwan Hanif mengundi mobil BMW miiknya sebagai unit supergiveaway. Sentuhan tangan para tuner aftermarket lokal sukses mendandani mobil tersebut dengan nuansa period-correct dan tetap elegan,” ungkap Andre.
Rangkaian Road to IMX 2022 diselenggarakan pada 2-3 Oktober 2022 dimulai di bertepatan gelaran BDG Meetup European-American, dilanjut lokasi venue di Jakarta Edu Town (25-27 Maret), dan Mall Taman Anggrek (23-24 april). Kemudian berlanjut ke Pantai Indah Kapuk (20-22 Mei), Surabaya (10-12 Juni), dan Bali (12-14 Agustus) sebagai rangkaian penutup. [nus/TA.com]
Tomi Gunawan, builder dan pemilik bengkel modifikasi Tomi Airbrush kembali membuat gebrakan di awal 2022 ini. Ia bersama dengan Domex Mandey, seorang profesional dan pemimpin perusahaan teknologi asal Korea, Kakao Corp. meluncurkan motor listrik karya anak bangsa.
“Industri Otomotif berada di puncak perubahan besar yang mengandalkan penggerak listrik. Kami percaya bukan hanya produk dan teknologi yang harus berubah, tetapi bagaimana orang menggunakan produk ini dan seluruh pengalaman berkendara yang berbeda. Keterbatasan kami menjadikan semangat untuk menjadi lebih, mungkin sekarang tidak menjadikannya tercepat atau terhemat, tetapi kami yakin untuk lebih bersemangat untuk mengembangkan sebuah produk inovasi yang sebelumnya tidak mungkin menjadi mungkin,” ujar Tomi Gunawan.
Motor listrik Nusa Khatulistiwa, merupakan motor listrik berbasis motor sport dengan nama Nusa Khatulistiwa (K-Series). Kategori motor sport jadi pilihan dengan maksud membidik pasar premium. Nama tersebut diambil karena dua penidirinya asal Indonesia. Selain Nusa juga berarti Tanah Air, karena filosofinya lahir di Indonesia.
Nusa K-Series motor listrik full customized mengandalkan baterai lithium ion cell yang berkapasitas basic 10kWh dengan maksimal power 15kWh. Nusa K-Series diklaim mampu “berlari” hingga 150 km/h dan tipe lainnya bisa mencapai 200 km/h. Selanjutnya soal jarak tempuh, Nusa K-Series, juga dinyatakan dapat menempuh jarak mulai dari 180 km dan 250 km dalam satu periode charge baterainya.
Nusa sendiri dikembangkan sejak tahun 2020, di masa awal pandemi. Selain karena bermodalkan dari dana pribadi, situasi di awal pandemi juga menjadi tantangan tersendiri bagi Tomi Gunawan dan Domex Mandey.
“Bagi saya, Nusa adalah suatu titik awal di mana dua orang pemuda dengan segala keterbatasannya berani menantang ketidakmungkinan menjadi mungkin, banyak orang bermimpi tapi jarang yang tersadar untuk memulai dan membangun. Nusa kami bangun untuk menjadikan suatu titik baru dari industri otomotif yang didirikan oleh dua anak bangsa Indonesia untuk menjelajahi Dunia,” terang Domex.
Nusa K-Series dibanderol seharga Rp. 140 juta untuk kapasitas mesin dengan jarak tempuh 150 km/h. Sedangkan untuk yang kemampuannya tembus 200 km/h dijual dengan selisih harga lebih tinggi dari tipe basic sebesar Rp. 40 juta, yakni Rp. 180 juta.
Dalam kesempatan yang sama tersebut juga diluncurkan produk sepeda listrik dengan seri Nusa 2XR dan Nusa 2XL. Perbedaan dari kedua tipe tersebut ada pada rangkanya. Nusa 2XR dirilis dengan rangka model rigid tanpa suspensi, sementara Nusa 2XL dilengkapi dengan shock suspension. Kedua sepeda listrik tersebut menggendong baterai lithium ion cell dengan daya 400 watts-hours, removable battery, top speed bisa tembus 40 km/h dan 80 km/h. Soal harga sepeda listrik besutan Tomi dan Domex dibanderol Rp. 15 juta dan Rp. 18 juta.
Saat ini Nusa K-Series sedang dalam proses homologasi, harapannya dalam waktu dekat bisa segera di pasarkan ke khalayak umum. Sementara untuk sepeda listrik sudah bisa di pesan pada Februari mendatang. Jika Anda ingin melakukan test drive, bisa menghubungi via akun media sosial Nusa di Instagram, Twitter, Facebook @nusamotors untuk mengatur jadwal pengetesan, dan akan diusahakan sesi test drive dalam waktu dekat.
Dalam kesempatan tersebut kedua founder Nusa juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah. Harap Tomi, “Pemerintah dapat memberikan dukungannya bagi produsen kendaraan listrik kelas pemula seperti ini. Kami sangat mengapresiasi Pemerintah terus mendorong industri kendaraan listrik dengan menggandeng banyak pihak untuk mengembangkan pabrik otomotif dan battery Litihium Ion skala besar dari perusahaan besar dunia seperti LG, Hyundai, CATL, Foxcon, karena komponen terbesar saat ini adalah battery dan motor penggerak itu sendiri,” tutup Tomi. [nus/TA.com]
Bosan dengan penampilan safety gear, helm Anda? Tak ada salahnya untuk mecoba cara salah satu pelanggan Tomi Airbrush ini. Ia melakukan modifikasi ubah warna dan airbrush helm kesayangannya bermerek Arai. Namun sebelumnya pelanggan tersebut menghubungi dan berkonsultasi dengan Tomi, pemilik dan builder bengkel Tomi Airbrush melalui sambungan telepon di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051.
“Modifikasi helm mulai dari pengecatan, repaint, airbrush dapat kami layani. Seperti pelanggan kami ini, ia merasa bosan dengan tampilan dan warna helm miliknya. Alhasil, ubah warna plus airbrush jadi solusi untuk membuat tampilan baru helm-nya,” ungkap Tomi Gunawan.
Helm Arai tersebut semula berwarna merah, tujuan modifikasi untuk mengganti warna sesuai selera pemilik, hingga menambahkan airbrush dengan konsep grafis garis berkesan tegas dan sporty. Komposisi warnanya yakni menjadi putih, merah dan hitam.
Waktu yang diperlukan untuk merampungkan pekerjaan modifikasi helm airbrush ini sekira dua minggu. Pada saat bagian akhir ditutup oleh pernis Glasurit dengan tiga lapisan. Hasil akhir, helm tampak kilap dan sempurna. [nus/TA.com]
Buat kalian yang punya konsep modifikasi untuk helm kesayangan, boleh didiskusikan dengan Tomi Gunawan, builder dan pemilik bengkel Tomi Airbrush di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 untuk dapat diwujudnyatakan ke helm Anda.
Contohnya seperti helm milik pelanggan Tomi Airbrush ini. Ia menginginkan modifikasi helm airbrush dengan konsep abstrak pada helm miliknya.
Menurut keterangan Tomi, “helm tersebut sengaja didesain atas permintaan sang pelanggan dengan konsep abstrak, ada banyak paduan warna di dalamnya, sehingga proses pengerjaannya pun melewati beberapa tahap, agar mendapat hasil maksimal,” ujarnya.
Helm ini memadukan tiga warna yakni putih, abu-abu dan biru. Warna tersebut juga atas permintaan dari pemiliknya. Dijelaskan oleh Tomi bahwa helm tersebut bakal digunakan untuk balap rally oleh pemiliknya.
Proses pembuatan modifikasi helm dengan tema abstrak ini juga menuntut penyemprotan pernis dengan tiga lapis. Dan pada bagian akhirnya, dilakukan finishing glossy. Cukup menarik juga ya gaes, warnanya. [nus/TA.com]
Bodi Toyota Sienta Anda mengalami kerusakan, penyok, ringsek atau tergores? Jangan pikir lama, segera bawa mobil Anda ke bengkel Tomi Airbrush. Seperti kasus yang terjadi belum lama ini. Pengguna Toyota Sienta yang datang ke bengkel Tomi Airbrush ini mengaku kurang hati-hati dalam merawat mobil miliknya. Hasilnya, terdapat banyak goresan pada beberapa bagian bodinya.
Before pengerjaan body repair
Bodi yang tergores tampak pada bagian spoiler lip, pintu samping, side skirt hingga beberapa bagian bodi lainnya. “Sebenanrnya luka-luka goresan pada bodinya tak dominan dalam satu bagian bodi. Tetapi memang terdapat pada beberapa titik sehingga mengganggu penampilan eksteriornya,” ungkap Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.
After pengerjaan body repair.
Proses pengerjaan pun cukup detail, dengan merapikan bagian bodi yang tergores hingga tampak halus. Tahapan berikutnya pun seperti biasanya pekerjaan body repair, melewati proses dempul, hingga pelapisan base coat.
Before
“Tantangannya berikutnya ada pada proses mixing warna oranye, sesuai aslinya. Pada saat mixing cat diperlukan ketelitan dan kejelian, agar hasil warnanya mendekati warna cat bodi aslinya,” ungkap Tomi lebih lanjut.
After
Dikatakan lebih lanjut oleh Tomi, ia membuka kesempatan diskusi bagi para pelanggannya yang ingin berkonsultasi dahulu sebelum mengirim kendaraan mereka ke bengkel jika mengalami hal yang sama seperti ini. Silahkan hubungi 0815 86 700 800 atau +62 812 9051. [nus/TA.com]
Ajang balap MotoGP memang menyajikan ketangguhan-ketagguhan motor-motor terbaik di lintasan balap, selain itu penampilan para pebalap dan tunggangannya kerap menjadi sumber inspirasi bagi para penggemarnya. Bukan hanya gaya para pebalapnya tapi juga ke penampilan motor-motornya.
Penampilan motor-motor yang dimaksud mengarah pada livery yang dihadirkan di setiap motor dalam ajang balap motor paling bergengsi tersebut. Tak heran, jika banyak para automotive enthusiast yang menyontek desain livery motor balap untuk dijadikan konsep modifikasi, supaya mendongkrak tampang motor standar.
Honda Beat ini menjadi contoh dari pernyataan tersebut, selain karena pemiliknya merupakan penggemar balap MotoGP, ia juga kesengsem dengan livery motor dari tim balap Repsol Honda. Maka, untuk mewujudkan idenya tersebut ia datang ke bengkel modifikasi Tomi Airbrush, yang memang piawai di bidang pengecatan, airbrush dan modifikasi sejak puluhan tahun silam.
“Semua warna dan gambar yang menempel pada bodi Honda Beat seluruhnya menyerupai tampilan livery yang ada pada tim balap Honda Repsol. Sampai dengan perpaduan logo sponsor hingga desainnya,” ungkap Tomi Gunawan, pemilik dan builder bengkel Tomi Airbrush.
Lebih lanjut Tomi mengatakan, pengerjaan modifikasi ini tidak hanya pada sektor bodi saja, namun juga sampai ke bagian velg. Proses pengerjaan modifikasi Honda Beat livery Honda Repsol ini memerlukan waktu sekira dua minggu sampai tahap finishing.
Tomi juga menawarkan, bagi Anda yang ingin berkonsultasi modifikasi kendaraan bisa menghubungi dirinya di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051. [nus/TA.com]
Sejatinya lampu pada kendaraan memiliki fungsi vital, tak terkecuali lampu mobil. Untuk itu selalu pastikan kondisinya prima sehingga berfungsi dengan baik. Jika Anda mengeluhkan lampu mobil kurang terang, ada banyak penyebabnya, berikut ini akan kami ulas singkat, setidaknya ada empat faktor penyebab lampu mobil kurang terang.
Cek usia bohlam lampu mobil Anda, jadi langkah utama untuk mengetahui penyebab lampu mobil jadi kurang terang. Jika memang sudah lebih dari lima tahun, wajar, bila lampu mobil Anda meredup.
Selain usai bohlam, Anda juga kami sarankan untuk mengecek kondisi arus listrik pada lampu mobil Anda. Wajib dipastikan kabel-kabel dalam kondisi baik dan arus dalam kondisi standarnya sesuai dengan yang dianjurkan. Pasalnya, bila arus listrik tak stabil, maka intensitas cahaya lampu bisa berkurang.
Mika yang mulai buram alias menguning. Ini juga bisa dipastikan karena usia pakai, faktor lainnya karena Anda sering memakirkan kendaraan Anda yang terpapar langsung dengan sinar matahari.
Setelah itu semua Anda cek, masih dalam kondisi baik dan normal. Anda bisa menuju pengecekan reflektor. Jika reflektor dalam kondisi tidak baik, tak heran bila lampu mobil Anda menjadi redup bahkan cenderung hilang fokus.
Bila hal tersebut Anda biarkan, bahaya akan mengintai, terutama saat malam hari atau saat kondisi hujan lebat, yang mengakibatkan pandangan jadi berkurang.
Solusi terbaik dari semua itu, Anda bisa mengganti projector LED-nya. Dijelaskan oleh Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush, “daya terang atau pancar yang dihasilkan dari projector LED bisa dua kali hingga tiga kali lipat dari pada lampu mobil standar,” buka Tomi.
Lebih lanjut Tomi menambahkan, penggantian custom projector LED lampu mobil bisa membuat penampilan mobil jadi makin ‘keren’. Tapi yang utamanya adalah mengembalikan fungsi utama lampu mobil, yang juga jadi salah satu komponen penentu keselamatan berkendara.
Di bengkel Tomi Airbrush, custom projector LED lampu mobil bisa dikerjakan dalam waktu singkat, untuk jenis mobil apa saja dan beragam modelnya. Soal harga, Tomi mengatakan mulai dari Rp. 2,5 juta hingga Rp. 4,5 juta. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut, Tomi membuka kesempatan berdiskusi mengenai konsep dan model lampu yang tepat untuk mobil Anda di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, langsung dengan Tomi. [nus/TA.com]
Beberapa waktu lalu jagat maya dihebohkan dengan aksi seorang pria bule asal Denmark, Kristian Hansen. Ia adalah seorang penghobi berkendara sepeda motor alias rider dan juga seorang vlogger yang berkonsentrasi menyajikan konten-konten traveling yang berkaitan dengan dunia pariwisata.
Aksi Hansen, menuai banyak perhatian karena laporan vlog-nya di channel-nya mengemas perjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Magelang, sejauh 500 Kilometer. Ia touring menggunakan sepeda motor KTM 390 Adventure. Aksi Hansen bertujuan menyajikan keindahan alam yang ditemui sepanjang perjalanan terutama mengeksplor Magelang, seperti Gunung Merapi, air terjun Grojogan Kapuhan, pegunungan Menoreh, dan lainnya.
Dalam kesempatan kunjungannya di Indonesia ini, Hansen juga menyempatkan menyambangi bengkel modifikasi besutan Tomi Gunawan, Tomi Airbrush. Dalam kesempatannya tersebut, Hansen membuat helm custom airbrush yang rencananya akan dipakai dalam berbagai kegiatannya dalam rangka mengeksplor keindahan-keindahan alam di berbagai belahan bumi.
Debut helm ini akan dimulai saat kegiatan touring Hansen, solo riding, rencananya selama 365 hari dimulai dari 0 KM Sabang Aceh, Hingga O KM Merauke, pada pertengahan Januari 2022 ini. Sama seperti misinya pada perjalanan eksplor Magelang, dalam kesempatan tersebut Hansen juga akan menggali potensi alam dan mengenal serta mempelajari budaya-budaya dan sejarah dari setiap daerah yang ia singgahi.
Menurut keterangan Tomi, “helm Hansen lebih mengedepankan warna-warna cerah, dengan maksud dan tujuan jelas dari sisi safety berkendara. Warna cerah lebih mudah terlihat oleh sorot lampu pengendara lain ketika gelap,” ungkapnya.
Warna yang dipilih yakni oranye dengan paduan hitam titanium. Helm berlabel Airoh tersebut juga disematkan airbrush title nama dirinya, pada bagian sisi depan kanan dan kiri bertuliskan The Kristian Hansen, sementara di belakangnya hanya Kristian Hansen. Dan di bagian belakang pada sisi atasnya terdapat logo huruf inisial namanya “KH”. Proses yang dibutuhkan oleh Tomi untuk menggarap helm ini selama 5 hari. Dalam proses penggarapan ini Hansen juga sempat beberapa kali menyambangi bengkel, dengan maksud melihat proses dan hasil-hasil dari dari karya terbaik Tomi Airbrush.
Ingin punya helm modifikasi dan unik seperti Kristian Hansen? Diskusikan idemu di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, langsung dengan Tomi. [nus/TA.com]
Memodifikasi motor lawas memang memiliki tantangan tersendiri. Diperlukan ketekunan dan kesabaran untuk mempertahankan atau mengembalikan tampang dan parts orisinil sang motor, namun menjadikan tampangnya lebih keren dengan cara modifikasi tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi para penghobinya.
Hal ini yang dialami oleh salah satu pelanggan bengkel modifikasi Tomi Airbrush, yang telah berkecimpung di dunia otomotif sejak puluhan tahun silam. Diakui oleh Tomi Gunawan, pemilik dan builder bengkel tersebut, ia mengawali modifikasi Kawasaki Ninja RR 150 ini melalui diskusi dengan sang pemilik. “Konsep modifikasi airbrush dan perubahan warna Kawasaki Ninja 150 RR ini diawali diskusi dengan sang pemilik, hasilnya disepakati terjadi perubahan warna dasar dan airbrush serta beberapa modifikasi tambahan pada sektor-sektor lainnya,” beber Tomi.
Konsep yang dikedepankan adalah sporti, dengan paduan warna dasar berupa kuning, silver dan dikombinasikan dengan hitam. Warna ini disepakati dari hasil diskusi dan desain yang telah dibuat sebelum modifikasi dilakukan. Proses urutan pengerjaan dilakukan dengan penyemprotan warna dasar yakni silver. Setelah itu dibalut dengan warna kuning mengikuti tema sporti sesuai desainnya.
Selain dua warna tersebut di atas, desain yang dibuat juga memadukan hitam. “Warna hitam dihadirkan untuk penyeimbang dari desain airbrush-nya dengan mengedepankan kesan sportifitas layaknya sebuah bendera start hanya beda paduan warnanya,” ungkap Tomi lebih lanjut.
Selain modifikasi airbrush pada bodinya, sektor kaki-kaki Kawasaki Ninja RR 150 ini juga mendapat sentuhan ubahan modifikasi. Lihat saja pada bagian roda, tampak velg sudah diganti dengan bertema racing dengan lingkar diameter 17 inci, demikian halnya dengan bannya, mengikuti model pada velg dan dipilih sesuai dengan kebutuhan pengendara.
Satu lagi yang juga dapat sentuhan modifikasi, sehubungan dengan bengkel Tomi Airbrush juga piawai memodifikasi lampu kendaraan baik mobil ataupun motor, maka lampu depan sang Kawasaki Ninja RR 150 in juga turut disentuh aura modifikasi. Lampu depannya mengadopsi projector berukuran 2,5 inci dengan lampu model LED.
Ingin mengubah alias memodifikasi motor lawas atau motor koleksi? Anda cukup sampaikan ide modifikasinya ke Tomi, bisa konsultasi di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051. [nus/TA.com]