Kehadiran Yamaha WR 155 R semakin mewarnai persaingan motor trail di Tanah Air. Hal ini mendorong pula para pabrikan melalui para diler-dilernya untuk semakin kreatif dalam rangka merangkul para konsumennya. Seperti yang dilakukan oleh Yamaha Madiun-Kediri ini, ide kreatif menggelar Fun Adventure Touring dengan destinasi wisata alam Bukit Teletubies, yang berada di Sumberasri, Nglegok, Blitar, Jawa Timur sukses merangkul para pengguna alias konsumen Yamaha WR 155 R.
Aktivitas touring dengan jarak tempuh kurang lebih 35 km ini dimulai dari café Dapoer Bronsu. Trek yang dilewati cukup bervariasi mulai dari jalur on road maupun off road sehingga cukup menantang bagi pengendara sekaligus menguji ketangguhan Yamaha WR 155 R sebagai motor dual purpose terbaru dari Yamaha yang memiliki performa mesin terbaik dikelasnya.
“Aktifitas touring yang memberikan pengalaman trabas ini tidak hanya menjadi wujud apresiasi Yamaha kepada konsumen Yamaha WR 155 R di Blitar dan sekitarnya namun, juga untuk mendorong terbentuknya komunitas Yamaha WR 155 R di kota ini sehingga dapat terus tumbuh dan menjadi lebih besar,” ungkap Pungkas selaku Promosi DDS Madiun-Kediri.
Acara dimulai dengan registrasi peserta terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan briefing terkait protokol kesehatan yang wajib dijalankan. Selepas briefing, peserta kemudian memulai perjalanan menuju Bukit Teletubis.
Banyak pengalaman menarik yang dirasakan para peserta, seperti diantaranya Fandi, “motor Yamaha WR 155 R ini memiliki suspensi yang sangat nyaman, untuk kelas motor trail, selain itu motor ini juga sudah di lengkapi dengan radiator yang bisa meningkatkan performa mesin motor, jadi untuk libas jalan jelek kita juga “pede” dan asik-asik aja,” ungkap Fandi peserta Fun Touring dari Lodoyo, Blitar.
Selain kegiatan trabas, acara ini turut dimeriahkan dengan mini games berhadiah helm trail. Kehangatan serta kebersamaan diantara para pengguna Yamaha WR 155 R tampak terlihat selama touring ini berlangsung, di mana mereka saling bertukar pikiran mengenai aktifitas trail dan hal-hal menarik lainnya.
Para pesrta pun berharap aktifitas trabas ini dapat terus di selenggarakan untuk setiap bulannya, dan diharapkan peserta touring ini juga semakin bertambah banyak untuk menjalin silahturahmi antar pecinta motor trail khususnya di area Blitar. [nus/TA.com]
Ajang adu kreativitas dalam memodifikasi kendaraan baru saja dihadirkan pada Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Yup, Live Modz 2020 menjadi salah satu saksi suksesnya Youtuber Otomotif Indonesia, Fitra Eri di tahun ini. Ajang tersebut memperlombakan kreativitas atau ide dalam memodifikasi mobil Toyota Limo eks taksi.
“Pada saat datang ke bengkel, Toyota Limo eks taksi tersebut dalam kondisi yang tidak layak, bekas terendam banjir. Tapi kami tidak mau mengecewakan tim Fitra Eri dalam kompetisi Live Modz 2020 yang digelar apa ajang IMX 2020 kemarin. Kami berupaya maksimal untuk mencapai kesuksesan di ajang ini,” ujar Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush.
Tomi menjelaskan bahwa Fitra Eri sendiri mendasari ide Sultan Taksi dari keseringannya menaiki pesawat First Class. Kemewahan ruang kabin pesawat tersebut dihadirkan di dalam konsep modifikasi Sultan Taksi ini.
Bagian eksterior jadi target pertama yang dibongkar, kolaborasi ide dari Fitra dan Tomi dalam mewujudkan konsep modifikasi Sultan Taksi mengerucut pada penggantian bodikit add-on dan bumper seluruhnya. Tak cuma bodi, lampu-lampu bagian depan dan belakang turut mendapatkan sentuhan custom. Untuk sektor kaki-kaki nampak terpampang velg Lenso Vizion dengan diamater 17 inci. Kesan yang dihadirkan dari pandangan pertama ketika melihat Toyota Limo “Sultan Taksi” tersebut jelas mengarah pada tampilan elegan.
Airbrush jadi poin selanjutnya yang dikerjakan oleh Tomi Airbrush. Mulai dair konsep warna dasar, grafis detail hingga airbrush-nya sengaja di desain terlebih dahulu sebelum proses eksekusi.
Tak kalah penting, interior masuk dalam target pencapaian poin maksimal dalam penilaian. Di sini, tak bisa menampung muatan penumpang seperti pada umumnya taksi. Hanya bisa dua penumpang dengan pola sekat interionya berbentuk L. Konsep ini didasari dengan situasi saat ini alias pandemi Covid-19, jadi ada unsur penerapan social distancing dalam kabin Sultan Taksi tersebut.
Sultan Taksi ini digarap dengan modal senilai Rp. 75 juta. Dan tidak ada perubahan pada bagian mesin.
Mau tahu jelas detailnya, tonton video yang dibuat oleh Tomi Gunawan. [nus/TA.com]
“Aduh, lampu mobil kok enggak terang ya.” Keluhan seperti itu sering terlontar dari mulut teman, sahabat atau bahkan orang tua kita saat mengendarai mobil malam hari atau saat musim hujan. Nah, menyangkut keluhan tersebut, ada beberapa saran atau poin yang harus dicek kondisinya terkait dengan penerangan alias lampu mobil Anda.
Saran pertama adalah periksa usia bohlam lampu. Pasalnya usia pakai bohlam bisa mempengaruhi daya pancar lampu. Bohlam bisa meredup dengan sendirinya berkaitan dengan usianya. Selain itu, Anda juga wajib memeriksa aliran listriknya, pastikan seluruh perangkat kelistrikan terpasang normal dan arus listrik harus stabil.
Jika hal di atas telah dilakukan dan semua hasilnya baik, berikutnya wajib periksa reflektor. Penyebabnya, bisa dari penggunaan bohlam yang tidak standar, intensitas cahaya yang terlalu tinggi dapat merusak reflektor lampu atau bahkan hingga terbakar.
Hal sepele yang umumnya jarang diperhatikan adalah mika lampu. Ini bisa menguning, buram atau bahkan kotor. Biasanya ini disebabkan karena faktor usia kendaraan, perawatan kendaraan yang kurang tepat, sering terkena paparan sinar matahari langsung atau embun karena parkir tak beratap. Tak heran kalau daya pancar lampu jadi berkurang.
Menebus sepasang atau satu set mika lampu tidaklah murah. Kisaran harga termurah mulai dari Rp. 1,5 jutaan untuk sekelas minibus Toyota Avanza, dan lainnya. Semakin mahal mobil dan ukuran serta model, pastinya mempengaruhi harga satu set mika lampunya juga.
Tapi di bengkel Tomi Airbrush Anda tidak perlu merogoh kocek mahal-mahal, jika masalahnya hanya mika lampu yang sudah menguning atau buram. Tomi Airbrush bisa memperbaikinya hingga tampak seperti baru. Dengan waktu yang tak lama, sekira 1-2 jam untuk kerusakan ringan. Harga yang ditawarkan pun bersahabat, satu set untuk membersihkan mika lampu dihargai Rp. Rp. 600 ribu hingga Rp. 1,2 juta. Biaya ini jauh lebih murah dari pada Anda harus menebus satu set lampu mobil yang baru.
Di bengkel Tomi Airbrush juga menerima perbaikan atau reparasi lampu mobil yang rusak parah, misalnya sehabis terendam banjir. Untuk proses pengerjaannya, kasus seperti ini biasanya butuh waktu 2 hingga 5 hari, biaya dan lamanya pengerjaan tergantung dari pada kondisinya.
Nah kerennya lagi, jika Anda tak punya banyak waktu, di bengkel Tomi Airbrush juga menjamin layanan one stop service, artinya Anda bisa melakukan pengecekan secara keseluruhan untuk mobil Anda di sini. Untuk memastikan dan konsultasi, hubungi nomor 0815 86 700 80, gratis biaya konsultasi. [nus/TA.com]
Para awal media, blogger, vlogger dan sejumlah konsumen setia Yamaha, baru saja menjajal ketangguhan Yamaha dengan basic mesin berkapasitas 125 CC. Mereka bertualang menjelajah Gunung Telomoyo. Touring Generasi 125 ini bertujuan untuk mengeksplor keindahan wisata Gunung Telomoyo, tentunya dengan mengedapankan aturan protokol kesehatan.
Generasi 125 tersebut menggunakan motor-motor seperti Yamaha Freego, Yamaha X-Ride, Yamaha Mio M3, mereka dapat menjangkau puncak Gunung Telomoyo yang terletak diantara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang itu. Telah terbukti Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Keren dan Pasti Irit melewati tanjakan ke puncak Gunung Telomoyo, selain itu konsumsi bahan bakar motor 125 cc Yamaha juga irit dengan teknologi Blue Core.
Ketangguhan motor Yamaha yang digunakan itu tidak hanya mengantarkan peserta menikmati pemandangan indah dari puncak Gunung Telomoyo, tapi dari puncak itu juga dapat melihat eloknya view gunung lainnya karena diapit oleh Gunung Merbabu, Gunung Andong, Gunung Sumbing, dan Gunung Ungaran serta memandang hamparan Danau Rawa Pening yang sudah sangat melegenda.
Raut wajah puas dan sukacita terpancar dari para peserta touring Generasi 125 ini. Diantaranya ada Wulan Purbo, “ini touring jauh bagi kami, tapi kami menikmati perjalanannya. Semua dibayar lunas dengan indahnya pemandangan dari puncak Gunung Telomoyo, bisa melihat gunung lainnya juga. Pokoknya asyik banget, terima kasih Yamaha yang telah memberikan fasilitas sepeda motor 125 cc yang memuaskan bagi kami semua.”
“Waktu melihat tanjakan Puncak Gunung Telomoyo, agak khawatir juga sih. Kan tinggi banget, tetapi ternyata setelah kita menjalaninya ternyata terasa ringan. Yamaha X-Ride yang saya gunakan enteng saja melalui tanjakan yang cukup tinggi ini. Yamaha memang jago banget saat tanjakan,” jelas peserta lainnya, Deva Marsiana menambahkan.
Nah, pengalaman lain lagi dirasakan Cindy Karomah. Menggunakan Yamaha Mio M3, Cindy terkesan dengan hematnya konsumsi bahan bakar. Dia bercerita, perjalanan yang ditempuh dari Semarang ke Puncak Gunung Telomoyo hingga kembali ke Semarang cukup jauh hampir 200 km, tapi konsumsi BBM irit. “Touring jauh ini membuktikan hematnya pemakaian BBM jadi sangat mendukung perjalanan ini. Motor Yamaha memang terbukti irit BBM,” ungkap Cindy Karomah. [nus/TA.com]
Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 telah sukses digelar secara virtual, Sabtu (10/10) lalu. Digeber sejak pukul 13:00-17:00, banyak catatan kesuksesan yang menyertai mengudaranya IMX 2020.
Tahun ini merupakan kali ketiga perhelatan IMX 2020, meski dilaksanakan secara online. Karena itu IMX 2020 bisa ditonton pengunjung dari mana saja untuk menyiasati kondisi pandemi saat ini. Tercatat 33 ribu tiket online IMX 2020 terjual, di mana jumlah penonton yang check in adalah 27.658 ribu orang yang datang dari 69 kota tersebar di Indonesia, juga datang dari beberapa kawasan di Amerika, Belanda, juga Jepang.
“Sebagai penyelenggara kami berusaha untuk selalu konsisten mengadakan IMX setiap tahun. Meski 2020 ini kondisi pandemi belum berakhir, membuat kami berusaha untuk beradaptasi dengan semua kebiasaan baru termasuk mengalihkan penyelenggaraan IMX menjadi virtual. Hal tersebut didorong dari banyaknya permintaan teman-teman aftermarket dan modifikasi yang memiliki tekad sama untuk tetap berkarya dan memandang situasi pandemi justru bukan menjadi rintangan, tetapi menjadi peluang yang bisa diatasi dengan bekerjasama,” ujar Andre Mulyadi selaku IMX Project Director.
Ada banyak catatan yang terangkum dalam gelaran tersebut, diantaranya ada keterlibatan PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang meluncurkan 2 mode terbaru mobilnya. Suzuki menggebrak dengan merilis Suzuki Karimun Wagon R edisi 50 tahun Suzuki berkiprah di Indonesia, yang hanya dijual terbatas sebanyak 50 unit. Dan ada juga Suzuki XL7 custom concept dengan modifikasi bergaya Adventurer SUV.
Di IMX 2020 juga menjadi catatan upaya menggerakkan roda perekonomian dari sektor otomotif. Di mana banyak produk otomotif yang dipamerkan bisa diburu penggila otmotif di IMX Digital Market melalui marketplace Shopee. IMX Digital Market di Shopee Indonesia menjadi solusi terbaik untuk memberikan sorotan terhadap para para pelaku modifikasi dan aftermarket di Indonesia untuk tetap bisa eksis bahkan mencatatkan rekor penjualan yang cukup signifikan.
Selanjutnya ada juga Live Modz 2020, yang merupakan pertarungan kreativitas modifikasi 3 orang “Car Enthusiast” ; Ridwan Hanif, Fitra Eri, dan MotoMobi. Ketiga bertarung memodifikasi mobil eks taksi, dan dimenangkan oleh Fitra Eri, dengan hasil penilaian memiliki tema dan finishing terbaik, serta dari seluruh konsepnya berfungsi dengan baik.
Hal seru lainnya ada AMMDes Digimodz seri 2. Ini merupaka kegiatan Kegiatan yang diinisiasi Kemenperin RI dalam mendorong peran masyarakat luas terhadap pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) mengumumkan karya AMMDes Sanitary Solution buatan Irvan Adipratama sebagai pemenangnya.
Konsep kendaraaan tersebut adalah sebagai sarana penyedia air bersih yang masih belum merata di sejumlah wilayah desa. Menghadapi musim hujan, kemarau bahkan pancaroba kerap jadi salah satu masalah krusial. Terlebih air bersih dapat digunakan untuk beraktivitas sehari-hari oleh masyarakat.
Paling terbaru adalah kompetesi Gelis Tuner Competition. Nah, ini merupakan adu kreativitas modifikasi antar modifikator dalam mengubah fungsi dan gaya Gerobak Listrik (Gelis). Diikuti oleh Raptor Indonesia, Yoong Motor Indonesia, serta HSR Wheels.
Setelah dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari perwakilan Kementerian Perhubungan, PT. Solar Panel Indonesia (produsen Gelis), dan NMAA memutuskan bahwa karya buatan Yoong Motor Indonesia berhasil mengungguli kompetitor lainnya yaitu HSR Wheel dan Raptor Indonesia.
Indonesian Pride juga turut mejadi catatan sukses IMX 2020, di sini merupakan momen peluncuran KARMA Bodykit Cayman, untuk Porsche Cayman 987.2 yang merupakan model ketiga KARMA Bodykit yang diluncurkan secara worldwide melalui IMX.
Itu dia jajaran kegiatan yang mewarnai suksesnya IMX 2020 virtual, selain itu ada juga momen yang paling dinanti bagi para penggila otomotif Indonesia yang sudah membeli tiket online dan bergabung selama acara tersebut. Supergiveaway jadi momen paling ditunggu pengunjung online IMX 2020. Setiap pengunjung/penonton #IMX2020 yang memiliki tiket Giveaway/Supergiveaway memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hadiah undian, karena kegiatannnya bersifat online, proses segel, pemeriksaan semua dikerjakan oleh pihak yang berwajib sehingga semua dipastikan sesuai prosedur dan perundangan yang berlaku.
Tahun ini kami mengucapkan selamat kepada Farid Wahyu Nugroho dari Bintaro, Tangerang Selatan yang berhasil membawa pulang Supergiveaway #IMX2020 berupa Suzuki Ignis “Time Attack” by Garasi Drift. Juga selamat kepada Akmal Fuadi dari Bukittinggi, Sumatera Barat yang beruntung mendapatkan Supergiveaway Skuter Listrik Custom by Alitt Susanto dan Katros Garage. [nus/TA.com]
Memang ada-ada saja kreatifitas dari Tomi Gunawan, belum lama ini, Tomi menelurkan satu karya modifikasi sepeda terbarunya dengan balutan airbrush berdesain dan warna unik.
Terinsipirasi untuk menghadirkan sepeda berkelas dengan tampilan spesial atau limited edition, akhirnya Tomi dan pemilik Brompton ini sepakat untuk menghadirkan tampilan unik bagi sepedanya dengan konsep metal dan dilengkapi airbrush bermotif las.
“Konsep ini tergolong unik, sang pemilik justru menginginkan tampilan rangka sepedanya tidak dibalut dengan cat yang klimis, tapi justru bermotif metal dengan kesan las-lasan pada sambungan rangka terlihat jelas,” ungkap Tomi.
Guna menghadirkan konsep modifikasi yang sempurna, Tomi juga memadukan warna cat candy kuning dengan komposisi biru dan ungu. Paduan warna tersebut dibuat untuk menghadirkan kesan sebuah besi yang terkena panas dari las.
Lebih jauh Tomi menjelaskan bahwa untuk menajamkan efek las pada rangkanya, desain airbrush-nya harus dibuat transparan. Dan tak lupa untuk menambah “ciamik” tampilan sang Brompton modifikasi ini, Tomi juga menyematkan gradasi pada cat airbrush-nya.
Hmm, ingin sepeda Anda tampil beda? Silahkan hubungi nomor ini untuk layanan konsultasi gratis 0815 86 700 80. [nus/TA.com]
Ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 yang digelar secara virtual kemarin Sabtu (10/10) telah berhasil menelurkan banyak produk aftermarket. Salah satunya adalah KARMA Bodykit yang meluncurkan model terbarunya untuk Porsche Cayman 987.2. Ini adalah model ketiga KARMA Bodykit setelah sebelumnya pada 2018 meluncurkan KARMA 86 dan KARMA Aventador.
KARMA Bodykit sepenuhnya diproduksi di Indonesia termasuk dengan KARMA Bodykit Cayman ini. Bodykit tersebut terdiri dari bumper depan, bumperlips, side skirt bumper belakang, fender, over vender, dan wing spoiler.
Desain agresif khas KARMA Bodykit dengan air dam besar serta lekukan khas di ujung-ujung bumper dan side skirt tetap dipertahankan yang membuatnya berbeda dengan produk bodykit lainnya. Semua fungsi dan performa bodykit ini sudah diperhitungkan secara matang, termasuk pemasangannya yang plug and play.
KARMA Bodykit diproduksi dari material FRP (Fibreglass Reinforced Plastics) grade A. Bahan tersebut dipilih karena konstruksinya yang fleksibel namun kuat serta ringan. Dipadukan dengan sentuhan karbon pada bagian lips yang semuanya dikerjakan secara hand made oleh sumber daya manusia (SDM) dalam negeri.
Dalam IMX 2020 virtual kemarin juga dipamerkan prototipe KARMA Cayman yang dibangun dalam waktu 10 bulan, milik Mochamad Chandra. Bagian paling rumit dari pengerjaan Karma Cayman terdapat pada ubahan fender yang harus disesuaikan karena mengaplikasi teknik radius atau melebarkan lingkar fender untuk mengakomodasi velg dan ban berdiameter lebih besar dan lebar. Selain itu juga untuk membuat mobil bisa diposisikan serendah mungkin saat suspensi udara diatur sependek mungkin.
Bodykit yang merupakan hasil kolaborasi antara Kiki Anugraha dengan Monaco Auto Design asal Amerika Serikat ini ditargetkan untuk didistribusikan mendunia, hingga saat ini KARMA Bodykit telah memiliki perwakilan distribusi untuk beberapa negara, khususnya Amerika dan Kanada.
“Peluncuran Karma Cayman sangat spesial buat saya. Tak hanya karena KARMA Bodykit memiliki model terbaru saja, namun saat ini jejaring distribusi KARMA juga semakin luas. Saat ini KARMA Bodykit sudah memasuki pasar Australia dan Tiongkok,” ujar Kiki saat peluncuran KARMA Cayman di IMX 2020 lalu.
Paket KARMA Bodykit untuk Porsche Cayman sendiri dijual seharga 4.000 dolar Amerika Serikat, dan juga akan dijual secara worldwide melalui distributor KARMA Bodykit di beberapa negara. Untuk pemesanan semua produk KARMA Bodykit bisa dilakukan melalui website www.karmabodykit.co.id atau email ke karmabodykit@gmail.com. [nus/TA.com]
Punya mobil keren bisa diwujudkan dengan beragam cara. Selain modifikasi eksterior, interior, kaki-kaki, audio, kini modifikasi kosmetik pada bagian lampu juga bisa menunjang tampilan mobil jadi makin “ciamik”.
Cara sederhana agar tampak muka mobil terlihat berbeda terutama pada malam hari adalah dengan memodifikasi lampunya. Kini, ada cabang bengkel Yoong Motor yang sudah terkenal di bidang modifikasi lampu. Dan Tomi Airbrush merupakan cabang Yoong Motor di Jakarta.
Ada beberapa proyek modifikasi lampu yang baru saja diselesaikan oleh Yoong Motor Jakarta yang juga bengkel Tomi Airbrush. Salah satunya yakni Mitsubishi Xpander ini. Mitsubishi Xpander memang sudah dibekali slime frame pada lampu depannya, sehingga modifikasi lampu yang dikerjakan jadi makin maksimal.
“Modifikasi lampu pada Mitsubishi Xpander ini hanya dengan menambahkan projector lamp, selain menambah tampilan mobil jadi lebih keren, juga fungsi utamanya jadi makin terbantu. Sebab lampu jadi makin terang,” ungkap Tomi.
Tak hanya projector lamp, modifikasi lampu Mitsubishi Xpander ini juga termasuk penggantian modul serta penambahan LED.
Yoong Motor Jakarta, tidak hanya menerima modifikasi lampu depan depan, Tomi juga mengatakan, dirinya dan tim bengkel mampu mengerjakan untuk lampu belakang.
Soal harga, Tomi bicara terus terang, umumnya modifikasi lampu dimulai dari Rp. 3 juta hingga Rp. 4,5 juta untuk projector-nya, dengan jaminan garansi selama 1 tahun. Ia juga memastikan, sanggup mengerjakan tambahan modifikasi lampu lainnya jika diminta customer. Untuk modifikasi lampu belakang, biasanya dipatok mulai dari Rp. 2 juta dan dapat di-custom sesuai selera Anda.
Seperti biasa, jika ingin konsultasi, silahkan hubungi nomor 0815 86 700 80. [nus/TA.com]
Jelang musim penghujan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mobil Anda. Umumnya beberapa komponen mobil perlu dicek kembali, seperti wiper, pastikan wiper kaca mobil Anda masih layak pakai, sehingga fungsi utamanya untuk menyapu air dapat bekerja maksimal.
Penunjang kinerja wiper untuk membersihkan kaca ada juga cairan pembersih dan motor penyemprot air untuk wiper, ini juga penting untuk dicek. Bila perlu campur sampo atau sabun pembersih kaca pada reservoir air wiper, supaya tak merepotkan jika kaca sewaktu-waktu perlu dibersihkan.
Kaca mobil juga menjadi target pengecekan, pastikan kaca bersih dari jamur, tak ada baret. Ini juga penting, saat hujan deras melanda, biasanya jarak pandang menjadi berkurang, sehingga jamur atau baret tak mengganggu pandangan.
Selain itu yang tak kalah penting adalah fungsi utama lampu. Tak jarang akibat usia atau kesalahan dalam perawatan mika atau kaca lampu menguning atau buram. Tentu ini berakibat pada daya pancar dan mengurangi fungsi utamanya sebagai penerangan.
Ada cara hemat untuk mengembalikan fungsi utama lampu mobil Anda. Cukup datang ke bengkel Tomi Airbrush di Jalan Kebon Raya 103, Duri Kepa, Jakarta Barat. Di sini Anda bisa membersihkan lampu mobil alias nano burn coating. Jika lampu mobil hanya buram cukup tunggu dua jam pengerjaan maka lampu mobil Anda akan kembali seperti baru. Namun jika parah, maksimal waktu yang dijanjikan hanya satu hari.
Perbaikan lampu mobil yang buram atau menguning tidaklah mahal. Rata-rata dikisaran Rp. 600 ribu hingga Rp. 1,2 juta. Biaya ini jauh lebih murah dari pada Anda harus menebus satu set lampu mobil yang baru.
Di bengkel Tomi Airbrush juga menerima perbaikan atau reparasi lampu mobil yang rusak parah, misalnya sehabis terendam banjir. Untuk proses pengerjaannya, kasus seperti ini biasanya butuh waktu 2 hingga 5 hari, biaya dan lamanya pengerjaan tergantung dari pada kondisinya.
Nah kerennya lagi, jika Anda tak punya banyak waktu, di bengkel Tomi Airbrush juga menjamin layanan one stop service, artinya Anda bisa melakukan pengecekan secara keseluruhan untuk mobil Anda di sini. Untuk memastikan dan konsultasi, hubungi nomor 0815 86 700 80, gratis biaya konsultasi. [nus/TA.com]
Banyak para penghobi sepeda yang ingin tampil berbeda. Caranya pun bermacam-macam, ada yang fokus pada aksesoris untuk sepeda itu sendiri, ada yang tertarik dengan atribut atau kelengkapan bersepeda. Nah, ada juga yang sengaja mengubah warna frame sepedanya dengan repaint atau bahkan cat airbrush.
Contohnya yang satu ini, seorang pelanggan bengkel Tomi Airbrush yang enggan disebutkan namanya, memodifikasi frame sepeda kesayangannya dengan cat airbrush.
“Komposisi modifikasi ubahan warna frame sepeda ini cukup maksimal. Permintaan dari sang pemilik tidak hanya ubah cat, tapi juga dilengkapi dengan modifikasi airbrush pada frame-nya,” demikian beber Tomi Gunawan, pemilik bengkel Tomi Airbrush.
Proses desain sengaja dibuat oleh tim dari bengkel Tomi Airbrush. Desain tersebut dikerjakan sesuai dengan keinginan sang pemilik. Proses awal pengerjaan modifikasi rangka ini dilakukan dengan pengecatan warna menjadi merah candy dan silver. Setelah itu dilanjutkan dengan pengecatan airbrush techno bermotif gir-gir yang dipadukan dengan gradasi hitam.
Diakui Tomi, perlu ketelitian dan tingkat detail yang tinggi dalam penggarapan modifikasi frame sepeda ini. Maka itulah, ia dan crew-nya menghabiskan waktu hingga sepuluh hari sampai tahap finishing. Perlu konsultasi dengan Tomi Gunawan? Silahkan hubungi nomor ini 0815 86 700 80. [nus/TA.com]