33.7 C
Jakarta
Home Blog Page 85

Repair Frame Carbon Road Bike

0

Road bike alias sepeda balap merupakan salah satu tipe sepeda yang paling sering dijumpai, terlebih di musim / tren sepeda dewasa ini. Ada beberapa ciri-ciri road bike yang tergolong umum, seperti ukuran ban tipis, dengan ukuran 700 x 23c sampai dengan 700 x 28c. Tapi menurut beberapa sumber, ban yang paling banyak digunakan adalah 700 x 23c dan 700 x 25c.

Road bike biasanya menggunakan stir atau setang dengan model drop bar. Namun juga ada beberapa model yang mengadopsi setang model flat bar.

Nah, kalau melihat fungsinya sebagai sepeda balap, maka tak heran sepeda road bike ini juga dekat dengan resiko kerusakan, apalagi jika digunakan benar-benar untuk keperluan kompetisi. Seperti contohnya, salah satu pelangan Tomi Airbrush ini, frame sepeda miliknya yang terbuat dari carbon mengalami retak.

Pada awalnya sang pemilik bingung dan tidak tahu harus bagaimana cara repair frame carbon sepeda road bike miliknya tersebut. Berkat konsultasi yang dilakukan di nomor 0815 86 700 80, akhirnya sepeda road bike ini kembali seperti semula.

Tomi dan crew-nya memerlukan waktu sekira 10 hingga 14 hari untuk repair frame sepeda carbon seperti ini hingga mengembalikan seperti semula termasuk ke warna aslinya. [nus/TA.com]

Repair Frame Sepeda Non Carbon

0

Bengkel Tomi Airbrush memang kini sudah mulai mengembangkan sayapnya di dunia reparasi dan modifikasi sepeda. Selain frame sepeda carbon, Tomi juga piawai mereparasi frame sepeda biasa alias bukan carbon.

Jika sepeda Anda mengalami kerusakan seperti retak, walaupun umumnya masih dapat digunakan. Tomi menyarankan untuk tidak melakukan hal tersebut.

“Jika teman-teman memiliki masalah dengan frame sepeda yang retak. Umumnya banyak yang mengabaikan karena masih bisa dipakai. Jika hal tersebut tetap dilakukan dapat menyebabkan kerusakannya semakin parah,” ungkap Tomi.

Lebih lanjut Tomi menambahka, kerusakan atau retak pada frame sepeda seperti ini biasanya bisa semakin menjalar hinga meluas ke bagian atau sisi lainnya.

Di bengkel Tomi Airbrush, masalah frame sepeda retak atau patah sekalipun kini bisa ditangani. Proses setelah perbaikan, yakni finishing. Di mana dalam tahap ini Tomi dan crew-nya wajib mengembalikan tampilan seperti sedia kala, termasuk ke warna catnya. Untuk proses tersebut waktu yang diperlukan mencapai dua minggu. [nus/TA.com]

Repaint Frame Sepeda Cervelo di Bengkel Tomi Airbrush

0

Bagi Anda penggila sepeda, tentu tahu merek sepeda Cervelo. Yup, sedikit kilas balik, Cervelo merupakan sepeda yang pertama kali ditemukan oleh Gerard Vroomen dan diproduksi di Kanada. Pabrikan sepeda Cervelo dikenal sebagai produsen sepeda balap.

Cervelo merupakan salah satu jajaran merek sepeda berkelas, banderolnya pun bervariasi, dari informasi yang dirangkum beberapa sumber, mulai dari yang termurah seperti Cervelo R2 masuk dalam jajaran entry level dengan banderol Rp. 33,6 juta bahkan ada yang hingga ratusan juta, macam tipe PX Series yang harganya bisa mencapai Rp. 172,3 jutaan.

Sudah tentu dengan harga yang cukup fantastis, Anda tak sembarangan untuk mempercayakan bengkel dalam hal modifikasi. Tapi kini, Anda tak perlu khawatir, di bengkel spesialis airbrush, modifikasi beragam kendaraan dan kini juga dipercaya untuk unit sepeda, yakni Tomi Airbrush, sudah mampu menjawab rasa khawatir Anda. Seperti yang terlihat di salah satu sudut ruangan bengkel tersebut, nampak sebuah frame alias rangka sepeda Cervelo yang telah melewati proses pengecatan ulang dengan dan modifikasi airbrush dengan hasil yang tak diragukan lagi.

Menurut keterangan Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush, pelanggannya tersebut menghendaki tampilan baru bagi sepedanya. “Diskusi konsep paduan warna jadi langkah awal untuk pengerjaan repaint alias cat ulang dan selanjutnya modifikasi rangka sepeda Cervelo ini,” ungkap Tomi.

Lebih jauh Tomi mengatakan, sang pemilik menghendaki paduan warna merah dan hitam dan dilengkapi dengan beberapa airbrush simpel untuk menambah “ciamik” tampang rangka barunya.

Tomi menggunakan tiga kali lapisan pernis untuk hasil akhir yang maksimal, dengan waktu yang dibutuhkan sekira dua minggu. Penasaran? Anda bisa konsultasi terlebih dahulu dengan Tomi sebelum memulai memodifikasi sepeda Anda di nomor 0815 86 700 80. [nus/TA.com]

Sangar, Acuan Konsep Modifikasi Airbrush Ford V8 Hot Rod Milik Bambang Soesatyo

0

Siapa tak kenal dengan Bambang Soesatyo? Yup, Ketua Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ini merupakan pejabat pemerintah yang memiliki hobi kental di dunia otomotif. Ketua MPR-RI ke 15 ini juga dikenal peduli dan senantiasa mendukung industri otomotif khususnya modifikasi di Tanah Air.

Beberapa kali acara bertajuk otomotif, beliau selalu menyempatkan hadir bahkan menjadi tamu kehormatan di beberapa acara-acara otomotif, sebut saja event Indonesia Modification Expo (IMX). Ia pernah menyambangi IMX di tahun 2018, dan kala itu kehadirannya cukup membuat bangga para pelaku industri modifikasi dan modifikator yang terlibat di dalamnya.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga melirik kehadiran Ford Hot Rod lansiran 1932 yang ada di jajaran display IMX 2018.

Guys, kini Tomi Airbrush juga ikutan berbangga. Bengkel milik Tomi Gunawan ini juga belum lama dikunjungi oleh sang Ketua MPR-RI tersebut. Dalam kesempatan kunjungannya sebagai mystery judge di ajang LiveModz 2020 (IMX 2020), Bamsoet kedapatan menilik sebuah mobil modifikasi bergaya Hot Rod. Ternyata Tomi Airbrush dipercaya oleh Bamsoet untuk menggarap modifikasi airbrush untuk salah satu mobil kesayangannya, Ford V8 bergaya Hot Rod.

Tomi dipercaya untuk menggarap modifikasi airbrush pada bagian eksterior. “Konsep yang diinginkan oleh Pak Bamsoet, yakni mengembalikan imej sangar sang Hot Rod sesuai ikonnya sebagai mobil balap muscle car Amerika di tahun 1930-an”, ungkap Tomi.

Alhasil, disepakati sebuah konsep airbrush api yang berkobar disekujur bagian eksterior sang Hot Rod. Proses tersebut diawali dengan pengajuan desain oleh Tomi kepada Bamsoet, yang akhirnya disetujui.

Tahap berikutnya dilanjut dengan penggarapan airbrush, membutuhkan waktu sekira dua minggu dan dilanjut dengan tahap finishing untuk menggarap modifikasi airbrush sang Hot Rod yang berbasis matic tersebut.

So guys, untuk kamu yang tertarik dengan konsep modifikasi airbrush seperti ini, bisa konsultasi dengan Tomi Gunawan di nomor 0815 86 700 80. [nus/TA.com]

Kompetisi Digital Desain Modifikasi AMMDes

0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar kompetisi digital modification untuk kali kedua di tahun ini untuk Alat Mekanis Mutiguna Pedesaan (AMMDes). Menggandeng PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) selaku produsen AMMDes serta National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) kompetisi “Kemenperin AMMDes Digimodz” bertujuan untuk memacu inovasi produk AMMDes di Indonesia.

“Kemenperin AMMDes Digimodz tahun ini adalah kali kedua diselenggarakan setelah pada 2019 silam. Kegiatan digital modification ini sukses menjaring banyak peserta. Beberapa karya yang dinilai sesuai dengan kebutuhan di pedesaan, telah diwujudkan ke dalam unit aslinya,” demikian dijelaskan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika.

Mengusung tema “Born to Inspire” dengan harapan tetap bisa menjadi saluran inspirasi bagi para desainer digital dalam menuangkan konsep karya sebagai kontribusi yang tepat guna memenuhi kebutuhan masyarakat pedesaan melalui penggunaan AMMDes.

“Setiap karya modifikasi digital AMMDes yang dikirim peserta nantinya wajib dijelaskan konsepnya, termasuk mengenai informasi aplikasi konsep tersebut akan digunakan untuk apa, dan akan digunakan di daerah mana di Indonesia. Hal ini agar karya yang dibuat tepat guna dan sasaran,” imbuhnya.

Menurut Putu, para peserta Kemenperin AMMDes Digimodz dipersilakan untuk melakukan eksplorasi modifikasi digital mengacu pada dua aspek. Pertama, mengenai styling, yakni perubahan desain tampak depan dan belakang AMMDes, perubahan warna, velg, serta penambahan berbagai aksesori. Kedua, terkait aplikasi, yakni penambahan aplikasi penunjang produktivitas masyarakat pedesaan.

Presiden Direktur PT. KMWI Reiza Treistanto optimistis, kompetisi ini selain sebagai ajang para desainer Indonesia untuk unjuk kebolehan dan mengasah kemampuan, juga dapat turut mendukung peningkatan produktivitas masyarakat di desa melalui karya-karya yang inovatif dan kompetitif.

Periode pengiriman karya kompetisi Kemenperin AMMDes Digimodz – Born to Inspire dimulai pada 4-28 September 2020. Nantinya, pemenang yang terpilih diumumkan saat penyelenggaraan Indonesia Modification Expo (IMX), Hybrid Event pada 10 Oktober 2020.

Kegiatan ini sepenuhnya dilakukan secara online. Peserta yang ingin berpartisipasi cukup mengunduh formulir dan file gambar AMMDes pada laman www.ammdesdigimodz.com. Desain digital AMMDes yang telah dibuat peserta, selanjutnya dikirim ke email ammdesdigimodz@gmail.com. [nus/TA.com]

Bambang Soesatyo Kunjungi Bengkel Tomi Airbrush

0

Ada pemandangan yang tidak biasa di bengkel Tomi Airbrush, pada Rabu (2/9) ini, bengkel yang digawangi oleh builder serba bisa Tomi Gunawan kedatangan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. Hal ini dalam rangka perannya sebagai mystery judge di ajang LiveModz 2020 yang juga akan menjadi bagian daya tarik dari gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 secara daring nanti.

Foto : NMAA

Pria pencinta otomotif yang akrab disapa Bamsoet ini meninjau mobil modifikasi salah satu peserta LiveModz 2020, Fitra Eri. Bengkel Tomi Airbrush dipercaya oleh tim Fitra Eri menggarap konsep modifikasi mobil eks taksi. LiveModz 2020 menggunakan mobil berjenis sedan berwujud Toyota Vios generasi ketiga (XP150) dengan kondisi seadanya. Cat masih berwarna biru taksi, beberapa bagian bodi lecet dengan dempul, terdapat komponen-komponen yang rusak, serta odometer yang tinggi.

Foto : NMAA

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk ketiga partisipan yakni Youtuber otomotif Indonesia, Fitra Eri, MotoMobi, dan Ridwan Hanif. Dalam proses pengerjaannya mereka dibatasi dengan dana hanya Rp. 75 juta, terbagi atas Rp. 50 juta untuk produk endorse dan Rp. 25 juta berupa uang tunai dari panitia IMX 2020.

Tomi mengaku kunjungan Bamsoet ke bengkelnya merupakan suatu kehormatan, “hal ini saya akui sebagai bentuk dukungan luar biasa, bisa memicu semangat dan kreatifitas dalam upaya memajukan industri otomotif dan modifikasi Indonesia,” beber Tomi. [nus/TA.com]

Dukungan Kemenperin untuk Inovasi Kendaraan Listrik

0

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian pacu inovasi kendaraan listrik, berdasar pada Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Hal ini dilakukan selaras dengan tren di dunia yang semakin giat menggerakkan penggunaan kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan. Seperti diungkapkan oleh Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, “upaya tersebut juga selaras dengan tren dunia yang terus bergerak ke penggunaan kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan.”

Lebih lanjut Putu juga menjelaskan, “diterbitkannya Perpres 55/2019 merupakan wujud nyata pemerintah untuk memacu industri otomotif di dalam negeri segera merancang dan menyiapkan kendaraan bertenaga baterai di Indonesia. “Kebijakan mengenai kendaraan listrik ini juga berkaitan erat dengan pengembangan ekosistemnya yang dibagi menjadi dua hal,” ungkapnya.

Pertama, dalam Perpres percepatan mobil listrik terdapat pembagian tugas-tugas bagi kementerian, antara lain penyediaan infrastruktur, penelitian dan pengembangan (R&D), serta regulator. Kedua, mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2013 yang terkait dengan sistem fiskal perpajakan yang akan mengacu pada tingkat emisi kendaraan.

“Nantinya keseluruhan perkembangan teknologi dan regulasi kendaraan listrik akan berlaku pada tahun 2021 mendatang,” tutur Putu. Namun pemerintah memberi waktu 2-3 tahun bagi industri untuk melakukan investasi. “Perpres kendaraan listrik ini pun akan mengatur Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik produksi Indonesia hingga dapat mencapai 35%,” imbuhnya.

Secara paralel dalam menuju penerapan regulasi kendaraan listrik pada 2021 tersebut, Kemenperin sudah memulai rangkaian sosialisasi pengembangan kendaraan listik, utamanya sepeda motor, dengan menggandeng beberapa pihak. “Salah satunya bekerja sama dengan Indonesia Modification Expo (IMX) untuk mengonversi skuter matik (skutik) bermesin konvensional ke motor listrik,” ujar Putu.

Skutik yang akan dikonversi melibatkan modifikator-modifikator lokal dalam penggarapannya dan juga modifikator otomotif ternama Katros Garage dan Alitt Susanto. Proyek konversi skutik tersebut untuk pertama kalinya telah tampil di kanal YouTube Alitt Susanto pada 9 agustus 2020 lalu. “Dalam video itu diperlihatkan skutik yang akan dikonversi memakai motor listrik tak hanya diubah sumber tenaga penggeraknya saja, tetapi juga dilakukan kustomisasi tampilannya agar lebih futuristis,” terangnya.

Project Director IMX Andre Mulyadi mengemukakan, pihaknya merasa bangga bisa bekerja sama dengan Kemenperin untuk memfasilitasi proyek konversi skutik. “sebagai sebuah expo modifikasi terbesar di Indonesia, kami beruntung diberi kesempatan, karena dapat menyumbangkan ide dan edukasi kepada masyarakat soal penggarapan skutik listrik, juga ditunjuk sebagai tempat di-launching-nya skuter listrik ini,” paparnya.

Lebih lanjut, secara teknis skutik yang bakal dibangun mengambil basis skutik konvensional kompak yang dijual di pasaran. Nantinya skutik tersebut akan diimbuhi seperangkat komponen custom mulai suspensi depan-belakang, bodi, hingga drive train atau motor penggerak menggantikan mesin bakar konvensional. Sedangkan komponen yang akan dipertahankan yaitu frame atau sasis utama.

Skutik listrik itu juga akan mendapat fokus perubahan pada tampilan kaki-kaki menggunakan “banana” arm agar terlihat lebih kekar. Jenis kaki-kaki tersebut dipilih karena kompatibel untuk dipasangi velg, ban, dan sistem pengereman berukuran besar yang membuat tampilannya semakin menarik.

Bahkan, skutik listrik tersebut akan dibekali dengan baterai berkapasitas 60 Volt 20 Ampere dari basis baterai bawaan 18650 mAh yang membuat tarikannya responsif. Selain itu baterainya akan mampu menempuh jarak 90-100 km untuk sekali pengisian, dengan usia pemakaian baterai mencapai 6 tahun. Untuk pengisian daya memakan waktu hingga 4,5 jam dari kosong hingga penuh, dan terdapat fitur autocut yang memungkinkan proses pengisian baterai otomatis berhenti ketika sudah penuh.

Skutik listrik custom rencananya menjadi salah satu hadiah undian Giveaway dalam penyelenggaraan IMX 2020 pada 10 Oktober mendatang yang digelar secara online. Dengan membeli tiket pada www.imx2020.net, penonton IMX 2020 akan mendapat kupon berkode unik yang akan diundi sepanjang acara berlangsung. Tak hanya berhadiah skutik listrik, undian IMX 2020 juga membagikan banyak produk otomotif menarik dengan hadiah utama berupa Supergiveaway satu unit mobil Suzuki Ignis yang dimodifikasi bergaya “Time Attack”. [nus/TA.com]

Ini Dia Mobil Sejuta Umat Rasa Toyota Voxy

0

Masih ingat dengan mobil yang sedang dikerjakan oleh Tomi Airbrush dan crew-nya pada Juli lalu, ada tiga mobil yang sedang digarap, diantaranya ada Toyota Avanza yang berubah tampang. Yup, ini dia Toyota Avanza rasa Toyota Voxy.

Mobil yang mendapat julukan “mobil sejuta umat” ini sudah seratus persen selesai. Seluruh bodi eksteriornya sudah berganti tampangnya menjadi Toyota Voxy. Tidak tanggung-tanggung, sang empunya menebus satu set bodikit asli milik Toyota Voxy.

Ada sejumlah tantangan yang diceritakan oleh Tomi, diantaranya para crew diwajibkan melakukan mal ulang seluruh bodi agar dudukannya pas dengan bodi asli Toyota Voxy. “Seluruh bodi sudah mengadopsi kepunyaan Toyota Voxy, mulai dari bumper depan, side skirt kanan dan kiri hingga bodikit belakangnya,” beber Tomi.

Proses modifikasi juga berlanjut sampai ke pengecatan airbrush, dengan dasar warna putih. Konsep airbrush yang diusungnya berupa stripes lines merah hitam serta hijau. Paduan warna yang sempurna dan selaras dengan modifikasi bodikitnya. Seluruh proses pekerjaan ini memakan waktu sekira 1,5 bulan. [nus/TA.com]

Pesona Yamaha F1Z Memancar di Bali

0

Siapa tak kenal Yamaha F1Z yang populer di era 1990-an? Bagi penggila otomotif khususnya “anak motor” pasti tahu bebek 2-tak milik Yamaha ini. Sejatinya Yamaha F1Z merupakan transisi motor bebek dari Yamaha Alfa menuju Yamaha F1Z.

Tampang fisik memang mirip dengan Yamaha Force 1, tapi Yamaha F1Z telah dilengkapi dengan rem cakram alias disc brake pada roda depan, serta telah mengadopsi knalpot racing seperti yang juga hadir pada varian Yamaha F1ZR. Dimodali Yamaha dengan mesin 110cc, lebih besar dari Yamaha Alfa, generasi Yamaha F1Z juga telah dilengkapi dengan kipas untuk mendinginkan silindernya.

Nah, bagi Anda yang ingin mengenang masa kejayaan Yamaha F1Z, beberapa waktu ini tampang kembali ditampilkan dalam sajian orisinilnya. Bertepatan dengan perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75, Yamaha F1Z produksi 1996 berwarna putih dihadirkan di Yamaha Flagship Shop Bali.

“Unit yang dipajang itu merupakan koleksi dari komunitas 2-Tak Menolak Punah Bali. Kami display di bulan Agustus ini tepat pada saat kemerdekaan RI ke 75. Juga sebagai salah satu sarana untuk mengenang sejarah Yamaha di Indonesia,” demikian informasi dari Andri Fistulariyanto selaku promosi DDS Bali.

Setelah menjalani proses restorasi dimana beberapa komponen diganti dengan yang baru, tampilan motor legendaris ini berubah layaknya baru melenggang keluar dari dealer. Ternyata tidak hanya varian Yamaha F1Z saja, tapi di sampingnya terlihat ada Yamaha RX King dan Yamaha Champ.

“Seiring tuntutan emisi gas buang, produk 2-Tak perlahan digantikan dengan motor 4-Tak. Untuk segmen moped atau bebek pengganti F1Z, pada awalnya ada varian Yamaha Crypton kemudian muncul Yamaha Vega dan sampai sekarang makin eksis Yamaha Jupiter Z. Varian terbarunya menggunakan teknologi injeksi dan forged piston yaitu Yamaha Jupiter Z1,” tambah Andri Fistulariyanto.

Yamaha Jupiter Z1 Metallic Black.

Seperti kita ketahui bahwa pada tanggal 3 Agustus 2020, Yamaha resmi memperkenalkan Yamaha Jupiter Z1 dengan warna dan striping baru. Di tahun ini dilakukan penyegaran yang menghadirkan pilihan warna Metallic Blue, Metallic Red dan Metallic Black.

Tampilannya pun semakin sporty dan modern berkat striping anyar yang terpasang pada Yamaha Jupiter Z1 versi 2020 ini. Tak hanya itu, pinstripe putih pada velg membuatnya terlihat semakin sporty. Yamaha Jupiter Z1 menggunakan teknologi injeksi yang didukung dengan Forged Piston atau piston tempa yang membuat kinerja mesin lebih kuat awet dan tahan lama. [nus/TA.com]

Permintaan Ekspor Suzuki XL7 Meningkat

0

Suzuki XL7 tampaknya memang sedang naik daun, tak hanya jadi primadona di pasar domestik, tapi juga Internasional. Hal ini dinyatakan oleh pihak PT. Suzuki Indomobil Motor (SIM), permintaan ekspor Suzuki XL7 meningkat. Pada Juli lalu, sang primadona yang mendapat julukan The Extra Ordinary SUV ini terjual hingga 2.694 unit, hal ini meningkat 541 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Lonjakan ekspor di masa pandemi ini membangun optimisme kami bahwa ekonomi di banyak negara mulai pulih. Timing ini akan kami gunakan untuk terus menggenjot volume ekspor XL7, karena produk ini cocok dan disukai konsumen Internasional. Terbukti di bulan Juli Suzuki XL7 menjadi model ekspor Suzuki nomor 1. Bahkan sejak diluncurkan di Indonesia pada Februari, Suzuki XL7 telah berkontribusi 22,2% dari total ekspor Suzuki,” terang Aris Yuliyantoro, Assistant Dept. Head Production Planning Control PT. SIM.

Saat ini, Suzuki XL7 yang memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) atau komponen lokal sebesar 85%, berhasil dipasarkan ke 20 negara lebih dan telah diluncurkan di beberapa negara seperti Barbados, Trinidad & Tobago, Vietnam, dan Filipina. Bahkan, di Thailand Suzuki XL7 diluncurkan di acara otomotif paling bergengsi Bangkok International Motor Show 2020. Jumlah tujuan negara ekspor pun akan terus ditingkatkan seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian.

Tingginya minat konsumen internasional terhadap Suzuki XL7 karena produk tersebut memiliki kualitas yang tinggi dan diproduksi menggunakan teknologi paling mutakhir serta fasilitas berstandar Internasional di pabrik Cikarang, Bekasi. Sehingga dengan cepat menjadi primadona baru konsumen global yang menyukai kendaraan untuk berpetualang bersama orang-orang tercinta.

“Peningkatan jumlah unit ekspor Suzuki XL7 ini juga menandakan Indonesia berhasil menjadi pilar ke-3 Suzuki Global serta menjadi basis produksi dan ekspor Suzuk XL7. Sebagai basis produksi Suzuki terbesar ke-3 di dunia, kami akan terus menghadirkan produk berkualitas untuk para pecinta Suzuki di Indonesia maupun Internasional,” tutup Aris. [nus/TA.com]