Bengkel modifikasi Tomi Airbrush semakin melebarkan sayap, kini sudah ada divisi modifikasi dan repair lampu dengan bendera Yoong Motor Jakarta. Satu atap dengan Tomi Airbrush, bengkel spesialis lampu kendaraan terutama mobil ini banyak menerima pekerjaan modifikasi lampu dari segala jenis merek mobil.
Salah satu brand yang paling sering dibawa pemiliknya ke bengkel Yoong Motor Jakarta yakni Toyota All New Avanza. Biasanya para pemilik mobil ini menghendaki custom lampu mobil miliknya agar cahayanya lebih terang dan penampilan juga terdongkrak.
“Untuk custom lampu Toyota All New Avanza tergolong mudah dilakukan saat ini, pasalnya banyak part lampu custom aftermarket yang tersedia. Umumnya bentuknya berupa mini projector, tetapi daya panacar alias sinarnya sangat terang, sehingga bisa berkolaborasi dengan lampu asli untuk menambah performa penerangan lampu mobil tersebut,” terang Tomy.
Sebelum proses modifikasi lampu dimulai.
Pekerjaan ini adalah salah satu modifikasi lampu yang paling banyak diminati. Sebab instalasi lampu modifikasi ini tidak merusak lampu originalnya. Keuntungan lainnya, pemilik Toyota All New Avanza dapat dengan mudah melepas instalasinya jika suatu saat telah bosan.
Biasanya pemasangan lampu modifikasi ini hanya perlu dua hingga tiga jam saja, bisa dilakukan di Yoong Motor Jakarta, Duri Kepa, Yoong Motor PIK dan Yoong Motor Kelapa Gading. Apa saja komposisi lampu yang dipasang pada Toyota All New Avanza tersebut? Tanyakan langsung ke Tomy melalui nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Sepeda yang satu ini memang sudah dikenal oleh kalangan penghobi baik nasional maupun dunia. Sebab merek sepeda yang satu ini merupakan hasil rintisan dari mantan pebalap sepeda profesional Italia di masa kejayaannya pada 1937 hingga 1944, bernama Cino Cinelli. Pabrik sepeda yang berasal dari kota Milan, Italia ini bermula di tahun 1948.
Pengalaman sang pendiri, Cino di dunia balap sepeda menjadi bekal bagi Cinelli untuk terus berkembang hingga menjadi salah satu merek sepeda yang cukup diperhitungkan di dunia. Pada masa itu pabrik milik Cino tidak hanya fokus pada produksi sepeda, namun juga komponen sepeda. Sementara untuk produksi sepeda, Cinelli juga dikenal dengan rangka bajanya.
Nah, di atas hanya sedikit ulasan mengenai latar sejarah berdirinya pabrikan sepeda Cinelli. Selanjutnya kami akan bahas repair frame sepeda Cinelli yang baru saja diselesaikan oleh bengkel modifikasi Tomi Airbrush. Di bawah komando Tomy Gunawan, bengkel yang bermarkas di Duri Kepa, Kebon Jeruk ini berhasil mengembalikan rupa frame yang penyok kembali seperti semula.
Frame pasca di-repair.
“Proses repair seperti pada umumnya, kami fokus pada pengembalian bentuk frame ke asalnya. Bagian frame yang penyok tersebut harus kembali seperti semula. Setelah itu kami lakukan proses pengembalian warna ke aslinya,” beber Tomy.
Bukan saja mengembalikan warna frame ke aslinya, tetapi Tomy juga menjamin bahwa seluruh tampilan kembali asli hingga sticker ataupun list yang ada dalam frame tersebut. Waktu yang diperlukan oleh pemilik untuk perbaikan frame ini mencapai sekira dua minggu. Soal biaya, jika Anda penasaran bisa tanyakan langsung ke nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Modifikasi helm airbrush yang satu ini sudah tak asing lagi bagi Tomy Gunawan, CEO Tomi Airbrush dan para crew-nya. Pasalnya, komunitas pengguna motor gede alias “moge” Harley-Davidson ini sudah menjadi pelanggan bengkel modifikasi Tomi Airbrush urusan modifikasi helm “seragam” bagi anggotanya.
Helm dengan label merek Bell ini dibalut dengan airbrush bergrafis yang sudah menjadi ciri khas identitas dari pada komunitas Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia. “Warna dan desain helm ini sudah ditentukan oleh komunitas itu sendiri, seperti warnanya yang terdiri atas merah candy, hitam dan silver, merupakan warna identitas dari komunitas tersebut,” beber Tomy.
Proses waktu yang dibutuhkan oleh Tomy dan crew-nya dalam mengerjakan helm ini sekira satu minggu hingga sepuluh hari. Diakui Tomy, ia tidak menemui kendala berarti dalam pengerjaan helm ini, sebab ia sudah berulang kali mengerjakan hal yang sama untuk komunitas moge tersebut.
Sebelum proses modifikasi airbrush.
Nah, bila komunitas Anda ingin punya identitas semacam ini, baik itu dalam bentuk airbrush helm, motor ataupun perangkat komponen kendaraan lainnya. Anda bisa berdiskusi dengan Tomy di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Tampil “ciamik” dengan lampu yang berbeda dari lainnya. Yup, inilah yang mendasari pemilik Daihatsu Luxio melakukan modifikasi lampu di bengkel Yoong Motor Jakarta, di bawah komando Tomy Gunawan. Modifikasinya menggunakan double projector dengan ukuran 3 inci. Proses pemasangannya tergolong cepat, hanya dalam satu hari.
Semua dikerjakan dengan profesional dengan tetap mempertimbangkan prisip dasar pemasangan alias modifikasi lampu seperti pada umumnya. Hasil akhir yang didapat, daya pancar lampu jadi sangat terang dari pada aslinya.
Guna menambah terang lampu, dan mengejar poin untuk semakin sedap dipandang. Tomy juga menambahkan sepasang unit foglampprojector LED. Produk-produk yang dipakai untuk Daihatsu Luxio ini memiliki garansi selama satu tahun.
“Kami menjamin bukan hanya pemasangan lampu modifikasinya saja yang harus rapi dan sesuai aturan, tetapi juga wajib memberikan garansi, agar pelanggan juga yakni bahwa produk yang kami sediakan di Yoong Motor Jakarta, Yoong Motor PIK dan Yoong Motor Kelapa Gading merupakan barang-barang berkualitas,” tutup Tomy.
Konsultasi dibuka setiap hari kerja, Anda bisa hubungi ke nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Punya mobil baru dan “kekinian” dengan teknologi dan model yang paling baru bukan berarti menutup hasrat para penggila otomotif untuk melakukan modifikasi. Salah satu contohnya seperti pelanggan bengkel Tomi Airbrush yang tak mau disebut namanya ini. Ia datang ke bengkel dan bertemu dengan Tomy Gunawan, CEO dari bengkel Tomi Airbrush untuk berdiskusi mengenai custom lampu mobil miliknya yakni Toyota Kijang Innova Zenix.
Proses diskusi menyepakati bahwa pemilik menghendaki custom lampu Toyota Kijang Innova Zenix ini mengusung empat set projector sesuai dengan permintaan dari pemiliknya. “Pemilik menginginkan daya pancar lampu mobilnya lebih terang dari aslinya, alhasil kami memadukan beberapa produk dan model lampu untuk mendapatkan hasil maksimal,” buka Tomy.
Produk yang dipakai mengandalkan dari Osram dikombinasikan dengan Daytime Running Light (DRL). Model lampu disesuaikan dengan lampu orisinil dari bawaan pabrik. “Ada dua komposisi warna dalam satu lampu, untuk posisi stand by berwarna putih sementara saat lampu sein dihidupkan maka akan berubah kuning dan running,” jelas Tomy.
Pemasangan kabel atau instalasi butuh waktu, diakui Tomy ia memerlukan waktu lebih dari satu hari karena pemasangan kabel harus disesuaikan dengan wiring diagram Kijang Innova Zenix tersebut. Tentu tujuannya agar instalasi listrik lampu ini juga aman.
Jika Anda ada pertanyaan seputar modifikasi lampu mobil, silahkan hubungi Tomy di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Sepeda terdiri atas satu frame alias rangka yang terbagi ke dalam beberapa bagian, diantaranya ada top tube. Top tube merupakan bagian paling atas dari sebuah rangka atau frame sepeda, berada di antara dudukan (sadel) dengan setang / handlebars. Pada dasarnya frame sepeda dibuat atau didesain untuk melindungi keselamatan dari penggunannya. Nah, seiring dengan perkembangannya, rangka sepeda kini tidak hanya berfungsi untuk keselamatan dan kekuatan lagi tapi juga untuk mendukung performa maksimal.
Tumpuan alias beban berat yang diemban oleh frame sepeda tersebut jelas memberikan beragam risiko yang dihadapinya. Salah satu kasus yang sering ditangani bengkel Tomi Airbrush yakni repair frame sepeda. Contohnya sepeda Canyon ini, pemiliknya mengantarkan sepeda kenamaan asal Jerman tersebut ke bengkel yang digawangi oleh Tomy Gunawan karena retak pada bagian frame top tube-nya yang berbahan carbon.
Pada prinsipnya proses pengerjaan bisa terbilang sama dengan repair rangka sepeda pada umumnya. Tomy melakukan proses melapisi seluruh bagian frame carbon yang rusak dengan carbon kevlar yang sama. Proses selanjutnya inilah yang menentukan hasil akhirnya. Tomy dan crew-nya melakukan proses pembentukan sesuai dengan desain lekuk frame-nya. Keahlian memang diperlukan dalam tahapan ini.
Pasca repair.
“Setelah melewati proses yang menentukan, kami lanjut biasanya untuk pengembalian warna frame sesuai selera atau keinginan pemiliknya. Bisa ke warna aslinya atau kami juga sanggup mengubah warna sesuai permintaan dari pemilik,” terang Tomy.
Seperti apa hasilnya? Anda bisa cek sendiri ke Tomy melalui nomor telepon berikut ini 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Tomy Gunawan, CEO Tomi Airbrush sudah banyak merintis bidang usaha lainnya dari bengkel Tomi Airbrush yang tentu juga menuntut adanya penguasaan skill baru. Diantaranya ada repair dan custom lampu mobil, yang dewasa ini sedang banyak didatangi customer. Lewat benderanya Yoong Motor Jakarta, Yoong Motor PIK dan Yoong Motor Kelapa Gading, Tomy berhasil menggaet banyak penggila otomotif di Tanah Air.
Pasca dilakukan body repair.
Nah, meski sudah banyak memperluas bidang usaha, Tomi Airbrush tetap menerima pekerjaan untuk body repair kendaraan. Seperti halnya Toyota Kijang Innova Reborn dan Honda CR-V ini, akibat insinden kecelakaan mengakibatkan bumper bagian depan kedua mobil tersebut tergores bahkan sedikit penyok, dan salah satunya juga pada bagian lampu mengalami kerusakan atau pecah.
Sebelum proses perbaikan.
“Kami tetap melayani perbaikan bodi alias body repair untuk kendaraan-kendaraan yang datang ke bengkel. Baik itu kerusakannya parah, menengah ataupun kecil. Kami siap mengembalikan bodi mobil Anda seperti semula, hingga tampilan cat pun kami jamin kembali seperti semula,” tutur Tomy.
Setelah proses perbaikan.
Soal awaktu dan biaya, Tomy menegaskan bahwa semua itu bergantung dari pada tingkat kerusakannya. Bahkan jika tak bisa mengantar ke bengkel, Tomy juga sanggup memberikan layanan jemput mobil towing, rekanan bengkel. Untuk diskusi lebih lanjut silahkan hubungi nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Mobil baru tampil makin “kece”, pasti mahal biayanya! Nah, pernyataan itu belum tentu berlaku di bengkel Tomi Airbrush. Bengkel modifikasi yang kini sudah berusia 28 tahun tersebut, punya banyak cara jitu untuk modifikasi kendaraan terutama mobil keluaran baru yang ingin dimodifikasi simpel dengan biaya yang terjangkau.
Salah satu cara yang dianjurkan oleh Tomy Gunawan, CEO dari bengkel modifikasi Tomi Airbrush yakni penggantian atau modifikasi lampu. Komposisi “ciamik“ yang dipadukan ke mobil keluarga kebanggaan Toyota ini, berupa modifikasi lampu double projector.
Tomy bakal membocorkan komposisi dan spesifikasi produk yang diterapkan pada Kijang Innova Reborn tersebut. Tomy memasang lampu double projector keluaran dari Hyperion Laser pada Toyota Kijang Innova Reborn ini, dengan ukuran 3 inci. “Keunggulan yang didapat dengan projector dobel itu, daya pancarnya jadi lebih terang dan sempurna,” beber Tomy.
Lebih keren lagi, Tomy memadukan juga demond eyes, lampu senja dengan karakteristik warna ice blue. Tomy juga menambahkan slim frame berbentuk dua buah garis horizontal yang kini tersedia stoknya di bengkel. Proses pemasangannya bersifat plug and play, jadi tergolong cepat. Lainnya, Tomy menambahkan Daytime Running Light (DRL) yang berfungsi alias bergerak saat lampu sein dihidupkan.
Total waktu yang diperlukan untuk seluruh modifikasi lampu Toyota Kijang Innova Reborn ini hanya satu hari saja. Anda ingin mobil Anda tampil “kece” seperti ini? Hubungi Tomy di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]
Perjalanan luar biasa Tomy Gunawan, CEO Tomi Airbrush selama 28 tahun memperjuangkan nama besar dan mempertahankan karya Tomi Airbrush memang patut diacungi jempol. Tak heran bila ragam hasil karyanya banyak diakui di Tanah Air bahkan hingga dunia internasional.
Tomi Airbrush semakin melenggang menjadi bengkel rujukan bagi setiap pelaku atau penggila modifikasi di Indonesia, tak hanya itu banyak pabrikan otomotif juga kerap menggandeng Tomy untuk proyek-proyek besar penjualan kendaraan hasil produksinya.
Tomi Airbrush sudah tak asing menggarap proyek modifikasi airbrush, bodi, interior, eksterior hingga restorasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Proyek modifikasi dan repair lainnya serta sepeda pun kerap datang ke bengkel yang bermarkas di kawasan jalan Kebon Raya No. 103, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini.
Semakin tertantang, Tomy kini merambah duniarepair dan modifikasi lampu kendaraan, khususnya mobil. Berawal dari banyaknya berdiskusi dengan para pelanggannya, ia kerap menemui keluhan dari pelanggan terkait lampu mobil miliknya tak terang, meskipun usia mobilnya kurang dari lima tahun.
Lampu bermasalah, dijamin bisa kembali normal dan terang.
Mencoba menelusuri dan mencari solusi atas keluhan tersebut, Tomy memberanikan diri untuk merambah bisnis lampu di Jakarta. Berbekal kerja sama dengan mengusung nama Yoong Motor Jakarta, Tomy lagi-lagi sukses mencuri perhatian kalangan penggemar otomotif Tanah Air, terutama kawasan Ibukota.
Cara unik Tomi dalam meraih pelanggan di dunia modifikasi lampu dengan memberlakukan treatment modifikasi lampu mobil tanpa merusak jalur perkabelan orisinil dari lampu mobil tersebut. Ia juga kerap memadukan mini projector, yang sangat membantu pengemudi dalam mengontrol situasi jalan yang gelap karena faktor cuaca, hujan lebat dan kabut. Strategi kedua, Tomy tawarkan pemasangan foglamp. Dua cara tersebut tidak akan mengganggu jalur kabel asli bawaan pabrik, sehingga jangan khawatir, garansi mobil akan tetap berlaku.
“Kami melakukan pemasangan lampu dengan jalur kabel sesuai wiring diagram dari setiap mobil. Ini menjadi prinsip dasar, tentu tujuannya agar instalasi lampu mobil tetap aman dan hasil modifikasi lampunya tetap berfungsi sebagaimana mestinya,” tegas Tomy.
Tak hanya itu, Tomy juga mengembangkan kreativitas dan profesionalitasnya dalam dunia repair lampu. Kemampuan ini ia gunakan untuk melayani pelanggannya yang mengeluhkan lampu mobil rusak sehingga menjadi tak terang. Ia sanggup mengerjakan repair lampu mobil apapun, mulai dari mobil kelas biasa hingga mewah bahkan mobil sport. “Ada beberapa kasus yang sempat kami tangani, lampu mobil sudah tidak terang, penyebabnya karena adanya kesalahan dalam penggunaan bahkan juga karena faktor usia, saya menjamin hasilnya bisa kembali seperti semula bahkan daya pancarnya juga terang pasca dilakukan repair lampu,” tukasnya.
Kerja kerasnya dalam membangun bisnis modifikasi dan repair lampu juga berbuah manis. Kini, Tomy telah memiliki tiga buah cabang bengkel spesialis lampu, Yoong Motor Jakarta, satu atap dengan Tomi Airbrush, Yoong Motor Pantai Indah Kapuk, dan terbaru Yoong Motor Kelapa Gading yang baru saja launching Mei lalu, hasil kerja sama dengan Yoong Motor.
Pada akhirnya, kini Tomy juga tak lupa diri, ia memastikan bahwa dirinya senantiasa siap mendukung teman-temannya yang ingin berjuang di bisnis atau industri otomotif. [nus/TA.com]
Perjalanan bengkel Tomi Airbrush, tahun ini memasuki usia yang ke-28. Menjadi bengkel yang banyak dipercaya para antusias otomotif di Indonesia bukanlah hal yang mudah. Banyak suka duka, jatuh bangun yang dialami oleh Tomy Gunawan, CEO Tomi Airbrush dalam merintis karir dan bisnisnya di Indonesia.
Sejatinya, kisah perjalanan Tomy di industri otomotif Tanah Air berawal dari sebuah hobi. Kisahnya diawali dari tantangan teman sekolahnya semasa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Strada di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat medio tahun 1995. Kala itu teman semasa sekolahnya menantang Tomy untuk mengecat helm polos miliknya dengan menggunakan cat semprot kemasan kaleng. Tomy melengkapinya dengan beberapa grafis dan mengandalkan stiker sebagai pelengkapnya. Tak disangka, hasil pengerjaan cat helm tersebut mendapat sambutan luar biasa dari teman-teman lainnya di sekolah. Tawaran mengecat helm teman-teman sekolahnya pun terus berdatangan, hingga Tomy mendapat bayaran jasa atas hobinya tersebut.
Bersama crew media asing.
Tantangan berikutnya datang ke Tomy, ia dipercaya untuk mengecat airbrush sebuah motor yang juga hasil rekomendasi dari temannya semasa sekolah SMK. Ini menjadi proyek pertama Tomy untuk memodifikasi airbrush sebuah motor. Keberhasilan tersebut juga menjadi jembatan Tomy untuk menerima job modifikasi airbrush untuk motor-motor lainnya. Hingga kreativitasnya “membungkus” bodi motor dengan cat airbrush mendatangkan penghargaan dari banyak kontes-kontes modifikasi motor di Tanah Air, terutama Jakarta.
Membuka workshop modifikasi kecil-kecilan di kediamannya, di kawasan Kemayoran, tepat di 2003 Tomy kembali mendapatkan tantangan yang juga mengasah kemampuannya mengecat airbrush. Kali ini, tak tanggung-tanggung, ia mendapat kesempatan mengecat airbrush sebuah mobil yang akan dipertarungkan dalam ajang kontes modifikasi lokal. Mendapat juara dalam kontes tersebut membuat nama Tomy semakin dikenal banyak penggemar otomotif khususnya Jakarta.
Semakin dikenal, semakin tertantang untuk mengembangkan kreativitas dan hobinya dalam dunia modifikasi. Sejak saat itulah tak heran, Tomy pun berani merintis bengkel modifikasi yang menangani spesialis mobil atau motor yang akan “turun” kontes. Beberapa hasil karyanya diperhitungkan dalam dunia kontes modifikasi, Tomy semakin yakin untuk mengembangkan bisnis bengkel modifikasi demi memenuhi cita-citanya mewarnai dunia otomotif Indonesia.
Perjalanan merintis bengkel atau usaha modifikasi Tomi Airbrush juga menempa Tomy untuk terus menjadi pribadi yang tangguh, disiplin dan profesional. Berpindah tempat usaha bukanlah persoalan mudah, dari awal di rumah, berlanjut di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, dan yang terakhir di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat hingga saat ini. Proses pelanggan yang datang dan pergi karena pindah domisili usaha, perizinan serta ragam tantangan kerasnya kehidupan di Ibukota bagi pebisnis pemula menjadi warna-warni perjalanan hidup dan bisnisnya.
“Banyak tantangan yang datang dan berujung baik, namun banyak juga yang berujung tak baik, semua dijadikan pengalaman untuk lebih baik lagi,” demikian salah satu prinsip yang dipegang Tomy kala itu.
Kerap didukung oleh para profesional di bidang otomotif.
Kisah jatuh bangun Tomy dalam memperjuangkan Tomi Airbrush pun juga tak sedikit, mulai dari masalah permodalan, crew bengkel yang bongkar pasang, hingga beragam tantangan dalam dunia bisnis pun kerap menjadi “sarapannya” setiap hari.
“Jatuh bangun menjadi hal yang biasa di setiap bisnis tapi yang penting terus berusaha. Kesusksesan tidak berbicara tentang 9 kali kegagalan tapi tentang 10 kali bangkit dari keterpurukan,” demikian motto yang selalu dipegang oleh pria yang dikenal ramah dan murah senyum ini.
Itulah motto yang selalu dipegang oleh Tomy dalam menjalani profesionalitasnya.[nus/TA.com]