27.7 C
Jakarta
Home Blog Page 72

Manfaatkan Eco Driving untuk Maksimalkan Bahan Bakar

0

Cara mengemudi kendaraan bermotor sangat berpengaruh terhadap emisi gas buang kendaraan, dan tentunya emisi gas buang tersebut berpengaruh terhadap kondisi lingkungan. Ada sebuah cara yang dapat digunakan untuk menekan dampak buruk dari emisi gas buang kendaraan, yakni dengan teknik Eco Driving. Teknik tersebut merupakan cara mengemudi dengan tujuan mengoptimalkan konsumsi bahan bakar agar lebih efisien serta berperan mengurangi risiko kecelakaan. Eco Driving dinilai mampu menghemat waktu dan biaya, aman, serta ramah lingkungan.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), “selain untuk efisiensi bahan bakar, teknik Eco Driving juga merupakan salah satu upaya untuk memperpanjang usia pakai kendaraan karena kinerjanya tidak dipaksakan. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi teknik Eco Driving, yaitu pengemudi, kondisi mobil, serta lingkungan.”

Ada beberapa cara yang dapat diterapkan untuk memaksimalkan penggunaan bahan bakar, diantaranya dengan menghitung estimasi waktu berkendara dengan memperhatikan rute perjalanan agar dapat menghindari kemacetan. Jika sudah terjebak dalam kemacetan, mobil akan sering melakukan stop and go, kondisi di mana mobil harus berhenti dan dijalankan kembali sesuai dengan kepadatan lalu lintas sehingga mengakibatkan boros bahan bakar. Namun, selain menghindari kemacetan, dalam menghitung estimasi waktu berkendara, pengemudi juga harus menyediakan waktu lebih jika menghadapi kejadian tidak terduga di perjalanan.

Cara mengemudi, sebisa mungkin hindari mengemudi secara agresif karena dapat memicu penggunaan bahan bakar yang boros. Dalam mengemudi dengan teknik Eco Driving, untuk mencapai putaran maksimum pengemudi harus menekan pedal gas secara perlahan dan segera pindah ke posisi gigi percepatan yang lebih tinggi. Pengemudi idealnya menjaga putaran mesin di angka 2.000 hingga 3.000 rpm. Jika melakukan perpindahan gigi melebihi angka tersebut putaran mesin menjadi terlalu tinggi dan penggunaan bahan bakar akan jauh lebih boros.

Manfaatkan momentum akselerasi saat bertemu dengan medan yang menanjak dan gunakan engine break saat bertemu dengan medan yang menurun. Akselerasi tinggi dalam mengemudi hanya akan menyebabkan konsumsi bahan bakar secara berlebihan. Begitu pula ketika hendak mengerem, pengemudi harus memperhitungkan jarak pengereman sekitar 3 detik dengan menekan pedal rem secara halus dan memanfaatkan engine break untuk pengereman. Selain itu, gunakan kecepatan ideal kendaraan dengan konstan sekitar 60-70 kilometer per jam untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar.

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah penggunaan bahan bakar yang sesuai anjuran, yaitu bahan bakar tanpa timbal (unleaded fuel). Bahan bakar tanpa timbal akan meminimalisir polusi dari gas buang kendaraan, sehingga menjadi lebih ramah untuk lingkungan sekitar.

Pemilihan ban mobil juga merupakan faktor yang penting dalam mendukung teknik Eco Driving. Salah satunya adalah dengan cara menggunakan ban bertipe hambatan gulir (rolling resistance) yang rendah. Ban dengan tekanan angin yang kurang dapat memperlambat roda bergulir sehingga membutuhkan tenaga ke poros roda lebih besar. Selain bahan bakar dan ban mobil, penggunaan AC juga menjadi salah satu faktor borosnya bahan bakar. Untuk itu, hindari menggunakan AC dengan suhu maksimal dan gunakan suhu ideal ruang kabin sekitar 20-23 derajat celcius.

Terakhir adalah berkaitan dengan perawatan berkala kendaraan untuk menjaga performa mesin dan komponen-komponennya agar selalu dalam keadaan prima ketika digunakan. Selain itu, melakukan perawatan berkala di bengkel resmi dapat menjaga garansi mobil. [nus/TA.com]

Modifikasi Wrapping Sticker Mobil Mewah di Tomi Airbrush

0

Tomi Airbrush memang bengkel modifikasi serba bisa. Bukan hanya soal custom kendaraan, cat dan airbrush, modifikasi lampu, Tomi Airbrush juga dikenal piawai menggarap modifikasi sticker pada kendaraan, baik cutting sticker maupun wrapping sticker.

Bengkel yang bermarkas di jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat ini juga banyak melayani permintaan wrapping sticker untuk mobil-mobil mewah, mobil sport dan juga supercar.

“Modifikasi wrapping sticker banyak dipilih para pemilik mobil mewah, karena simpel dan cepat dalam waktu pemasangannya, selain itu juga dapat dengan mudah diganti atau dikembalikan seperti semula jika sewaktu-waktu telah bosan,” beber Tomi Gunawan, pemilik sekaligus builder bengkel Tomi Airbrush.

Belum lama ini Tomi Gunawan dan crew-nya baru saja menyelesaikan modifikasi wrapping sticker pada Mercedes-Benz S500. Warna dasar mobil mewah tersebut semula titanium, oleh sang pemilik ingin diubah menhjadi putih mutiara. “Pilihan warna sticker juga beragam dan menarik, hal ini juga menjadi dasar pertimbangan pelanggan yang datang untuk mengubah warna mobil kesayangannya dengan cara wrapping sticker,” jelas Tomi lebih lanjut.

Proses pengerjaan cepat hanya dalam hitungan hari, Tomi juga menjanjikan proses pemasangan dapat dikerjakan di rumah tanpa harus mengantarkan mobil ke bengkel. Tomi juga mengatakan bahwa proses pemasangan wrapping sticker dilakukan tanpa sambungan pada seluruh bodi mobil, sehingga lebih terkesan rapi.

Mau pasang sticker pada mobil Anda? Tomi juga membuka kesempatan untuk konsultasi terlebih dahulu secara gratis di nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665. [nus/TA.com]

Modifikasi Projector Lampu Mobil di Yoong Motor

0

Modifikasi lampu alias headlamp dan juga rear lamp saat ini tengah menjadi tren di dunia modifikasi. Selain memenuhi unsur fungsinya, modifikasi lampu projector pada kendaraan atau mobil Anda juga dapat menambah penampilan mobil jadi makin “ciamik”. Yoong Motor, tidak diragukan lagi kiprahnya di dunia modifikasi lampu mobil.

Jika diputar mundur, tren lampu mobil berawal dari kehadiran lampu HID / High-Intensity Discharge (HID). HID dikenal memiliki daya tahan yang lebih lama dan hemat daya, hal ini jika dibandingkan dengan lampu jenis halogen. Tren ini berubah seiring dengan hadirnya lampu LED.

Lampu LED dikenal memiliki banyak kelebihan, selain daya pancar yang tak menyilauikan seperti HID, lampu model LED banyak dipilih karena punya banyak macam bahkan bisa hingga tiga warna. Tren selanjutnya ada laser dan lampu knight rider, namun nampaknya dua tren lampu terakhir kurang banyak diminati penggila modifikasi.

Nah, buat Anda yang ingin memodifikasi lampu / headlamp dan juga rear lamp pada mobil kesayangan Anda, bisa berkonsultasi ke bengkel Yoong Motor. Jika Anda berdomisili di Jakarta, ada perwakilan atau cabang Yoong Motor Jakarta, tepatnya di bengkel Tomi Airbrush. Untuk yang di Jakarta bisa menghubungi nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, konsultasi gratis.

Dalam artikel ini ada beberapa foto dari Yoong Motor mengenai hasil karya modifikasi projector lampu mobil yang pernah dikerjakan. Mulai dari yang simpel hingga modifikasi projector lampu dengan tingkat kerumitan yang luar biasa. [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Spesialis Servis Lampu Mobil Supercar

0

Pengalaman lebih dari lima tahun menangani, repair atau servis lampu-lampu mobil, memantapkan langkah Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush dalam melayani ‘one stop service‘ bagi pelanggannya. Diam-diam, kini bengkel yang bermarkas di Duri Kepa, Jakarta Barat ini juga piawai mengubah headlamp dan lampu belakang mobil-mobil sportcar, supercar bahkan hypercar dari buram kembali terang.

Sejatinya mobil-mobil hobi tersebut ditakdirkan memang untuk selalu tampil klimis, baik eksterior apalagi interior. Jika lampu mobil sport, supercar Anda mulai menguning atau buram, sudah jelas membuat penampilan jadi tak sedap dipandang. Tetapi tak perlu buru-buru menggantinya dengan yang baru.

Anda bisa datang ke bengkel Tomi Airbrush, pasti dijamin, lampu mobil sport, supercar yang buram bisa kembali menjadi bening, cemerlang seperti sediakala. Soal waktu jangan khawatir, yang pasti tidak akan mengganggu jadwal Anda “memanaskan” mobil di akhir pekan. Karena proses perbaikannya bisa dikerjakan dalam satu hari untuk kembali mengkilap. Namun jika tingkat kerusakannya cukup parah, maka bisa butuh waktu sekira satu minggu.

Bagaimana jika ada retak seukuran helai rambut? Ya, permasalahan tersebut juga bisa diatasi. So, jangan ragu untuk datang atau konsultasi dahulu ke nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665, gratis. [nus/TA.com]

Cara Simpel Rawat Mobil Saat PPKM Darurat

0

Pemerintah baru saja mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli mendatang, Selasa (20/7). Ini artinya pengurangan aktivitas sejumlah kantor dan kegiatan bisnis masih akan berlanjut hingga 5 hari ke depan. Nah, berkaitan dengan itu, dari sisi otomotif, pada kesempatan kali kami akan sampaikan beberapa tips ringan yang ingin kami bagikan dalam upaya merawat kendaraan Anda di rumah.

Jangan lupa untuk tetap melakukan salah satu kegiatan positif yang bertujuan untuk merawat kendaraan atau mobil Anda. Berikut ini ada 5 tips sederhana yang dapat Anda lakukan di rumah :

  1. Menghidupkan mesin secara teratur
    Tujuan ini adalah melumasi komponen-komponen pada mobil di bagian mesin. Selain itu bertujuan juga untuk mencegah aki soak.
  2. Periksa area ruang mesin
    Dalam masa PPKM ini tak ada salahnya Anda cek ruang mesin. Jika dirasa perlu dibersihkan, segeralah lakukan. Tentu tujuannya agar ruang mesin tetap terjaga kebersihannya, terutama terhindar dari resiko terhambatnya kinerja mesin karena adanya kotoran-kotoran.
  3. Rotasikan ban jarak dekat
    Memang dalam masa PPKM ini, masyarakat diminta untuk mengerem semua aktivitas yang tidak penting. Namun tak ada salahnya Anda sesekali memutarkan mobil Anda di area dekat-dekat rumah saja, tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan. Tujuan dari ini untuk mencegah timbulnya tire flat atau permukaan ban yang rata pada salah satu sisi saja. Menghindari hal tersebut, akan lebih baik jika pemilik mobil meluangkan waktu sesaat agar ban berputar dalam jarak dekat.
  4. Pastikan bahan bakar dalam kapasitas cukup
    Biasakan untuk meninggalkan mobil dalam kapasitas bahan bakar yang cukup, minimal setengah tangki. Selain mencegah korosi dalam tangki jika bahan bakar terlalu sedikit, ini juga berguna jika sewaktu-waktu Anda harus keluar rumah untuk urusan darurat.
  1. Tetap perhatikan eksterior dan interior
    Menjaga kebersihan eksterior dan interior tentu merupakan salah bentuk perhatian dan wujud rasa memiliki terhadap mobil Anda. Dengan demikian eksterior mobil jadi tetap bersih dan tampilan cat mobil tetap terjaga, demikian dengan interior tentunya bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan ketika nanti mulai rutin berkendara. [nus/TA.com]

Modz Battle Season 2 Sudah Dimulai

0

Musim atau Season 2 program Modz Battle sudah dimulai, kegiatan ini semakin membuat aura event Indonesia Modification Expo (IMX) 2021 semakin terasa. Adapun program Modz Battle season 2 ini sudah dapat disaksikan pada kanal Youtube Ridwan Hanif Rahmadi Sabtu kemarin (17/7) dan Garasi Drift Minggu (18/7).

Mengusung tema Furious Challenge, Modz Battle season 2 melibatkan 3 Car Enthusiast otomotif yaitu Ridwan Hanif Rahmadi, Pengepul Mobil, dan Garasi Drift. Ketiga peserta ditantang untuk membangun serta memodifikasi mobil-mobil JDM ikonik dengan gaya seperti film Box Office terkenal dengan tema campaign “Furious Challenge”. Terutama mobil-mobil sport Jepang yang menjadi magnet pecinta otomotif Tanah Air.

“Pemilihan tema Furious Challenge selain menyambut momentum tayangnya sekuel film aslinya, kebetulan ketiga Car Enthusiast yang menjadi kontestan tersebut juga memiliki semangat yang sama dalam membangun mobil-mobil sport JDM yang legendaris. Selain itu di suasana pandemi seperti sekarang ini, kami di National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dan IMX berusaha untuk memberikan hiburan yang menarik, edukatif, dan tentunya mendukung agar industri otomotif tanah air tetap bergairah,” jelas Andre Mulyadi, selaku Modz Battle Executive Producer sekaligus IMX Project Director.

Modz Battle season 2 menurut rencana akan tayang dalam 10 episode, bergantian setiap minggunya di kanal masing-masing peserta. Dalam video-video tersebut berisi proses modifikasi mobil, hingga seluruh tantangan yang wajib diikuti masing-masing peserta dengan mobil andalannya. Tantangan juga diberikan sejalan dengan aksi yang ditampilkan di film bertema otomotif tersukses tersebut.

Episode pertama membocorkan masing-masing mobil yang dipakai setiap kontestan. Tim Ridwan Hanif Rahmadi memakai Toyota Supra A80 yang dibuat menyerupai mobil Brian O’Conner di film perdana The Fast & The Furious (2001). Dari film yang sama, tim Pengepul Mobil memilih untuk membangun Mazda RX-7 FD yang digunakan Dominic Toretto. Sementara tim Garasi Drift memodifikasi Nissan Silvia S15 menyerupai versi Han “Monalisa” yang sempat digunakan Sean Boswell tokoh utama di sekuel Tokyo Drift.

“Kami juga mempersiapkan 4 bagian challenge seru dan fair pada Modz Battle season 2 ini. Masing-masing adalah Proper Modz Challenge, Fast Challenge, Furious Challenge, dan Trip Challenge. Dalam setiap bagian challenge nantinya terdapat beberapa tantangan yang wajib diikuti peserta. Semoga tim terbaik bisa keluar menjadi juaranya,” kata Andre Mulyadi.

Dalam Modz Battle season 2 ini juga disiapkan hadiah bagi pemenangnya. Akan ada piala bergilir Modz Challenge dan tentunya hadiah utama berupa kunjungan ke Jepang bertemu langsung salah seorang legenda balap drifting di sana. [nus/TA.com]

Custom Motor Listrik Part 4 : Perakitan

0

Masih ingat dengan proyek modifikasi custom motor listrik yang dikerjakan oleh bengkel Tomi Airbrush? Nah, setelah melalui proses desain atau perencanaan di tahap paling awal, berlanjut pengerjaan atau perakitan mesinnya, kemudian pembuatan sasis. Kini, sudah memasuki proses perakitan. Sebelum proses perakitan Tomi Gunawan, sang builder melakukan proses pengecatan rangka atau sasisnya.

Proses pengecatan selesai, Tomi melanjutkan proses perakitan sasis. Proses ini sekaligus sebagai kontrol dari pada pengujian sasisnya. “Perakitan sasis menjadi pekerjaan selanjutnya setelah pengecatan, di sini kami sekaligus kontrol peralatan atau komponen detail apa saja yang dapat atau diperlukan untuk menunjang performa motor listrik ini,” ungkap Tomi.

Proses berikutnya, Tomi akan melakukan proses pemasangan kelistrikan. Hal penting di sini berupa penempatan kedudukan baterai berkapasitas 3000 Wattt – 72 Volt, yang merupakan jantung dari pada motor listrik ini.

Pemasangan bodi dan parts lainnya menjadi bagian akhir dari perakitan ini. Dalam video juga sudah dibocorkan perangkat-perangkat aftermarket yang sudah menempel pada motor listrik karya bengkel modifikasi Tomi Airbrush. Cek videonya untuk tahu kelanjutannya. [nus/TA.com]

Keuntungan Gabung di Komunitas Yamaha NMax

0

Siapa yang tak kenal motor Yamaha NMax, skutik MAXI Yamaha ini sebagian orang berpendapat, Yamaha NMax merupakan motor impian. Ada beberapa keuntungan jika Anda punya skutik ini. Punya Yamaha NMax juga bisa membuka peluang tali persaudaraan dengan orang lain tak sedarah. Peryataan ini boleh dibilang tepat, pasalnya, banyak komunitas pencinta atau pengguna Yamaha NMax yang berkibar di Tanah Air.

Komunitas Yamaha NMax yang diakui prinsipal adalah Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI). Banyak pengalaman yang diperoleh dengan bergabung di komunitas, seperti yang diungkapkan oleh Yudi Kusuma, Ketua Umum komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI).

“Salah satu keunggulan NMAX yang tidak dimiliki oleh motor sejenisnya adalah jumlah komunitas yang sangat besar. Untuk komunitas YNCI saja total chapter (cabang) daerah mencapai lebih dari 250, dengan member aktif lebih dari 7.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak dipungkiri, ini memberikan pengalaman unik. Karena ketika orang membeli Yamaha NMAX dan dia masuk ke komunitas, otomatis tidak hanya memiliki motor baru tetapi juga keluarga baru yang siap menemani aktivitas riding kemana saja,” ungkap Yudi Kusuma, Ketua Umum komunitas Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI).

Tidak hanya di dalam negeri, Yudi menceritakan bahwa ekosistem komunitas NMAX ini juga merambah hingga mancanegara, dan mereka juga aktif membuka komunikasi dengan para komunitas NMAX di Indonesia.

“Terakhir kali saya touring lintas negara itu ke Serawak, Malaysia. Di sana kita berjumpa dengan komunitas NMAX lokal untuk riding bareng lalu dijamu untuk kopdar / kopi darat. Dan tidak cuma di Malaysia, komunitas Yamaha NMAX ini ada juga di beberapa negara di Asia, Amerika, dan Eropa. Sampai ada forum WA Group (WhatsApp) bernama NMAX World Wide yang menjadi semacam wadah untuk kita saling berkomunikasi dengan mereka (komunitas Yamaha NMAX luar negeri),” tambah Yudi.

Dengan jaringan komunitas yang besar tersebut, tentu berbagai manfaat bisa didapatkan oleh para pengguna Yamaha NMAX. Seperti ‘portalan’ (memberi jamuan) yang diberikan oleh komunitas NMAX lokal kepada bikers pendatang ketika melintas di beberapa kota saat sedang touring. Hingga bantuan ketika motor mengalami kendala di jalan. Hal tersebut sesuai penuturan Acho, Founder komunitas Indonesia Max Owner (IMO).

“Tingginya solidaritas sesama pengguna Maxi ini memang luar biasa. Saya merasakan banget manfaatnya waktu pengalaman touring Jakarta – Bali. Saat itu saya riding malam hari dan motor mengalami sedikit kendala di daerah Situbondo. Saya langsung kontak member IMO Jawa Timur dan bantuan datang secara cuma-cuma, malam hari itu juga. Menariknya yang datang itu dari berbagai komunitas Maxi diluar IMO. Dan setelah motor aman, saya langsung di “portal”, diajak mampir dulu ke salah satu rumah member, diajak makan, istirahat sebelum melanjutkan kembali perjalanan. Hal-hal seperti ini yang terkadang bikin kita merasa bangga jadi bagian dari keluarga besar Maxi Yamaha, karena belum tentu bisa didapatkan di komunitas motor lainnya,” ungkapnya. [nus/TA.com]

Repair Seatpost Sepeda di Bengkel Tomi Airbrush

0

Seatpost atau tube penopang sadel yang terpasang masuk pada frame memiliki peran yang penting dalam menentukan kenyamanan saat bersepeda. Diameter dan panjang seatpost menjadi penentu yang dapat berfungsi untuk cocok atau tidaknya seatpost terpasang di sepeda Anda.

Tak jarang akibat pemakaian dan karena pengaruh kontur jalan yang tak rata membuat seatpost jadi retak atau bahkan patah. Jika masalah ini terjadi pada Anda, jangan khawatir, tidak perlu menggantinya dengan yang baru. Ada cara hemat yang dapat dilakukan penggemar sepeda untuk dapat kembali menikmati hobi Anda di atas “kuda besi” dua roda tanpa mesin ini.

Seperti hal yang baru saja diselesaikan oleh Tomi Gunawan, di bengkelnya. Ia baru saja mengeyelesaikan repair seatpost carbon. “Proses repair pun tak jauh berbeda dengan cara memperbaiki rangka carbon sepeda pada umumnya, cetak dan betuk sesuai ukurannya,” ungkap Tomi.

Untuk proses repair seatpost biasanya dilakukan proses cetak dari pada ukuran yang sudah disepakati oleh pemilik sepeda. Setelah semua proses tersebut dikerjakan Tomi melanjutkan proses pembetukan sesuai dengan bentuk yang sudah di-mal terlebih dahulu. Proses pekerjaan repair seatpost sepeda berbahan carbon ini, Tomi memerlukan waktu pengerjaan sekira tiga minggu.

Anda bisa hubungi nomor 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 untuk konsultasi secara gratis. [nus/TA.com]

Tomi Airbrush Sanggup Bereskan Lampu Sportcar yang Buram

0

Kalau bicara komponen mobil sport alias sportcar memang tak ada yang murah. Jangan bicara soal komponen dapur pacu atau sistem sensornya. Bahkan untuk urusan komponen eksterior seperti headlamp pun sudah terbayang berapa kocek yang harus dirogoh.

Namun permasalahannya, untuk para penggemar atau penghobi mobil-mobil sport atau mobil-mobil Eropa, bukan soal biaya yang jadi kendala, melainkan keorisinilan dari spare part atau komponen yang melekat di mobilnya. Jika Anda merasa itu menjadi hal penting, lantas bagaimana cara atau solusinya jika headlamp mobil sport atau mobil Eropa Anda mulai memudar warnanya.

Tomi Airbrush jadi pilihan tepat untuk mengatasi masalah teersebut. Ia sudah lebih dari lima tahunan berpengalaman dalam hal itu. Seperti contoh, lampu mobil Porsche ini yang sudah mulai menguning awalnya karena usia.

Soal waktu, tidak bisa diprediksi, ada yang cukup dalam sehari lampu kembali mengkilap, namun ada juga yang butuh waktu sekira satu minggu untuk proses perbaikannya. Semua itu bergantung dari pada tingkat buramnya lampu, hingga ada kerusakan atau tidak, misal retak “rambut”. Penasaran? Hubungi 0815 86 700 800 atau +62 812 9051 665 untuk konsultasi gratis. [nus/TA.com]